MODAL KEBHINEKAAN

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang beruntung, karena banyak modal dsar yang menyelimutinya, hanya saja terkadang banyak yang tidak menyadari keberadaan modal tersebut, sehingga merka justru mencari sesuatu yang sulit dan menyulitkan diri sendiri. Keberadaan tanah yang subur,  kebersamaan diantara seluruh warga bangsa yang beraneka ragam, kebhinekaan yang sedemikianmemngagumkan dan lainnya.  Kalau semua itu mampu dijadikan sebagai modal dasar untuk maju, tantu akan sangat hebat dan menguntungkan.

Perbedaan yang ada  dan bawaan dari asal tentu tidak boleh diperdebatkan, karena semua adalah karunia Tuhan yang kita hanya sekedar menerimanya saja.  Tidak ada satu p[ihak pun yang mampu meminta kepada Tuhan untuk dilahirkan aebagai berkulit putih berhidung mancung, atau sebaliknya menginginkan untuk terlahir dengan kulit hitam, rambut keriting dan lainnya.  Semua itu merupakan kehendak Tuhan dan  kita harus mampu menerimanya dengan ketulusan hati.

Karena itu dalam perspektif Islam semua manusia itu sama  dalam pandangan Allah swt, karena justru yang membedakan mereka ialah kadar ketaqwaan mereka juga amal ibdah dan karya mereka.  Orang kulit hitama akan jauh lebih mulia dalam pandangan Tuhan jika mereka justru lebih bagus hatinya dan taqwanya, meskipun mungkin masih ada sebagian orang yang masih memadang minor kepada orang berkulit hitam.

Di negeri kita Indonesia sendiri sesungguhnya  dari asalnya sudah banyak perbedaan diantara sesama, baik  kulit, rambut, suku, etnis, kepercayaan, dan status sosial lainnya, namun jika perbedaan tersebut kita manfaatkan untuk saling menopang dan menolong, pastinya akan menjadi senjata yang sangat hebat dan mampu menerjang rintangan yang bagaimanapun kuatnya, bahkan akan mampu mengubah dunia.  Namun jika kita permaslahkan dan perdebatkan, pasti tidak aikan ada selesainya dan itu merugikan kita semua.

Ada  diantara kita yang kebnetulan dilahirkan di jawa, ada yang dibatak, ada pula yang dipapua dan lainnya.  Memang kemudian fasilitas yang kita terima juga berbeda dan juga  ajaran agama yang disampaikan kepada kita juga berbeda sesuai dengan keingina orang tua kita masing masing.  Dengan demikian dapat dipastikan ada perbedaan diantara kita dari berbagai aspeknya.  Namun jika kita menyadari bahwa semua perbedaan tersebut akan dapat disatukan dengan sebuah cita cita luhur yang akan membawa kita kepada sebuah kondisi yang sangat bagus, tentulah harus kita ikuti dan praktekkan.

Perbedaan yang ada  sudah selayaknya kita abaikan demi meraih cita cita besar yang kita inginkan bersama.  Untuk sebuah keyakinan dan agama, tentu kita juga menyadari bahwa itu harus diperkuat dan dilaksanakan oleh maisng maisng kita, namun jangan sampai mengusik pihak lain, karena keyakinan tersebut adanya  di dalam hati dan pikiran.  Pada saatv tertentu kita memang harus mempertahankannya sedmikian rupa  apapun yang terjadi, karena itu tuntutan nurani kita, tetapi suatu saat kita juga harus mengabaikannya  teruatama saat kiota sdang melakukan upaya bersama untuk sesuatu yang besar.

Kita tentu menginginkan hidup tenang dan damai serta aman dan nyaman  karena itulah modal utama untuk melakukan aktifitas apapaun untuk memenuhi hajat hidup kita.  Untuk itu dalam upaya menciptakan ketenangan dan kenyamaan tersebut kita perlu melakukan kerjasama  diantara seluruh penghuni negeri ini.  Hal hal yang lahir harus diupayakan untuk dilakukan bersama sama tanpa membedakan  agama, suku, etnis  dan lainnya tetapi kita harus menyemangatinya dengan  semboyan bhineka tunggal ika dan bersama kita akan mampun melakukan apapun.

