TETAP BERSYUKUR, MESKIPUN TIDAK SESUAI DENGAN KEINGINAN

Sikap kebanyakan manjusia di dunia ini memang terkadang terlalu banyak menuntut, namun sedikit sekali mau menerima sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginannya, padahal terkadang sesuatu yang dianggap tidak baik gtersebut, hakekatnya adalah hal yang paling baik bagi dirinya.  Sebaliknya terkadang sesuatu yang dianggap baik dan menyenangkan bagi dirinya, ternyata merupakan hal terburuk bagi dirinya.  Semua hal yang ditetapkan oleh Tuhan itu pastinya akan menjadi baik, manakala kita mau menerimanya dengan tulus dan menganggap bahwa itulah yang terbaik.

Banyak kisah yang sudah gterjadi bahwa seseorang yang menginginkan sesuatu, lalu tidak terkabul, lalu dia  sangat sedih dan menyalahkan pihak lain, namun dalam rangkaian selanjutnya  dia akhirnya menyadari bahwa apa yang diinginkan tersebut adalah hal terburuk baginya, seanadainya dikabulkan.  Ada seorang yang  sudah berusaha  untuk dating tepat pada waktunya agar tidak ketinggalan pesawat, lalu ternyata dia masih saja terlambat sehingga dia  ketinggalan pesawat, tentu dia sangat uring uringan dan marah kepada siapa saja yang menjadikannya terlambat.  Itu disebabkan dia akan gagal untuk urusan yang sudah direncanakan dan juga kehilangan uang karena iketnya hangus.

Namun sehari setelahnya  kemarahannya tersebut berubah menjadi sesuatu yang sangat disyukurinya, karena ternyata  ada berta pesawat yang sedianya akn ditumpanginya mengalami kecelakaan, sehingga seluruh penumpangnya tidak ada yang selamat.  Dia kemudian mengandaikan kalua kemarin dia tidak jadi ketinggalan, pastinya dia akan termasuk salah satu korban tidak terselamatkan tersebut.  Sayangnya memang kesadaran seperti itu datangnya selalu di belakang.  Coba  kalau dia sudah mau menrumanya dengan syukur atas keputusan Tuhan tersebut, tentu dia tidak akan marah marah atau  menyesali  apa yang sudah terjadi pada dirinya.

Twnru masih banyak lagi kejadian demi kejadian seperti itu, baik yang terkait dengan musibah yang menimpa ataupun sesuatu yang  ditemuinya   dengan keterlambatan seperti itu.  Karena itu kalua kita  mempunyai keimanan, sudah pasti kota akan menerima apapun takdir Tuhan tersebut, walaupun demikian bukan berarti kita tidak hafrus disiplin, karena  kita memang harus berusaha disiplin sehingga akan banyak hal dapat kita lakukan dan dapatkan.  Artinya kita harus terus berusaha, kalua  kasusnya untuk naik kendaraan atau pesawat, maka kita harus mengusahakan agar kita tidak tertinggal, namaun kalua kita sudah berusaha dan ternyata masih saja  terlambat karena adanya  hal yang tidak terduga di jalan, maka lebih baik kita pasrah saja karena itu sudah diatur oleh Tuhan.

Sayangnya  memang untuk bersikap demikian adalah sebuah kesulitan tersendiri bagi kebanyakan kita, karena  semuanya seolah harus sesuai dengan keinginan kita.  Kalaupun kemudian tidak ada musibah yang menimpa  kendaraan yang sedianya akan kita naiki, namun kita dapat melihat hikmah di balik kejadian ketertinggalan kita tersebut.  Pastinya ada  banyak himha yang dapat kita petik dalam setiap peristiwa yang kita alami.  Hanya mereka yang tidak mau mencarinya sajalah yang gidak akan mampu melihat hakmah tersebut, karena hati dan pikirannya tertutup oleh emosi atau nafsu yang memuncak.

Tentu tidak hanya terkait dengan keterlambatan sebagaimana tersebut, melainkan terkait dengan semua hal, seperti kalua kita bercita cita untuk mebuat sesuatu dengan target waktu yang telah ditentukan, lalu kita berusaha dengan sungguh sungguh untuk mewujudkannya, namun ternyata tidak mampu terwujud juga, maka  kita juga harus berikap demikian, yakni bersyukur bahwa  apa yang dktentukan oleh Tuhan itu merupakan yang terbaik bagi kita, dan kita tetap terus berusaha dan tidak boleh menyerah begitu saja.

