PERSAUDARAAN

Kunjungan kenegaraan raja Salman ke Indonesia telah memberikan kesan mendalam kepada mayoritas bangsa Indonesai, karena beberapa pernyatannya yang sangat simpatik dan penuh kehangatan.  Cerita ketua DPR RI saat menerima kunjungan raja pun juga relatif sama, yakni  raja sangat emnghargai bansga ini dan sekaligus juga menganggapnya sebagai saudara.  Jadilahkedua negara yang selama ini sudah menjalin kerjaama yang cukup bagus, kedepannya akan semakin bagus.

Keuntungan yang bakal didapatkan oleh kita tentu  sangat banyak, disamping  persoalan rencana penempatan invesatasi di negera kita, kita juga menyadari bahwa  bangsa kita  akan selalu mengunjungi tanah suci, baik untuk menunaikan haji maupun umrah, sehingga dengan hubungan yang semakin membaik diantara kedua negara tersebut, tentunya diharapkan pelaksanaan  ibadah tersebut alkan semakin menyenangkan, khususnya dalam hal pelayanan.

Sesungguhnya hubungan baik tersebut  akan terus dilakukan  kepada negara manapun, karena kita memang ingin mengembangkan  bangsa kita melalui penyertaan investasi negara lain  ke kita. Untuk itu kita harus terus membangun kemitraan dengan siapapun, karena prinsipnya semua pihak itu harus dijadikan sebagai sabhabat, bukan sebagai musuh.  Jika kita menjadikan semua pihak sebagai sahabat tentu kita juga harus mampu untuk sedikit berkorban  demi kepentingan persahabatan etrsebut, sebagaimana merka juga  demikian.

Artinya bukan kemudian kita akan berada di atas dengan hanya menunggu datangnya bola, yakni mereka yang akan berinvestasi din negara kita saja, melainkan kita juga harus melakukan hal hal positif yang dapat menarik perhatian merka.  Kita sangat yakin jika kondisi di negera kita  sangat kondusif untuk investasi, maka mereka akan berbondong bondong datang ke negara kita, dan sebaliknya jika kondisi negra kita tidak aman, maka mereka tidak akan berani datang.

Karena itu sayarat mutlaknya ialah bagaimana kita tetap menjaga konduisifitas tersebut dan  terus meberikan penjelasan kepada  siapapun untuk datang dan menenamkan invesatasinya.  Sudah barang tentu pada saatnya, yakni ketika bangsa  kita atau anak anak bangsa sudah mampu untuk mendapatkan modalnya sendiri, pasti investasi dari asing tersebut harus dibatasi bahkan distop dan seluruh kesempatan akan diberikan  kepada anak bangsa sendiri.

Namun sebagaimana kita tahu saat ini kita sedang membutuhkan modal yang snagat banyak dan tidak mungkin dibiayai sendiri oleh bangsa kita, apalagi bagi mereka yang beduit, ternyata malah menitipkannya di negara lain, maka pastinya kita  membutuhkan modal untuk mengembangkan ekonomi kita agar menjadi kuat dan berdaya saing dengan negara lain.  Itulah mengapa kita selalu  mengundang investor asing untuk menanamkan modalnya di negara kita.

Itulah  kondisi kenegaraan yang kita tangkap dan  persaudaraan enjadi kata kunci yang akan menentukan arah dan kebijakan ke depannya.  Sesungguhnya tidak berbeda jauh dengan  kondisi negara, yaini kehidupan individual masing masing orang, karena sesungguhnya pengembangan diri seseorang itu juga  dipengaruhi oleh relasi yang dibangunnya sendiri.  Artinya jika seseorang mampu membangun jaringan dan koneksi dengan banyak pihak, maka dia akan relatif  mudah untuk mendapatkan kesempatan mengembangkan diri dan juga usahanya.

Pesatnya teknologi informasi  dan marakanya media sosial, memungkinkan kepada setiap orang untuk  berkomunikasi dengan sesamanya  tanpa harus  berhadapan muka, sehingga persaudaraan menjadi  dijalin hanya melalui media sosial.  Cuma tentu akan berbeda dengan ketika seseorang  bertemu secar langsung, karena  pertemuan tersebut akan membawa efek yang sangat banyak, sehingga ada kesan mendalam  yang tidak mudah dilupakan.

Apalagi kalau  kemudian perahabatan etrsebut hanya terjalin melalui media sosial, maka dapat diprediksi akan mudah retak tanpa  merasa pusing atau merasa bersalah, karena  pertemuannya pun juga melalui media sosial.  Islam sesungguhnya sangat menganjurkan  persahabatan tersebut, karena dengan persahabatan  seseorang akan mendapatkan keuntungan yang banyak, semisal  tidak akan meraaasing di tempat tertentu, karena  di sana  mempunyai sahabata yang sangat baik, sehingga akan dapat membantunya dalam kesulitan.

