MERENCANAKAN KEGIATAN ALUMNI

Sebuah almamater tentu akan sangat mempengaruhi sepak terjang  para alumninya, kalaupun tidak seutuhanya, tetapi pasti akan ada  dampak yang ditunjukannya.  Biasnya  orang dikatakan sebagai  alumni  itu jika telah menyelesaikan  sesuatu pembelajaran, baik formal maupun tidak formal.  Sebagai contohnya ialah jika  dikatakan sebagai alumni dari sebuah sekolah formal, maka dia telah menyelesaikan pembelajaran di  lembaga tersebut, semacam madrasah ataupun jika itu lembaga non formal juga telah  patut menyelesaikan pembelajaran di pesantren misalnya.

Kita tahu bahwa pesantren itu ada yang menyelenggaraklan pengkajian kita tertentu dalam waktu tertentu saja, seperti mengkaji kitab di bulan suci Ramadlan, dan setelah itu para santri pulang kampung, dan pada saat Ramadlan berikutnya datang lagi untuk mengkaji kitab yang lain. Nmaun juga ada yang menetap untuk beebrapa tahun untuk mendalami dan mengaji kepada seorang kiyai tentang beberapa kitab  dan mungkin juga untuk mendapatkan ijzah tertentu atau lainnya.

Nah, biasanya  yang  akan emndapatkan  sebuatn sebagai alumni ialah yang telah menetap untuk beberapa tahun di pesantren tersebut dan jika hanya satu bulan sesungguhnya juga boleh disebut sebagai aluni, tetapi rasanya kurang tepat karena  hanya  mengkaji kitab secara  tabarrukan saja.  Hanya saja kelau kemudian tetap disebut sebagai santri yang alumni juga tidak salah karena memang  benar benar  pernah ngaji dan nyantri di sebuah pesantren tersebut.

Mungkin tidak terlalu penting untuk membahsa tentang siapa itu alumni karena yang terpenting justru bagaimana memberdayakan alumni tersebut agar mampu berkiprah dan membawa nama baik pesantren atau almamaternya. Sudah banyak  arganisasi alumni yang dibuat dan hidup sehingga mampu membantu almamaternya untuk  mengembangkan diri, tetapi ada pula yang belum berkiprah sehingga kalaupun almamaternya sesungguhnya bear dan potensial,  akan tetapi masih belum banyak dikenal oleh masyarakat luas.

Karena itulah barangkali sangat perlu untuk menghidupkan  organisasi alumni tersebut, lebih lebih jika para alumni tersebut merupakan santri yang tidak akan dapat lepas dari keterikatan dengan pesantren dan kiyainya. Lantas bagaimana mungkin kalau para alumni sudah berkiprah banyak di luiar pesantren tetapi pesantrennya sendiri masih  tertinggal dan tidak dikenal oleh masyarakat banyak?  Tentu harus ada gerakan yang dapat menggugah seluruh  alumni untuk  membawa nama almamaternya.

Mungkin tidak harus  langsung melakukan e=berbagain kegiatan yang tentu akan sangat berat, karena bagaimanapun untuk emmulai sesuatu itu membutuhkan  kesungguhan dan juga supporting dana yang akan menjadi andalan kegiatan.  Untuk itulah cukup dimulai dengan kegiatan yang murah meriah, namun dapat menghasilkan  yang nyata. Syukur syukur  kemudian dapat ditingkatkan dan  dilakukan terobosan yang dengan cepat dapat mengangkat nama almamaternya.

Untuk itu ada beberapa kegiatan yang dapat dilakukan oleh organisasi alumni tersebut dalam memulai kiprahnya untuk mengharumkan nama almamaternya dan mengangkatnya ke level yang  memungkinkan  dengan mudah dikenal oleh masyarakat luas, sebagai berikut:

  1. Mendata alumni yang ada dan memungkinkan, karena dengan data yang akurat tentang  alumni, mengenai jumlah, nama, alamat, aktifitas keseharian, kontak person dan hal hal lain yang terkait dengan alumni, para pengurus organisasi tersebut akan mudah untuk  mengkoordinasikan dan melakukan  kerja yang melibatkan para alumni. Tentu pendataan tersebut tidak harus ekali sempurna, karena  untuk hal tersebut dibutuhkan sebuah proses panjang yang disebakan  setelah sekian tahun tidak digarap atau tidak ada keterangannya.  Dengan pendataan para alumni tersebut tentu akan sangat membantu kerja pengurus alumni untuk melakukan berbagai kegiatan yang terkait dengan alumni.
  2. Menyelenggarakan konsolidasi dengan seluruh pengurus yang tentu harus  dilakukan keterwakilan daerah dimana  ada alumni berdomisili.  Konsolidasi tersebut akan sangat penting dan menentukan langkah langkah  apa yang akan dilakukan di kemudian hari. Nelalui konsolidasi tersebut juga sekaligus dapat direncanakan kegiatan apa yang memungkinkan dilakukan di daerah tersebut atau mungkin gabungan dengan beberapa daerah yang terdekat.

