WASPADA MUSIM HUJAN

Bulan Pebruari kali ini rupanya menjadi puncak turunnya hujan, khususnya di semarang dan mungkin juga di daerah lainnya, seperti jakarta dan lainnya.  Padahal kalau dahulu puncak hujan itu terjadi pada bulan Januari. Beberapa daerah sudah mulai merasakan banjir yang disebabkan oleh curah air hujan yang terus menerus mengguyur.  Sementara langit terus  menunjukka mendung yang  masih akan menumpahkan air hujan utnuk beberapa waktu lagi.  Kita dapat merasakan betapa khawatirnya masyarakat yang saat ini rumahnya sudah kebanjiran.

Artinya mereka masih akan menanggung beban banjir tersebut untuk beberapa hari ke depan. Bahkan sangat mungkin air dalam rumahnyapun akan semakin meninggi seiring dengan turunnya huja secara terus menerus.  Akan jauh lebih bagus jika mereka mempunyai famili yang tempat tinggalnya tidak berada di wilayah banjir, untuk sementera mereka mengungsi terlebih dahulu ke tempat familonya tersebut.

Biasanya kalau rumah sudah  tergenang air, akan mudah muncul penyakit yang membahayakan, seperti  demam, nyamuk dan juga penyakit lainnya, apalagi bagi anak anak  yang tentu sangat rentan terhadap penyakit tersebut.  Bahkan ungkin pemerintah  dalam waktu dekat sudah akan menggelar tempat mengungsian bagi mereka yang rumahnya kebanjiran agar mereka mendapatkan sedikit kenyamanan dalam  hidupnya, meskipun hanya untuk sementara.

Air memang terkadang sangat diharapkan datangnya, namun terkadang juga tidak diinginkan datangnya.  Pada saat musim kemarau, banyak petani yang sangat merindukan kehdarian  air, baik melalui hujan maupun melaluinsaluran sungai, namun pada saat musim penghujan seperti saat ini air justru dihidari karena  dapat merusak lingkungan dan bhakn dapat mengganggu aktifitas keseharian serta juga merusak hunian.  Namun sesungguhnya kita semua suah mengetahuinya  sehingga seharusnya kita emmang dapat menyikapinya dngan baik.

Mungkin juga bukan satu satunya, namun itu pasti ada andilnya, yakni membuang sampah di sembarang tempat, sehingga akan menyumbat gorong gorong, atau sungai dan lainnya.  Akibatnya saluran tidak akan lanacra sehingga air akan melimpah keluar saluran dan banjirlah yang terjadi.  Namun terkadang juga karena terlalu banyaknya air hujan yang tumpah, maka seluruh saluran tidak akan memuat  dan menampung  air yang ada.  Akibatnya banjir dapat dipastikan tidak terelakkan lagi.

Hal terpenting saat ini yang harus kita lakukan ialah bagaimana kita  dapat  berharti hati dalam mengambil sikap.  Jika kita melakukan perjalanan dan melewati jalan yang sudah sedikit berlubang lubang, haruslah berhati hati, karena kita tidak akan tahun mana yang bolong dan tergenang air dan mana yang masih bagus namun disitu digenangi air.  Jangan a sampai kita  malah masuk dalam lubang yang tergenang air sehingga kita akan terpental  serta membahayakan diri.

Demikian juga  jangan sampai kita justru berlindung di bawah pohon tua sehingga membahayakan diri kita terutama jika pohon tersebut diterpa angin dan tidak sanggup untuk menahan beratnya beban.  Banyak sudah terjadi pohon ambruk karena dispu oleh angin sehinggamembahayakan siapapun yang ada di dekatnya.  Atas dasar pengalaman itulah kiranya sangat bagus jika kita tidak berlindung di bawah pohon rindang tersebut.

Musim penghujan juga akan membawa akibat cuaca yang mungkin buruk bagi penerbangan, karena itu kita juga harus waspada terhadap rencana penerbangan kita agar semuanya menjadi nyaman.  Artinya ketika kita memang mempunyai  agenda tertentu di luar kota yang membutuhkan alat transportasi penerbangan, tentu kita tetap harus berhati hati jangan sampai justru dengan kegiatan tersebut kita akan mendapatkan kesulitan tersendiri.

