MEMBANGUN HUBUNGAN BAIK

Kita sama sama memahami bahwa  untuk dapat bertahan hidup di muka bumi ini, siapapun harus mampu menjalin hubungan baik dengan semua elemen masyarakat, karena  ketika kita gagal untuk  menjalin hubungan tersebut, maka akan gagal pula  keberadaan kita di tengah tengah masyarakat.  Mungkin juga ada sebagian orang yang tidak mempersoalkan jalinan hubungan tersebut, tetapi dapat dfipastikan orang tersebut akan terasing dari masyarakatnya,  jangankan kemudian menjadi tokoh yang diperhitungkan, untuk sekedar  eksis dalam  dirinya sendiri saja akan susah.

Orang hidup itu tidak cukup hanya dengan   uang, kemudian dapat makan, minum dan  belanja, namun sesungguhnya dibutuhkan hubungan baik dengan pihak lain.  Kita sangat paham bahwa manusia itu merupakan mahluk sosial yang  kecenderungannya ingin selalu berhubungan dengan pihak lain dan  pasti membutuhkan bantuan pihak lain.  Sehebat apapun orang, pastilah dia  secara sadar maupun tidak sadar akan membutuhkan bantuan pihak lain.

Kalau toh ada orang yang  menggembar gemborkan  bahwa dirinya dapat hidup tanpa bantuan orang lain, pastilah dia itu sedeng lupa bahwa semua yang didapatnya itu atas jasa dan bantuan orang lain.  Apakah kalau  dia mampu membelai sesuatu itu tidak ada peran pihak lain?  Salah besar kalau kita menganggap bahwa  orang akan mampu hidup sendiri tanpa bantuan pihak lain.

Jika ditelurusi secara lebih cermat mulai dari makanan yang dikonsumsi, misalnya  nasi, dia tidak ingat bahwa para petani telah berjaa menanam padi, lalu dipanen, ditumbuk atau diselep menjadi beras, lalu dimasak dan seterusnya.  Berbagai peralatan yang digunakan untuk memproses padi hingga menjadi beras bahkan menjadi nasi itu juga perlu bantuan pihak lain, seperti petani yang memetik padi, menggilingnya menjadi gabah, lalu mesin selep dan kemudian kompor dan sejenisnya yang pasti  dibuat oleh pihak lain.

Belum lagi  apa yang melekat dalam dirinya  seperti pakaian, dan lainnya.  Jadi mustakhil ada orang yang mampu hidup sendiri tanpa bantuan pihak lain.  Kalaim bahwa   seseorang mampu bertahan hidup sendiri hanyalah omong kosong, karena kalau dia mempunyai  uang dan mampu emmbeli segalanya, itu bukan berarti dia mampu hidup  sendiri?  Itu hanyalah bentuk dari kesombongan  saja yang justru menunjukkan kelemahannya.

Bahkan  dalam sebuah  ruang kerja yang sempit pun orang tidak akan mungkin dapat bekerja sendirian, melainkan harus saling membantu dan itu diperlukan jalinan hubungan yang baik dan harmonis serta saling p[engertian.  Jika ada pertentangan atau permusuhan diantara  sesama pegawai misalnya, tentu akan  didapati  kondisi yang  tidak nyaman dan  dapat dipastikan akan mengganggu jalannya  pekerjaan serta menghambat pula  produk yang dihasilkan.

Karena itulah mengapa dalam pekerjaan yang besar yang mencakup banyak bidang, selalu saja ada pihak lain yang diberikan tanggung jawab untuk sebuah bidang tersebut agar  semuanya dapat berjalan dengan baik, dan itu pastinya dibutuhkan jalinan kerjasama yang   bagus.  Itulah mengapa presiden misalnya tetap perlu menteri yang akan emmbantunya menjalankan tugas dan mencapai target sesuai yang sudah dicanangkan.

Bahkan seorang menteri yang menjadi pembantu presiden, juga memerlukan  pembantu yang akan menjalankan tugas masing masing sesuai dengan bidangnya, yakni para  pejabat eselon 1.  Para pejabat eselon 1 tersebut juga akan mempunyai para pebantu  dari  pejabat eselon 2 dan begitu seterusnya.  Nah,  terjadinya saling mengerti diantara para pejabat dan stafnya tersebut diharapkan  semua pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya akan dapat diselesaikan dengan baik.  Itulah  pentingnya  jalinan hubungan kerjasama untuk  mengarah kepada kesuksesan dalam pelaksanaan kerja.

