MEMPERKUAT EMPAT PILAR KEBANGSAAN DI KALANGAN MAHASISWA

Sesungguhnya empat pilar berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, bhineka tunggal ika, Undang undang dasar 1945 dan NKRI adalah merupakan kesepakatan kita bersama, meskipun  tidak ada pernyataan saat itu.  Bagi para pejuang kemerdekaan dan yang mem;pertahankannya, tentu bukan persoalan, karena memang mereka begitu berdarah darah dalam mempertahankannya, namun bagi para generasi muda, termasuk para mahasiswa yang tidak mengalami sendiri perjuangan, tentu berbeda, sehigga diperlukan upaya untuk memberikan pencerahan kepada  mereka.

Sementara itu generasi sebelum mereka, meskipun juga belum merasakan secara langsung perjuangan kemerdekaan, setidaknya sudah mengalam banyak pengalaman pada saat awal pemerintahan dan  pada era orde Baru, dan  sangat terasa betapa keemat pilar tersebut memang sangat diperlukan untuk mepertahankan dan mempererat rasa kebersmaaan dalam bingkai negara kita.  Walaupun tentu hingga saat ini masih ada pihak yang  sama sekali tidak mempedulikan masalah etrsebut, bahkan sebagiannya malah ada yang tidak ingin mempertahankan negara ini.

Kerikil kecil tersebut bukannya  cukup kita biarkan saja, melainkan harus diupayakan agar mereka itu menhyadari sepenuhnya bahwa mereka sesungguhnya berada dan berhutang budi kepada negara kita, sehingga keberadaan mereka bukannya semakin menjadi benalu dan merepotkan kita serta pada akhrnya akan membahayakan.  Meskipun hanya kecil, namun kalua dibiarkan berkembang, maka akan  dapat menjadi semakin mebesar dan justru akan berpotensi merepotkana kita semua.

Karena itulah wajib bagi kita untuk memberikan pencerahan kepada para mahasiswa  untuk menyadari bagaimana seharusnya berbangsa dan bernegara yang baik.  Terutama bagaimana mempertahankan bangsa yang sudah  dihasilkan oleh para pendahulu kita  dan berusaha untuk meraih cita cita bangsa yang sampai saat ini belum dapat diwujudkan secara baik.  Kita sangat yakin jika seluruh komponen bangsa berate dan bersama sama  mengupayakan cita cita luhur bangsa gtersebut, pastinya akan semakin cepat terealisasi, karena jika kerja bersama sama maka smeuanya akan terasa ringan dan mudah.

Namun demikian pekerjaan kita tidaklah ringan karena untuk  meyakinkan kepada mereka tentang keberadaan dan kepentingan Pancasila sebagai dasar negara saja kita harus melakukan  penjelasan yang meyakinkan bahwa Pancasila itulah dasar negara yang paling sesuai untuk bangsa Indonesia, bukan lainnya.  Bukan berarti dasar negara yang lain itu buruk, melainkan hanya tidak cocok saja bagi bangsa yang majemuk ini.  Apa yang selama ini diperjuangkan oleh sebagian  anak bangsa yang ingin menggantikan Pancasila sebagai dasar negara, yakni akan diganti dengan dasar Islam, tentu bukan karena Islamnya, karena sebagai orang Islam kita yakin bahwa Islam itu sangat baik, namun untuk Indonesia yang  sekali lagi beragam, maka hanya pancasilalah yang paling sesuai.

Pengalaman di beberapa negara lain yang memaksakan kehendak untuk mengganti dasar negaranya dengan dasar lainnya,  kita dapat menyaksikannya, mereka selalu rebut untuk hal hal kecil dan akhirnya negara tersebut harus pecah dan berantakan sehingga masyarakatnya sangat memperihatinkan.  Jika kita mencintai kedamaian, ketenangan, kedamaian dan  keamanan, tentu harus mau mempertahankan yang sudah ada dan sudah terbukti memberikan rasa  nyaman tersebut.  Pancasila sebagai dasar negara tidak bertentang dengan smeua agama yang hidup dan dipeluk oleh seluruh rakyat Indonesia.

Tentu masih banyak lagi hal yang harus kita jelaskan kepada generasi muda dan para mahasiswa kita agar mereka mejadi mantap dan benar benar meresap dalam hati mereka  dan para akhirnya mereka akan  mau mempertahankan dan mengembangkan negara ini dengan dasar tersebut.  Berbagai seminar untuk memperdalam persoalan pemahaman yang benar tentang dasar negara tersbeut juga sangat diperlukan, tentu dengan banyaknya  nara sumber yang berpengalaman akan semakin memberikan nuansa keberagaman dan semuanya mengarah kepada satu titik, yakni kita semua memang hafrus mempertahankan dasar negara yang sudah terbukti memberikan  harapan yang kita inginkan.

