SELAMAT UNTUK INDONESIAKU

Hari ini merupakan hari lahir bangsa Indonesia, karena  hari inilah 72 tahun yang lalu bangsa Indonesia memproklamirkan diri sebagai bangsa yang merdeka, lepas dari cengkeraman penjajah.  Sejak itulah bangsa ini sudah merdeka, meskipun dalam kenyataannya masih harus dijalani dengan penuh resiko berat, termasuk harus berperang melawan sisa sisa penjajah yang  tidak mau mengalah begitu saja.  Bahkan peperangannya justru jauh lebih hebat sehingga  banyakkorban berjatuhan, termausk dari pihak rakyat Indonesia.

Walaupun jalannya masih terseol seok dalam  waktu yang cukup lama, namun akhirnya bangsa ni  dapat melepaskan diri dari semua penjajah dan semua yang menghalanginya.  Tetapi kita  mengerti kalau merdeka itu sungguh  luar biasa sulit, sehingga banyak rintangan, termasuk  dari dalam  yang menginginkan  menguasasi pemerintahan.  Pada saat itu muncullah partai komunis Indonesia yang berusaha  merebut kekuasaan dengan cara paksa dan alhamdu lillah berkat pertolongan Allah swt, akhirnya PKI dapat disingkirkan dan ekmudian ditetapkan sebagai parti yang dilarang di Indonesia.

Memang keberadaan PKI sangat tidak tepat sebab di negeri kita ini  telah disepakati dasar negara Pancasila yang sila pertamana ialah Ketuhanan yang Maha Esa, dan itu sama sekali bertentangan dengan ideologi komunis yang anti Tuhan.  Karena itu larangan tersebut hingga kini harustetap dipertahankan karena kalau diijinkan kebali, pasti akan merusak tatanan negara yang sudah sangat bagus.  Kita tentu sangat menyayangkan adanya ide yang berdasarkan dan mengatas namakan  demi HAM, lalu memunculkan ide semua  boleh ada dan hidup di Indonesia.

Pikiranntersebut tentu  sesat dan menyesatkan, karena HAM itu tidak berdiri sendiri, melainkan haurs dikaitkan dengan masalah lainnya apalagi kalau  kemudian dijadkan tameng untuk memuluskan sesuatu.  Kita loihat misalnya ketika ada seorang membunuh dengan begitu kejamnya kepada pihak lain, lalu pembunuhnya akan dikenakan hukuman mati, mereka yang mengatasnamakan HAM lalu berteriak bahwa hukuman mati itu bertentangan dengan HAM.

Mereka mengklaim bahwa setiap makhluk hidup, termasuk manusia itu mempunyai hak untuk hidup, karena itu hukuman mati bertentangan dengan HAM.  Ni kan merupakan pikiran keblinger, karena  mereka sama sekali tidak melihat kenapa seseorang etrsebut dihukum mati?.  Apakah kalau  dia membunuh dengan begitu kejamnya, bahkan dengan perencanaan yang matang, itu semua tidak lenaggar HAM? Lalu kenapa saat  dia akan dihukum mati baru teriak tentang HAM?.

Selama ini kita meyakini bahwa hukuman pidana itu mempunyai maksud untuk menyelamatkan banyak pihak lainnya, dan karena itu dalam memberikan hukuman pidahanya  seharusnya ada aspek jera di dalamnya.  Alquran bahkan emnjelaskan dengan amblang bahwa hkumnan qishash termausk didalamnya hukuman mati itu sesungguhnya ada kehidupan, yAkni jika  seseornag patas dihukum mati, lalu dilaksanakan, maka itu akan menjadi pelajaran bagi siapapun untuk tidak melakuka hal serupa sehingga nantinya dia aka terkena hukuman matu juga.

Dengan pertimbangan tersebut, aspek jera sudah merasuk di dalam masyarakt, sehingga mereka pasti akan berpikir ulang  untuk tidak melakukan hal hal yang diancam dengan hukuman mati.  Namun sebalinya jika hukuman mati tidak diberlakukan, maka orang tidak akan jera untuk mengulani atau orang lain  aka berani melakukan hal yang sama, karena oh hukumannya tidak mati dan mungkin juga  nantinya dapat dibeli agar bebas setelah beberapa lama, dan begitu seterusnya.

Kembali lagi kepada persoalan aal, bahwa bangsa kita  saat ini sudah cukup berusia, yakni 72 tahun sejak merdeka, tentu  sudah banyak pengalaman yang dijalani sehingga  saat inilah bangsa ini harus mampu mewujudkan cita cita awal meredeka, yakni menjadikan Indonesia sebagai negara maju, makmur, adil dan sleuruh rakyatnya   sejahtera.  Namun untuk mewujudkan hal tersebut tidak mudah, karena mensyaratkan seluruh elemen masyarakat harus bersatu dalam tujuan yang rfelatif sama, bukan malah saling berhadapan atau saling konflik dan lainnya.