Justru dengan berbedanya  banyak aspek pada kita  seharusnya  akan menguntungkan jika kemudian dapat kita kelola dengan bagus.  Artinya dengan banyaknya perbedaan etrsebut tentu juga banyak pula keahlian yangbdimiliki, dengan begitu kita mempunyai banyak alternatif dalam melakukan apapun untuk kemajuan bersama.  Lain halnya jika kita semua sama, sehingga akan tampil monoton dan seolah tidak mempunyai kreasi atau alternatif dalam memilih cara atau model lain yang sama sekali berbeda dengan yang biasa kita jalankan.

Namun demikian  ada hal yang harus kita ingat dan catat agar kita juga tidak mempemasalhkan tentang mayoritas dan minoritas, sebab kalau hal tersebut dimunculkan, pasti akan terdapat banyak masalah, karena sudah barang tentu yang meyoritas akan menuntut hal yang lebih banyak dalam perspektif proposional, sementaa yang minoritas merasa dianak tirikan dan  merasa tidak diperlakukan dengan adil.  Untuk itus ekali lagi kita harus tidak memunculkan mayoritas dan minoritas tersebut.

Justru harus dipahamkan bahwa yang mayoritas harus memberikan peluang  dan perlindungan kepada yang minoriotas, serta yang minoritas harus menghargai yang mayoritas.  Itupun kalau masih ada istilah demikian.  Hal yang terbaik ialah kalau semua menyadario hal dan kewajiban maisng masing tanpa harus mengganggu pihak lain dalam berbagai hal.  Kita pasti akan  mudah untuk  mendapatkan  bantuan dari manapun datangnya jika kita tidak mengkotak kotakkan  warga bangsa yang sama sama  merupakan anak bangsa Indonesia.

Pandangan rasis juga harus disingkirkan karena itu merupakan penyebab  timbulnya ketidak harmonisan  diantara kita.  Kalaupun masih ada beberapa pihak yang berpandangan dmeikian kita sebagai tokoh harus berusaha memberikan contoh kongkrit bahwa  perbedaan yang ada tidak boleh lagi dimunculkan.  Jadi intinya keteladanan itu menjadi sangat menentukan dan urgen sekali dalam  upaya menghilangkan rasis dan sikap negatif lainnya.

Kebhinekaan yang ada  memang seharusnya kita  jadiklan sebagai modal untuk mrlaskuikan berbagai perubahan menuju yang lebih baik.  Budaya dan ketrampilan maisng masing pihak tentu juga akan semakin menambah kekayaan kita yang dapat kita pamerkan kepada bangsa lain dalm kesempatan tertentu.  Demikian juga perbedaan yang ada  dapat kita  tampilkan sebagai daya tarik tersendiri bagi calon investor asing yang berniat untuk menanamkan modalnya di negera kita.

Justru kita tidak boleh menampakkan bahwa keberagaman tersebut justru menjadi ancaman yang potensial untuk mengganggu usaha di wilayah ini.  Dengan bersatunya seluruh elemen masyarakt dengan berbagai bidayanya tersebut justru akan mampu menjadi salah satu modal daya tarik sendiri untuk mengundang pihak lain ssemakin  percaya dan merasa nyaman di negara kita.

Modal kebhinekaan yang  kita miliki hingga saat ini memang beranega ragam dan  masih mampu kita jadikan sebagai salah satu  andalan kita untuk menarik minat pihak lain mendatangi negeri kita.  Namun jika  terjadi sedikit saja benturan yang menyebabkan terjadinya ketegangan diantara  berbagai perbedan tersebut, tentu hal tersebut akan sangat merugikan kita semua.  Untuk itu  kita semua harus merawat dan mempertahankannya dan bahkan harus mampu menjadikannya sebagai sebuah keuntungan yang  meyakinkan.

Pada saat para tokoh  dan pemimpin agam berkumpuil untuk membicarakan kerukunan beberapa waktu yang lalu kita menyaksikan betapa semangat untuk bersama begitu hebatnya sehingga membanggakan kita semua yang menyaksikan.  Kita berharap kenyataan yang dialami oleh para tokoh tersebut juga  mampu diserap dan diteladani oleh rakyatnya sehingga benerr benar terjadi kedamaian di akar rumput dan mendorong untuk diciptakannya sebuah kondisi yang benar benar aman, damai, sentosa dan neyenangkan. Semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.