Lalu mengenai bhineka Tunggal ika, juga sangat perlu diberikan penjelasan dan penekanan, yakni bahwa dalam kenyataannya sejak kita ada, negara ini dihuni oleh banyak ragam suku, agama, Bahasa etnis dan lainnya sehingga untuk mempertahankan keutuhan dan kebersamaan, sangat diperlukan kesadaran bahwa kita memang beragam, namun kita harus tetap bersatu dan bekerjasama  dengan baik dalam mencapai cita cita luhur.

Kesadaran bahwa kita ini memang bangsa yang majemuk dalam banyak hal, maka satu satunya jalan untuk tetap bertahan dan mampu untuk meraih cita cita bersama, tentu harus  disari keberagaman tersebut dan tetap saling me nghargai apapun ya g berbeda tersebut tanpa harus ikt campu r terhadap hal hal yang sifatnya pribadi.  Akan tetapi kalua sudah menyangkut kepentingan bersma, maka semuanya harus bersatu, karena kkta memang satu yakni satu bangsa Indonesia.  Agama boleh berbeda, keyakinan boleh tidak sama, etnis juga boleh berbeda, dan  Bahasa juga boleh tidak sama, tetapi kalau menyangkt  Indonesia, kita harus bersatu dan bersama.

Kita sangat yakin jika semua  anak bangsa  menyadari hal ini dan secara sadar mempertahankan paham ini, kita akan tetap utuh dan kokoh dalam menghadapi ancaman yang bagaimanapun.  Kita sudah banyak mengalami berbagai pengalaman hidup dan cobaan yang bertubi tubi, namun smeuanya dapat ditasi dengan baik, berkat kesadaran kebhinekaan tersebut. Coba kita tengok ke beberapa negara tetangga yang tidak memiliki rasa kebhienekaan  sebagaimana yang kita miliki, jangkan berbeda agama dan keyakinan, berbeda alran saja mereka dapat berperang dan menghancurkan apa saja yang ada di hadapan mereka.

Untuk undang undang dasar, kita juga harus tetap berusaha dengan sekuat tenaga untuk tetap mempertahankan yang sudah ada, dan kita harus menyadari pula bahwa UUD tersebut telah dipikirkan secara matang oleh para  penyusunnya dan sudah barang tentu kesadaran tersebut akan terus dipelihara dengan baik agar negara kita tetap dalam konstitusi yang lurus.  Memag sudah ada beberaoa perubahan yang dilakukan, dan sedikit banyak telah  mengubah negara kita, tetapi itu memang sudah menjadi kesepakatan bersama, dank e depan sepertinya kita sudah sepakat untuk tidak lagi mengubahnya, karena akan berpotensi membahayakan bagi negara kita.

Bahkan perubahan yang telah dilakukan pun saat ini  ada banyak pihak yang ingin mengembalikannya sebagaimana semula, karena dianggap berpotensi untuk membahayakan keberadaan negara kita.  Hanya saja kemudian ada pertimbangan bahwa  apa yang sudaha diubah tersebut sesungguhnya merupakan tuntutan saat itu dan  saat ini masih dapat diterima,meskipun ada sebagian yang tidak menghendakinya.  Konstitusi kita tersebut memang merupakan  hasil pikiran para pendahulu kita yang sangat hebat dan cermat, sehingga apapun kekurangannya  saat kita lihat sekarang, tetaplah masih dapat dipertahankan, karena itu kesepakatan kita ke depan ialah tidak akan pernah mengubahnya  lagi.

Sementara tentang NKRI  kita memang sudah mengikrarkan sampai kapanpun negara ini harus dijaga dan dipertahankan dengan alasan apapun.  Kita menyadari bahwa akita semua  hingga saat ini telah banyak menikmati berbagai fasilitas yang diberikan oleh negara kita, lalu bagiman dan di mana nurani kit ajika kita kemudian  berusaha untuk mengubahnya?  Abgi para  orang bijak tentu justru harus terus mempertahankan dan bahkan berusaha untuk memajukannya sedemikian rupa sehingga kita juga dapat ebrkontribusi untuk negara tercinta, bukan malah menggerogoti atau berusah untuk menghancurkannya.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.