AGUSTUS YANG SARAT DENGAN AGENDA PENTING

Peringatan hari  lahir bangsa kita tentu merupakan hal utama  setiap Agustus datang, namun dikalangan perguruan tinggi Agustus juga merupakan bulan sibuk, karena di situlah para mahasiswa baru datang begabung untuk studi yang tentu tidak boleh diabaikan.  Namun bagi saya pribadi Agustus kali ini ternyata  masih ditambah dengan berbagai agenda penting, yang sifatnya  keluarga.  Dua atau bahkan tiga agenda tersebut ialah mantenan keponakan yang memang sudah tidak mempunyai ayah, dan sayalah yang menggantikannya selalu omnya.

Ketiganya ialah peringatan seratus hari ibu saya yang tentu juga harus dipersiapkan dengan baik agar  dapat ebrjalan dengan baik pula.  Mungkin bagi orang lain akan bertanya tanya mengapa harus serepot itu untuk mengdakan peringatan seratus hari ibu, namun untuk saya ini menjadi sangat penting karena  ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan.  Agenda ketiganya ialah  “ngapati” calon cucu yang  menurut  tradisi dilaksanakan untuk keselamatan dan kebrkahan.

Tentu semua itu  harus dilakukan dengan persiapan yang matang, terutama  tentang ‘Mbancaki” keselamatan calon cucu tersebut, karena ini memang yang pertama.  Untuk yang terakhir ini mungkin diantara  pihak ada yang mempertanyakannya, karena di zaman modern seeprti saat ini kenapa masih ada tradisi selamatan tersebut.  Namun sekali lagi  itu merupakan usaha dan permohonan  kepada Tuhan agar semuanya berjalan sebagaimana mestinya.

Kedatangan para mahasiswa baru yang kali ini jumlahnya masih  sama demngan taun yang lalu, yakni sekitar tiga ribu delapan ratusan tentu merupakan persoalan tersendiri, karena persoalan sarana prsarana yang dimiliki oleh UIN Walisongo  belum  mencukupi untuk menampung keseluruhan.  Karena itu  untuk semester ini  kemungkinan besar ada yang melaksanakan kuliahnya hingga malam hari, dan itu membutuhkan persiapan yang cukup matang, termasuk mengkondisikan dosen dan tenaga kependidikannya.

Sesungguhnya kuliah di malam hari itu tidak menjadi persoalan, jika  kondisinya sudah terbiasa, karena di beberapa kampus di luar negeri juga sering bahkan secara rutin ada perkuliahan yang diselenggarakan pada malam hari, karena dianggap tenang dan suasananya mendukung untuk sebuah perkuliahan.  Hanya saja untuk di kita masih ada sedikit kendala, termasuk kendala tempat dan tenaga SDMnya.  Untuk itu sekali lagi  dalam mempersiapkan semua itu diperlukan sebuah rencana yang cukup matang.

Kampus UIN Walisongo memang sedang berbenah diri menuju  kampus yang  ideal, karena itu  semuanya diharapkan dapat memaklumninya dan  sekaligus  juga  mendukung semua rencana yang sudah berjalan dalam proses.  Untuk itu jika dalam beberapa hal kita tampak tertinggal oleh kampus lainnya, itu merupakan sebuah konsekwensi logis atas pembenahan etrsebut.  Kita tentu tidak akan mungkin melakukan segala sesuatunya secara bersamaan, terkecuali beberapa hal yang memungkinkan untuk dilakukan.

Biasanya orang hanya  melihat hasil akhir saja, tanpa mempedulikan bagaimana proses yang seharusnya dilalui.  Bagaimana kesulitan yang dihadapi dan bagaimana memecahkan berbagai problem yang muncul.  Terkadang kita sedikit  mengeluh dengan sikap beberapa pihak yang terus menerus  mempertanyakan dan mengkritik semua  yang dilakukan, hanya  dengan melihat keinginan semata. Padahal jika mereka tahu apa yang sedang dihadapi dan bagaimana mencari cara agar semua dapat berjalan dengan baik, tentu mereka tidak akan  mudah untuk melakukan itu.

Berbagai kegiatan yang terkait dengan peningkatan mutu akademik juga terus dijalankan, baik  dengan menyelenggarakan sendiri maupun mendatangi undangan yang terkait.  Mungkin bulan ini memang merupakan bulan yang baik, sehingga berbagai kegiatan dilaksanakan, namun sesunguhnya dapat dimengerti baha bulan  ini perkuliahan biasanya belum dimulai, karena baru akan dimulai pada  September, sehingga para dosen juga sangat memungkinkan untuk mengikutinya tanpa harus mengganggu  perkuliahan.

