PERTEMUAN FORUM REKTOR

Eksistensi forum rector yang menghimpun seluruh perguruan tinggi, baiik negeri maupun swasta, baik yang berada di lingkungan kementerian ristekdikti maupun yang di kementerian agama, masih akan selalu dibutuhkan dalam upaya  memberikan kontribusi kepada pemerintah dalam bidang penyediaan sumber daya manusia  maupun dalam hal hal yang terkait dengan kebangsaan secara umum.  Dalam pertemuan sebelumnya dan yang akan segera dilaksanakan pada hari ini, FRI telah dan akan selalu memberikan  masukan kepada pemerintah mengenai berbagai hal yang dianggap urtgen untuk dijalankan.

Pernah kita lakukan kajian serius dan kemudian hasilnya kita berikan kepada pemerintah mengenai pentingnya GBHN sebagai pedoman bagi jalannya pemerintahan yang terarah dan  menuju sebuah tujuan yang jelas. Demikian juga tentang kajian mengenai kemaritiman dan lainnya.  Nah, kali ini berbagai kajian mengenai beberapa hal yang antara lain tentang pendidikan karakter bangsa, tentang bagaimana membangun ekonomi nasional yang kuat  berdaulat dan berkeadilan, penguatan demokrasi Pancasila untuk memperkokoh nasionalisme, Pendidikan tinggi yang mampu menguatkan daya saing bangsa, dan  kepemimpinan nasional yang cerdas dan  berkarakter.

Pertemuan forum rektor yang diberi nama Konvensi kampus XIV dan temu tahunan  ke XX  FRI tahun 2018 akan digelar di universitas hasanudin makasar, dan  akan dibukan oleh presiden Joko Widodo, nanti sore.  Agendanya akan berlangsung hingga jumat sore dan direncanakan akan menghasilkan berbagai rekomendasi dan juga  pemilihan calon ketua untuk periode tahun 2019.  Sudah barang tentu pertemuan ini  merupakan kepentingan seluruh perguruaan tinggi di Indonesia, karena FRI adalah milik kita bersama.

Diharapkan sl;euruh perguruan tinggi akan menghadirinya ,walaupun mungkin diperkirakan hanya sekitar separuh perguruan tinggi yang ada yang akan menghadirinya, tetapi kalau itu terwujud, sesungguhnya sudah merupakan sebuah kondisi yang cukup bagus.  Partisip[asi seluiruh peserta dalam berbagai kajian yang dilakukan akan sangat berarati bagi kontribusi kita kepada bangsa dan negara yang memang sangat menunggu kontribusi kita.

Pertemuan FRI yang diselenggarakan setiap tahun ini  memang harus didukung oleh semua pihak, terutama  perguruan tinggi yang selama ini sudah banyak memberikan masukan kepada pemerintah.  Sumbangan FRI kepada pemerintah  tentu mempunyai makna yang strategis, karena perguruan tinggi yang merupakan tempatnya  para intelektual dan pemikir, tentu akan sangat dibutuhkan oleh negara dalam upaya terus membangun dan mensejahterakan rakyat yang sedang berproses.

Pwertemuan forum rektor kali ini mempunyai makna yang lebih disebabkan tahun ini dan juga tahun depan adalah tahun politik yang sangat rawan terjadinya  persoalan dui masyarakat.  Nah, dalam konteks yang demikian masukan dari FRI tentu akan dapat memberikan alternatif bagaimnan agar perjalanan tahun politik tersebut dapat dijalani dengan mulus oleh seluruh bangsa.  Pemilihan paa ke[ala daerah serentak pada tahun ini diharapkan  tetap terjaga kondusifitas masyarakat dan tidak terjadi maslaah yang berarti.

Bagi mereka yang sedang berkompetisi diharapkan tidak akan mempraktekkan  politik uang atau politik adu domba dan  kampanye hitam, menyebar fitnah dan sejenisnya, karena kalau itu dijalankan,  berati masih ada persoalan dikalangan para calon itu sendiri.  Bagi mereka yang seharusnya netral, seperti ASN, polri dan TNI, juga harus tetap menjaga netralitasnya sedemikian rupa sehingga tidak akan menimbulkan persoalan baru.  Kalaupun yang berkompetisi itu  masih familionya sendiri sekalipun harus tetap menjaga netralitasnya., demi keberhasilan peilkada itu sendiri.