Barangkali sangat epnting untuk memulai kegiatan dengan melakukan diskusi  untuk mengkaji sesuatu yang  sedang  dibicarakan oleh masyarakat, lalu diberikan solusi terbaiknya dengan beberapa lternatifnya.  Jika  alumni tesebut ialah pesantren, akan lebih baik kalau dilakukan semacam bahtsul masail terhadap isu isu aktual yang sedang  ada di amsyarakat.  Hanya saja bukan sekdar itu, melainkan harus ada tindak lanjutnya, yakni disebarkan ke masyarakat, melalui  cetakan sehingga tidak akan mudah hilang.

  1. Kegiatan lainnya yang mungkin dapat dijalankan ialah melaksanakan semacam reuni  yang tidak menyeluruh, mungkin dpaat dilakukan  per angkatan atau kalau dalam sebauah pesantren yang banyak lembaganya, juga antara lembaga dan lainnya.  Hal tersebut dimaksudkan untuk lebih mengakrabkan diantara para alumni dan sekaligus juga  untuk menyempurnakan data alumni yang belum lengkap.

Barangkali  kalau hal hal tersebut dapat dilaksanakan kiranya sudah cukup bagus dan maksimal.  Jangan sampai terlalu banyak keinginan yang semuanya tidak berjalan, atau berjalan di awal dan selanjutnya  mandeg lagi.  Hal terpenting ialah bagaimana seluruh pengurus menyatu dalam berkhidmah untuk almamater dan mau mengusahakan dan meluangkan sedikit waktu untuk mengurusi  organisasi laumni tersebut.

Mungkin kalau semuanya berjalan dengan bagus, pada saatnya nanti dapat digerakkan  amal jariyah untuk membangun sebuah bangunan monumental di  lokasi alamater, sehingga ada kenangan manis yang dapat dijadikan sebagai tonggak pengingat dan sekaligus juga memberikan  peringatan kepada mereka yang belum menjadi alumni untuk  mau berkiprah dan membesarkan almamaternya.  Namun itu tidak perlu dipikirkan saat awal, karena  justru akan menjadi beban tersendiri yang mungkin akan menghambat dan menyurutkan semangat para alumni.

Mungkin  akan muncul banyak usulan tentang apa saja yang perlu dilakukan oleh pengurus alumni, namun sekali lagi sebaiknya untuk pertama kali lebih menitik beratkan kepada persoalan konsolidasi  dan pembentukan kelompok alumni di daerah sehingga akan memudahkan untuk berkomunikasi.  Kalau dalam tahun pertama  kelompok kelompok tersebut sudah terbentuk dan diminta untuk dilakukan pertemuan sebulan sekali mungkin dengan berdiskusi  atau fokus kepada kajian terhadap sebuah isu menarik mislanya, maka itu sudah  sangat luar biasa bagus.

Sebaiknya memang tidak memandang  apalagi membandingkan dengan  organisasi alumni yang sudah mapan dan para anggotanya sudah berhasil menduduki posisi startegis di negeri ini atau mungkin banyak yang sukses emnjadi pengusaha.  Cukuplah  mengukur dengan  diri sendiri, apalagi  untuk mengawali sebuah kegiatan itu dibutuhkan perhatian dan konsentarsi penuh.  Dengan demikian aklau para pengurus  mau menyediakan sedikit waktunya untuk perhatian tentu sudah cukup bagus.

Barangkali dapat dismpaikan di sini bahwa rencana program yang akan dilaksanakans ebagai bentuknyata dari program ialah hal hal yang menurut prediksi akan dapat berjalan terus dan awet serta menghasilkan sesuatu yang dapat dibanggakan.  Tentu para pengurus  lebih tahu tentang jensi kegiatan yang dimaksudkan, karena kalau keinginan untuk mengadakan kegiatan tersebut hanya mengikuti emosi sesaat, yakinlah bahwa itu smeua tidak akan berjalan dan bertahan lama.

 

 

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.