KERJA KERJA DAN KERJA

Barangkali apa yang selama ini selalu disampaikan oleh presiden Joko Widodo untuk bekrja dan bekerja, karena di motivasi oleh keadaan  meyoritas masyarakat kita yang mudah bodan dengan pekerjaan yang  ada di hadapannya, bahkan termasuk juga pekerjaan yang menjadi tanggung  jawab dan kewajibannya.  Memang aneh kedengarannya, tetapi itulah kenyataannya, sehingga diperlukan anjuran  dan peringatan untuk selalu kerja dan kerja.  Karena itu tidak aneh jika pada awalnya banyak pihak menjadi kewalahan menghadapi keadaan tersebut, namun l;ama kelamaan juga menjadi etrbiaa.

Untunglah bagi kita yang memang sudah terbiasa dengan pekerjaan dan tanggung jawab terhadap amanah yang dibebankan kepada kita, hal tersebut tidak aneh dan bahkan sangat mendukung keberhasilan, karena  semakin banyaknya orang yang melakukan pekrjaannya dengan lebih baik.  Namun memang harus disadario bahwa dengan melakukan jhal demikian, kita  banyak meningalkan kesenangan diri dan bahkan sekedar kebahagiaan dengan keluarga pun harus disampingkan.

Pada tahun 2017 ini sejak bulan Januari sudah sangat banyak kegiatan yang harus dijalani, sehingga tidak seperti tahun sebelumnya.  Saya sendiri sudah merasakannya sedemikian hebat tahun ini, sehingga berbagai akrtifitas sudah menyita banyak waktu.  Bahkan agenda untuk menjalin hubungan dengan mitra di luar negeri sampai tidak terpikirkan. Mungkin karena tahun ini sedang didesak  terlaksananya projek IsDb4 in 1 yang sedang mulai digencarkan, dan itu sesungguhnya normal normal saja.

Hanya saja apa yang saat ini saya alami sepertinya  sudah tidfak ada lagi hari untuk sedikit berlibur, termasuk hari Sabtu dan Minggu. Hanya saja harapannya ialah Tuhan selalu meberikan kesehatan dan ekkuatan saja agar semua rencana  akan dapat dijalani dengan baik dan sukses.  Demikian juga berbagai kegiatan di kampus juga  sudah snagat padat, apalagi saat ini yang sudah menjelang peringatan dies natalis UIN Walisongo, tentu semakin banyak yang harus dilaksanakan.

Namun sekali lagi asalkan kita  dapat membagi kegiatan tersebut insyaallah semuanya akan dapat berjalan dengan  baik, walaupun tidak harus  didatangi seluruhnya, melainkan berbagi dengan yang lain.  Justru dengan semakin banyaknya kegiatan tersebut kita harus menjadi bangga, karena itu menandakan gairah untuk memajukan instuitusi semakin terasa dan semua bergerak sebagaimana mestinya.  Kegiatan belajar mengaajr di kelas pun juga sudah berjalan dan tidak boleh terganggu oleh kegiatan apapun.

Pada awal tahun ini kita juga sedang memulai dengan memberlakukan remunerasi sehingga  harus dilakukan banyak kegiatan, seeprti penyempurnaan berbagai regulasi  terkait dengan pelaksnaaan remunerasi tersebut, juga persiapan rapat rapat,  dan pelaksanaannya.  Belum lagi  undangan untuk finalisai desain  kampus yang akan dibiayai dengan pinjaman  luar negeri IsDB selalu saja mendeak untuk dilakukan agar smeuanya tidak terhambat.

Barangkali memang sedikit ada persoalan dengan  tugas mengajar yang seharusnya  saya l;aksanakan, misalnya pada saat yang bersamaan harus membahas sesuatu yang lebih urgen dan lainnya, sehingga  sebagaimana biasanya  saya akan emnggantinya dengan hari lain, karena yang terpenting ialah pemenuhan target.  Namun  kesempatan sesempit apapun biasanya akan tetap saya gunakan untuk bertatap muka dengan mahasiswa, karena  itulah yang memberikan hiburan tersendiri  begi pendidik seperti saya.

Mungkin tahun ini merupakan tehun tersibuk yang harus dijalani, karena itu sikap tegar harus tetap dijaga agar semuanya akan berjalan dengan mulus.  Sekali pun kita tidak boleh menyerah apalagi mengeluh, karena hal tersebut menjadi titik lemah yang pasti akan menghambat pekerjaan.  Optimisme harus selalu diciptakan meskipun mungkin kondisi sangat tidak mendukung, namun itulah yang harus dijalankan.

