AYO BISMILLAH BERGAIRAH

Saat ini kita sudah memulai masuk  kerja dan sudah banyak peekrajaan yang harus disentuh dan diselesaikan, karena itu meskipun kita baru memluai masuk kerja, tepatnya sejak kemarin, namun kita harus  menjalaninya denganpenuh semangat, apalagi kalau  dihubungkan  dengan kondisi pasca puasa, tentunya kita memang harus membuktikan diri telah mampu mengubah diri kita menjadi lebih bagus setelah menjalani puasa  ramadlan selama satu bulan penuh.

Motivasi tersebut sudah barang pasti sudah berada dalam kantong kita, tinggal kita mengimplementasikannya  dalam kenyataan kita sehari hari.  Secara riil sesunguuhnya tidak terlalu berat bagi kita, karena disamping ada motiviasi yang kuat, juga  diri kita telah terlambari dengan sebuah kondisi iman yang cukup kuat.  Dengan bekal modal tersebut seharusnya memang bagi kita  tidak ada persoalan serius, terkait dengan  kesweriusaa kita untuk melaksanakan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita tersebut.

Jika kita merasakan ada sesuatu yang tidak biasa itu, hanya disebabkan  lamanya kita berlibur  dalam menjalani Idul fitri kali ini,  Kita memang merasakan terlalu lama libur dan cuti bersama kali ini.  Bayangkan saja selama sepuluh hari kita  meninggalkan pekerjaan yang biasanya  setiap hari kita geluti.  Tentu ada beberapa hal yang terasa  tidak nyaman dalam lingkungan pekerjaan kita tersebut, bukan persoalan hubungan dengan sesame pegawai atau sesame kawan, melainkan terkait dengan pekrjaan yang seharusnya sudah kita selesaikan beberapa saat yang lalu.

Bagi kita yang berada di perguruan tinggi tentu pekerjaan sudah menunggu untuk segera dilakukan, utamanya yang terkait dengan   pelaksanaan test masuk jalur mandiri yang segera akan dilakukan, lalu pelaksanaan kegiatan awal perkenalan mahasiswa kepada  persoalan akademik dan kampus secara  umum, juga  pelaksanaan wisuda pada periode Juli ini.  Namun kalau kita  menatapnya dengan p[enuh  keoptimisan, tentu semua itu tidak akan menjadi persoalan, karena itu persoalan rutin yang sudah terbiasa kita jalani.

Untuk itu jika kita masih merasa ada sesuatu yang  janggal terkaiot dengan pekerjaan karena terlalu ditinggalkan, maka  mari kita memulainya dengan semangat pengabdian yang tinggi dan tentu  kita harus memulainya  dengan bacaan basmalah.  Dengan kesungguhan dan ketulusan dalam melafadhkan  bismillah,.  Insyaallah kita akan mendapatkan spirit baru yang lebih kuat serta kesungguhan yang  leuar biasa.  Untuk itu mari kita mulai segalanya dengan bismillah.

Bagi kita yang berada di instansi pemerintah, tentu semuanya sudah diatur dengan begitu baik, sehingga kalau kita mengikuti aturan mainnya, maka tidak ada sesuatu yang berat dilakukan. Bahkan untuk kali ini kita diberikan cuti bersama  cukup lama, bahkan bagi sebagian orang terlalu lama.  Namun begitu kita ternyata masih melihat adanya beberap orang yang masih tidak mentaati aturan yang ada.  Kalau di lingkungan kementerian agama sendiri, inspektorat jenderal pada hari pertama masuk kerja, menerjunkan tim untuk melakukan monev.

Bahkan yang dilakukan monev ialah 2 hari sebelum cuti bersama dan 2 hari setelah masuk kerja.  Tentunya hal tersebut semata mata hanya untuk memberikan  worning semata, karena kita semua tahu bahwa  tentang aturan tersebut sesungguhnya telah dimengerti oleh semua  pegawai, dan kita juga  sudah berkali kali mengingatkan untuk tidak keluar dari aturan tersebut.  Namun sekali lagi  karena manusia itu mempunyai watak yang berbeda beda, maka jika ada yang kemudian  nyeleneh, maka itu sudah menjadi  kebiasaan dan watak mereka.

