LEMBANG YANG SEJUK

Sebagaimana kita tahu bahwa di tempat tempat tertentu dahulu dikenal dengan hawa sejuknya dan kondisi dinginnya, karena berada di pegunungan.  Sebut saja kalua di daerah Semarang ialah di bandungan dan sekitarnya, kalua di Yogyakarta di  di kali urang, di bandung ya di lembang dan lainnya. Namun saat ini  kita juga tahu bahwa tempat temat tersebut sudha mulai terasa panas, sehingga bebarap hotel yang dahulunya tidak ada yang memasang  AC dalam kamranya, saat ini mulai dirasakan perlunya AC dalam setiap kamar.

Kita tidak tahu apakah  ini disebabkan oleh terjadinya pemanasan global yang kemudian mempengaruhi sleuruh dunia termausk tempat tempat tersebut ataukah karena sebab lainnya.  Satu hal yang pasti ialah rasa panas tersebut sudah dirasakan oleh semua pengunjung, apalagi kalua pengu jun tersebut dari daerah yang  dingin, pasti akan lebih terasa.  Namun dmeikian untuk daerah lembang Bandung, rupanya masih terasa  sejuk hawanya sehingga  sangat cocok untuk beristirahat dna melakukan aktifitas yang memerlukan banyak energy.

Kamar kamar hotel pun juga tidak lagi dipelrukan  AC karena hawanya sudah cukup dingin. Bahkan kalua malam hari  malah terasa sangat dingin dan harus memakai selimut kalua tidak ingin menggigil.  MUngkin beberapa daerah lainnya yang beberapa waktu lalu sudah mulai memanas, saat ini juga sudah mulai kembali sejuk.  Hanya saja memang kalua di daerah bandungan, saya mersakan sendiri masih  terasa panas dan harus ada AC dalam kamar hotel agar sejuk dan dapat  enak untuk beristirahat.

Mungkin di Lembang bandung, masih banyak pepohonan yang rindang yang tetap menghiasi jalan jalan di sepanjang  menuju lembang, sehingga  al gtersbeut masih dapat berpengaruh baik untuk hawa di lembang tersebut.  Tenu lain dengan beberap daerah yang saat ini sudah menjadi panas, karena  banyak pepohonan yang dtebang dengan alasan untuk pembangunan hotel dan sarana lainnya.  Bahkan  daerah yang dahulu selalu diselimuti oleh kabut pada saat sore hari, saat ini mulai gtidak pernah gterlihat lagi.

Menurut saya kondisi tersebut harus segera disikapi oleh pemerintah kalau tidak ingin akan semakin menjadi  tidak nyaman. Barangkali harus ada perda yang mengatur tentang ttata kota atau daerah wisata yang ketat sehingga tidak sembarang orang dapat mendirikan hotel atau bangunan yang justru akan mengurangi keindahan daerah tersebut atau bahkan juga dapat merusak dan memp;engaruhi  udara dan lingkungan secara umum.

Kelemahan kita biasanya tidka mampu memelihara  sesuatu yang sudaha bagus, karena   biasanya  kita selalu ingin membuat yang baru dan melupakan sesuatu yang sudah bagus untuk tetap dipertahankan kebagusannya.  Kabisaan inilah yang harus terus diingatkan untuk tidak dilan jutkan, karena memelihara sesuatu yang sudah bagus itu juga menjadi sebuah tuntutan dan harus dilakukan secara terus menerus.  Sesungguhnya  kebiasaan buruk tersebut sudah selalu diingatkan, namun kita juga idak tahu mengapa  kita  hanya ingin membuat yang baru tetapi sulit mempertahankan yang sudah ada.

Inilah PR kita bersama ke depan agar kita  tetap mau menjaga sesuatu yang sudah kita miliki dan bagus, tentu juga kalau ada kesem;patan tetap membuat yang bafu yang lebih bagus lagi. Kalua kemudian kita terapkan pada kampus kita yang seharusnya mampu kita ciptakan suasana yang sejuk karena keberadaan kampus kita di atas bukit dan  penghijauan juga  kita lakukan, sehingga kalua kita mampu memelihara kebersihan dan juga kenyamanan, pastinya kampus kita akan terasa nyaman dan sejuk.  Namun sayangnya kita belum ada kesepahaman dan keserasian sikap dalam memandang hal tersebut.

