MERENUNGI ALAM SEMESTA

Allah swt sesungguhnya telah memberikan akal pikiran kepada kita, dan itu sangat berguna untuk senjata kita dalam mengarungi kehidupan. Dengan akal itulah manusia menjadi berbeda dengan makhluk lainnya, karena hanya manusialah yang diberikan kelengkapan akal, sehingga manusia kemudian diberikan tanggung jawab dan beban untuk dileksanakan dan dipertanggung jawabkan kepada Tuhan.

Berbeda dengan makhluk Tuhan lainnya seperti hewan, yang pasti tidak emmpunyai akal dan juga tidak dibebani dengan tanggung jawab.  Demikian juga dengan  lainnya, seperti tetumbuhan,  lautan, gunung dan lainnya.  Karena itu selain manusia  tidak ada aturan  akhlak dan sejenisnya.  Dengan demikian jika mereka sedang ingin menyalurkan nafsu libidonya,  langsung saja dilakukan, tanpa menghiraukan kanan kiri dan tanpa rasa malu dan lainnya.

Nah, jika kemudian ada manusia yang  sudah dilengkapi denagan akal pikiran, ternyata kelakuannya seperti hewan, maka  manusia tersebsesungguhnya suah kehilangan ajkal sehatnya, dan mereka berperilaku seperti hewan yang rendah budinya.  Manusia  nodis tentu saja  bagaikan  hewan yang sama sekali tidak mampunyai rasa malu, meskipun mereka sedang bercumbu rayu dan bersetubuh dengan lawan jenis maupun kepada sesamanya.

Nah, Allah swt  menjadikan alam semesta ini  sesungguhnya diperuntukkan bagi manusia, agar manusia mampu merawatnya dan menjadikannya sebagai tempat yang nyaman bagi kehidupannya.  Karena itu manusia seharusnya  dapat mengelola  bumi dan seluruh isi  dunia ini dengan sangat baik, agar terjadi harmoni anatara semua yang ada.  Dengan kondisi yang demikian tentu manusia akan mampu hidup dengan nyaman, damai dan sejahtera.

Penegelolaan manusia terhadap bumi dan seluruh isinya tentu harus disesuaikan dengan tujuan yang  akan dicapai. Karena itu sebagiannya akan ditanami ttanaman yang menghasilkan makan atau menghasilkan sesuatu yang dapat dijadikan  pakaian dan  kelangkapan hidup lainnya.  Namun sebagiannya  pastilah harus digunakan sebagai tempat untuk usaha  mengembamngkan sesuatu yang dilakukan, semisal untuk pabrik produk yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia.

Namun syaangnya memang tidak semua manusia mampu melakukan pengelolaan tersebut, sehingga sebagiannya justru malah merusaknya, sperti tidak memelihara tanaman, tetapi malah menebanginya dengan membabi buta, hanya untuk kepentingannya sendiri yang berjangka pendek.  Demikian juga ada manusia yang  dengan serakahnya mengebom laut hanya untuk mendapatkan ikan secara cepat, tetapio tidak mengingat kerusakan lingkungan dan mematikan ikan ikan kecil dan lainnya.

Nah, karena itu seharusnya manusia mampu berpikir dan mungkin juga merenungkan segala  kejadian yang ada di dunia, sehingga dengan merenung seperti itu manusia akan mendapatkan inspirasi dan kemudian kesimpuilan yang akan  membawa kepada sebuah pemikiran yang akan dapat digunakan sebagai  salah satu hal  pelestarian lingkungan dan sekaligus juga  memanfaatkan  segala yang ada untuk kepetingan mnanusia  itu sendiri secara lebih luas.

Sesungguhnya kemampuan pikiran manusia itu sangat kuat dan jika  pikiran tersebut digunakan dengan serius untuk merencanakan sesuatu yang lebih baik dan bermanfaat bagi pengelolaan bumi dan isinya, pasti akan ditemukan cara terbaik dan mudah bagi manusia untuk melakukannya.Sudah terbukti bahwa  dalam sejarah umat manusia dari tahun ke tahun kita dapat  merekam betapa manusia itu luar biasa cerdas dalam menghasilkan sesuatu.  Nah, kalau pada zaman dahulu saja  manuia mampu berpikir dengan cerdas, apalagi saat ini yang penemuan teknologi sudah sedemikian hebat, maka jika dilakukan dengan serius, pastilah akan ditemukan sesuatu yang spektakuler untuk kesejahteraan umat manusia secara keseluruhan.

