UJM

Ujian jalur mandiri tidak dilakukan oleh semua PTN, namun bagi seluruh PTKIN rupanya menjadi hal yang  mutlak, karena di samp[i9ng memberikan kesempatan bagi para lulusan yang sudah terlalu lama juga sekaligus memberikan kesempatan bagi para peminat  yang belum masuk dalam jalur sebelumnya.  Kita tahu bahwa untuk jalur ujian mandiri ini tidak dibatasi usia ijazah yang diperoleh oleh seorang calon, termasuk mereka yang sudah lulus lima tahun sebelumnya.  Ini semata mata  dalam upaya memberikan kesempatan bagi mereka yang mungkin pada saat  setelah lulus lalu  berlajar di pesantren untuk memperdalam ilmunya.

Barangkali ada juga yang dengan alasan focus untuk menghafal alquran, lalu tidak meneruskan kuliah dahulu, namun ada yang karena keterbatasan biaya, lalu mereka bekerja dahulu dan setelah dirasa cukup uang menyediakan uang buat kulai, barulah mereka kuliah dan alasan lainnya. Namun yang jelas dengan membuka jalur mandiri kampus telah berusaha untuk memebrikan kesempatan yang sama bagi siapapun dengan alasan apapun.  Sesungguhnya kalau soal input calon mahasiswa kita dapat mencarinya hanya melalui jalur sebelumnya saja, tetapi kesepakatan semua pimpinan bahwa jalur mandiri tetap harus diadakan.

Hanya saja  kalau di lingkungan perguruan tinggi di bawah kementerian agama jalur mandiri itu sama dengan jalur lainnya, karena tidak ada regulasi yang memungkinkan untuk menarik SPI atau sumbangan pengembangan institusi.  Tentu lain dengan perguruan tinggi di lingkungan kementerian ristek dikti yang sudah ada permen yang mengatur tentang SPI tersebut.  Memang ada plus minusnya dengan adanya SPI tersebut, kampus  akan leluasa untuk mendapatkan  anggaran untuk menunjang kegiatan dan berbagai macam keperluan.

Namun di sisi lain terkadang masih banyak masyarakat yang belum mengerti tentang SPI tersebut sehingga banyak diantara mereka yang mengeluh dan bahkan kemudian menjadi persoalan tersendiri.  Nah, bagi perguruan tinggi di lingkungan kemenag sampai detik ini memang belum diatur mengenai SPI tersebut sehingga semua kampus tidak berani untuk memungut dana dari masyarakat terkecuali yang sudah ada regulasinya, yakni UKT, dan selain itu sama sekali tidak diperkenankan.

Hanya saja  memang karena UKT tersebut bervariasi rentangannya, sesuai dengan deteksi kemampuan para calon mahasiswa, maka untuk mereka yang mengikuti ujian mandiri ini akan dikenakan UKT pada tingkat atau level yang akhir, setidaknya kalau ada 7 level maka mereka akan dikenakan pada level minimal 5 dan kebanyakan adalah 6 dan 7.  Namun demikian sekali lagi tidak ada SPI dalam ujian mandiri di lngkungan kementerian agama, untuk program studi apapun.

Dalam kenyataannya para calon mahasiswa  yang mendaftar melalui jalur selain mandiri, ada sebagian yang tidak daftar ulang, bahkan untuk jkalur yang prestasi, biasanya malah hanya sekitar 60 persen saja yang daftar ulang.  Sementara untuk jalur ujian tulis, biasanya  sudah cukup banyak yang mendaftar ulang dan pada jalur mandiri, biasanya  seluruhnya akahn mendaftar ulang, karena sudah tidak ada kesempatan lagi untuk bergabung dengan perguruan tinggi negeri.

Dengan begitu sesungguhnya ada saran yang  diperlukan bagi para orang tua atau calon mahasiswa agar tidak main main dengan pendaftaran tersebut.  Artinya kalau sudah mantap untuk masuk dalam sebuah program studi, sebaiknya segera mendaftar ulang karena kalau sudah lewat waktunya, maka akan dianggap mengundurkan diri, sehingga akan merugikan diri sendiri.  Biasanya mereka yang  tidak segera mendaftar ulang ada keinginan yang lain atau masih banyak pertimbangan, namun karena tidak segara memutuskan, akhirnya mereka malah tertinggal dan tidak dapat bergabung.