Dalam sebuah rumah tangga, agar  apat tertata dengan bagus dan terjadi keharmonisan diantara seluruh anggota keluarga, juga dibutuhkan hubungan yang baik, sebab jika di sana ada masalah tentang hubungan, maka dapat dipastikan jalannya  rumah tangga tersebut akan  tergoncang dan tidak stabil.  Akibat lebih lanjtnya jika hubungan tersebut  dibiarkan dan tidak diusahakan  diperbaiaki,  maka rumah tangga tersebut akan dapat pecah dan  bubar.

Apalagi kalau  asebuah instansi atau lembaga yang menangani  tanggung jawab dalam bidang tertentu, pasti tidak mungkin meninggalkan  jalinan hubungan tersebut, baik dengan intwernal anggotanya maupun dengan pihak luar yang  diharapkan  akan dapat mendukung perkembangan dan kemajuan instansi tersebut.  Bahkan jika lembaga tersebut berkeinginan untuk mengembangkan  lembaganya  lebih jauh lagi,  maka tidak ada jalan lain terkecuali harus menjalin hubungan dengan berbagai pihak, baik yang sehaluan dalam penanganan bidang ataupun yang tidak.

Bagi mereka yang memahami  masa depan dan bagaimana caranya untuk mengembangkan dan memajukan lembaga atau institusi, maka hal utama yang akan dikerjakannya ialah bagaimana  mendapatkan kepercayaan dari masyarakat luas, dan  untuk itu sangat tidak mungkin kalau tidak melakukan hubungan dengan berbagai pihak.  Jalinan tersebut tentunya bukan sekdar  tanda tangan di atas kertas, melainkan  harus berupa  aksi riil yang  dilakukan.

Artinya percuam saja kalau  hubungan  tersebut hanya bersifat cermonial, karena hal tersebut tidak akan mampu memacu kinerja dan memajukan banyak hal.  Coba   kalau  kerjasama tersebut dilakukan dengan  kerja nyata, tentu di sana akan teradapt banyak hal yang  memerlukan penanganan lebih serius.  Mungkin pihak mitra kita yang akan menunjukkan kelemahan kita dan begitu sebaliknya mungkin kitalah yang akan memberikan informasi untuk keperntingan mitra kita.

Namun demikian  kita juga harus mampu memiliah diantara sekian banyak mitra yang ada dan menemptkan saling percaya sebagai sesuatu yang dihormati.  Sevbab banyak pihak yang  justru akan menyalah gunakan kerjasama yang ada untuk m,eraup keuntungan secara sepihak, dan ini harus diwaspadai, karena pasti hubungan yang dmeikian akan  cepat runtuh.  Jika hubungan yang dijalin ialah untuk kepentingan bersama, maka harus ada  sesuatu yang meyakinkan yang dapat dipegangi oleh kedua belah pihak.

Kita juga dapat menyaksikan bahwa diantara negara yang ada seringkali ada perjanjian tertentu untuk mengembangkan bbidang tertentu. Nah, kalau ini dilakukan dengan saling percaya dan saling memberi, maka akan dapat bermanfaat besar bagi keduanya.  Namun jika hubungan kerjaama tersebut  hanya untuk kepetningan yang disembunyikan, maka pasti akan terjadi konflik dan pada akhirnya akan bubar juga, dan akan menimbulkan ekses yang tidak nyaman bagi keduanya.

Untuk itulah kita memang harus  mengetahui tentang berbagai  model kerjasama dan hubungan yang dibangun, jangan sampai kita justru salah dalam mengambil langkah, sehingga akan merugikan diri sendiri.  Penjajagan hubungan tersebut sangat diperlukan agar semuanya menjadi jelas dan  ke depannya juga akan semakin jelas dalam bentuknya.  Karena itu biasanya  ada  staff  yang khusus untuk mempersiapkan kerjasama tersebut sehingga pada saatnya smeuanya akan jelas dan dapat diandalkan.

Itulah  hal penting yang selalu harus kita jalin untuk mengembangkan institusi atau lembaga yangb kita bergelut di dalamnya.  Bahkan  untuk keperluan hidup saja kita secara pribadi membutuhkan hubungan yang harmonis diantara kita  dan juga pihak pihak tertentu.  Kita  yakin bahwa dengan banyaknya hubungan dan relasi, tentu akan semakin  mempermudah  gerak dan usaha yang kita lakukan.  Semakin banyak mitra  yang  mampu mempertahankan jalinan hubungan dengan produk yang jelas, maka akan semakin lapang jalan kita untuk maju.

Semoga kita  mampu melakukan  dan mewujudkan hubungan yang baik dengaan ebrbagai  pihak, khususnya yang terkait dengan hal hal yang dapat mendukung dikembangkannya lembaga dan institusi kita ke depan. Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.