MENEMUKAN IDE

Jika ada orang yang akan memulai  menulis dan ingin menuliskan kata pertama kesulitan, maka itu merupakan hal yang wajar, karena kalua belum terbiasa, maka pemilihan kata itu saja sudah akan sulit, apalagi kalau kemudian harus merampungkan tulisan dalam satu kalai majlis. Namun jika sudah terbiasa, maka apapun kata yang dituangkan, pasti akan dapat diteruskan dengan kalimat berikutnya dan terasa enteng.  Ini merupakan sebuah kenyataan yang menimpa  semua orang, karena kebiasaan itu  merupakan senjata yang ampuh dalam  segala sesuatu.

Kalaupun ada orang sangat brilian dan cerdas, namun belum pernah mengalami sesuatu, maka pada awalnya juga akan mengalami kesulitan tersendiri, mungkin penyesuaiannya saja yang lebih cepat atau mungkin  adaptasinya  tidak emmbutuhkan waktu yang lama dan lainnya.   Sesungguhnya  ketrampilan menulis itu tidak membutuhkan kecerdasan yang lebih, melainkan hanya kebiasaan saja dan  setelah itu banyak membaca, sehingga  akan banyak pengalaman di dalam pikirannya yang dengan mudah kemudian diwujudkan dalam tulisannya.

Jadi sangat  erat hubungan antara pengalaman, baik dalam menulis itu sendiri maupun dalam membaca dengan dunia tulis menulis.  Orang yang menulis itu patinya harus membaca, dan akan sulit bahkan dibayangkan pun akan tetap sulit jika tanpa membaca, orang akan mampu menulis.  Namun pengertian membaca itu bukan dalam arti membaca buku sebagaimana kita ketahui, melainkan juga membaca alam sekitar dan termasuk juga membaca  semua tulisan  dan buku tentunya.

Sebab menulis itu hakekatnya ialah melukiskan kembali pengalaman membaca kita ke dalam kertas atau computer dengan sedikit varisi dan  gaya kita dalam menuliskan.  Jadi semakin orang banyak pengalaman dalam membaca, maka akan semakin mudah untuk menulis dan sebaliknya semakin orang tidak mau membaca maka akan semakin sulit untuk menulis.  Dengan demikian penemuan ide itu juga dari pengalaman dan membaca dan bukan dengan hanya duduk semata.

Merenung saja tanpa ada pengalaman membaca atau menyaksikan alam sekitar juga akan sulit menemukan ide yang akan dijadikan sebagai bahan tulisan. Namun jika kita sudah kaya dengan pengalaman, apapun bentuk pengalaman tersebut, lalu direnungkan, kemungkinan besar akan muncul ide bagus untuk menjadi tema tulisan atau sekedar inspirasi untuk dikembangkan dalam tulisan dan lainnya.

Di dunia ini kita masih menemukan  sekian banyaknya orang yang masih kesulitan untuk menuangkan gagasannya dalam bentuk tulisan.  Hal etrsebut disebabkan oleh beberapa alas an, yang antara lain karena tidak membiasakan diri untuk menulis atau karena disebabkan oleh miskinnya  ide untuk dijadikan inspirasi  dalam mengembangkan tulisan ataupun  mungkin memang tidak mempunyain pengalaman apapun  yang dapat ditulis dalam  gagsannya.

Kenyataannya banyak orang yang sesungguhnya pandai dan cerdas dalam dunia bicara, namun akan sangat merasakan kesulitan ketika harus menuliskannya.  Karena itu  menulis memang harus dimulai meskipun dengan keterpaksaan dan meskipun mungkin masih sulit untuk diiukuti jalan ceritanya.  Namun jika hal tersebut tidak dimulai dan tidak diberanikan, akan selamanya  menjadi tetap tidak mampu menulis.

Pada awalnya mungkin tulisan kita sangat jelek dan sangat sulit untuk dipahami oleh pembacanya. Namun biarlah itu terjadi, asalkan tidak jera dan tetap memberanikan diri tetap menulis, insya Allah pada saatnya nanti kita akan dapat menemukan kalimat yang mudah dan orang lain pun juga akan semakin mampu memahami jalan pikiran tulisan kita tersebut.  Tidak ada kesuksesan yang didapat dengan  seketika, melainkan  tetap melalui proses yang terkadang  harus menghabiskan energy terlebih dahulu.