Kita tentu juga tidak menginginkan bahwa  pilkada justru akan menjadikan kebersamaan dan persaudaraan kita menjadi retak.  Pada saat berkompetisi, silahkan  untuk sedikit tegang dengan tetap menjaga kebersamaan dan ketrtiban bersama, tetapi setelah semuanya  selesai, semuanya harus kembali normal dan tidak  boleh ada perselisihan dengan dalih apapun.  Jika kondisi seperti itu dapat dijaga, tentu kita akan menjadi bangsa yang baik dan maju  serta akan dihargai oleh pihak lain.

Pertemuan para rektor kali ini memang mempunyai target tersendiri yakni ingin memberikan kontribusi nyata kepada pemerintah dalam berbagai bidang sebagaimana yang  sudah direncanakan melalui kejian.  Sebenarnya beberapa kajian etrsebut sudah dilakukan pematangannya pada  FGD di beberapa tempat dengan melibatkan anyak pihak.  Sedangkan kajian yang dilakukan kali ini hanya untuk menyempurnakan semata serta memberikan kesempatan kepada para rektor yang belum sempat hadir dalam FGD tersebut.

Sudah barang tentu diharapkan pada kajian kali ini akan  dapat diumuskan beberapa kesimpulan yang  selanjutnya akan disampaikan kepada pemerintah untuk dijadikan pertimbangan  dalam memutuskan atau membuat kebijakan dalam bidang bidang tertentu.  Kita sangat berharap bahwa kondisi negara kita ke depan akan jauh lebih baik dan maju dibandingkan dengan saat ini, dengan dibuktikan melalui berbagai kebijakan yang lebih memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat secara luas.

Sebagaimana disebutkan di atas bahwa  tahun ini merupakan tahun politik, kita juga sangat berharap bahwa pelaksanaan pilkada dan pilpres nantinya juga akan berjalan sebagaimana mestinya, tanpa ada gangguan dan  permasalahan yang dapat menyebabkan terpecahnya masyarakat kita, dan melupakan tujuan  utama kita sebagai bangsa uyang ingin menciptakan kondisi negara yang aman, damai, nyaman serta sejahtera, lahir dan batin bagi seluruh rakyat.

Atas keinginan tersebut kita memang menyuarakan dan berharap banyak semua tokoh dan pimpinan di negera ini akan memberikan keteladanannya, khususnya terkait dengan bagaimana tetap menciptakan kondisi yang kondusif bagi terlaksananya pesta demokrasi tersebut.  Hal ini  disebabkan  potensi terjadinya ketegangan dan kerusuhan di masyarakat, jika  tidak ditekan sedemikian rupa, terutama oleh para kandidat dan para pendukungnya.  Sesungguhnya rakyat kita itu sangat  mudah untuk dikendalikan, terutama jika para pemimpinnya yang  mengajak dan meneladankan diri  utnu hal tersebut.

Terjadinya berbagai kerusuhan yang sulit untuk dikendalikan itu sesungguhnya  disebabkan oleh kekurang peduliannya para pimpinan dan tokoh, bahkan yang terjadi ialah merek saling menghujat dan ingin memaksakan kehdnaknya agar calonnya  yang terpilih.  Padahal masyarakat kita sudah sangat paham, dan karena itu sebaiknya semua pihak, terutama para kandidat dan pendukungnya  menyerahkan semuanya kepada masyarakat, tentu setelah menyampaikan kampanye dan menawarkan program programnya.

Pertemuan para rektor di Makasar kali ini memang sangat diharapkan akan mampu meredam kemungkinan terjadinya kerusuhan di mnasyarakat.  Sehingga dengan dmeikian semua pihak, terutama para rektor juga harus aktif dalam menciptakan  kondisi yang tenang tersebut di masing masing kampus dan daerahnya.   Jangan sampai malahan  para rektor terlibat langsung dalam mendukung salah satu kandidat, yang hanya akan melahirkan  pertentangan saja.

Beberapa hal yang disampikan kepada pemerintah juga diharapkan akan dijadikan sebagai pertimbangan dan tidak begitu saja diabaikan, karena  rekomendasi yang disampaikan merupakan pemikiran murni dari akademisi yang mencintai negara dan bangsanya, serta ingin menyaksikannya  sangat bagus dan kondusif bagi masyarakat serta pihak lain yang berniat baik kepada negara dan bangsa kita, semisal untuk berinvestasi dan lainnya.  Semoga kita  memang benar benar dapat mewujudkannya. Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.