PENTINGNYA PENGALAMAN

Segeniusnya seseorang suatu ketika dia akan kalah melawan orang biasa namun sarat denagn pengalaman.  Orang boleh saja sangat cerdas sehingga sangat mudah dan cepat mengetahuai banyak hal dan bahkan  sangat mudah mengingat sesuatu dan menghafalkan berbagai hal, namun ada kalanya  orang cerdas tersebut harus menyerah kepada pengalaman,  bagaimanapun pengalaman itu merupakan guru yang paling hebat.  Orang tua itu biasanya lebih hebat ketimbang anak anak, karena p[engalamannya yang sudah sangat banyak.

Karena itu tidak heran jika suatu waktu sebuah perusahaan membutuhkan  karyawan atau menejer dan setelah diumumkan maka banyaklah pelamar yang datang.  Nah, dalam menyeleksi  para pelamar yang masuk tersebut biasanya pemilik perusahaan akan mengajukan pertanyaan mengenai pengalaman, dan bukan hanya ijazah dan indeks prestasinya saja.  Justru pengalaman itulah yang mungkin akan menentukan diterima atau tidaknya seorang pelamar.  Tentu  juga trek record yang baik serta komitmennya terhadap perusahaan dan pekerjaan.

Demikian juga dalam  bidang pekrjaan lainnya, semisal ingin melamar sebaai sopir pun, pangalaman juga pasti akan sangat menentukan, karena  orang yang mencari sopir, tentu menginginkan mendapatkan sopir yang sudah berpengalaman, baik dalam hal melakukanpekerjaan  menyopir atau juga dalam hal pengalaman dalam hal menelusuri jalan jalan di berbagai kota, terutama kota dimana dia akan bekerja.  Tentu para pencari sopir tidak hanya  mengandalkan SIM yang dipunyai semata.

Dalam menjalani hidup, apalagi kalau kemudian dipercaya menjadi  pemimpin, maka pengalaman menduduki  urutan pertama  yang harus dialami, karena dengan pengalaman  hidup yang penuh tantangan, akan membantu pelaksanaan tugasnya sebagai seornag pemimpin.  Jika ada orang yang masa kanak kanaknya sarat dengan kesusahan dan kemudian dengan kekuartan yang mendorongnya  dia kemudian menjadi sukses meraih prestasi, maka pengalaman etrsebut sungguh sangat berharga bagi masa depannya dan masa depan wadah yang menjadi tempat dia memimpin.

Pengalaman  seperti itu akan sanggup memberikan rasa nyaman bagi wadah atau perusahaan yang dia pimpin, karena  bagaimanapun peruisahaan atau organisasi suatu ketika pasti melangalami pasang dan surut, terkadang  berada dalam puncak dan terkadang sebaliknya mengalami nasib yang kurang menguntungkan.  Nah, pengalaman yang  sudah pernah dijalani tersbeut akan memastikan bahwa dia tidak akan lari dan menyerah begiotu saja, melainkan pasti akan mencari solusi terbaik bagi kebangkitan dan pengembalian kepada  kejayaan.

Namun memang pengalaman orang itu berbeda beda, ada sebagiannya yang  membekas dalam dirinya sehingga dia akan mampu mengatsi banyak masalah, berkat pengalamannya tersebut, namun ada juga pengalaman yang sangat menyedihkan sehingga dia justru menjadi trauma dengan pengalaman tersebut.  Tetapi bagaimanapun juga pengalaman termasuk yang membuat trauma, tersebut pastinya akan  memberikan sedikit jalan keluar yang dapat dijadikan akternatif untuk dapat bangkit dan meninggalkan keterpurukan hidup.

Pada saat masih kecil dan mengalami pengalaman pahit karena  keketatatn didikan orang tua, bahkan mungkin masih dengan cara yang kasar agar cepat menyerap pendidikan yang diberikan, juga pasti akan memberikan pemikiran bahwa apa yang pernah dialami  pada saat kecil dahulu itu kurang  kondusif untuk anak.  Karena itu  harus diusahakan peerbaikan dalam cara dan metodenya sehingga pengajalan dan pendidikan yang diberiikan akan dapat dicerna lebih baik oleh anak anak berikutnya.

Jika ada orang pernah ditipu oleh orang lain dengan kerugian yang cukup banyak, bahkan hingga menjadikan dirinya  bangrut, maka pengalaman etrsebut pastinya akn diingat seumur hidupnya, dan  pasti dia akan bertindak lebih hati hati dan waspada  agar tidak  terjadi lagi dalam dirinya.  Pengalaman tersebut pasti akan menjadikan dirinya   semakin matang dalam melakukan segala sesuatunya agar tidak ada pihak lain yang akan menipunya.

