PERTIMBANGKAN MATANG SAAT MAU KUNJUNG KE KARIMUN DENGAN KAPAL LAUT

Pemerintah kabupaten Jepara memang sedang giat giatnya untuk mempromosikan karimun jawa sebagai destinasi kunjungan wisat, utamanya wisata lautnya yang sungguh luar biasa, dan kita pun mendukung hal tersebut, namun untuk bulan bulan tertentu tentunya harus dipertimbangkan dengan masak tentang keselamatan dan kenyamanan saat wisata tersebut.  Biasanya mulai akhir oktober hingga pebruari, gelombang laut menjadi semakin membesar dan tentu perjalanan dengan kapal menjadi tidak nyaman, terkecuali melalui  pesawat terbang yang saat ini sudah  rutin jalan setiap hari.

Namun pada saat saat gelombang besar, wisata lautpun tentunya juga kirang nyaman, utamanya pada saat akhir bulan Desember hingga  januari  dimana gelombang begitu tinggi, sehingga  akan membahayakan para wsatawan.  Namun sepanjang tahun, biasanya  wisata laut akan sangat nyaman untuk dikunjungi dan karang yang sangat luar biasa cantic dapat dinikmati dengan nyaman pula.  Beberapa  wosata pasir putih juga sangat menarik unyuk dikunjungi di samping beberapa tempat menarik lainnya, termasuk pantai pantai yang  nyaman, serta tempat wisata darat yang juga tidak kalah menarik.

Namun tidak usaha khawatir bahwa saat ini sudah ada penerbangan dari dank e Karimunjawa ke semarang, Surabaya, bandung dan Jakarta, sehingga siapapun yang berinat berkunjung ke karimunjawa akan dengan mudah mencapainya.  Hanya saja saat wisata laut tetap saja harus memperhatikan beberapa tempat dan  musim, karena ada beberapa yang harus melewati gelombang besar pada saat saat tertentu, dan pada saat kapal berhenti untuk menikmati karang pun juga terkadang  ada gelombang yang cukup mengganggu sehingga tidak ada kenyamanan dalam menikmati karang tersebut.

Karena itu meskipun perjalanan menuju karimunjawa dapat dilakukan dengan enak, tetapi saat melakukan wisata lautnya menjadi masalah.  Karena itu sebaiknya haus memperhatikan musim, dimana  laur sangat tenang sehingga wisata yang dilakukan pun akan berkesan sangat mendalam.  Bahkan kalua mau hingga dua hari mungkin akan menjlajahi seluruh wisata lait di karimunjawa. Biasanya paket wisata laut itu hanya dilakukan hanya sehari saja, sehingga hanya diolih beberapa tempat tujuan wisata sementara yang lainnya tidak dapat dijangkau.

Bagi para wisatawan yang pernah berkunjung ke karimunjawa tentu akan tertarik untuk kembali lagi karena memang wista lautnya sangat ngangeni dan itu dapat dirasakan oleh semua  wisatawan yang pernah berkunjung ke sana.  Tentu ini menjadi daya Tarik gtersendiri bagi pengelola karimunjawa, khususnya pemerintah kabupaten jepara yang haus meninkatkan lagi sarana  yang diperlukan oleh para wisatawan, seperti perluasan hotel dan akses transportasi dari bandara  ke hotel serta kelengkapan  cindera mata khas karimunjawa sehingga para wisatawan akan  lebih menikmati lagi.

Sementara ini hotel sudah berdiri di beberapa titik, meskipun utnuk waktu tertent masih sangat kurang.  Untungnya ada banyak home stay yang siap untuk menampung para wisatawan dan sekaligus  dengan pelayanannya yang cukup bagus.  Hanya saja kekhasan kehidupan pantai masih mendominasi, sehingga belum dilakukan  pembenahan dari sisi kebersihan dan kenyamanan saat para wsatawan menginap di beberap penginapan masyarakat di tepi pantai.

Memang ada sebagiannya yang sama sekali tidak mempersoalkan lingkungan, termasuk mungkin adanya bau khas pantai,  namun sebagiannya tentu akan merasa tidak nyaman dengan bau khas tersebut. Tentu ini harus menjadi perhatian khusus masyarakat penyedia penginapan sehingga pada saatnya akan banyak wisatawan yang tertarik untuk menginap di penginapan tersebut.  Apalagi kalua pelayanannya  sangat prima, maka mereka tentu akan tertarik kembali ;lagi dan juga memberikan informasi kepada kawannya yang akan ke karimunjawa.

