BERTEMU CUCU DI RANTAU

Terkadang kehidupan manusia  itu sulit diduga, terkadang mendapatkan kebagiaan berlipat dalam waktu yang berdekatan, dan terkdang pula mendapatkan kesedihan  dalam waktu yang beruntun.  Rupanaya memang suratan takdir Tuhan itu memang sedemikian rupa ditimpakan kepada manusia dan semua itu seungguhnya merupakan ujian yang harus diterima dengan penuh ketulusan.  Pada saat mendapatkan kebahagiaan maupun kesusaahan sesungguhnya  merupakan ujian apakah mampu menerimanya dengan tulus ataukan sebaliknya menjadi kufur nikmat atau tidak  sabar dalam menanggung ujian yang berupa kesussahan.

Memang ada jenis manusia yang selalu menyikapi keputusan Tuhan dengan keikhlasan karena menganggap apaapun yang diberian Tuhan itu merupakan hal terbaik, meskpun secara lahir tampak menyusahkan, dan biasanya terbukti setelah berlalu beberapa saat, itupun jika kita mau merenunginya.  Banyak contoh yang sudah dialami oleh umag manusia, yakni terkadang  manujsia tidak mengetahui baha dengan lambatnya perjalanan, lalu menjadikannya terlambat pesawat yang akan membawanya ke sebuah tempat yang sudah direncanakan.  Nah, dengan tertingalnya pesawat tersebut, lalu ternyata justru Tuhan menyelamatkannya dari kematian, karena pesawat yang semestinya dinaiki itu naas dan terjatuh.

Tentu itu hanya merupakan sebuah contoh kecil semata,  yang sesungguhnya  sangat banyak contoh lainnya dalam kehidupan kesehatian kita.  Bagi mereka yang tidak sabar biasanya justru mengumpat dan menyalahkan pihak lain.  Dan jika dia tidak menyadarinya bahwa itu justru rencaa Tuhan untuk memberikan sebuah keberungungan kepadanya, maka selamanya dia tidak pernah menemukan keberungunag tersebut, karena memang tidak pernah melihat hikmah yang ada dalam peristiwa yang menimpanya.

Sama halnya dengan ketika kita sedang menemukan kebahagiaan  dan jika tidak kita sikapi dengan bijak, barangkali kita justrunakan kufur nikmat, karena  tidak pernah menghubungkan nikmat tersebut dengan kasih saying Tuhan yang sdang diberikan kepada kita.  Padahal apapun yang ditimpakan kepada kita termasuk kebahagiaan adalah sebagai salah satu ujian  apakah kita menerimnaya dengan ketulusan dan lalu mensyukurinya jika memang berupa kebahagiaan atau bersabar jika berupa kesusahan.  Nah, kebahagiaan yang sedang kita temukan tersebut bukanlah  sebuah kebetulan, mmelainkan sudah diatur sedemikian rupa oleh Sang  Maha Pengatur, Allah swt.

Sama  dengan apa yang sedang saya nikmati saat melakukan kunjungan ke Ygyakarta untuk sebuah agenda silaturraahim bertemu dengan kawan  lama yang sudah lebih dari 25 tahun belum ketemu.  Sudah barang tentu pada saat bertemu bersama keluarga lagi, kami begitu bahagia, apalagi kalua kemudian saling bercerita tentang perjalanan hidup yang pernah dilalui selama ini.  Rasa bahagia memang tidak dapat disimpan dan kami smeua mungkin melupakan segala kepenatan dan kesedihan yang selama ini  terjadi.

Nah, pada saat kami sudah selesai silaturrahim tersebut, merencanakan akan segera kembali ke rumah, ternyata kemudian ada berita yang sungguh menggembirakan, karena ternyata cucu yang selama ini kami rindukan berada di dekat kami, yakni kebetulan anak berserta cucu sedang berada di kota yang sama, sehingga kemudian kami dapat berjumpa dengan mereka dengan tanpa harus menelusuri jarak tempayh perjalanan yang jauh.  Tentu ini kami sikapi dengan sangat bahagia dan antusias.  Betapa  bahagianya kami setelah benar benar bertemu dengan cucu tercinta yang memang sangat kami rindukan.

Justru saya kemudian merasakan bahwa Tuhan itu selalu merencanakan sesuatu yang terbaik bagi smeua orang, termasuk kepada  kami dan betapa kami mensyukurinya sedemikian rupa tanpa harus melakukan selebrasi yang berlebihan.  Justru kami semakin kuat  dan percaya keada Nya  dengan apapun yang saat ini, dahuulu mauun yang akan diptuskan terkait dengan diri kami.  Bahkan kami merasakan  terlalu banyak kebaikan yang Tuhan berikan kepada kami apabila dibandingkan dengan ketaatan yang kami berikan kepada Nya.