Kita tentunya dapat  merenungkan dalam diri kita mengapa ada tempat tempat tertentu yang dahulu sejuk  tetapi sekarang sudah berubah menjadi gerah, tetapi ada juga tempat tempat yang sejuk dan sampai saat ini juga masih tetap sejuk.  Factor alam memang menjadi salah satu sebabanya, namun kita tidak dapat menjadikan fakor alam sebagai satu satunya, melainkan juga harus didukung oleh sikap dan perilaku manusianya.  Rasa nyaman dan sejuk akan tetap dapat kita rasakan jika kita mampu memelihara lingkungan kita dengan bagus dan tidak mencemarinya dengan hal hal yang  dapat menyebabkan berubahnya keadaan dan cuaca.

Lembang sebagaimana daerah lainnya memang didukung oleh factor alamnya yang sejuk, namun jika dibiarkan dan masyarakatnya tidak mamapu menjaganya dengan baik, dan bahkan dengan membabi buta menebangi pepohonan di sekitar laingkungan mereka, semisal dengan dalih ingin didirikan bangunan hotel dan lainnya, tentu  hal tersebut kalau tidak diatur dan dibatasi, akan dapat menyebabkan berkirangnya kesejukan yang didambakan.

Kenapa masyarakat dapat tetap memelihara lingkungan tersebut, karena salah satunya ialah  dengan diterbitkannya aturan daerah yang memungkinkan tetap terpeliharanya lingkungan dengan baik.  Namun ada yang lebih urgen lagi ketimbang hanya lahirnya sebuah regulasi, yakni adaya konsistensi pelaksnaannya.  Ketegasan pihak pihak tertentu  atas  pelanggaran yang dilakukan oleh sebagaian masyarakt menjadi factor penting, sebab jika ada toleransi, apalagi kalua kemudian pejabatnya  dapat di atur, tentu semua akan berantakan dan regulasi hanya tinggal regulasi tanpa kekuatan.

Rupanya semua  memang sangat berkaitan dengan keseriusan para penguasa dalam menjalankan aturan main yang sudah dibuat.  Kita sangat menyadari bahwa  kekuatan uang  di lingkungan kita terkadang akan mampu mengalahkan idelaisme, karena kalua uang sudah berkuasa, maka semua sitem sebaik apapun pasti akan dapat dilanggarnya dan bahkan diaturnya menurut seleranya juga.  Karena bagi  ita yang masih menyimpan idealism harus mampu menjadi pengingat kepada semua pihak agar aturan main dibuat jika memang belum ada, dan dijalankan dengan seksama jika sudah ada.

Kekuatan negara tetangga kita Singapira misalnya juga terletak kepada aturan mainnya yang diterapkan secara konsisten, sehingga mam;pu menjadikan disiplinr akyatnya dan juga semua  orang yang berada di negeri tersebut.  Penrapan denda yang sangat tinggi bagi siapapun yang tidak tertib, utamanya dalam kebersihan, tentu akan mengalami nasib gtragis, karena harus membayar denda yang sangat berat, dank arena  hal tersebut dijalankan dengan konsisten, maka semua orang pasti akan berpikir dua kali sebelum melanggara aturan tersebut.

Tentu kita juga yakin jika kita membuat aturan tentang pemeeliharaan lingkungan kaitannya dengan usaha menciptakan kesejukan, dan kemudian dijalankan dengan konsisten dan tegas dalam memberikan sanksi hokum, maka apapun yang dikehendaki dalam aturan tersbeut, pada saatnya akan menjad kenyataan.  Semua orang pasti akan berpikir untuk tidak melanggarnya karena jika sekali saja melangar maka dia akan menyesal selamanya.  Tentu akan jauh berbeda  dengan jika aturan tidak ditegakkan dnegan tegas dan cenderung malah membela mereka yang mampunyai uang, maka smeua akan menjadi amburadul.

Kesejukan lembang bandung tentu tidak terlepas dari regulasi yang dijalankan dnegan tegas oleh aparatnya sehingga mampu mempertahankan  kondisi lingkungan dan  jika  hal tersbejut terus dipertahankan, sampai kapanpin  pastinya kita masih dapat berharap lembang tetap akan menjadi daerah yang sejuk, meskpun di musim kemarau sekalipun.  Semoga kita juga  dapat meneladaninya sehingga laingkungan kita juga dapat kita ciptakan kesejukan yang lebih alami dana wet. Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.