Bagi mereka yang terbiasa menggunakan akalnya untuk emmikirkan hal hal positif, tentu akans angat terdorong untuk selalu menemukan seuatu yang bermanfaat bagi kemanusiaan, dan sebaliknya bagi mereka yang tidak terbiasa, bahkan hanya  mengikuti apa yang sudah ada saja, maka  mereka tidak akan pernah menemukan sesuatu.  Hanya saja  jika kemudian ada dorongan dan kemudian dilengkapi dengan kemampuan untuk menjalankan salah satu bidang, tentu mereka akan mampu juga menghasilkan sesuatu yang dapat  digunakan manusia lain demia kesejahteraannya.

Mungkin untuk mengarah kesana kita harus membenahi sektor pendidikan dan penelitian kita.  Artinya  harus ada dorongan yang kuat  untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian agar meyoritas manusia menyukainya dan  kalau hal ini dapat diwujudkan, kita pasti yakin bahwa pada saatnya  pasti akan banyak temuan yang sangat bermanfaat bagi kemajuan manusia itu sendiri.  Penelitian yang terus menerus dilakukan, sudah barang apsti akan menghasilkan  temuan yang sangat bagus untuk direalisasikan.

Kita memang tidka hanya menginginkan  munculnya tulisan semata, melainkan justru sebua teori yang dapat diaplikasikan sehingga akan bermanfaat bagi manusia.  Persoalan tulisan itu memaang penting, khususnya dalam dunia pendidikan, namun dalam hal ini fokusnya ialah bagaimana kita mampu menghasilkan sesuatu yang dapat dimanfaatkan secara lsngsung oleh manusia.  Misalnya hasil terhadap teknologi tepat guna yang langsung dapat dimanfaatkan oleh manusia dalam uapay emningkatkan kesejahteraan mereka.

Dapat juga penelitian yang dilakukan secara langsung  pada pertanian misalnya, lalu dapat dihasilkan sebuah teklnologi yang mampu dijadikan sebagai penopang kesuburan tanaman dan sekaligus merangsang secara cepat  berbuahnya dan liannya, tentu semua itu akan terasa sangat menyenangkan.  Itulah mengapa  kita memerlukan renungan manusia dengan menggunakan akal sehatnya, sehingga semua  yang diberikan oleh di dunia ini akan mampu kita manfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan kita.

Tuhan sudah pasti  mendorong kepada kita untuk mempergunakan akal yang sudah diberikan tersebut untuk kebaikan manusia sendiri, bukan sebaliknya untuk merusak dan merugikannya.  Cara untuk  ememanfaatkan akal tentu akan berbeda sesuai dengan peruintukan dan tujuannya sebagiaman  tersebut di atas.  Akala manusi  pada dasarnya itu sama, akan tetapi kemudian emnjelma menjadi ebrbeda karena  disebabkan oleh  kebiasaan dan pelatihan yang dilakukan oleh manusia sendiri.

Artinya jika manusia tersebut  membekali dirinya dengan pengetahuan serta latihan yang terus menerus untuk sesuatu hal, tentu  akalnya akan dapat berkembang lebih cepat ketimbang  mereka yang sama sekali tidak membekali dirinya dengan pengetahuan dan latihan.  Itulah mengapa kita juga mendorong agar pendidikan  tidak diabaikan, meskipun persoalan harta sudah tidak menjadi masalah.  Akal pikiranlah yang akan menyelamatkan diri seseorang dan menjadikannya  sejahtera atau sebaliknya.

Secara umum Tuhan juga sudah memberikan rambu rambu kepada msnuai agar merka mampu mengelola alam dengan baik dan menghasilakns esuatu yang bermanfaat bagi mereka.  Demikian juga Tuhan sekaligus juga melarang kepada manusia untuk melakukan perusakan kepada alam dan lingkungan, karena hal tersebut pasti akan dapat merugikan mereka sendiri.  Banyak ayat yang  bahkan dikhususkan untuk hal tersebut, yakni ayat yang melarang manusia membuat kerusakan di atas bumi.

Ayat yang  mendorong agar manusia berpikir dan mengunakannya untuk kepentingan kesejahteraan mereka sendiri  juga  cukup banyak, sehingga  dengan demikian jika kita  mampu memeprgunakan akal dengan baik, sesungguhnya kita sekaligus juga telah melaksanakan  perintah Tuhan.  Bukankah kita sebagai hamba memang harus  selalu mentaati titah Tuhan?.  Itulah salah satunya dengan mengerjakan perintah Nya.  Semoga kita mampu melakukan yang terbaik melalui akal pikiran kita dan sekaligus juga bermanfaat bagi kita sendiri.  Semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.