MAKAN BARENG

Kalau kita berbicara  mengenai makan, pasti smeua orang akan tahu, karena  semua makhluk hidup,  lebih lebih manusia itu pasti makan, terlepas apapun yang dimakan.  Makan merupakan kebutuhan manusia agar tetap dapat mempertahankan hidupnya, bertenaga dan dapat melakakukan aktifitas untuk mendapatkan apa yang dinginkan demi  eksistensinya.  Hanya saja  belum banyak manusia yang  menyadari betapa pentingnya mentetahu tentang persoalan makan ini.

Tentu bukan sekedar  macam kulinernya, melainkan pengetahuan yang dibutuhkan agar  makan yang kita lakukan akan memberikan manfaat bagi  tubuh kita.  Artinya   tidak setiap makanan yang kita konsumsi itu cocok dengan kondisi tubuh kita, sehingga kalau terus dipaksakan berbagai makanan yang tidak sesuai, maka akibatnya akan terjadi persoalan, seperti sakit atau berpotensi untuk menimbulkan sakit dan lainnya.

Jika kita  maumenggunakann akal yang sehat terlait dengan mengkonsumsi makanan tersbeut, sesungguhnya  kita akan mampu membedakan mana makanan yang baik bagi tubuh kita yang mana yang justru berbahaya.  Meskipun tentu ada sebagiannya yang memerlkukan peralatan teknologi untuk mendeteksi sesunggunya  seprti  kondisi tibuh kita  sehingga makanan yang  dikonsumsi jga harus disesuaikan.  Namun secara umum ketika kita mengkonsumb=si makanan tidak terlalu banyak itu sudah cukup untuk menjaga kesehatan kita.

Jika kemudian diketahui bahwa  kondisi tubuh kita ternyata kurang bagus, seprti  tensi ita terlalu tinggi, maka mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak kolesterl tentu tidak bagus, seperti daging kambing dan lainnya.  Meskipun tentu  tetap diperbolehkan hanya saja tidak boleh terlalu banyak.  Demikian juga jika kondisi tubuh kita terlalu banyak mengandung kadar gula yang berlebihan, maka  sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang menagndung banyak gula dan begitu seterusnya.

Sesungguhnya agama kita telah menjelaskan dengan cukup gamblang tentang bagaimana kita seharusnya makan tersebut.  Secara umum Tuhan telah menyatakan bahwa kita disuruh makan makanan yang baik, halal dan bergizi.  Batasan tersebut sudah barang pasti untuk kebaikan mansuai itu sendiri.  Makanan yang halal tentu akan menjadi bagus ika kita konsumsi, karena kehalalan tersebut  dapat dpastikan tidak akan membahayakan.

Lain halnya dengan makanan yang diharamkan  semisal bangkai, sudah pasti akan membahayakan tubuh kita, atau babi yang menurut penelitian mengandung banyak  cafing pita yang juga emmbahayaan, akan tetapi terkadang bahayanya tersebut tidak langsung   seketika melainkan ada   waktunya tertentu.  Namun juga  hal yang halal tersebut jika kita salah  cara mengkonsmsinya uga akan berbahaya bagi tubuh kita.

Artinya Tuhan juga sudah mengingatkan kepada kita agar kita  tidak melewati batas dalam memakan makanan yang halal tersebut, sebab segala sesuatu yang berlebihan pasti tidak bagus.  Kita  saat ini juga mengatahui bahwa  munculnya penyakit gula,  kolesterol tinggi dan lainnya itu  semata mata  disebabkan oleh makanan yang kita konsumsi.  Kita harus yaki bahwa makanan yang halal dan baik tersebut jika kita konsumsi secukupnya dantidak melebihi batas, pasti tidak akan menjadi penyakit  dan membahayakan diri kita.

Bahkan kalau kita meneladani Nabi Muhammad saw,  sudah barang pasti kita akan mendapatkan kondisi sehat yang kita dambakan.  Kita tahu bahwa  disamping  mempraktekkan sendiri, Nabi juga menyatakan dan  menghimbau kepada  umatnya untuk  melakukan  aktifitas makan sebagaimana yang belaiu contohkan.  Beliau itu  akan makan  jika sudah terasa  lapar dan pasti  beliau akan berhenti makan tersbeut sebelum beliau menjadi kenyang.

