BEKAL UNTUK PARA WISUDAWAN

Biasanya para wisudawan sangat bergembira, sehingga terkadang luput dari memikirkan masa depannya sendiri, bahkan uforia yang dilakukan hingga berminggu minggu.  Mungkin pada saat masih merasakan kesenangan akibat lulus tersebut masih tetap enak, namun ketika maa tersebut sudah habis dan berganti dengan bagaimana menghadapi masa depan, barulah terasakan oleh mereka bahwa  hidup itu tidak mudah.  Mungkin saat itu sebagaian dioantara mereka masih mempunyai harapan, yakni dengan mengajukan lamaran pekerjaan di tempat tempat yang dianggap memerlukan tenaganya.

Namun  pada saatnya mereka akan menemui kenyataan bahwa hanya berbekal ijazah S1 semata, itu belum cukup, bahkan dengan ijazah S2 pun juga belum menjamin akan mendapatkan pekerjaan enak sesuai dengan angan angannya.  Ketika mereka menyadari bahwa hidup itu berat dan penuh tantangan, barulah mereka  mengaku bahwa  untuk mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang bagus, memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, melainkan harus ada usaha nyata dan kerja keras serta jujur.

Berbahagialah mereka yang sudah menyadari sejak awal bahkan sejak sebelum mereka lulus, karena dengan kesadaran tersebut akan membuat dia siap siap  menghadapi kehidupan nyata di masyarakat.  Sejak mereka masih kuliah, tentu mereka sudah menyiapkan strategi dan melakukan berbagai usaha yang memungkinkan mereka dapat eksis di tengah tengah mesyarakat yang serba konpetitif.  Mungkin mereka sudah melakukan usaha tertentu dan terus dikembangkan sambil melirik kemungkinan lain yang lebih menjamin masa depannya.

Kita melihat sebagaian diantara para mahasiwa yang  berjualan makanan, hingga pulsa atau menjual barang barang secara on line dan lainnya.  Tentu mereka akan merasakan betapa berat kompetisi yang harus mereka jalani, namun jika mereka kuat dan tahan uji terhadap semua rintangan, pastinya pada suatu ketika mereka akan menemukan jalan  terbuka bagi usahanya tersebut. Lain halnya dengan mereka yang baru menyadario setelah lulus dan  sulit mendapatkan ide yang bagus.

Pada umumnya mereka yang baru menyadari tentang hidup di masyarakat tersebut setelah lulus dan sulitnya mencari pekerjaan, mererka bahkan rela untuk menganggur sambil menunggu panggilan kerja.  Mereka ini tentu merupakan perkumpulan pemimpi saja, karena pada zaman seperti ini tidak akan mudah hanya mengandalkan lamaran kerja, apalaghi kita belum mempunyai pengalaman kerja dan ketrampilan tertentu.  Bahkan mereka yang sudah memp[unyai pengalaman kerja saja masih kesulitan mendapatkan pekerjaan yang pas.

Setiap awal mahasiwa memasuki gerbang perguruan tinggi selalu saja saya mengingatkan agar tidka usah bercita cita menjadi PNS, tetapi bukan berarti tidak boleh menjadi PNS, melainkan hanya tidak usah bercita cita saja,  dan ketika ada kesempatan untuk memasukinya,  hendaklah dimasuki saja siapa tahu dapat lolos. Namun kalu PNS tersebut menjadi tujuan, maka  hanya itu yang terus di[erjuangkan sehingga kalau tidakdapat dipenuhi, maka kekecewaanlah yang menghinggapinya.

Sebaliknya saya selalu menekankan agar para mahasiswa bercita cita menjadi usahawan dalam bidang apapun yang diminatinya, sebab untuk menjadi pengusaha sangat terbuka bagi siapapun dan tidak dibatasi.  Hal terpenting agar dapat menjadi pengusaha sukses ialah ulet, jujur, dapat dipercaya dan selalu ingin tahu, sehingga aknselalu belajar , baik melalui buku yang ada maupun melalui orang orang sukses yang telah dikenal masyarakat luas.  Mereka pasti emmpunyai kiat kiat ampuh untuk sukses dalam usaha mereka.

Salah satu yang selalu dipesankan ialah agar jujur dan dapat dipercaya, sebab sekali orang tidak dapat dipercaya dan mengecewakan, pasti  akan dihindari, utamanya yang terkait dengan usaha  dan bisnis.  Demikian juga  seorang pengusaha harus mau menolong dan berbagai kepada sesame, sebab kalau  pelit dan tidak mau berbagai dengan lainnya, pastinya dia akan dijauhi oleh banyak orang.

