SEMANGAT PAHLAWAN

Sabtu tanggal 10 november merupakan hari aphlawan bagi kita, tentu banyak  hal yang  dapat kita petik dari peringatan hari pahlawan etrsebut, utamanya  bagaimana kita mampu mewarisi nilai nilai kepehlawanan mereka dalam kehidupan kita sehari hari saat ini.  Kita sangat paham bahwa memperingati hari pahlawan bukan sekdar upacara yang tidak berate dan sama sekali tidak memberikan dampak apapun bagi yang menjalankannya, melainkan diharapkan akan mampu memberikan spirit yang kuat dalam dada setiap kita untuk menjalankan peran mereka dalam mengisi kemerdekaan ini.

Pahlawan adalah sosok yang mempunyai empati begitu besar terhadap bangsanya, sehingga mereka rela untuk mengorbankan apapun yang dipunyai untuk bangsanya.  Pada saat bansga ini belum merdeka dan dijajah oleh para colonial, para pahlaan tampil untuk melakukan berbagai hal yang mengarah kepada pembebasan rakyatnya dari cengkeraman penjajah.  Dengan ketulusan yang tidak dapat kita bayangkan saat ini, mereka rela untuk mengorbankan harta, dan bahkan nyawanya sekalipun utnuk Negara dan bangsanya.  Mereka sama sekali tidak berpikir dan berharap nantinya akan mendapatkan penghargaan atau materi lainnya.

Dengan hati yang  besar dan ikhlas mereka melakukan apapun yang dapat membebaskan bangsanya dari pemerasan yang dilakukan oleh para penjajah.  Mereka tidak terima saat menyaksikan bangsanya sendiri disiksa dan diperlakukan tidak manusiawi oleh bangsa lain yang dating untuk menguasai Negara ini.  Mereka sama sekali tidak ada keinginan bahwa setelah merdeka nanti mereka akan menduduki jabatan tertentu atau  memperoleh keuntungan secara pribadi, melainkan semua dilakukan dengan penuh ketulusan.

Demikian juga pada saat kemerdekaan sudah diraih dan kemudian mumncul; kembali pihak penjajah yang akan kembali mengusai negeri ini, para pejuang tersbeut juga  gigih untuk mempertahankan kemerdekaan yang sudah wujud etrsebut agar bangsa ini tidak dikuasai lagi oleh mereka.  Darah berceceran dan bahkan nyawa melayang pun   mereka lakukan karena kecintaan kepada bangsa dan tanah airnya. Kesungguhan dan ketulusan itulah yang seharusnya kita warisi saat ini untuk menjalankan perana kita  dalam mengisi kemerdekaan ini.

Dalam bidang apapun saat ini kita mengabdikan diri, tentu kalau dibarengi dengan sifat luhur para pahlawan tersbeuit, pastinya akan  dapat memebrikan kenyamanan dan kemajuan.  Namun memang  amat disayangkan kalau saat ini secara  riil Negara sudah lebih bagus ketimbang pada saat masa penjajahan, namun masih banyak diantara anak bangsa ini malah tidak mau menerapkan sifat para pahlawan sebagaimana tersebut.  Akibbatnya semua harus diukur dengan uang dan bukan lagi ketulusan dalam mengabdi.

Banyaknya korupsi di kalangan  anak bangsa, bahkan malah dari mereka yang menjabat yang seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat banyak, menunjukkan bahwa mereka tiu sama sekali tidak mengerti atau tidak mau mengerti perjuangan para pahlawan  kita tersebut.  Tentu kita harus merasa berdosa [ada saat kita tidak mampu melakukan pekerjaan dengan tulus, apalagi kalau kemudian malah memanfatkan jabatan untuk memperoleh keuntungan pribadi, maka dosanya akan berlipat ganda.  Lebih disayangkan lagi kalau anak anak bangsa tersebut sudah tidak mampu merasakan dosa lagi.

Sebagai pihak yang mengabdikan diri dalam bidang pendidikan, tentu kita harus lebih  arif lagi dalam menyikapi hari pahlawan kali ini, yakni disamping memperingatinya secara formal melalui upacara, kita tentunya juga harus melakukan muhasabah diri tentang perjalanan kita selama ini, apakah kita sudah mengikuti dan mewarisi sifat para pahlaan tersebut ataukah belum.  Jika jawabannya adalah kita memang belum, maka sebaikanya  kita mempersiapkan diri untuk  mengikuti dan meneladaninya, agar  ke depan kita akan jauh lebih bagik dan lebih memberikan manfaat besar bagi Negara  dan bangsa kita.

