FITNAH ITU SUNGGUH DAHSYAT

Mungkin orang yang melakukan fitnah tidak pernah berpikir bahwa akibat perbuatannya  dapat meruntuhkan seluruh kepercayaan orang kepada seseorang dan mungkin juga akan dapat meruntuhkan sendi sendi keimanan seseorang.  Bagaiaman tidak kalua orang yang sudah berusaha menjaga dirinya dari seluruh perbuatan maksiat dan dosa, lalu tiba tiba dituduh telah melakukan hal keji.  Tuduhan tersbut semakin menjadi jadi pada saat pemfitnah tersebut mamu menghadirkan bukti, meskipun palsu, tetapi cukup untuk meyakinkan banyak pihak.

Betapa hebatnya fitnah tersebut sehingga Allah swt sendiri telah menyatakan bahwa fitnah itu jauh lebih hebat ketimbang pembunuhan sekalipun.  Kita tahu bahwa pembunuhan merupakan kejahatan yang  sangat dahsyat, lalu bagaimana fitnah yang dikatakan lebih dahsyat ketimbang pembunuhan tersebut? Tentu banyak hal yang menjadikan fitnah itu lebih kejam, karena  semua benteng yang  dijaga dengan baik, kemudian tiba tiba runtuh dan kepercayaan masyarakat menjadi luntur serta sulit untuk mengembalikan kepercayaan tersebut kembali.

Mungkin kejahatan perzinaan, ataupun korupsi dana juga narkoba masih dapat ditutup dengan  perilaku baik dikemudian hari, namun kalua sebuah tuduhan palsu yangmenghancurkan reputasi dan naman baik, maka itu akan sangat sulit untuk dipulihkan.  Entahlah kita tidak mengerti mengapa kejahatan yang dilakukan dengan sadar oleh seseorang, lalu dengan mudahnya mayarakat melupakannya, namun jika sebuah fitnah menimpa pada diri seseorang yang baik, malah sangat sulit untuk mengembalikan nama baiknya.  Ini tentu sesuatu yang tidak adil di mata kita.

Namun bagi mereka yang sabar dalam menghadapi semua masalah termasuk futnah, serta tidak terpengaruh oleh sikap masyarakat yang mencibirnya, pada saatnya Allah pasti akan membukakan pintu hati masyarakat untuk mengakui kebenaran yang sesungguhnya. Namun  orang yang mampu bertahan dengan fitnah yang keji tersebut tidaka banyak.  MUngkin hanya ada satu diantara seribu.  Oleh karena iu doanya pasti juga besar bagi siapapun yang melkukan fitnah tersbut, dank arena itu Tuhan mungkin juga tidak akan memberikan maaf Nya jika orang yang difitnah belum mau mmberikan maafnya.

Langkah manusia yang benar ialah menjauh dari fitnah tersebut dan beusaha untuk memberikan pertolongan kepada sesame umat manusia.  Uhan juga sudah berjanji bahwa siapapun yang mau menolong saudaranya, pasti Allah akan mau menolongnya.  Artinya jika kita ingin mendapatan kemudahan dan pertongan dari TUhan, maka jalan yang harus kita tempuh ialah kita mau menolong dan membanu kepada sesame kita.

Sudah banyak contoh oranag yang sebelumnya menderita dan miskin dan juga disia siakan oleh orang lain, namun ketika dia  tabah dalam menjalani semua itu dan terus berusaha sera mempjon kepada Tuhan, pasti pada saatnya Tuhan pati akan menolongnya dan menunjukkan kekuasaan Nya.  Orang yang tadinya miskin dan dijadeikan bahan ejekan, lalu bangkit dan menjadi orang sukses, dan sebaliknya para pengejek sebelumnya, justru menderita dan bangrut dalam usaha yang dijalankannya.  Mungkin banyak orang menyatakan ini hokum alam bahwa siapapun yang berbuat jahat, maka Tuhan akan mebalanya dan demikian juga sebaliknya siapapun yang berbuat baik, maka dia juga akan memetik hasilnya.

Siapapun yang pernah mendapatkan fitnah dari seseorang, dapat dipastikan dia akan menderita dan sangat sulit untuk bergerak, karena semua orang pasti akan mencibirnya dan menjauh darinya.  Bahkan terkadang  usaha yang sudah dijalaninya selama ini akan hancur berantakan gara gara fitnah tersebut.  Seharsnya semua orang dapat mengambil pelajaran dari  apa yang pwrnah menimpa pada diri orang lain, karena pada dasarnya semua orang itu pasi akan mengalami pasang surut dalam hidupnya. Untuk itulah semua orang harus melakukan kehati hatian dan waspda agar selamat dari segala kemungkinan  buruk, termasuk fitah.

