BAGAIMANA MEMAJUKAN PERGURUAN TINGGI NU

Sebelum kita membicaraan bagaimana caranya membesarkan perguruan tinggi  NU, tentu kita harus sadar diri dulu bahwa  kebiasaan buruk yang selama ini kita praktekkan  sudah saatnya untuk kita tinggalkan, demi kebersmaan diantara seluruh keluarga besar NU.  Kita sangat sedih ketika menyaksikan betapa orang orang nahdliyin sendiri selalu rebut tentang hal hal remeh yang semestinya dapat di temukan solusi dengan mudah.  Persaingan diantara lembaga lembaga NU sendiri, termasuk diantara peguruan tinggi NU, atau bahkan persiangan dan perebutan pengaruh di lembaga NU, semisal antara yayasan dengan lembaga pendidikannhya dan lainnya.

Karena itu harus ada komitmen bersama diantara seluruh elemen masyarakat nahdliyin untuk berama sama membesarkan  perguruan tinggi NU atau lebih luasnya lembaga pendidikan NU.  Dengan begitu juga diper;ukan kepedulian pengurus NU di semua yingkatan untuk ikut cawe cawe dalam membina dan mengembangkan lembaga NU, bukan malah iku rebuatan pengaruh.  KOmitmen tersebut itulah hal paling penting untuk didapatkan, dan selanjutnya  akan menjadi mudah untuk melakukan kerjasan dan sinergi diantara seluruh lembaga NU.

Saat ini secara riil ada sebagian perguruan tinggi NU yang sudah cukup maju tetapi amsih ada yang  sangat kecil dan tidak berdaya. Lalu bagaimana yang lemah dan tidak berdaya tersebut dibantu agar dapat berdaya.  Tentu  harus ada keterbukaaan diantara seluruh lembaga tersebut, supaya  diketahui apa kesulitan yang dimiliki sehingga tidak mampu berkembang dengan baik, lalu apa yang dipunyai lembbaga lainnya agar dapat dibantukan kepada lebaga yang  kecil dan lemah etrsebut.  Kita sangat yakin jika semua mempunyai komitmen bersama untuk membearkan lembaga NU, pasti akan mudah mendapatkan jalan keluarnya.

Sesungguhnya sudah ada lembaga perguruan tinggi NU, namun keberadaannya seprtinya kurang maksimal untuk melakukan koordinasi dan juga pembainaan.  Karena itu damabil me nunggu lembaga tersbeut dapat eksis dan melakukan program programnya, kiranya dapat dilakukan percepatan dengan membentuk semacam paguyuban PTNU untuk membicarakan banyak hal yang terkait dengan kebutuhan mereka.  Kebutuhan akreditasi, baik institusi maupun program studi tentu amat sangat diperlukan dan darurat, jika dilihat dari beberapa hal semisal  masa akreditasinya sudahkedalu warso, atau hamper habis dan ada yang belum dilakukan akreditasi dan lainnya.

Kita tahu bahwa persoalan akreditasi etrsebut menjadi mutlak bagi perguruan tinggi,karena jika  sebuah perguruan gtinggi dan program studi tidak terakredtasi, maka  akibanya nanti tidak akan diperbolehkan menerima mahaisswa baru dan juga tidak boleh meluluskan mahasiwanya.  Rupanya masih banyak diantara para pengelola perguruan tinggi, termasuk di kalangan NU yang belum sepenuhnya menyadari atau bahkan mempercayai bahwa ketentuan tersbeut dapat dijalankan.  Sejarusnya semua pengelola pendidikan  mentaati semua regulasi yang ada sehingga nantinya tidak akan merugikan  masyarakat.

Ternyata banyak hal yang dapat diperbuat oleh perguruan tinggi NU  terutama untuk menolong PTNU yang masih lemah, sebab  cara cara tersebut kiranya dapat dilakukan dan tidak perlu melanggar regulasi yang ada.  Untuk itu sekali lagi harus dibangun kesadaran ebrsama untuk maju dan berkembang bersama dan hilangkan segala rasa dan ego pribadi dan keinginan untuk maju sendiri tetapi  justu akan mematikan yang lain.