Termasuk juga kegiatan yang terkait dengan penungkatan pengelolaan  usaha bisnis bagi perguruan tinggi yang sudah BLU.  Ini disebabkan  bulan ini merupakan bulan evaluasi penyerapan anggaran dan evaluasi pendapatn.  Kita tentu tidak akan terpaku pada  bulan  agustus, akan tetapi dalam kenyataannya bulan ini memang dijadikan sebagai tonggak untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan berbagai  program yang telah dicanangkan.  Kita dapat mengerti jika setelah evaluasi dilaksanakan kemudian akan muncul banyak  kegoatan yang harus diselesaikan.

Salah satunya ialah bagaimana kita mampu mempercepat pelaksanaan anggaran dengan membuat peta kegiatan atau metrix sehingga kita akan lebih terkontrol dalam melaksanakan prgraam program yang ada, dan sekaligus mengupayakan percepatannya.  Harapan terakhirnya ialah agar pada bulan  akhir tahun nanti semua program akan telah dilaksanakan dengan tuntas dan  menghasilkan sesuatu yang diharapkan.

Secara terus terang apa yang saya sampaikan emngeai kegiatan yang sifatnya individual atau pribadi sebagaimana tersebut ialah semata mata  untuk menginformasikan bahwa tugas di bulan ini memang snagat berat.  Meskipun demikian bukan berarti tugas  dinas harus ditinggalkan, karena tentu sesuatu yang sifatnya pribadi harus diusahakan bukan pada saat jam tugas dinas.  Namun demikian kita dapat membayangkan bahwa  di bulan ini tentunya tidak ada kesempatan untuk beristirahat dengan sedikit nyaman, karena hari libur justru akan menjadi tumpuan untuk menjalankan kegiatan  pribadi tersebut.

Namun demikian  memang ada kalany hal yang sifatnya pribadi etrsebut  harus dijalankan pada jam kerja, karena terkait dengan  lembaga lain yang sudah merencanakannya.  Kebtulan  agustus ini salah satu anak saya  akan menjalani wisuda di Jakarta, dan kebetulan  dilaksanakan pada tanggal 29 sehingga itu merupakan  hari kerja, karena itu saya  meminta ijin untuk tidak masuk kantor karena ingin mendatangai dan menyaksikan wisuda anak yang tidak mungkin  ditinggalkan.

Sudah barang tentu siapapun pasti akan meminta ijin untuk meninggalkan  kerja demi menyaksikan wisuda anaknya.  Nah, karena kepentingan itulah kiranya dapat dimenefgerti jika pada hari kerja, namun tidak memenuhi pekerjaan.  Itu hanya sekedar untuk menginformasikan betapa banyak hal yang mempengaruhi kinerja kita pada  bulan Agustus ini.  Namun selebihnya  semua kegiatan akan dapat dijalankan dengan baik, karena itulah yang harus kita tunjukkan, demi kebikan kita bersama.

Kalaupun misalnya ada kegiatan yang terpaksa harus tidak dapat dihadiri, namun  sesungguhnya masih ada pejabat yang  dapat menghadirinya, sepeertyi pada saat pembukaan pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan untuk  mahasisa baru misalnya,  karena waktunya bersamaan dengan kepergian saya untuk melakukan rapat evaluasi pelaksanaan SNM PTN dan SBM PTN, maka terpaksa  saya harus tidak dapat menghadirinya, dan baru dapat  menghadiri penutupannya saja.

Namun itu semua   dapat dimengerti karena rapat evaluasi tersebut juga  merupakan hal  penting untuk  mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan nantinya  untuk ditingkatkan pada pelaksanaan tahun depan.  Semua itu  jika  dijalankan dengan sungguh sungguh tentu tidak akan merugikan siapapun, karena  kegiatan yang bareng pun masih dapat dijalankan dengan baik.  Pada prinsipnya sebagaimana disebutkan di atas bahwa biulan ini memang sarat dengan kegiatan, namun itu sangat bagus untukkemanfaatan institusi  yang memang harus terus ditingkatkan.

Mudah mudahan semua yang kita jalankan, termasuk yang menyita banyak waktu, akan memberikan dampak positif bagi semua, baik bagi proibadi, keluarga dan juga institusi.  Kita sadar bahwa  pekerjaan apapun jika kita lakukan dengan  niat yang baik dan untuk kemanfaatan  smeua, pasti akan memberikan  hasil yang baik pula, dan itulah yang sedang kita usahakan.

 

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.