Pernah terjadi pengalaman fitnah tersebut pada zaman Raulullah saw, yakni pada saat fitnah tersebut menghinggapi istri Nabi sendiri yakni Aisyah, yang saat itu dituduh berselingkuh dengan seorang sahabat bernama Abdur Rahman.  Sunggujh fitnah itu bagikan badai yang merusak banyak hal, namun karena yang difitnah adalah isteri dari Rasul sendiri, maka kemudian Alah swt membuka kedok fitnah tersbut yang kemudian dikenal dengan berita bohon atau lebih dikenal dengan haditsul ifk. Meskipun pada saat itu telah diketahui banyak orang bahwa  hal yang dituduhkan itu sangat mustakhil, karena beberapa alasan yang sangat jelas, namun  yang namanya fitnah itu pastinya tetap beredar dan hinggap pula pada orang orang besar.

Syukrlah akhirnya semuanya terungkap dengan jelas bahwa itu merupakan kebohongan dan fitnah yang sangat keji.  Hukuman bagi mereka yang melakukan fitnah  adalah neraka, terkecuali manakala dia  bertonat dengan taubat nasuha atau sungguh sungguh dan orang yang difintnah juga sudah memberikan maafnya dan kemudian dia menjalankan kelakuan yang baik untuk seterusnya.  Dengan terungkapnya fitnah tersebut maka  Aisyah kemudian bebas dari tuduhan selingkuh dan semuanya akhirnya dapat  menerima dengan tenang karena  pernyataan dari Allah swt sendiri.

Naha, kalua sekarang dimana kita jauh dari wahyu, maka  dosa fitnah justru akan jauh lebih berat karena  jika Tuhan membukakan tabir dari fitnah tersebut melalui orang perorang, maka itu harus dilakukan dengan sangat teliti dan tidak sampai menimbulkan futnah baru.  Artinya bukti yang menuj=njukkan fitnah tersbeut harus benar benar valid dan tidak dapat dibantah lagi.  Ungtuk itu bagi pemfitnah pastinya akan lebih lama  menikmati fitnahannya tersebut karena pasti untuk mengungkapkan faitnah tersebut akan memakan waktu cukup lama.

Diantara kita tentu juga penah mengalami mendapatkan fitnahan, baik besar maupun kecil dan pasti akan merasakan betapa sakitnya mndapatkan fitnahan tersebut.  Bahkan apa yang pernah dialami oleh seseorang hamper saja kehilangan keluarganya, karena fitnahan tersebut,  Jika tidak sabar dan tabah dan kemudian memasrahkan kepada TUhan, pastinya keluarga tersebut sudah akan bubar sendiri, karena  fitnah tersebut memang sungguh luar biasa kejam dan dahsyat.  Berjngtung ada kesabaran diantara pasanagan tersebut, khususnya dari pihak laki laki dan kemudian pada saat tertentu semuanya akhirnya bersyukur karena badai fitnah akhirnya dapat berlalu dengan keselamatan keluarga.

Mengingat kejmnya fitnah tersebut, kita akan selalu mengingatnya dana kita pasti harus teriis berdoa agar dijauhkan dari segala macam fitnah dan diselamatakan keluarga kita, anak anak kita, dan juga orang tua kita.  Bahkan kita doakan pula semua tetagga kita dan saudara kita akan jauh dari fitnah tersebut.  Kita juga harus memberikan pengajaran kepada anak anak kita  ftnah itu sungguh sangat dahsyat akibatnya, karena itu kita harus berpesann dengan kesungguhan bahwa jangan sampai mereka mengalami dan bahkan melakukan fitnah tersebut kepada siapapun, termasuk mereka yang telah menyakiti kita.

Jika ada pihak lain yang pernha menyakiyi kita dan keluarga, sebaiknya kita lupakan saja dan jangan pernah diingat ongat, karena jika diingat, kemungkinannya akan me imbulkan dendam, dan kalua sudah dendam, apapun biasanya akan dilakukan termasuk memfitnah.  Dendam itu hanya akan menambah beban kepada kita sendiri, karena itu jika kita mampu melupakannya, maka hati dan pikiran kita pasti akan aman dan damai.  Seoga kita mampu menjauh dari fitnah tersebut , amin.

 

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.