TAHU DIRILAH

Keberadaan kita di Negara kesatuan RI adalah sebuah keniscayaan dan itu juga merupakan takdir dari Allah swt, karena itu kita  harus bersyukur bahwa kita  berada di Negara yang sangat luar biasa diberikan kenikmatan oleh Tuhan.  Tanahnya subur, makmur dan rakyatnya  relative ingin damai dan tidak suka berperang.  Kalauipun misalnya ada satu dua yang ingin selalu melakukan peperangan, maka itu bukanlah asli watak rakyat Indonesia, melainkan telah terpengaruh oleh mimpi yang ditawarkan oleh pihak lain yang sesungguhnya juga tidak mampu membuktikan mimpinya.

Sebagaimana kita tahu saat ini cuikup banyak pihak yang menginginkan perubahan atas Negara kita, tetapi mereka sama sekali tidak  menunjukkan seprti apakah Negara yang dikinginkan tersebut? Apakah sudah ada buktinya? Atau hanya angan angan dan mimpi saja?.  Coba ingatlah betapa para  pendahulu kita sudah sedemikian berpikir, bertindak dan memutuskan yang terbaik bagi rakyat Indonesia.  Sejarah yang telah dilalui oleh mereka seharusnya dibaca dan kemudian direnungkan, sehingga kita tidak akan mudah  melupakan jasa mereka dan dengan mudahnya ingin mengubahnya.

Apakah kalau diubah dengan bentuk lainnya, justru akan menjadi lebih baik?  Siapa yang menjaminnya? Dan  kalau kemudian justru malahan lebih parah dan terjadi benturan dan peperangan diantara rakyat sendiri, lalu siapakah yang bertangung jawab mengembalikannya, dan masih banyak pertanyaan yang terus mengalir jika ingin mengganti  Negara kita.  Tentu jawabannya akan sangat sulit, karena jika kita lihat beberapa Negara lain yang  melakukan perubahan, ternyata malah lebih runyam dan menyengsarakan rakyatnya.

Kita tentu tidak  rela jika  Negara kita  justru menjadi sumber malapetaka bagi rakuyatnya sendiri.  Kita memang menyadari bahwa  di negera kita saat ini masih ada masalah, termasuk kesejahteraan masyarakat belum tercapai seluruhnya, namun bukan berarti kemudian kita harus emngganti Negara dengan Negara lain.  Mari kita benahi kekurangan yang ada secara bersama sama, karena kita yakin kondisi Negara kita masih lebih baik ketimbang beberapa Negara lain yang selalu rusuh dan terjadi peperangan.

Kita bahkan harus bersyukur bahwa negera akita termasuk Negara yang relative bagus, baik dilihat dari sisi keamanan, kesejahteraan dan kesempatan untuk melakukan usaha dan lainnya.  Memang belum ideal dan belum sesuai dengan keinginan kita bersama, tetapi itulah masalahnya, yakni bagaimana kita dapat mewujudkan mimpi kita dengan wadah NKRI tersebut, karena kita yakin abhwa dengan NKRI itulah kita akan mampu meraih kesejahteraan yang diidealkan tersebut.

Para pendahulu kita  santat menyadari bahwa  rakyat Indonesia yang beragam suku, budaya, agama, bahasa dan lainnya itu hanya akan  tepat dan cocok diwadahi dalam NKRI  sebagaimana saat ini.  Toh selama ini  Negara kita tetap aman dan terkendali, meskipun tentu masih banyak yang harus diperjuangkan untuk diwujudkan.  Munculnya keinginan untuk mengganti Negara kita itu hanya disebabkan oleh keputus asaan  sebagaian merka yang tidak mampu bersaing dengan yang lain.

Mereka mengiora bahwa dengan mengganti Negara  dengan dasar yang lain akan  mudah dan  dengan cepat tercapai cita cita.  Itu hanyalah  mimpi di siang bolong semata, karena sejarah telah membuktikan bahwa  dengan bergantinya Negara dan dasarnya, banyak Negara yang bukannya semakin sejahtera, melainkan malahan sebaliknya semakin menyengsarakan rakyatnya.  Kita sangat percaya jika Negara kita NKRI diganti dengan yang lain, dapat dipastikan akan terjadi pertentangan dan bahkan peperangan diantara rakyat sendiri dan kita sangat ngeri untuk sekedar membayangkannya.

