MUSIBAH PESAWAT

Kita baru saja dikejutkan oleh musibah pesawat lion air yang terjadi di wilayah Karawang Jabar, seluruh penumpang dan awak kabin tidak ada yang selamat, bahkan hingga kini masih ada korban yang belum ditemukan.  Sungguh memilukan dan tentu kita sangat prihatin kejadian tersebut.  Padahal kita tahu pesawat tersebut masih tergolong baru karena diproduksi tahun ini juga, tetapi kalau memang itu musibah, maka apapun dapat terjadi.  Dan setelah smeua terjadi kita dapat mengatakan bahwa itu semua adalah takdir dari Yang Maha Kuasa.

Kesedihan keluarga korban memang dapat kita mengerti, tetapi kita tidak boleh larut dalam kesedihan etrsebut, karena  itu tidak akan mampu mengembalikan keadaan, sebaliknya malah akan menambah beban dan persoalan.  Jika kita sudha menyikapinya dengan takdir, maka kita tinggal mendoakan agar smeua korban mendapatkan tempat yang layak di akhirat nanti, dan yang ditinggalkan tetap tabah dan  mampu menatap masa depan dengan baik.

Memang sulit bagi keluarga korban untuk melupakan begitu saja,  namun jika kita tidak ammpu berpikir rasional, maka kita akan terjebak dalam kondisi yang semakin membuat tidak bagus bagi kita.  Kita kembalikan semuanya kepada Tuhan, karena apapun yang terjadi di dunai ini pasti atas kehendak dan ijin dari Nya.  Ketika ajal seseorang sudah dating, maka kekuatan apapun tidak akan mampu mengjhentikan atau menundanya meskip[un hanya beberap detik saja.  Begitulah musibah yang  selalu kita  ketahui, pasti akan membawa  kesedihan dan pada saatnya jika disikapi dengan rasional, akan cepat membaik.

Kita juga dapat menangkap banyak hal di seputar musibah tersebut, seperti cerita penumpang pesawat yang sama  yang terbang dari Denpasar bali menuju Jakarta yang hingga didelay sampai lebih dari 2 jam dan  saat terbang santat mengkhawatirkan klarena pesawat tiodak biasa dengan suara yang sangat keras dan seolah kehilangan daya untuk terbang.  Sudah barang tentu kita tidak akan mempermasalahkan siapapun, karena pasti  ada tim tersendiri yang menganggap pagi itu pesawat layakl terbang sehingga diterbangkan menuju Bangka Belitung, namun karena naas maka pesawat etrsebut jatuh.

Kita juga mendengar salah seorang calon p[enumpang pesawat tersbeut yang tertinggal, karena ada kemacetan di jalan sehingga dating di bandara terlambat dan akhirnya tidka jadi naik pesawat etrsebut.  Awlnya dia tentu sedih karena tertinggal pesawat, namun tidak lama kemudian di justru malah mengucpkan syukur karena terttinggal tersbeut, sehingga dia tidak termasuk korban.  Tentu semua itu sudah diatur oleh Tuhan sehingga hal tersebut mengharuskjan kepada kita untuk selalu bersyukur dalam kondisi yang bagaimanapun.

Jika kita melihat antara nikmat yang diberikan kepada kita dengan musibah atau sesuatu yang tidak menyenangkan dan menimpa kepada kita, tentu kita akan dapat meliohat betapa nikmat Tuhan kepada kita itu sangat jauh lebih banyak ketimbanga musibah yang hanya  sedikit saja, namun biaanya orang hanya akan melihat ketidak nyamanan saja dan melupakan nikmat yang diterimanya, sehingga mereka kemudian kurang dalam hal kesyukurannya.  Jika kita menginginkan ketenangan hidup dan  kenyamanan dalm menjalani hidup di dunia ini, tidak ada  cara lain terkecuali kita harus pandai bersyukur kepada Tuhan dalam keadaan apapun.

Mungkin memang karena  penerimaan nikmat Tuhan etrsebut tidak pernah berhenti sepanjang perjalanan hidup kita, maka kemudian kita seolah tidak menikmatinya, dan baru terasa  jika kita kehilangan nikmat tersebut.  Kita bernafas dengan gratis dan mempunyai kelengapan anggota tubuh selama ini adalah merupakan nikmat paling indah dan besar bagi kita, tetapi biasanya kiota tidak menyadarinya dan menganggap hal tersebut bukan nikmat pemberian dari Tuhan, karena itu kemudian kita biasanya justru malah merasakan tidak pernah diperhatikan oleh Tuhan.