Kita tentu menyadari bahwa musim hujan itu akan banyak sekali rintangan yang sewaktu waktu  dapat membuat kita kesulitan, bayangkan saja  jika kita sedang berada di suatu tempat dan kita tidak membawa paying, tiba tiba hujan dating dengan derasnya, meskipun hanya ebentar, namun kita bias basah kuyub dibuatnya.  Demikian juga pada saat kita sedang berjalan dengan mengendarai sepeda motor di jalanan yang jauh dari perumahan, lalu tiba tyiba turun hujan, sementara kita juga tidak membawa jas hujan, maka dapat dibayangkan bagaimana menderitanya kehujanan seperti itu.

Bagi mereka yang masih mempunyai anak kecil atau bayi lebih lebih lagi harus waspada dan cermat dalam berbagai hal, termasuk harus menyediakan popok yang cukup agar bayi tidak kekurangan pakaian hangat, sebab disamping  menjemurnya juga pasti lama keringnya, sang bayi juga akan sering mengompol karena  cuaca yang dingin.  Harus ada strategi tersendiri untuk menyiasati musim hujan tersebut.

Lebih lebih bagi masyarakat yang tinggalnya di sekitar daerah rawan banjir, karena letaknya yang berada di daerah yang rendah dan biasa menjadi langganan banjir, maka harus lebih waspada  lagi, sebab  bias bias banjira akan datang tanpa kenal waktu, terkadang tengah malam rumah tiba tiba kebanjiran dan selurh  barang harus basah terkena aliran banjir tersebut.  Bahkan terkadang barang elektronik juga terneka banjir juga.

Untuk menyelamatkan barang barang terkadang juga susah karena listrik mati, ditengah malam lagi.  Antisipasi  dengan menyediakan lilin tentu juga merupakan salah satu cara untuk mengatasi listrik mati pada saat terjadi banjir dan hujan.  Karena itu sekali lagi  jangan sampai kita membahayakan diri sendiri dengan tidak cermat dalam meletakkan barang barang yang tersambung listrik, sebab bias saja  ada kabel yang dapat mengalirkan strum jika terkena air dan membahayakan diri kita.

Cara yang aman dalam menghadapi musim penghujan yang sudah rutin setiap hari  seperti saat ini ialah denagn melakukan kegiatan yang tidak mengandung bahaya, dalam arti secara umum.  Kegiatan yang mengandung bahaya, seperti membangun ditempat yang tinggi atau melakukan  penebangan pohon dan melakukan kegiatan di sungai adalah  salah satu  dari kegiatan berbahaya di musim hujan.  Sungai  akan  dengan sekonyong konyong  banjir menddadak karena  mendapatkan aliran  air hujan yang  sangat banyak.

Jika kita berada di dalam sungai bisa bisa kita tidak akan sempat menyelatkan diri atau kalau kita sedang  melakukan aktifitas membangun di tempat yang cukup tinggi, saat ada hujan dan disertai oleh petir terkadang juga akan membahayakan.  Demikian juga dengan menebang pohon pada saat seperti ini  sangat membahayakan karena  pohon  akan dapat ambruk tidak sebagaimana kita harapkan karean tertiup angain kenang yang datangnya juga tiba tiba.

Barangkali kalau tidak ada keperluan ke luar rumah, sebaiknya kita tetap berada di dalam rumah sambil melakukan berbagai kegiatan yang memungkinkan.  Tentu terkecuali bagi mereka yang memang mempunyai kewajiban bekerja di luar rumah, semisal sebagai peegwai yang vbekrja di kantor atau di pabrik.  Sementara itu bagi petani yang biasanya ke swah memang sebaiknya  berhati hati saat pergi ke sawah dan carilah waktu sekiranya  tidak ada tanda mendung  dan hujan.

Kalau misalnya sesampai di swah kemudian baru  ketahuan bahwa langit mendung dan seeprtinya akan segera turun hujan, sebaiknya lekas pulang dan tidka meneruskan kegiatan di sawah, karena itu akan dapat membahayakan jiwanya. Ingat bahwa  sudah banyak terjadi  musibah  sambaran petir di daerah perswahan  pada saat terjadi hujan dan peryir yang sangat membahayakan.  Smeoga kita terhindar dari musibah  pada saat musim hujan  tersebut. amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.