ADA SAATNYA KITA HARUS SERIUS

Ada pernyataan bahwa kalau hidup itu harus dibuat santai, jangan terlalu serius, nanti akan cepat mati.  Memang tidak salah pernyataan tersebut, karena memang  hidup itu perlu ada jeda istirahatnya, atau sekedar bersantai dan melepaskan segala pikiran berat.  Namun  kalau santai tersebut dilakukan secara terus menerus, maka pikiran kita pasti akan kosong dan tidak ada ide brilian yang dapat kita hasilkan.  Bersntai itu memang perlu dan  melepaskan segala kepenatan itu juga sangat perlu, namun serius dalam mengerjakan sesuatu juga perlu.

Jadi hidup itu memang harus penuh dengan kondisi yang ebrbeda beda; terkadang harus bersantai ria dan terkadang juga harus serius, sehingga apapun yang kita hadapi dapat kita kerjakan dengan baik. Terlalu serius dalam hidup juga akan menyebabkan pikiran kita tegang terus dan mungkin penyakit  akan senang hinggap di tubuh kita, namun  kalau sesekali kita juga rileks dan  santai, maka otot yang tegang akan dapat diredakan dan kembali pulih sebagaimana sedia kala.  Tentu setelah itu kita akan serius kembal;I untuk mengerjakan sesuatu yang memang harus diselesaikan.

Nah, pada saat kita sudah menetapkan sebuah  rancangan untuk menaikkan posisi tertentu, semacam untuk mengajukan akreditasi agar  posisinya meningkat, maka harus ada upaya untuk  peningkatan tersebut, meskipun harus  dikerjakan secara lebih serius.  Sebab keberhasilan mereka yang sudah sukses, tentu juga tidak  sembarangan, melainkan bekerja keras dan seirus utnuk menggapainya.  Karena itu kita memang harus serius dalam mengerjakan persiapan dan bahkan  sesekali juga perlu lebih serius lagi.

Namun kalau smeuanya sudah beres dan siap, maka bolehlah kita sedikit bersantai dan istirahat untuk memulihkan otot otot yang tegang selama kita serius tersebut.  Jika kita tidak serius dan melakukan persiapan dengan sntai santai saja,  jangan berharap nantinya akan memperoleh hasil yang maksimal, karena tidak ada  sesuatu yang dihapkan peningkatannnya, hanya dilakukan dengan santai dan apa adanya, tanpa mau bekerja kerasa untuk menambah  kualitas dan  aktifitas lainnya yang bernilai.

Ternyata apapun yang  kita harapkan akan terwujud, harus diupayakan dengan sungguh sungguh atau serius, bahkan kalau perlu harus menambah kekuatan diri agar mampu melakukan tambahan  kerja sehingga apa yang kita inginkan akan lebih cepat tercapai.  Itu disebabkan  kalau kita hanya biasa biasa saja, maka  kondisinya juga akan sama biasa biasa saja.  Nah, untuk menambah dan mendapatkan sesuatu yangblebih tentu harus dikerjakan dengan cara yang lebih, alias serius dan sungguh sungguh,

Pada saat ada orang yang pekerjaannya  sederhana dan kalau dihitung secara nalar maka dia tidak akan memperolehkelebihan adari upah atau gajinya, apalagi kalau kemudian dia mempunyai keinginan untuk berkurban, maka satu satunya jalan ialah dia harus menambah kekuatannya untuk mendapatkan tambahan penghasilan, yakni melalui kerja ekstra, meskipun sesekali juga tetap harus  santai dan beristirahat.  Selebihnya kemudian pasrah kepada Allah swt, karena yang menentukan segala sesuatu hanyalah Allah swt  dan bukan yang lain.

Kalau dia lalu mengerjakan  sesuatu yang lebih dan berpasrah sepenuhnya kepada Allah, insya Allah pada saatnya nanti dia akan dapat melaksanakan keinginanya untuk berkurban tersebut.  Bahkan jangankan hanya keinginan berkurban, untuk sebuah keinginan yang lebih besar dari itu pun kalau Tuhan menghendaki, maka akan dapat dicapainya, semisal ingin berhaji ke tanah suci, walaupun mungkin tercapainya tidak dalam waktu yang cepat, namun jika dia yakin, pastilah pada saatnya Allah akan mengabulkannya.