Tentu saja kami sangat bahagia dapat bertemu dengan anak dan cucu pada saat yang tanpa direncanakan, sekaligus juga dapat bertemu dengan besan yang juga ikut  menemani cucunya ke Yogyakarta. Kami sempat untuk mengobrol tentang berbagai hal termasuk rencana untuk ke Surabaya dan berbagai hal lainnya. Kami juga sempat membicarakan mengenai berbagai rencana yang akan kami lakukan termasuk mengahdiri pernikahan kakaknya besan dan lainnya.  Namun dengan pertemuan tersebut sesungguhnya ada sebuah kesan mendalam bagi kami bahwa  semua itu sudah diatur oleh Tuhan untuk menyambung silaturrahim bersama.

Lebih dari itu pertemuan kami dengan cucu, walaupun tanpa direncanakan telah memberikan kesejukan hati dan pikiran serta membuat kami lebih merindukannya setiap saat.  Kesenangan  dan ketenteraman hati ternyata sangat penting untuk menunjang keberhasilan pekerjaan dan juga untuk membuat meberikan motivasi yang lebih bagi sebuah cita cita yang lebih besar.  Mungkin itu smeua juga  merupakan rencana dari Allah swt yang telah ditetapkan sebelumnya.

Terkadang Tuhan memang mempunyai rencana yang baik kepada hamba Nya, meskipun terkadang pula para hamba Nya tersebut tidak mengerti, dan bahkan malahan menuduh yang bukan bukan kepada Tuhan, yang dianggapnya sebagai tidak saying atau bahkan tidak adil dan lainnya.  Hanya mereka yang penh mempercayai segala sifat kasing dan saying Nyalah yang akan terus mensyukuri apapun yang telah diputuskan oleh Tuhan terhadap para hamba Nya, karena pasti rencana Tuhan  jauh lebih bagus ketimbang perkiraan kita.

Jika para hamba yang sangat percaya kepada Tuhan tersebut selalu optimis dengan apapun yang didapatkannya, termasuk  sebuah kegwagalan menurut pandangan manusia, sangat mungkin kegegalan tersebut merupakan rencana Tuhan untuk memberikan  keselamatan kepada hamaba Nya.  Banyak sekali kejadian yang dianggap oleh manusia sebagai sebuah kecelakaan atau penderitaan, namun  kemudian ternyata  adalah sebuah keberuntungan yang baru disadari setelah terjadi peristiwa yang sesungguhnya.  Karena itu kita memang tidak boleh berburuk sangka kepada Tuhan yang sedang memb erikan ujian keburukan kepada kita atau kegagagalan dalam usaha dan lainnya.

Sangat mungkin bahwa semua yang kita lihat dengan mata kita adalah sebaliknya dari rencana Tuhan untuk kita yang justru merupakan kebaikan dan keberuntungan. Untuk itulah ketika  kami  tanp diduga dan tanpa direncanakan kemudian bertemu dengan cucu,  sangat kami syukuri sebagai sebuah anugerah yang tiada tara dan memohon kepada Tuhan agar kebahagiaan tersbeut tidak cepat berlalu, walaupun kami sudah berpisah dengan cucu dan anak, karena kami masing maisg menuju tujuan masing masing yang secara factual berbeda tempat.

Saat ini  kami menganggap bahwa semua kebahagiaan telah Allah berikan kepada kami dan  juga telah memberikan kecukupan kepada kami mengenai nikmat yang dikucurkan, lalu apalagi yang harus kami kerjakan selain harus lebih tekun lagi dalam beribadah dan menjalankan kewajiban lainnya, baik kewajiban individual maupun social.  Tidak ada lagi sesuatu yang kami inginkan terkecuali hanya keridlaan Tuhan semata.  Karena aitu kami juga harus engimbanginya dengan selalu berbuat kebajikan untuk diri dan orang lain serta  lingkungan sekitar.

Kami semakin percaya bahwa Tuhan  itu sungguh Maha Adil dan Menyayangi kepada semua hamba Nya  dengan cara yang berbeda.  Sudah barang tentu keyakainan yang demikian harus  terus dipertahankan meskipun nantinya harus diuji oleh Tuhan dengan cobaan yang befrat sekalipun. Semoga Tuhan senantiasa memberikan kerunia Nya kepada kami untuk selalu ingat dan menjalankan  kewajiban syariat tanpa bosan., semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.