Sungguh berdosa jika kita melupakan seluruh nikmat yang diberikan Tuhan kepada kita, hanya karena kita tidak mampu menyadarinya.  Sebagai hamba Tuhan yang beriman kita sudah seharusnya selalu mengingat semua nikmat tersebut agar kita  selalu bersyukur kepada Nya dan kita juga tahu bahwa jika kita mau mensyukuri nikmat Tuhan tersebut, sudah barang pasti Tuhan akan menambah nikta Nya tersebut kepada kita dengan cara tertentu yang kita mungkin tidak menyadarinya.

Sikap mensyukuri nikmat itu bukan hanya sekedar mengucapkan alhamdu lillah saja, melainka justru kita harus menunjukkan kepatuhan kepada Nya, melalui pelaksanaan iabadah dan  melakukan ebrbagai kebaikan terkait hubungan kita dengan alam dan sesame makhluk Tuhan.  Jika kita diberikan rizki yang cukup dan bahkan berlebih, maka  cara mensyukurinya ialah dengan membaginya dengan pihak lain yang membutuhkan, bukan sekedar berteima kasih kepada Tuhan, tetapi  tidak mau menolong pihak lain yang kesusahan.

Jika kita diberikan kesehatan yang prima, maka cara mensyukurinya ialah dengan  rajin menjalankan ibadah kepada Nya dan ringan tangan untuk membantu pihak lain yang  sifatnya harta maupun fisik, kita rajin berjamaah ke masjid ataupun rajin mendatangi majlis ilmu dan lainnya.  Jadi syukur itu sesungguhnya identic dengan menjalankan perintah Tuhan dengan tulus semua yang diperintahkan Nya dan menjauhi semua larangan Nya.  Dengan syukur yang dmeikian kita yakin bahwa Tuhan pasti akan semakin saying kepada kita dan akan mempermudah apapun yang menjadi keinginan kita.

Kita memang tidak ada yang menginginkan mendapatkan musibah sekecil apapun, sehingga  kita akan erus berusaha menjalani kehidupan ini dengan penuh kewaspadaan dan  mengikuti semua aturan yang berlaku.  Musdibah itu terkadang  disebabkan oleh perilaku kita sendiri yang tidak taat kepada aturan yang ada, seperti  ketika mengendai kendaraan di jalan raya tetapi tidak patuh kepada marka jalan atau terlalu sembrono dalam mengendari mobil atau tidak mau beristirahat pada saat sudah capek atau terlalu mengantuk dan lainnya.

Pada saat kita sedang berada di pesawat terbang misalnya, para awak kabin selalu mengingatkan kepada para penumpang agar tidak menghidupkan HP atau alat komunikasi lainnya dan atau tidak mengisi power bank  atau menghubungkannya dengan Hp dan larangan lainnya yang dianggap akan dapat membahayakan pesawat, tetapi pada umumnya  ada saja penumpang yang tidak menghiraukannya, atau bahkan kalu diingatkan malah marah karena  menganggap dirinya sebagai pejabat yang lebih tinggi kedudukannya.

Itulah salah satu conotoh keteledoran kita sendiri yang tidak mau mematuhi aturan yang berlaku dan jika sudah terjadi musibah, barulah menyadari, tetapi biasanya sudah terlanjur.  Memang musibah itu merupakan takdir namun sesungguhnya kita dapat berupaya untuk menjauhinya  sepanjang memang dapat kita lakukan.  Untuk itu kita yang  sebagai hamba Tuhan yang sangat lemah tentu harus  mau untuk diatur oleh aturan yang akan menyelamatkan kita darinkemungkina bahaya yang mengancam atau akan menimpa kita.

Semoga kita yang taat aturan akan terhindar dari segala macam musibah dan kita akan dapat hidup[ dengan nyaman serta aman.  Kita harus senantiasa memohon kepada Tuhan agar dijauhkan dari musibah dan diberikan keselamatan dalam  perjalanan hidup kita, amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.