NU sesungguhnya sudah cukup besar dan kuat untuk membangun sendiri lembaga pendidikannya  karena sudah banyak warga nahdliyin yang menduduki posis strategis dan juga mempunyai  kompetensi untuk memajukan perguruan tinggi.  Hanya saja persoalannya belum ada kepedulian, atau munbkin kafrena  belum ada sentuhan dari para aktifis NU khususnya yang ada di structural, sehingga warga NU tersebut enggan untuk mencari momongan. Sebab selama ini banyak disalah pahami sehi ngga mereka akan lebih nyaman berdianm diri.  Kiranya  para pengurus NU  harus menyadari hal ini dan lalu segera melakukan koordinasi dan konsolidadsi  untuk memperuat barisan perguruan tinggi NU dan saling bekerja sama  dan membantu diantara mereka.  Jika potensi yang ada di NU disatukan, sungguh akan menjadi sangat uat dan mampu untuk memajaukan pendidikan di kalangan NU.

Sudah saatnya NU saat ini ngurusi pendidikan secara serius, khususnya pendidikan formal, buakn yang hanya pondok pesantren semata.  Kita tahu bahwa masa depan negeri ini sangat tergantung kepada  masyarakatnya yang berpendidikan baik dan maju.  JIka anak anak NU maju dan beependidikan tinggi, maka kemungkinan mereka akan berperan dalam mengelola neeri ini di masa depan akan lebih terbuka dan kalua ini terjadi, maka kita yang memeprsiapkannya pasti juga akan mendapatkan pahala serta akan menjadi bangga karena anak anak kita sudah mampu mengelola negara dengan baik dan menyejahterakan masyarakatnya.

Jika kita terus berdiam diri dan hanya biasa biasa saja dalam mengurusi pendidikan dan bahkan tidak ada kerjasama diantara  merkea, kita yakin pada saatnya pasti ada PTNU yang  mati dan lainnya mung kin ada yang maju, dan pemandangan ini tentu sama sekali tidak kita inginkan, sebab kalua hanya ada satu dua PTNU kita tentu tidak akan mera bangga, karena  negeri ini begitu luasnya sehingga partisipasi kita seharusnya mewarnai seluruh wilayah negeri ini dengan baik.  Itulah sekali lagi diperlukan adanya  kebersmaan dan saling mebangu diantara sleuruh PTNU yang saat ini ada.

Kalaau kita memang mempunyai jiwa  pahlawan untuk selalu menjadi orang pertama yang melakukan terobosan, maka saat inilah kita  buktikan bahwa kita mampu menjadi ofrang pertama yang memikirkan dan melakukan aksi nyata untuk memperbaiki PTNU dengan melakukan koordinasi dan kerjasama diantara PTNU,  Setidaknya  untuk wilayah Jawa Tengah terlabih dahulu, karena kalau ini dapat berhasil dengan bagus, maka ilmu ini akan dapat ditularkan kepad wilayah yang lain.  Dari lubuk hati yang terdalam saya mengajak kepada smeua pimpinan perguruan tinggi NU di Jawa Tengah untuk  memikirkan hal ini dan sekaligus juga  mau berkomitmen bersama untuk saling membantu.

Memang tidak mudah untuk menghilangkan ego pribadi yang selama ini telah menghinggapi diri kita, namun jika kita mau berpikir secara lebih baik lagi, pastinya  kita pasti akan mampu untuk menjalaninya, karena  kalua kita sudha mau berpikir untuk kepentingan banyak orang dan umat, tengu akan jauh ;ebih mudah  untuk meninggalkan ego tersebut dan kemudian lebih cenderung untuk memikirkan kepengtingan bersama.  Memang harus ada beberapa contoh kongrit yang akan membangkitkan rasa kebersamaan tersebut, sebab jika kita hanya menghimbau tanpa memberikan teladan, maka itu juga sama sulitnya.

Pada akhirnya kita masih tetap yakin bahwa  untuk kepentingan NU  di masa  depan kita  pasti akan mampu untuk bekerja sama dan sekaligus daling membangtu kekurang masing masing.  Hanya dengan begitulah sleuruh pergutruan tinggi NU akan semakin membaik dan mendapatkan tempat di hati masyarakat, serta akan menjadi pergurun tinggi yang menjadi tujuan banyak masyarakat untuk studi di dalamnya, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.