Hal perlu diperhatikan oleh pemerintah ialah bagaimana menampilkan pariwisata darat di karimunjawa, sweprti bukit cinta yang perlu dipoles sehingga akan ebih menarik wisatwan, juga beberapa pantai yang  dasarnya sudah sangat bagus, namun jalan akses ke sana masih sulit dan beberap tempat lainnya yang harus dipoles kembali sehingga akan menarik dan memudahkan  jalan menuju lokasi.  Salah satu  lokasi yang sangat pelru diperbaiki ialah ziarah ke makam sunan nyamplungan yang  sudah dapat diakses mobil, namun masih sangat mengkhawatirkan, khususnya bagi penziarah yang memang takut .

Temtu akan berbeda jika jalannya menjadi  nyaman dan tidak mengkhawatirkan adanya  kecelakaan yang sangat mungkin ditimbulkan oleh jalan yang sempit dan licin.  Rupanya memang pemerintah kabipaten jepara belum menangkap adanya peluang yang begitu menggiurkan sehingga  konsentrasi untuk memperbaiki wisata di karimunjawa gtersebut masih sedikit saja, dan belum maksimal sebagaimana  jika mereka sudah menangkan sinyal yang akan membawa keuntungan besar bagi pemerintah dan masyarakat.

Biasnya mereka  mengatakan bahwa begitu saja sudah banyak yang dating kok, kenapa kita harus mengeluarkan banyak modal lagi untuk memeprbaikinya.  Cara pandang seperti itu memang sudah menjadi lazim di kalangan masyarakat kita, karena tidak mepunyai mimpi yang lebih besar lagi dan ingin menjadikan  obyek wisata yang mempunyai potensi besar menjadi wisata yang luar biasa  mendunia.  Lalu kalau demikian apa yang dapat kita lakukan untuk mampu menaarik lebih banyak lagi wisatawan berkunjung ke karimunjawa?

Setidaknya  liflet harus dicetak besar ebsaran dan disebarkan ke beberapa obyek wisata yang sudah besar semacam bali dan lainnya.  Harapannya mereka nantinya akan tertarik juga untuk menuju karimunjawa.  Apalagi kalua kemudian juga dijajakan di liflet tersebut beberapa keuntungan dan oleh oleh khas karimunjawa  dan tentu makanan yang sangat menarik, khususnya menu lautnya.

Namun khusus untuk  persoalan kuliner, kita agak sediki menyayangkan bahwa hotel dan juga  home stay tidak menampilkan makanan khas etrsebut, dana bahkan malah menyajikan makanan yang biasa dijumpai di tempat lain, seperti telur, ayam dan makanan lainnya yang sangat biasa dijumpai di mana mana.  Seharusnya mereka menyediakan makana khas dari bahan bahan laut yang dimasak dengan aneka masakan sehingga ini menjadi tujuan tersendiri untuk dating ke karimunjawa.

Jika malam hari semisal makan dengan membakar ikan laut secara langsung, yakni para wisatqwan diminta untuk membakarnya sendiri, terkecuali kalua memang tidaka mau dan akan ditolong untuk membakarkan.  Dengan cara seperti itu rupanya akan membawa para wisatawan menjadi sangat  kerasan dan pastinya nanti akan kangen dengan kondisi yang pernah dialami di karimunjawa.  Namun jika makanannya sama dengan tempakt lain, maka tidak akan kenangan manis  yang didapatkan oleh mereka, sehingga minat untuk kembali juga tidak akan timbul pada diri mereka.

Tentu kita semua memberikan saran dan nasehat kepada seluruh masyarakat karimunjawa dan pemerintah kabupaten jepara untuk berbenah di kariimun.  Apa yang dapat disajikan secara khas, tolong sajikan dengan cara yang khas, seperti kuliner yang beraneka ragam makanan laut, jangan sajikan makanan biasa yang dapat dijumpai di beberap  tempat lainnya.  Kita snagat yakin jika masyarakat kompak untuk memberikan yang terbaik kepada para wisatawan, pastinya karimunjawan pada  waktu beberapa tahun ke depan akan semakin menarik dan menjadi tujuan wisata  yang banyak dikunjungi oleh wisatwan, baik dalam maupun  luar negeri. Semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.