Harus diakui  bahwa memang ada pengalaman pahit yang tidak perlu dikenang kembali, terutama pengalaman yang  menjadikan seseorang trauma berat, sebab kalau diingatkan kembali justru akan semakin menambah kelemahannya.  Namun demikian itu juga snagat tergantung kepada orangnya, seperti pengalaman perkosaan.  Jika ada seorang perempuan pernah mengalami perkosaan yang demikian brutal hingga merenggut maa depannya dan  beruntung kemudian dia masih mampu untuk bangkita berkat bimbingan rohani yang terus menerus, maka ketika diingatkan peristiwa tersebut, pastinya dia akan merasakan kesedihan yang mendalam.

Namun bagaimanapun juga semua pengalaman itu  ada  harganya  terutama bagi  mereka yang mau menadikannya sebagai guru yang paling hebat, baik pengalaman pahit dan getir maupun pengalaman manis.  Karena pada hakekatnya pengalaman itu merupakan sebuah cermin agar kita mengetahui dan mengukur diri sendiri untuk kemudian dapat mengambil sikap dan keputusan untuk menentukan langkah selanjutnya agar mampu berbuat yang relatif sama dengan pengalaman manis atau sebaliknya agar mampu untuk menghindari pengalaman pahit.

Setiap orang pasti mempunyai pengalamannya masing masing, terkadang ada yang manis dan terkadang pula ada yang pahit. Terkadang juga  orang juga mengalami pengalaman yang berbeda karena jedanya waktu. Nah jika masing masing  orang tersebut mampu menjadikan pengalamannya sebagai sebuah pecut untuk menempa diri dan memunculkan semangat untuk lebih baik lagi, pastinya orang tersebut akan mendapatkan keuntungan dan mungkin juga keberhasilan yang gemilang.

Sebaliknya jika orang tersebut  membuang jauh jauh pengalamannya dan tidak mau mengingatnya lagi, karena mungkin pengalaman tersebut sungguh sangat menyakitkan, maka dia mungkin hanya akan mendapatkan kenangan yang tidak bagus saja,  sedangkan  hikmahnya tidak akan pernah dipetiknya untuk menyongsong kehidupan masa depannya yang  lebih baik.  Seharusnya memang kita mampu memtik hikmah sekecil apapun dari setiap pengalaman hidup kita, karena itulah yang akan menentukan  hidup kita dimasaa depan.

Bahkan  pengalaman itu akan mampu memacu diri untuk lebih bagbik lagi, termasuk pangalaman pihak lain yang dapat dicernanya.  Pengalaman itu  tuidak harus mutlak pengalaman diri sedniri, karena banyak pengalaman orang yang ditulis untuk dijadikan sebagai daya inspirads bagi p[ihak lain yang menginginkan dapat meniru orang tersebut.  Biasanya pengalaman yang dibukukan tersebut merupakan pengalaman menuju kesuksesan.

Begitu pentingnya mengenai pengalaman tersebut hingga para tokoh dunia  juga mengakuinya.  Pengalaman memang tidak booleh dibuang begitu saja, melainkan sebaiknya  harus dijadikan sebagai alat pemicu untuk kemajuan diri.  Bahkan bagi mereka yang ingin selalu berbagai dapat menuliskannya dalam sebuah  buku cerita hingga pihak lain akan dapat membacanya dan sekaligus mendapatkan inspirasi dan menirukannya hingga mencapain kesuksesan.

Bagi mereka yang suka mengoleksi pengalaman, termasuk pangalaman pihak lain, tentu berharap bahwa  merweka itu akan dapat  memetik hikmah yang ada dalam setiap pengalaman, baik pangalaman pahit maupun pengalaman manis, karena yang terpentuing dalam membaca pengalaman ialah bagaimana kita mampu memetik hikmahnya sebagai guru yang paling hebat untuk diri kita.  Sudah barang tentu dalam merenungi hikmah p[engalaman etrsebut kita juga harus mendasri diri kita dengan tetap mempercayai kepada takdir Tuhan yang paling menentukan.

Mudah mudahan kita  dapat mengambil srtiap pengalaman hidup kita sendiri untuk memperbaiki masa depan kita yang masih terbentang luas di hadapan kita.  Kita harus yakin bahwa usaha yang kita lakukan secara terus menerus tanpa bosan, pasti akan dimudahkan  dan dibukakan pintu sukses oleh Tuhan, meskipun kita belum tahu kapan itu pastinya. Semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.