Beberapa pihak yang tidak sabar melihat NKRI menjadi negara yang  hebat,lalu akan mengambil jalan pintas dengan mengganti negera, namun emreka tidak pernah mempertimbangkan akibat yang akan dirasakan.  Pada umumnya mereka  berpikir pendek dengan mengetengahkan teori yang dianggapnya mudah untuk diaplikasikan di Negara kita.  Kita menyadari bahwa masing masing Negara tentu mempunyai karakteristik tersendiri, sehingga  sangat mungkin system tertentu akan cocok diterapkan disebuah Negara tetapi sama sekali tidak akan cocok di terapkan di Negara lain dan begitu seterusnya.

Kita sangat heran bahwa sudah banyak  kejadian yang  menimpa Negara kita dengan  adanya berbagai pemberontakan yang kemudian dapat digagalkan, namun masih ada saja yang menghendaki perubahan Negara.  Kita  sesungguhnya  berharap banyak mereka yang mempunyai pikiran sepertyi itu sebaiknya  segara bertobat dan kembali kepada  keberadaan NKRI yang selama ini telah memberikan kenyamanan kepada mereka.  Mereka telah hidup dan mencari rizki di negeri ini dan memperoleh berbagai fasilitas dari Negara ini, namun mengapa mereka punya pikiran yang  tidak baik terhadap Negara ini?.

Kita juga berharap bahwa Negara dengan alatnya, dapat bertindak tegas agar  virus virus yang demikian tidak akan menyebar dan meresahkan masyarakat.  Artinya kalau tindakan mereka itu bertentangan dengan  undang undang dan peraturan yang ada, sebaiknya  segera dilakukan  tindakan yang arif  sehingga mereka mau kembali kepada jalan yang benar.  Namun jika klemudian masih tidak mau kembali, sebaiknya mereka diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang ada.

Atau mungkin jika mereka sudah tidak kerasan di Negara Indonesia, sebaiknya mereka  keluar saja  bergabung dengannnegara yang sesuai dengan keinginannya.  Namun sebalum semunya terjadi saya menghimbau kepada semua pihak untuk  mencoba memikirkan kembali tentang peran dan jasa Negara kita kepada kita.  Sejak kita lahir, dan dibesarkan dalam bingkai Negara kesatuan RI dan kita  dapat menikmati berbagai fasilitas yang ada, meskipun tidak sama.

Nah, jika kita mempunyai perasaan bersyukur, tentu kita harus berpikir positif dan tahu diri bahwa kita ini telah dibesarkan di sini dan seharusnya kita justru berkontribusi untuk membenahi dan membesarkan Negara kita melalui  peran kita sesuai dengan  kapasitas kita masing masing.  Kita  yakin bahwa ibu pertiwi ini masih  mengharapkan uluran tangan kita untuk memperbaiki dan memajukannya, karena semua orang juga tahu masih ada keinginan yang belum tercapai dan karena itu harus diupayakan.

Kita memang  rakyat dari sebuah negara besar yang rakyatnya terdiri atas berbagai suku, agama, ras, bahasa dan budaya serta lainnya, karena itu wajib bagi kita untuk mengembangkan sikap tepo seliro, menghargai pihak lain, toleran terhadap perbedaan dan lainnya.  Hanya kita harus tetap bersatu untuk membangun negara, memajukannya  dan menjadikan kesejahteraan di masyarakat sebagai tujuan bersama.

Jika kita smeua menyadari betapa pentingnya  menjadikan negara ini besar dan bermartabat, maka semua pihak tentunya harus mau berkorban untuk itu, bukan malah memanfaatkan peluang yang ada untuk menggerogoti kekuatan negara.  Praktek koru[si yang dilakukan oleh sebagiaan  rakyat tentu merupakan bentuk pengingkaran terhadap cita cita  negara, dan karena itu jika masalah ini ingin diberesi, tidak ada kata lain terkecuali beerantas korupsi  dengan serius, yakni  mereka yang etrbukti melakukannya, harus diberikan hukuman yang sangat berat, bahkan hingga hukuman mati.

Jika persoalannya ada di narkoba, maka mari kita berantas narkoba dan berikan sanksi sangat berat kepada para  produsen dan pengedarnya.  Tetapi ingat bahwa negara kita  yang berdasarkan pancasila itu merupakan pilihan terbaik bagi bangsa kita dan kita tidak perlu memikirkan untuk menggantinya. Semoga kita  mendapat pencerahan dan  semua berpikir untuk membesarkan dan emnyelamatkan negara kita tercinta ini. Semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.