Jika anak anak kita telah berusaha untuk belajard engan rajin, lalu ternyata  nilai raportnya masih belum baik, maka kita harus tetap memberikan semangat kepada mereka, agar tidak menyurtkan belajarnya, karena Tuhan pasti mempunhyai rencana lain yang lebih bagu untuk mereka.  Jangan sekali kali kita  berpikir menuruti nafsu atau mengikuti apa yang dipahami oleh anak anak, karena hal tersebut justru dapat menyurutkan semangat mereka dan mungkin juga akan dapat memper]ngaruhi keimanan mereka.

Kita harus menganggp bahwa kegagalan dalam sebuah usaha itu hakekatnya adalah kesuksesan yang tertunda saja.  Mungkin kalimat tersebut memang sudah lzim dikatakan banyak orang, akan tetapi untuk meresapi maknanya tentu membutuhkan  kekuatan yang hebat.  Biasanya orang akan  kendur semangatnya jika sudah melakukan usaha  keras  dan kemudian gagal dalam sesuatu.  Nah kalua itu yang terjadi, maka biasanya kegagalan akan semakin akrab dengannya.  Kita harus dapat melihat  banyak orang sukses yang diawali dengan kegagalan, sebab  tidak ada usaha yang langsung suksees.

Demikian juga bagi mereka yang terlanjur tidak mempersiapkan sejak awal  dan  setelah berkeluarga baru  mencari pekerjaan.  Dia sudah mencarinya sedemikian rupa  bahkan setiap harinya sudah keliling beberapa perusahaan untuk mendapatkan lowongan pekejaan, namun belum mendapatkannya juga.  Lalu apa yang harus dilakukan?.  Barangkali Tuhan menginginkannya untuk tidak menjadi pekerja sebagai buruh bagi pihak lain, dan Tuhan menginginkannya untuk menjadi pengusaha.  Karena itu mengapa tidak dicoba untuk melakukan usaha  dalam bidang apapun yang  mampu dilakukannya, meskipun pada awalnya terlihat remeh.

Pada kenyataannya ada orang hebat dan sukses, karena  kesungguhannya dalam mengelola sampah misalnya.  Sesungguhnya sangat banyak usaha yang dapat dilakukan jika dia mau melakukan usaha tersebut.  Bahkan ;ebih banyak dari sekedar usaha sampah, karena yang terpenting ialah tekat yang kuat dan  mental yang kokoh untuk menghadapi berbagai cobaan dan rintangan sefrta  ketabahan dalam mengatsi setiap cobaan.  Dapat dipastikan dalam mengawali usaha tersebut akan banyak cobaan dan kegagalan, namun  jika dia ma uterus berusaha pasti akan terbuka jalan yang lebih bagus untuk menapai kesuksesan.

Hal terpenting dalam hidup ini ialah kita mampu mensyukuri apapun yang telah kita terima dari Tuhan, apakah  kita miskin ataupun kaya.  Mrmang sulit untuk mensyukuri sesuatu yang tampak tidak menyenagkan, termasuk juga sangat sulit untuk mensyuluri kemiskinan.  Barangkali banyak yang mengatakan  bahwa hal itu hanya teori semata dan dalam kenyataannya tidak ada orang yang mam;pu melakukannya. Kalua kita memang menganggap bahwa  mensyukuri kemiskinan itu hanya sebuah teori,  makanya kita harus mampu mewujudkannya dalam praktek.  Toh peda hakekatnya kekayaan itu bukan terletak pada harta, melainkan pada hati kita masing masing.

Kalaupun seseorang mmepunyai harta yang cukup banyak, tetapi kalua dia tidak bersyukur dan masih saja menginginkan yang lain dan bahkan juga  dengan cara yang tidak benar, maka hakekatnya dia itu adalah miskin.  Sebaliknya bagi orang yang secara lahir tidak banyak mempunyai harta, tetapi kalu dia mau bersyukur dan hatinya tenang dengan apa yang ada, dia kemudian tidak mau mengambil sesuatu yang bukan haknya, maka dia itu hakekatnya adalah orang yang kaya.

Karena itu marilah kita selalu bersyukru atas  nikmat yang diberikan oleh Tuhan kepada kita, apalagi kalua kita sebagai ASN yang sudah  lebih baik nasibnya ketimbang banyak orang lainnya, pastinya bersyukur itu merupakan kewajiban mutlak bagi kita.  Bukan saja hanya  bersyikap syukur dalam bentuk ucapan, melainkan juga berupa tindakan, yakni mau berbagi dengan mereka yang tidak mampu dan sangat membutuhkan uluran tangan kita.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.