Sahabat juga akn memberitahukan informasi penting agar dapat diakses dan sekaligus dimanfaatkan oleh sahabatnya tersebut, bahkan hingga anak anaknya.  Jika kita sedang membutuhkan sesuatu, termasuk mebutuhkan pekerjaanmisalnya, lalu ada kawan atau sahabat yang mengetahui tentang lowongan yang ditawarkan, maka dengan mudah sahabat etrsebut akan memberitahukan kepada yang mebutuhkan, dan begitu seterusnya.

Hanya saja  ahir akhir ini  kemudian uncul beberapa persoalan terkait dengan persahabatan tertentu, semisal persahabatan yang dijalin antara mereka yang berbeda keyakinan atau agama.  Sebagiannya memperbolehkan sebatas  tidak mencampur adukkan  dengan akidahnya, namun sebagiannya lagi tidak memperbolehkan, karena bagaimana pun persahabatan tersebut pasti akan menggorskan  sesuatu yang bersinggungan dengan persoalan agama.

Pertentangan mengenai hal tersebut sempat meruncing  dan  kemudian mereda kembali, namun  dengan ebrbagai kepentingan yang ada, lalu muncul kembali dengan wajah yang lebih garang.  Nah, karena itu kita kemudian  memunculkan  beberapa istilah dalam persahabatan tersebut untuk menghindari konflik yang terjadi, yakni ada persahabatan yang didasarkan atas kebangsaan yang biasa  disebut dengan ukhuwah wathaniyah, persahabatan yang didasarkan atas dasar agama, yang biasa kita kenal dengan ukhuwah Islamiyah dan ada persahabatan yang didasarkan atas dasar kemanusiaan, yang disebut dengan ukhuwah basyariyah.

Nah, dengan pemilahan istilah persahabatan tersebut kemudian agak jelas persoalannya, meskipun masih tetap ada yang tidak sependapat.  Untuk persahabatan  kebangsaan, tentu kita boleh melakukannya dengan siapapun yang kebetulan  sebagai warga bangsa  Indonesia.  Setiap anak bangsa memang harus menalin hubungan yang baik sehingga diharapkan akan mampu bekerjasama dalam membangun bangsa dan negaranya, tidak  usah memandang  apa agama dan etnis atau sukunya.

Seluruh rakyat kita haruslah saling bekerjasama untuk membangun lingkungan dan segala hal yang dibutuhkan oleh masyarakat kita.  Dengan begitu persahabatan tersebut hanya sebatas dalam upaya membagun bangsa dan lingkungan, bukan dalam hal yang lain.  Sementara itu untuk persahabatan yang didasarkan kepada agama islam, maka  persahabatan itu memang hanya dilakukan antar pemeluk Islam.  Tujuannya tentu untuk memperkokoh keimanan merka dan juga untuk mengembangkan berbagai hal yang khusus bagi uamat musli,  sepertyi bagaimana membangun masjid, madarsah dan lainnya.

Sesama muslimmemang harus menjalin persudaraan, bahkan al-Qurans endiri mnekankan bahwa  antara satu muslim dengan lainnya adalah bersaudara, karena itu kita harus menaganya agar tetap baik.  Bahkan nabi Muhammad saw pernah mengatakan abhwa persiaudaraan antara ssama muslim itu bagaikan satu tubuh, sehingga kalau ada bagian  tubuh yang sakit tentu bagian lainnya juga akan ikut merasakannya.  Demikian pula dengan umat muslim, jika ada  persoalan yang menimpa sebagian umat muslim, tersebut, seharusnya yang lain ikut merasakan dan menanggungnya.

Sementara itu untuk ukhuwah basyariyah atau persudaran yang didasarkan atas dasar kemanusiaan akan lebih luas lagi, karena ukurannya ialah sesama manusia, baik sesama bansga ataupunbahkan  bengsa yang ebrbeda dan juga agama yang berbeda.  Untuk menjaga kedamaian dunia, kita memang harus menciptakan  persahabatan antara umat manusia di seluruh jagat agat  kepentinganmasing masing tidak dipaksakan sehingga  hak hak pihak lain tidak akan terkoyak denganpemenuhan hak lainnya lagi.

Intinya, hidup di dunia memang harus menjalin persahabatan dan kita akan mengalami kesulitan tersendiri, jika kita menahan diri untuk tidak bersahabat.  Juga dapat dipastikan siapapun yang menghindar dari persahabatan pasti akan mendapatkan kerugian besar, karen tidak akan mendapatkan  keuntungan dari berbagai pihak yang kalu ada persahabatan pasti akan  didapatkannya.  Semoga kita mampu  menjalin dan menajaga serta memeprtahankan persahabatan  tersebut. Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.