Bahkan dalam konsep Islam ada  hal yang akan menjadi penyebqb luasnya rejeki, yakni  sedekah atas hasil yang didapatkannya.  Banyak orang sukses disebabkan banyak berderma atau sedekah, dan orang orang yang tidak suka berderma atau sedekah, biasanya rizkinya akan seret dan akibat lebih lanjutnya  usahanya tidak akan mengalami kesuksesan besar.  Sebab ada rahasia di dalam sedekah tersebut, yakni menurut Tuhan bahwa sedekah itu akan dibalas dengan  berlipat ganda oleh Allah swt.  Demikian juga sedekah itu akan banyak didoakan oleh banyak orang yang diberikan sedekah tersebut, di samping tentu akan menjauhkan dari masalah atau penyakit.

Sesungguhnya banyak contoh yang dapat kita lihat dan tiru, yakni  ada seorang pengusaha yang justru tidak pernah kuliah, namun karena  dia itus angat ulet dalam usaha yang dijalaninya dan tidak merasa  malu dengan usaha kecil yang dijalaninya, maka lambat laun usahanya tersebut semakin besar, dan akhirnya justru menjadi agen yang cukup bear dan kemudian juga mempunyai beberapa cabang di kota lain.  Bagi mereka yang hanya melihat saat sukses saja, pasti tidak akan mampu meniorunya, namun bagi mereka yang tahu awal mulanya, pasti akan kagum melihat keberhasilan saat ini.

Memang ada juga pengusaha yang sukses karena didukung oleh berbagai fasilitas  oleh orang tua dan kemudian juga dia mau belajat sambil usaha, dan tentunya juga menujuk menejer yang digajinya sesuai dengan pekerjaannya. Lalu usahanya etrsebut maju pesat, namun tidak sedikit orang yang diberikan modal sangat banyak, tetapi dia memang tidak  mau kerja keras dan maunya enak saja, lalu dalam waktu yang tidak terlalu lama usahanya tersebut kolep dan bangrut, tanpa besas sedikitpun.

Saya tentu tidak berharap semua  lulusan UIN Walisongo sukses mendaptkan kejayaan melalui usaha masing masing. Tetapi kalaupun mereka tidak mengalami kesuksesan yang besar, setidaknya mereka dapat hidup dari usaha yang dijalankannya, sehingga tidak menjadi pengangguran.  Sambil menekuni usaha yang dilakukannya, dapatlah dia melirik pada pekerjaan lainnya yang dianggap dapat menghasilkan  uang sehingga ada tambahan dalam pemasukan keuangannya.

Dalam kenyataannya diantara mereka yang berusaha itu hanya beberapa saja yang tahan uji dan kemudian sukses, karena ujian yang dihadapi itu sungguh berat dan jika tidak tahan, sudah pasti akan segera  mengundurkan diri dari usaha tersebut.  Mereka yang mengalami kesuksesan tersebut pasti pernah mengalami kegagagalan, bahkan  modal yang digunakan juga habis, dan itu salah satu ujian berat yang jika  dia masih tetap bangkit sedikit demimsedikit untuk usaha yang sama, maka itulag tanda bahwa dia ituteguh dankuat dalam menjalani ujian.

Namun kebanyakan orang pastinya tidak akan mau mengulangi kegagalan yang sudah dialaminya,sehingga dia akan merintis usaha baru lagi dan kemudian juga akan diuji lagi dan jika tidak lulus lagi maka begitul;ah  nasib dan takdirnya  selalu memulai uashaa dan tidak pernah istiqamah dalam usaha tertentu.  Akibatnya dia tidak akan pernah mendapatkan kesuksesan yang besar.

Nah, nasehat terbaik bagi mereka yang sudah lulus dan telah diwisuda ialah segeralah sadar dan injakkanlah kedua kaki kalian di bumi sehingga  kalian akan mendapatkan kenyataan bahwa masa depan kalian tidak sebagaimana yang kalian bayangkan selama ini.  Jangan ragu dan jangan malu untuk memulai usaha, apapun usaha tersebut, karena kesuksesan itu pasti diawlai dengan kesulitan. Semoga kali menjadi orang yang sukses dan juga  alim serta menjadi teladan diantara umat manusia lainnya, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.