Kalau  kita saksikan saat ini, kiranya masih panjang penantian kita untuk melihat apa yang kita inginkan tersebut, sebab persyaratannya  saja belum terpenuhi, dan tampaknya akan  sulit untuk memenuhi syarat tersebut.  Nah, kalau demikian apaka kita tidak perlu mengusahakannya? Atau kita menyerah saja kepada keadaan?  Tentunya tidak, karena kita masih mempunyai tugas dan kewajiban lainnya yang harus  disukseskan terlebih dahulu, yakni  mempersiapkan generasi yang lebih berkualitas.

Tugas mendidik dan mengantarkan generasi muda meraih cita cita mereka  menjadi sangat penting.  Artinya bagaimana kita menciptakan pendidikan yang  baik sehingga para  anak kita akan mampu menjadi cerdas, tetapi sekaligus juga berkarakter bagus.  Itulah saat ini  yang menjadi fokus kita.  Cuma rupanya  samapi saat ini kita masih mencari bentuknya.  Sebagaimana kita tahu bahwa  berbagai macam bentuk dan jenis pendidikan yang ada di negera kita dan  tidak smeuanya mempunyai keiginan yang sama.  Untuk itulah menjadi kewajiban kita untuk menyadarkan smeua pengelola pendidikan agar tersadarkan  untuk  mengubah tujuan dan niat mereka.

Tentu saja jika niatnya sudah benar, pasti mereka akan berusaha denganngigih untuk mengelola pendidikan tersebut, dan akan selalu berupaya dengan sungguh sungguh untuk meningkatkan kualitas sesuai dengan kondisi yang dihadapi.  Mungkin dalam hal ini pemerintah harus berada di depan untuk memberikan motivasi dan juga dorongan agar semua pendidikan memunyai  keinginan  yang relatif sama yakni untuk mencerdaskan  anak didkik dan memberikan  modal akhlak yang bagus kepada  semua  peserta didik.

Modal pendidikan tersebut merupakan  investasi yang akan kita petik beerapa tahun kedepan, setelah mereka smeua terjun langsung di  masyarakat dan emmerankan diri sebagai iuak pihak yang melaksanakan tugasnya sebagai  warga bangsa, meskipun  berada di beberapa tempat yang berbeda.  Jika hasil didikan kita tersebut baik dan ekmudian  mengendalikan berbagai macam sumber sumber yang  menentukan arah negara ini, pastilah negara ini akan berubah menjadi lebih baik, bahkan cia cita para pendiri negeri ini akan dapat diwujudkan.

Kondisi yang sangat ideal tentu dapat diharapkan dari generasi yang terdidik dan bermoral bagus tersebut. Dan negara kita tentu juga akan tersenyum dengan para generasi mudanya yang hebat dan dapat dipercaya.  Semua aspek kehidupan kenegaraan juga akan menjadi  tumbuh dengan bagus pula.  Dunia peradilan yang hingga saat ini masih diragyukan dan dimasuki oleh berbagai jenis mafia, juga akan menjaid harapan seluruh rakyat, tidak pandang apakah itu kaya ataupun miskin.  Rakyat  akan dapat ebrharap mendapatkan keadilan yang lebih baik.

Demikian juga dengan  berbagai sektor kementerian yang ada dapat dipastikan akan emnjadi lebih agus, dan rakyatlah yang akan emnikmati smeua itu. Hal tersbeut disebabkan  segala bentuk korupsi, suap da lainnya tidak akan mempan menusuk kepada para pejabatnya.  Dalam kodisi demikian memang akhirnya KPK harus dibubarkan karena  kondisi sudah sangat bagus dan aman.  Nah, kita  tneut akan dapat tersenyum manis pada saat memeringati hari kemerdekaan, entah yang keberapa nanti.

Namun itu masih perlu perjuangan berat dari kita, yang memang harus kita kawal pendidikan kita agar mampu menghasilkan generasi yang handal dan bermartabt tersebut.  Untuk itu marilah kita bersama saa  menyingsingkan lengan baju untuk berbuat yang terbaik bagi pendidikan kita, kita kesampingkan segala kepentingan pribadi dan golongan, tetapi kita arahkan fokus kita kepada pengabdian yang tulus untuk memajukan generasi muda kita melalui pendidikan berkualitas dan berkarakter.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.