Pertanyaannya ialah  apakah kita sebagai umatnya mampu menirukan  perlaku beliau tersebut?  Jawabannya terpulang kepada masing masing kita.  Jika kita  mampu melakukannya,  insyaallah kita akan sehat, tetapi jika kita mengikuti kebiasaan kita, yakni akan makan banyak sekali jika cocok dengan makanan tersebut dan mungkin tidak jadi makan jika tidak cocok.  Kebiasan makana banyak tersebut ternyata sudah  menjadi semacam keharusan bagi kita sehingga tidak terasa kita telah megidap penyakit tertentu.

Bagi kita yang berkecukupan dengan harta, mungkin untukurusan makanan tidak menjadi persoalan, karena setiap hari dapat mengkonsumsi daging, ikan dan  makanan enak lainnya.  Atau bahkan  tidak perlulah untuk memasak sendiri, melainkan cukuplah kita pergike restoran terbaik untuk emndapatkan  makanan yang lezat dan memuaskan.  Namun bagi mereka yang  paspasan apalagi yang kekurangan, maka pilihan makanannya  hanya satu macam, yakni nasi dan sekedar lauk tempe atau tahu saja.

Nah, bagi mereka yang hanya mempunyai jenis lauk satu macam saja dan itupn mungkin tidak menarik selera makan kita, maka ada baijnya kita membiasakan diri untuk makan secara bersama sama dengan seluruh anggota keluarga.  Makan bersama tersebut akan  menambah gairah dan kenikmatan tersendiri.  Kalaupun lauk makanan yang kita konsumsi tidak terlalu mewah, tetapi jika kita makan  secara bersama sama,  insyaallah akan terasa lebih nikmat.

Itulah mengapa  anjuran untuk makan bersama dengan seluruh anggota keluarga itu sangat ditekankan, bukan semata mata  untuk kebeersamaan dan tidak ada dusta diantara mereka melankan keberkahan juga  akan didapatkan dalam kerbersamaan tersebut.  Sebuah keluarg yang membiasakan makan bersama meskipun satu hari hanya sekali saja, sudah barang tentu merka akan mendapatkan keberkahan tersendiri, sehingga keluarga tersebut akan selalu diliputi dengan kebahagiaan.

Memang sebuah keluarga  bahagia itu  sesekali harus  makan diluar bersama, meskipun  dlam kesehariannya saja sudah sulit  mendapatkan makanan yang baiki, namun jika hal tersebut diniatkan pasti akan dapat dilakukan.  Kebersamaan yang selalu dilakukan dalam  ahal apapun, seperti makan bersama, membersihakan rumah bersama, menonton bersama,  atau berdiskusi bersama, tentu akan  menjadikan hubungan diantara sleuruh keluarga akan membaik dan  it  merupakan modal yang snagat agus untuk  terus memelihara kebersamaan  untuk kebahagiaan bersama.

Urusan makan nampaknya memang hanya sepele dan tidak ada hubunagnnya sama sekali dengan  keluarga yang utuh dan bahagia, namun anggapan spertiitu tenatu salah karena  telah terbukti bahwa  kalau dalam setiap waktu ada kebersamaan yang dijalin oleh sebuah keluarga, apakah itu dalam hal makan ataukah dalam aktifitas lainnya, pasti ada efek bagus yang akan didapatkan oleh keluarga tersebut walaupun pada awalnya tidak disadari.

Terlepas daqri semua yang diuraikan di atas, persoalan makan tersebut kita emmang harus  tidak sembarangan, yani  harus megikuti aturan main yang  diatur oleh dunia kesehatan.  Namun sesunggunyajika kita mau melakukan sebagaimana telah ditunjukkan oleh nabi Muhammad saw, kita sudah cukup untuk memelihara kesehatan kita. Makan  makanan yang  halal dan baik dan tidak terlalu kenyang  merupakan  kunci keberhasilan kita mempertahankan keseatan diri kita.

Karena itu bagi kita yang saat ini sudaha terlanjur mengidap penyakit tertewnrtu, sebaiknya  mulailah untuk melakukan aktifitas makan sebagaimana yang diteladankan oleh Rasul, insyaallah meskipun kita tetap berusaha  untuk mendapatkan obat terhadap penyakit kita, kita  akan emndapatkan manfaat yang kita lakukan tersebut.  Mungkin kita tidak terlalu erat untuk memikirkan penyakit yang kita  idap, tetapi sekaligus kita juga akan tetap mendapatkan kesenangan hidup.

Mari mulai saat ini juga dan jangan tunda tunda untuk melakukan kebajikan, kita brharap jika kita mau melakukan  sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasul tersebut, kita akan emndapatkan banyak kemudahan dan sehat dalam menjalani hari hari sambil terus melaksanakan tugas dan kewajiban kita.  Insayaallah kita akan  mendapatkan kebahagiaan dan kesejahteraan. Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.