RAKERNAS KEMENAG-2

Sebagaimana kita tahu bahwa hingga saat ini rapat kerja nasional kementeran agama RI masih berlangsung dan ini merupakan hari terakhirnya, namun sesungguhnya masih banyak PR yang masih harus dicermati dan ditindak lanjuti sehingga akan benar benar terjabarkan sedemikian rupa  dan menjadi  program yang dapat diandalkan. Program directing yang dicanangkan oleh menteri sendiri sebagaimana  disampaikan dalam pembukaan rakernas yang jumlahnya sebelas, baru disampaikan lima dalam tulisan kemain, sehingga masih ada sebelas lainnya yang belum disampaikan.

Untuk itu dalam kesempatan kali ini saya akan meneruskan menyampaikan  program berikutnya sehingga menjadi kesatuan yang utuh sebagaimana diharapkan, dan seluruh aparatur kementerian agama sudah seharusnya me nindak lanjutinya dengan serius  sehingga akan menjadi sbeuah kenyataan dan bermanfaat bagi masyarakat secara umum.  Untuk itulah kelanjutannya dapat disimak sebagai berikut:

  1. NGOPI atau ngobrol tentang pendidikan Islam. Sebagaimana kita tahu bahwa salah satu  garapan terbesar kementerian agama ialah tentang pendidikan Islam yang  tidak saja meliputi pendidikan dasar dan menengah, melainkan juga termasuk pendidikan tinggi dan juga    Dengan demikian diperlukan secara terus menerus agar semuanya dapat berlangsung dengan sangat baik dan sekaligus juga terus berkembang sejalan dengan perkembangan dunia itu sendiri.  Untuk saat ini kita harus jujur mengatakan bahwa  masih  banyak kekurangan yang dialami oleh pendidikan kita, termasuk pendidikana gingginya, jika dibandingkan dengan perguruan tinggi lainnya, apalagi kalau ditengok pendidikan di luar negeri.  Dengan program ngopi tersebut diharapkan akan  didapatkan berbagai masukan positif yang dapat dijadikan ebagai wahana untuk memacu agar pendidikan kita  dapat lebih  memajukan dan meningkakan kualitasnya.  Sudah barang tengtu  harapan tersebut akan terwujud jika seluruh komponen yang terkait saling membangtu dan melakukan usaha nyata untuk memenuhi keinginan tersebut.
  2. NGAJI atau ngobrol tentang persoalan haji. Kita tentunya juga memahami bahwa gtugas pokok lainnya yang diamanatkan kepada kementerian agama ialah menyelenggarakan  haji, yang ditungtut untuk selalu meninbkatkan pelayanannya.  Meskkpun  untuk beberapa tahun terakir ini  masyarakat sudah merasakan peninkatan layanan haji, baik saat masih di tanah air maupun selama ditanah suci, namjun tengu masih ada berbagai ceah titik kelemahan yang dirasakan.  Nah, karena itu  masih dibutuhkan masukan dan kritik membangun  dari seluruh masyarakat untuk perbaikan layanan dan penyediaan fasilitas kelengkapannya.  Untuk itulah dibutuhkan ngobrol bersama  dengan berbagai kalangan untuk membincankan persoalan haji.  Kita juga tidak menutup mata tentang adanya berbagai keluhan dari jamaah yang selalu dikejar oleh para mafia, baik enang dam agtaupun tentag badal haji dan lainnya.  Nah berbagai persoalan tersebutlah yang  diharapkan aka nada masukan yang terbaik untuk menghilangkan praktek tidak bagus tersebut.
  3. BERKAH atau belajar tentang rahasia nikah. Kita juga tahu bahwa salah satu tugas  kementerian agama, dan lebih khusus lagi ialah direktorat bimbingan masyarakat Islam ialah meberikan bimbingan kepada masyarakat tentang bagaimana membengtuk  keluarga yang  sakinah, mawaddah dan rahmah melalui pernikahan.  Karena itu  diperlukan program untuk pemberian penyuluhan kepada masyarakat  agar mereka mampu belajar untuk  mengetahui rahasia nikah itu sendiri sebelum pernikahan.  Pernikahan itu sendiri merupakan sebuah ikatan yang sangat kuat dan dari situlah kemudian akan diharapkan lahir generasi yang kuat dan tangguh dalam segala hal. Para  calon yang akan menikah sebaiknya memang mengetahui rahasia nikah agar pada saatnya pernikahannya akan awet dan sekaligus menjadi keluarga ideal yang mampu melahirkan generasi yang memang diharapkan, dan terhindarkan dari kemungkinan  rusaknya tumah tangga dan segala hal yang  justru akan memicu keretakan dalam kehdupannya.