Demikian juga  bagi siapapun yang menekuni bidang olah raga tertentu dan menginginkan mendapatkan prestasi yang lebih baik, haruslah mau melakukan latihan dengan sungguh sungguh dan serius, sebab kalau hanya biasa biasa saja, maka yang akan didapatkannya juga hanya biasa saja, tidak mungkin dengan latihan yang biasa dia akan emndapatkan prestasi yang luar biasa.  Tentu sudah banya cerita tentang keberhasilan seorang atlet olah raga tertentu, ternyata setelah ditanyakan kepadanya, bahwa dia itu sudah latihan serius sejak kecil, bahkan sudah puluhan tahun.

Jadi memang tidak akan prestasi baik yang didapatkan hanya bersnatai dan ogah ogahan. Semua prestasi yang menggembirakan dan  membanggakan, pastinya  harus diraih dengan susah payah atau dengan kata lain  untuk mendapatkan hasil gemilang tersebut seseorang harus mau melakukan kerja keras, kalah dalam hal ini latihan, maka latihannya juga harus srius dan tidak pantang menyerah.  Meskipun sudah melakukan latihan serius,  kita tetap harus ingat bahwa orang lain juga melakukan hal yang serupa, karena itu jika belum memperoleh prestasi yang paling hebat, janganlah berputus asa.

Barangkali memang prestasi untuk  kita hanya pada level nasional semata,  dan belum dapat berprestasi di level internasional, namun tidak masalah jika memang sudah latihan dengan serius dan hanya berprestasi tingkat nasional saja, karena itu juga sudah merupakan prestasi yang membangggakan.  Masih banyak orang yang serupa dengan kita, meskipun ada juga yang mampu berp[restasi di tingkat internasional.

Hal terpenting bagi kita ialah bagaimana kita mampu mengerjakan kewajiban dan tanggung jab yang dubebankan kepada kita, dan hal tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dam serius. Akan tetapi bukan berarti selamanya kita harus eerius, melainkan terkadang kita juga bolehlah sejenak untuk bersantai, meskipun bukan  berarti melupakan pekerjaan pokok.  Sekedar istirahat dan bersantai itu tidak masalah dan diperbolehkan, asalkan tetap  tanggung jawab atas pekerjaan yang menjadi kewajibannya.

Pengaturan waktu  untuk masalah etrsebut memang tidak mudah, namun tetap dapat dilakukan, asalkan kita tetap mempunyai tanggung jawab, namun akan lain halnya jika kita sama sekali tidak mau bertangung jawab atas kewajiban, sebab kalau sudah melupkan kewajiban, tentu semuanya akan berantakan dan tidak akan mencapai target yang ditetapkan.

Memang ada kalanya orang tampaknya tidak serius dalam mengerjakan pekerjaannya, tetapi selalu saja beres  dan mencapai target yang ditetapkan.  Itu disebabkan dia mampu untuk mengatur waktu dalam mengerjakan pekerjaannya.  Mungkin  ketika dia sedang serius  kita tidak memperhatikannya dan memang dia ingin tidak memperluhatkannya  dan ingin sendiri tidak diganggu, namun setelah  selesaiurusannya, dia lalu bersama dengan kawan kawannya untuk bersantai, sehingga orang mengiranya dia selalu santai, padahal dia juga serius saat bekrja.

Kita dapat mengerti ada seorang pengusaha yang hidupnya seolah bersantai saja, namun usahanya berjalan dengan baik dan memberikan keuntungan yang besar, sebab  dia sudah berkerja serius dalam beberapa tahun sebelumnya, dan kemudian juga sudah memiliki perkeja yang dapat diandalkan, lalu dia cukup mengomntriolnay semata, maka tampaknya dia itu santai dan seolah tidak bekerja, padahal dia itu sangat seerius dalam menjalankan usahanya, meskipun dengan cara yang ebrbeda dengan yang kita lakukan.

Jadi kesimpulannya ialah bahwa  siapapun harus mau bekrerja keras alias seius  ketika menginginkan  mendapatkan hasil yang maksimal, karena tidak ada prestasi yang didapatkan dengan jalan santai santai.  Kita  jangan Cuma melihat keberhasilan orang lain, tetapi lihat juga bagaimana usaha yang dilakukan secara seirius sebelumnya, sehingga kita akan dapat mengerti apa sesungguhnya  serius itu.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.