MARI MENDEKAT KEPADA ALLAH SWT

Zaman akhir memang banyak sekali godaan hidup, apakah itu yang mengarah kepada pencarian rizki secara tidak halal tetapi menggiuyurkan, apakah itu melakukan kemaksiatan tetapi menyenangkan, ataukah meninggalkan kewajiban tetapi mengasyikkan.  Tetapi kalau dinalar semua itu merupakan  bujukan setan semata yang kalau kita mampu mengendalikannya dengan akal dan hati kita, pastinya semua akan nampak aslinya, yakni sesuatu yang justru menjijikkan dan mengancam diri kita.

Hanya mereka yang dikuasai hawa nafsunyalah yang akan  tergoda untuk melakukan hal hal  tidak baik yang seoalh menjanjikan tersebut.  Karena itu marti kita manfaatkan karunia akal yang diberikan oleh Allah swt, dan ikuiti perintah Nya agar kita mampu menggunakan akal untuk menyaring dan memutuskan berbagai hal yang akan kita jalani.  Semua itu dimaksudkan agar kita  selamat dalam mengarungi hidup di dunia ini dan tidak terkalahkan oleh setan yang memang diciptakan untuk menjadi musuh abadi kita.

Kita juga dapat merasakan denyut nadinya masyarakat zaman now yang seolah selalu ingin mengajak kepada jauh darui Tuhan dan menuruti hawa nafsu setaniyah.  Bagaimana tidak kalau  seluruh kehidupan di sekitar kita sudah tidak lagi mengindahkan nilai nilai agama yang dibawa oleh Rasul dan diganti dengan pernak pernik kehidupan yang mengarah kepada hawa nafsu dan kesenangan jasadi.  Bahkan sejak kita keluar dari pintu rumah yang kita saksikan ialah hal hal yang mengajak dan  melambaikan tangannya untuk kita ikut dalam  irama mereka.

Bahkan juga  apapun yang sudah berada di rumah kita juga sudah dimasuki pernak pernik kehidupan yang tidfak sehat.  Coba lihatlah acara acara di televisi yang sudah sedemikian merusak akhlak anak anak dengan suguhan yang sama sekali tidak mendidik.  Kalaupun beberapa stasiun televisi saat ini sudah memprogramkan dan menayangkan pegajian, namun itupun penuh dengan intrik yang sama sekali tidka mendidik.

Lantas apa yang dapat kita harapkan dari kehidupan ini? Apakah kita harus menyingkir dan memberikan kesempatan kepada para penghamba hawa nafsu utnuk menguasainya ataukah kita memberontak dan melawan semua  yang mengarah kepada jauhnya keimanan kita.  Tentu jawabannya tidak bisa begitu saja hitam atau putyih, melainkan kita harus  lakukan penelaahan terlebih dahulu dan kita lihat situasi dan kondisinya, baru kemudian kita akan mampu menetapkan langkah mongkrit dan nyata kita.

Ada kalanya kita memang harus melawan semua itu dengan segenap kekuatan yang masih tersisa pada diri kita, teruitama melalui pendidikan rumah kita kepada anak anak kita agar mereka mempunyai benteng yang kokoh terlebih dahulu, kemudian kita akan melangkahkan kaki keluar rumah untuk menolong para tetangga kita yang masih asyik dengan dosa dosa mereka, dan begitu seterusnya kepada masyarakat secara luas untuk menyelamatkan mereka dari api neraka melalui  penjuhan kepada kemaksiatan.

Namun suatu saat ada kalanya pula kita harus menyingkir sementara untuk mengjhindari benturan yang sangat keras dengan segala macam  kemaksiatan yang kita perkirakan tidak akan mampu kita  lawan.  Untuk itu memang diperlukan strategis yang tepat untuk mensiasati hal tersebut sehingga kita pada akhirnya akan memenangkan pertarungan tersebut dengan tetap menjaga keutuhan ukhuwah kita dengan smeua pihak.