Namun demikian kita  tidak boleh hanya bergantung kepada kondisi sibuk tersebut, melainkan justru kita sendiri yang harus menciptakan kesibukan tersebut.  Jika kita dapat menciptakan perencanaan yang bagus, maka  keseimbangan  antara kerja dan istirahat harus diberikan ruang yang memungkinkan agar  kesehatan juga tetap terjaga dan pekerjaan juga  tetap beres.  Kebanyakan diantara kita selalu saja berkeinginan untuk santai dan tidak mau bekerja keras, akibatnya  produktifitas kita juga rendah.

Bahkan terkadang kita juga tidak rasional, yakni mengharapkan produksi banyak dan mendapatkan keuntungan banyak, tetapi tidak mau bekerja keras.  Mental sperti itu seharusnya harus telah kita buang jauh jauh dari kita, sehingga tidak akan mengganggu kinerja yang  akan kita tetapkan dan jalankan.  Dengan bekerja keras, justru kita akan  melupakan  kelesuan dan  kemalasan.  Kita dapat melihat betapa merka yang snagat rajin bekerja justru malah seperti keranjingan, dan bukannya  ingin berhenti.

Bukti lainnya juga dapat kita laihat betapa mereka yang tetap bekerja dengan enerjik pada saat bulan Ramadlan dan masuih tetap puasa, speetrinya merka akan tetap enerjik ketimbanga  mereka yang justru bermalas malasan dan tiduran.  Artinya mereka yang  bekerja justru tidak merasakan lapar dan haus, meskipun sedang berpuasa, sementara bagi mereka yang hanya duduk dan tidur saja biasanya akan malas untuk melaksanakan apapun, dan bahkan mungkin akan merasakan lapar dan haus.

Tuhan memang Maha Kuasa untuk mangatur para hambanya, sehingga kita tidak perlu khawatir jika kita terus melakukan aktifitas yang  positif, karena pasti akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.  Lihatlah pula cabinet kerja yang dikomandoi oleh presiden Jokowi saat ini dengan motto kerja kerja dan kerja, ternyata semakin hari Nampak hasilnya dan mereka meskipun pada awalnya seperti terpaksa, tetapi pada akhirnya  menjadi semacam kebiasaan dan keharusan untuk mendapatkan hasil yang lebih bagus.  Kita dapat meyaksikan efeknya sangat luar biaa.

Tidak ubahnya dengan kita jika kita mau melakukan kerja dengan baik dan bersungguh sungguh, tentu akan menghasilkan sesuatu yang lebih.  Karena itu sudah saatnya kita meneguhkan teklat  dan menyatukan kekutaa untuk terus bekerja, baik yang terkait dengan kewajiban kita maupun yang terkait dengan  keinginan kita untuk meningkatkan kesejahteraan dan lainnya.  Dengan bekerja keras sekaligus juga akan mengurangi  pikiran yang negative  dan sekaligus juga akan menumbuhkan keinginan untuk terus melakukan perbaikan dan  kemajuan.

Bayangkan saja jika  mayoritas manusia melakukan kerja dengan baik, tentu kejahatan sebagaimana yang saat ini dapat kita saksikan hamper setiap jam, akan dapat terkurangi, karena semua orang akan sibuk melakukan pekrjaannya masing masing.  Munculnya pikiran jahat atau kurang produktif itu sebagian besarnyan disebabkan oleh nganggurnya  kita, baik secara piker maupun badan.  Teorinya jika  ada pekerjaan yang membuat diri kita sibuk, tentu pikiran miring tidak akan muncul dan  yang muncul ialah bagaimana   membuat segalanya menjadi lebih baik dan maju.

Mari kita wujudkan  kerja  dan kerja agar kita selalu dalam kondisi baik dan selalu berkeinginan untuk mendpaatkan yang terbaik.  Kerjakan sesuatu yang prioritas dan penting, serta tinggalkan yang kurang bermanfaat. Mulailah saat ini juga dan tidak perlu ditunda tunda, karena hanya akan menghasilkan kekecewaan saja.  Saya mengajak kepada semuanya untuk memulai melakukan kerja dengan sungguh sungguh untuk mendpaatkan keridlaan Tuhan, meskipun kita juga boleh menyertakan niat untuk mendapatkan hasil yang lebih bagus.  Semoga saja  jika kita laksanakan kerja dengan baik,  Tuhan akan memberikan kepada kita sesuatu yang terbaik, amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.