Sebagaimana kita tahu bahwa  libur cuti bersama dalam rangka idul fitri kali ini memang cukup lama dan itupun oleh sebagian orang yang suka nyeleneh tersebut masih tetap diperpanjang, meskipun dengan berbagai dalih yang dianggap dapat menjadi pemaaf, seperti  jalanan macet, sakit dan lainnya. Jika kta memang memperhatiikan  aturan main dengan seksama, sesungguhnya alasan macet tersebut tidak dapat diterima, karena hal tersebut sudah terjadi rutin, dan seharusnya dapat disikapi dengan dating lebih awal dan lainnya.

Memang kita  seharusnya menata mentaol kita  dengan baik, termasuk diantaranya ialah dengan  berupa  menerjemahkan pekerjaan kita sebagai sebuah ibadah yang akan mendapatkan pahala dari Tuhan.  Mungkin kedengarannya   ssperti terlalu dilebih lebihkan, karena  hal seperti itu biasanya cukuplah dimengerti  sendiri saja dan tidak pelu digembar gemborkan.  Namun dalam kenyataannya, kalau kita lihat dan amati, masih  banyak yang perlu diingatkan untuk hal tersebut.

Memberikan label dan  embel embel ibadah dalam pekerjaan keseharian kita memang  cukup mudah, tetapi sering pada lupa dan  seolah menganggap hal tersebut tidak terlalu penting, sehingga akhirnya  hal tersebutsering ditinggalkan.  Nah, karena kenyataan tersebut, maka  dalam kesempatan ini  disengaja  untuk diingatkan kembali  untuk memberikan niat ibadah bagi  setiap pekerjaan yang kita lakukan, tujuannya disamping  akan mendapatkan keberkahan juga sekaligus akan mendapatkan pahala.

Tentang mengawali segala sesuatu yang baik dengan mengatakan bismillah, memang secara  formal ada tuntutanannya, yakni hadis nabi  Muhammad saw.  Namun  disamping hal tersebut, kita juga menganjurkan masalah tersebut agar mendapatkan spirit baru yang memungkinkan untuk  dapat membantu pekerjaan kita.  Siapapun yang selalu mendawamkan membaca bismillah  dalam setiap pekerjaannya, maka dia akan dimudahkan oleh Tuhan untuk menyelesaikan pekerjaan tersbeut.

Secara psikologis, dengan membaca bismillah tersebut  juga akan semakin menambah  keyakinan bahwa Allah  akan membantu dan memberikan  dorongan serta  tambahan energy bagi kita untuk  dapat melakukan pekerjaan dengan sangat baik.  Tambahan  semangat tersebut menjadi sanhat penting artinya, terkait dengan sebuah keyakinan kita bahwa segala sesuatu yang menentukan ialah Allah swt.  Jika  Tuha m,enghendaki sesuatu itu dapat diselesaikan dengan baik, maka jadilah  dan jika Tuhan tidak menghendakinya, maka juga tidak akan terjadi.

Bagi kita orang beragama, terutama Islam, kita juga sangat yakin bahwa hanya Tuhanlah penentu segala sesuatu, termasuk jika kita seang mengadakan perjalanan jauh mislnyam, dan ekmudian kita membaca bismillah serta bertawakkal kepada Tuhan, kita menjadi sangat yakin bahwa Tuhan akan menjaga dan menyelamatkan kita, dan dengan itu maka kita juga mantap dalam melakukan perjalanan tersbut.  Jadi dengan alasan apapun, kita akan semakin mantap  dengan mendahuli segala sesuatu dengan bacaan bismillah, dan kemudian tawakkal kepada Nya.

Nah,  kondisi kita saat ini memang sedang emmbutuhkan tambahan energy setelah  lama libur dan menghadapi banyak pekerjaan yang cukup membutuhkan energy ,  karena itu stimulant tersebut menjadi sangat penting dan  sebaiknya memang kita prakatekkan, bukan sekedar hanya untuk diketahui semata.  Kita berharap bahwa  semua pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita akan dengan mudah dan menyenangkan untuk kita selesaikan.

Mudah mudahan  kita termasuk orang orang yang beruntung  dapat meningkatkan kualitas  kita dalam hal apapun, termasuk dalam menyelesaikan pekerjaan rutin.  Keberuntungan tersebut tentu  akan sangat ditentukan pula oleh keinginan besar kita sendiri, disamping  terkait dengan pelaksanaan puas Ramadlan yang telah lalu dan kita jalani dengan penuh pengharapan untuk menjadi lebih baik, amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.