Kita harus menujukkan bahwa  pengabdian kita dalam bidang pendidikan ini memang tidak  semata mata  karena materi, meskipun itu menjadi konsekwensi logis, namun justru kita harus mampu membuktikan bahwa kita  tulus dalam ikut mencerdaskan anka anak angsa sebagaimana diamanatkan oleh undang undang dasar kita.  Lalu bagaimana caranya kita melakukan itu semua, tentu harus ada  pikiran yang relative sama dan sekaligus mau menjadikan kita sebagai telaan untuk enjalankan sifat sifat pahlawan etsrebut dalam  keseharian kita.

Kita sangat yakin bahwa untuk saat ini pahlawan itu memang tidak harus berperang melawan penjajah, namun substansi pahlawan itu ada dalam sifat sifat mereka, yakni  tulus dalam berbuat, dan lebih mementingkan kepentingan bangsa dan Negara ketimbang kepentingan diri sendiri maupun kelompok.  Nah, dengan begitu sesungguhnya sampai kapanpun kita tetap mampu menjadi pahlawan sesuai dengan bidang pengabdian kita masing masing.  Jika kita sebagai pendidik, dan menerapkan nilai nilai kepahlawanan etrsebut, tentu akan emnjadi pendidik yang  snagat memberi manfaat bagi anak anak bangsa.

Jika kita menjadi pegawai,  aka dengan ketulusan dalam bekerja dan lebih memikirkan lembaga ketimbang mencari keuntungan pribadi, maka  kita akan menjadi l;ebih bermanfaat bagi lembaga dan juga masyarakat.  Demikian pula jika kita menjalani profesi apapun dan menjalankan sifat pahlawan tersbeut, sudah pasti kita akan menjadi berperan dan akan memberikan dampak yang sangat baik dalam pekerjaan kita tersebut.  Artinya akan semakin banyak pihak yang akan mendapatkan manfaat dari keberadaan kita dalam pekerjaan etrsebut.

Bahkan dalam kehiodupan kita sebagai  p[ribadi dan anggota masyarakat juga akan dapat  kita perankan  sebagai sosok pahlawan jika kita memang mengamalkan nilai nilai kepahlawanan tersebut.  Jika kita mendapatkan ketimpangan di lingkungan kita, lalu kita dengan sifat tulus dan kepedulian laklu melakukan upaya  pembenahan, tentu hal tersbeut akan  dimasukkan dalam nilai kepehlawanan dan akan banyak pihak yang kemudian akan emmpberikan apresiasi kepada kita, meskipun kita tidak mengharapkannya.

Demikian juga jika  dalam kehidupan rumah tangga, kita menerapkan nilai nilai kepahlawanan etrsebut, pastinya kita juga akan disebut sebagai pahlawan.  Artinya jika kita emmang mengamalkan nilai nilai kepahlawanan dalam kehidupan rumah tangga kita, seperti pada saat ada persoalan lalu kita menyelesaikannya dengan tanpa emosi dan bahkan dengan ketulusan yang murni serta keinginan untuk mementingkan kepentingan pihak lain ketimbang kepentingannya sendiri, maka  dapat dipastikan kita akan emnjadi pahlawan bagi keluarga kita.

Kalaupun kemudian posisi kitan sebagai pahlawan tidak persis sebegaimana para pahlawan terdahulu, maka itu hanya disebabkan oleh waktu yang berbneda dan kondisi yang dihadapi yang juga tidak sama, namun substansi kepahlawanannya tetap dapat dianggap sama, karena  saat ini kita memang sedang membuituhkan  pijhak pihak yang mau melakukan pekerjaan apapun denganpeu=nuh keikhlasan dan tidak hanya mementingkan kepentingan pribadi, melainkan lebih kepada epentingan umum atau masyarakat.

Memang tidak mudah untuk mempraktekkan nilai nilai dan sifat kepahlawanan tersebut, namun jika kita  berkeinginan dan niat yang kuat serta  kemantapan yang bulat, pastinya kita akan mampu menerapkannya, meskipun tentu secara bertahap.  Sesuatu yang baik itu jika kita ingin amalkan pasti akan banyak cara untuk menjalankannya, meskipun juga pasti akan banyak rintangan yang ditemui.  Karena itu tekad yang kuat dan niat yang bulat akan dapat membantu melewati rintangan tersebut.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.