  4. Bina kawasan dan kunjung guru. Kita semua tahu bahwa kementerian agama itu  merupakan satker terbesar dalam keseluruhan cabinet kerja saat ini, sehingga memerlukan perhatian secara khusus untuk dapat tetap menjaga kondisi yang selama ini sudah kondusif.  Karena itu diperlukan pembinaan yang terus menerus, kepada para  aparaturnya  dan lebih lebih karena kementerian agama mempunyai tugas berat untuk kerukunan umat secara menyeluruh, maka pembinaan kepada umat, terutama di kawasan yang dianggap potensial untuk terjadinya konflik, amat diperlukan dan bahkan harus dilakukan dengan penuh perencanaan dan keseriusan pelaksanaannya.  Kita juga sangat paham  bahwa banyak guru di kalangan madraah dan [ondok pesantren yang memanag berada di dalam wilayah kementerian agama yang masih sangat membutuhkan pem inaan dan perhagian dari pemerintah dalam hal ini kementerian agama, karena beberapa alasan klasik yang hingga saat ini belum dapat diatasi, semacam  honor yang sangat minim dan kesejahteraan secara umum juga  masih berada di bawah standar.  Namun ada yang membanggakan bahwa ketulusan mereka dalam menjalankan tugas begitu hebat sehingga  sampai saat ini masih dapat bertahan.
  5. Mengaji (mengasah jati diri) Indonesia. Program ini me jadi sangat penging mengingat bahwa masih banyak diantara umat yang ada di negeri ini yang masih ingin berbuat sesuatu yang lain dari yang sudah ditetapkan oleh para pendiri negeri ini, termasuk para ulama. Masih banyak orang yang belum mengetahui jari dirinya sendiri bahwa mereka sesungguhnya dilahirkan di negeri ini, dibesarkan dan dididik serta mendapatkan berbagai fasilitas juga di negeri ini, bahkan menghirup udara juga selalu ditanah air ini.  Lalu kenapa merka mempunhyai pikiran untuk mengubah negeri ini menjadi seperti keinginan mereka?  Lantas mana rasa syukurnya kepada Tuhan yang telah memberikan segalanya di nebgeri ini?.  Jati diri sebagai bangsa Indonesia yang juga sebagai seorang yang beragama sangat perlu diketahui dan disadari agar tindakan dan seluruh pemikirannya akan tetap terararh untuk memelihara kebajaikan yang ada dan memperbaiki  yang dirasa kurang bagus.  Sesungguhnya tugas untuk mengasah diri tersebut bukan hanya terhadap seluruh ASN kementerian gama, me,ainkan juga kepada seluruh anak anak bangsa,  Untuk itulah kita harus mengajak kepada seluruh anak bangsa untuk selalu meningkatkan wawsaannya  terhadap  keberadaan dirinya di negeri ini dan sekaligus juga wawasannya terhadap agama yang dipeluknya, sehingga akan terjadi pengetahuan yang luas daan mendalam.
  6. Halal Indonesia. Kita juga sudah mempunyai undang undang nomor 33 tahun 2014 tentang  jaminan produk halal, yang pada saatnya nanti, yakni pada tahun 2019 akan brlaku efektif dan mengharuskan seluruh produk, baik makanan, minuman,  maupun kosmetika yang beredar di Indonesia harus mendapatkan label halal dari negara, dalam hal ini BPJPH yang selalu bekerjasama dengan MUI.  Pada saat ini kita merasakan betapa sulitnya unguk mendapatkan  makanan dan minuman yang benar benar halal di berbagai kota besar, karena sudah banyak  produk yang ternyata  tidak halal, karena adanya campiran bahan yang memang dharamkan. Nah, ke depan kita  diharapkan akan sngat mudah untuk mendapatkan roduk halal tersebut karena  dengan berlakukan undang undang ini.  Nah, undang undang tersebut ternyata mengamanahkan kepercayaan tersebut kepada kementerian agama, yang kemudian saat ini sudah terbentuk BPJKH yang  akan menangani persoalan tersebut.  Namun sayangnya memang masih banyak pihak yang belum menyadarinya, termasuk  warga kementerian agama sendiri, sehingga diperlukan penyadaran kepada seluruh ASN kementerian agama untuk ikut mendukung kelancaran dan kerja dari BOJPH tersebut, termasuk anggaran dan fasilitas yang dibutuhkan.  Saat ini juga dibutuhkana peran perguruan tinggia keagamaan untuk mendukung dengaan mengusahakan terbentuknya LPH untuk mendukung kerja BPJPH tersebut.  Kita berharap pada saatnya nanti  lembaga ini memang  akan menjadi lembaga yang dapat meme nuhi harapan umat melalui kinerjanya yang bagus.

Demikianlah beberapa program directing menteri yang diapparkan pada saat pembukaan rakernas  kementerian agama  dan doharapkan sleuruh warga kementerian akan mendukung dan melaksanakannya sesuai dengan kondisi masing masing.  Semoga semua harapan tersebut akan dapat direalisasikan dengan baik dan dengan penuh pengabdian. Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.