Barangkali dapat dimulai denagn menirukan  pembicaraan kita seharui hari dengan kawan kita atau dengan keluarga kita, lalu setelah jadi, kemudian kita coba untuk kita baca dan pahami tulisan tersebut dalam sebuah dialog.  Mungkin saja masih  akan ditemukan kejanggalan kejanggalannya, namun  semakin lama kita menulis dan mencoba untuk mengevaluasi diri, pastinya kita akan menemukan sesuatu yang kita cari dan dengan sendirinya  tuylisan kita akan semakin membaik dan mdah diikuti oleh pembaca.

Kita harus yakin bahwa apapun yang kita inginkan ketika kita upayakan dengan kesungguhan dan niat yang kuat, pastinya akan dapat kita raih.  Kalau ada keraguan di awal memulai maka itu sebuah kewajaran yang tidak boleh menghalangi kita untuk berhenti menulis.  Kalau tekat kita sudah bulat untuk menulis, maka halangan apapun harus tetap diterjang seberat apapun, karena  ketika kita ingina sukses dalam apapun, maka kita harus tertus maju terlepas apapun rintangannya.

Kalau kita kita tidak  berputus asa atau tidak menyerah sebelum sukses, maka  kita pasti akan mendapatkan raihan yang maksimal sebagaimana kita inginkan. Apalagi kalau hanya sekedar menulis yang mudah untuk dilihat dan dibuktikan.  Kita tahu bahwa menulis itu bukanlah sebuah rahasia yang sulit untuk didapatkan, namun memang bukan merupakan sesuatu yang mudah, terkecuali kita memang berkesungguhan dalam niat dan usaha.

Nah, untuk menulis itu memang dibtuhkan ide dasar dan inspirasi jalan cerita  sehingga tulisan yang kita buat itu ada maksuda dan tujuannya, sehingga alur ceritanya dapat diikuti dengan mudah. Ide dan alur cerita tersebut akan dapat dikembangkan sendiri dengan mengembangkan imajinasi kita sesuai dengan  keinginan kita.  Sudah barang tentu juga harus disesuaikan dengan ide dasarnya agar tidak menyimpang dari tujuan akhir ceritanya.

Oleh kerena itu memang dibutuhkan ide dasar terlebih dahulu sebelum memulai menulis, lalu juga dilengkapi dengan jalan ceritanya  sehingga lengkaplah tulisan kita tersebut.  Ide itulah yang akan menuntun kita dalam menggoreskan pena ke dalam bentuk tulisan. Apapaun pengembangan tulisan kita tersebut, namun yang terpenting masih terkait dan menyambung dengan ide dasarnya tersebut sehingga endanignya masih sama dan akan menemukan titik temu yang manis.

Terkadang kita menemukan  orang yang karena keasyikan menuliskan cerita, lalu lupa dengan ide dasarnya sehingga ceritanya tidak menyambung, dan itu pasti merupakan sebuah kegagalan untuk  menyampaikan ide yang ingin disampaikan kepada pembacanya.  Untuk itu sekali lagi  menulis itu memang membutuhkan konsentrasi tujuan awal sehingga kalaupun kita kembangkan imajinasi kita sedemikian rupa, namun pada akhirnya tetap akan menyambung dengan ide utamanya.

Menemukan ide utama ituilah yang menjadi persoalan utama kita  dalam menulis, dan sekali lagi itu dapat ditemukan jika kita sering membaca dan mengamati alam semsta, karena dari sanalah kita akan dapat menangkap sebuah iode yang dapat kita susun sebagai sebuah cerita untuk dijadikan sebuah sarana menyampaikan  gagasan yang baik yang kita ingin  berikan kepada sesama, terutama para pembaca tulisan kita.

Untukmitu jika kita menginginkan untuk selalu mendapatkan ide segar yang dapat dijadikan sarana untuk menyalurkan aspirasi kita, maka jangan pernah lupa untuk membaca dan membaca, apapun yang dapat kit abaca.  Atau tanggaplah terhadap segala gejala dan peristiwa yang kita alami atau orang lain alami sehingga dari sana juga akan muncul sebuah gagasan yang bagus untuk kita jadikan  sebagai ide ddasar dalam  jalan cerita yang akan kita rangkai sendiri dengan mengandalkan pesan yang sengaja kita sampaikan melalui tulisan tersebut.  Semoga kita akan mendapatkannya dengan mudah amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.