Secara umum ada beberap cara untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan menjayhkan diri dari segala kemaksiatan yang selalu menggoda kita, yakni:

  1. Menjalankan ibadah shalat dengan sungguh sungguh yakni menikmatinya  melalui pemahaman dan kesadaran penuh pada saat menjalaninya.  Dengan memperhatikan semua yang kita ucapkan, tentunya kita akan semakin menyadari bahwa hanya Allah lah yang memang sepantasnya kita Tuhankan dan  sembah, karena hanya Tuhan sajalah yang Maha Kuasa dan Menentuukan segalanya.  Karena itu tidak ada alasan bagi kita untuk menjauh dari Nya, bahkan  kalau perlu kitanharus selalu menyebut nama Nya agar kita tidak akan pernah terpurtus berkomunikasi dengan Nya.  Seluruh ucapan dalam shalat adalah pengakuan tentang kemaha Kuasaan Nya dan sekaligus permohonan yang tulus untuk kesejahteraan, keselamatan dan juga kesehatan kita.
  2. Membaca kita suci alquran. Sebagaimana kita tahu bahwa alquran sebagai kalamullah dan pedoman bagi kita, terkadang terabaikan oleh umatnya sendiri dan tidak pernah disentuh untuk dikaji dan baca. Itulah mengapa kemudian banyak diantara umat muslim yang semakin jauh kepada Tuhan, karena sama sekali tidak terbantu dengan mengingat dan menyadarkan kita  melalu ayat ayat  kitab suci tersebut.  Jika  ayat ayat alquran kita  kaji dan pelajri, pastilah kita akan mendapatkan  kepuasan dan ketenangan darinya dan itu juga sekaligus  memudahkan dan mengarahkan kita untuk senantiasa mendekat kepada sang Pencipta yang maha segalanya.
  3. Dzikir atau ingat kepada Allah swt.  Dengan selalu berdzikir kita akan diberikan kesejukan jiwa dan ketenanagn hati serta pikiran.  Dengan demikian berdzikir tersebut merupakan salah satu pioranti untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, karena dzikir itu sendiri ialah mengingat kepada Tuhan.  Mengingat akan segala nikmat yang telah dicurahkan kepada kita selam 24 jam non stop setiap harinya gratis tenpa harus membayar apapun
  4. Bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah swt kepada kita. Dengan bersyukur itu artinya kita menyatakan  dengan kesadaran penuh bahwa kita telah diberikan  kerunia yang begiortu  besar dan tidak ada kata lain terkecuali kita memang harus mengungkapkannya melalui pelaksanaan kewajiban kita kepada Nya. Bersyukur itu berarti pengakuan atas kehebatan Tuhan dan kelemahan kita sebagai makhluk Nya  dengan selalu mensyukuri apapun nikmat yang diberikan kepada kita, sesungguhnya kita sudah melatyih diri untuk terus dekat kepada Allah swt dan menjauh dari godaan setan dan iblis yang memang menjadi musuh kita.
  5. Kita tahu bawh bersilatuiurahim itu disamping akan memperpanjang usia juga akan mendatangkan rizki. Jika kita meyakininya maka kita sudah satu langkah untuk mendekat kepada Tuhan, sebab dengan bersilatuurahim tersebut kita juga akan terus diingatkan bahwa kita diberiikan kesenangan dan  kesejahteraa yang  sangat banyak.  Hal tersebut dapat kita ambil dari pertemuan yang sering kita lakukan dan kita sekaligus juga menyaksikan  kawan kawan kita yangb kita datangi.  Betapa mereka dapat hidup dengan damai dan sukses dengan ijin Allah swt.  Karena itu jika kita sering bersilaturrahim dapat dipastikan kita akan lebih dekat kepada Tuhan.

Demikianlah beberapa hal yang dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah swt, meskipun itu tidak mutlak, namun setidaknya  akan mempermudah dan  mempercepat  perolehan  niat yang kita tancapkan dalam hati kita.  Dengan selalu menjaga diri dari perbuatan dosa dan mengkonsumsi sesuatu yang dilarang, maka  sangat mungkin kita akan dijaga oleh Tuhan dari mengenang dan menyebut asma Nya.  Dan hal tersebut merupakan modal yang kuat untuk senantiasa dekat dengan  Tuhan Yang Maha Segalanya.

Dengan selalu dekat kepada Allah tentu kita secara otomatis akan dijaga Nya  dari seluruh perbuartan buruk dan dengan demikian pula bahwa kita sudah  melakukan usaha untuk menjaga diri kita terjauhkan dari  siksaan api neraka.  Mudah mudahan kita memang dapat melakukan pendekatan kepada Allah melalui beberapa cara sebagaiman telah disebutkan di atas, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.