Untuk ujian jalur mandiri khusus UIN Walisongo, pelaksanaannya akan dilakukan pada Rabu tanggal 25 Juli 2018  untuk itu bagi mereka yang sudah mendaftar harus dating tepat waktu sesuai yang sudah ditentukan, agar tidak mengalami persoalan dan mendapatkan kesulitan.  Kalaupun secara teoritis ujian jalur mandiri ini hanya menyediakan kuota lebih sedikit, namun  para peserta tidak usah khawatir, karena  jika serius dalam mengikuti ujian dan mendapatkan nilai bagus, insya Allah akan lulus juga.

Pada saat akan mengikuti ujian sebaiknya tidak usah berpikir yang negative atau  tidak siap, sebab hal tersebut merupakan salah satu factor yang dapat menggagalkan  keinginan.  Akan jauh lebih bagus kalau sejak saat ini semuanya harus sudah banyak belajar dan  tetap dalam keadaan siap siaga, agar pada saatnya nanti akan dapat menggarap soal soal test dengan baik dan pada akhirnya akan dapat lulus dan masuk sebagai salah seorang mahasiswa UIN Walisongo.

Untuk jalur ujian mandieri ini memang tidak ada kesepakan mengenai soal dan juga waktu. Maisng masing perguruan tinggi akan menentukan sendiri sendiri waktu dan soalnya, serta  akan menentukan sendiri juga mengenai kuota yang akan diterima.  Dengan dmeikian  sangat mungkin ada  ujian jalur mandiri di sebuah PTKIN yang sudah selesai dilaksanakan dan mungkin juga ada yang masih belum dilaksanakan.  Itu smeua menjadi sebuah hal yang  wajar wajar saja sehingga tidak perlu dipertanyakan kenapa  berbeda.

Namanya saja juga ujian jalur mandiri.  Itu artinya masing masing perguruan tinggi secara mandiri melaksanakan ujian penyaringan untuk mendapatkan calon mahasiswa baru yang berkualitas.  Mungkin dalam ujian mandiri ini ada salah satu perguruan tinggi yang memberlakukan ujian melalui computer ada juga yang melalui kertas.  Dengan dmeikian semuanya serba mungkin karena memang tidak ada koordinasi antar perguruan tinggi.

Hanya saja  pwerlu diberitahukan kepada seluruh peserta ujian jalur mandiri agar tidak pernah tergiur atau tertipu oleh oknum oknum yang berkeliaran di sekitar kita dengan cara memberikan harapan palsu.  Biasnaya mereka menjanjikan akan dapat meloloskan calon dengan cara memberikan sejumlah uang tertentu yang katanya untuk keperluan orang dalam.  Tentu hal tersebut tidak benar, sebab kalau memang ada praktek pencaloan demikian, pasti akan  dileluarkan  dari pegawai.

Selama ini  tidak ada praktek yang demikian. Hanya saja praktek penipuan yang dilakukan oleh orang luar yang sama seklali tidak ada kaitannya dengan kampus dan orang orang dui dalam kampus.  Karena itu dihimbau kepada smeua peserta ujian maupun orang tuanya agar tetap yakin dengan kemampuan dirinya sendiri, dan jangan sekali kali terpengaruh oleh rayuan  penitpu tersebut.  Kita yakin bahwa setiap tahun pasti ada pihak yang memanfaatkan kondisi  demikian, karena pasti ada pihak calon mahasiswa yang memang ingin berbuat demikian.

Namun semua harus yakin bahwa prktek percalona dan penipuan etrsebut tidak benar dan kalau ada yang melakukannya diharapkan untuk melaporkan kepada pihak kampus.  Pihak pihak tersebut disamping merugikan para peserta tes juga sekligus merugikan lembaga.  Sebab masyarakat akan  menganggap bahwa itu benar dari kampus dan pandangan masyarakat etrhadap kampus akan menjadi jelek dan bahkan merendahkan.

Saya aingin tegaskan sekali lagi bahwa  semua hal yang tidak sesuai dengan aturan, pastilah itu penipuan dan pasti itu sama sekali tidak benar.  Untuk itu sekali lagi mari jalankan ujian jalur mandiri ini dengan baik, jujur dan  dengan dmeikian cita cita kita untuk menciptkan generasi yang cerdas, jujur dan berkualitas akan tercapai, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.