KETIKA MUSIM SIBUK SUDAH DI DEPAN MATA

Bidang apapun yang kita tekuni, pastilah di situ ada kalanya  normal dalam arti sesuai dengan kondisi  kebanyakan  sehari hari dalam  lingkaran tahun, namun sesekali pasti ada hari hari yang sangat sibuk, disebabkan meningkatnya volume pekerjaan.  Sudah barang tentu termasuk bidang pendidikan yang  menjadi garapan kita.  Peningkatan volume pekerjaaan tersebut utamanya  terjadi pada saat  penerimaan calon mahasiswa baru, yang tentu membutuhkan banyak enegi dalam mempersiapkan segalanya.

Sebagaimana diketahui bahwa  sistem penerimaan  calon mahasiswa baru di lingkungan perguruan tinggi keagamaan negeri, saat ini dilaksanakan melalui jalur seleksi prestasi akademik nasional, yakni  jalur yang  tidak melalui ujian tulis, melainkan hanya  dilihat dari sisi prestasi calon, baik  dalam raportnya, prestasi sekolahnya, prestasi individualnya dan  hal hal lain yang menyertainya.  Lalu  ada  jalur ujian tulis masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, yakni sistem yang mengharuskan seluruh calon mengikuti ujian tuis yang diselenggarakan secara bersama.

Disamping itu masing masing perguruan tinggi keagamaan Islam negeri masih mempunyai jalur tersendiri yang dikelola leh masing masing, yakni jalur mandiri.  Biasanya  juga  dilakukan melalui ujian tulis, tetapi biasanya pula akan memberikan kesempatan kepada semua calon, baik yang baru saja lulus ujian SLTA maupun yang sudah berthaun tahun, ataupun mereka yang mendapatkan ujian persamaan, serta muadalah dan dari sekolah swasta yang tidak mengikuti ujian nasional.

Sedah barang tentu masa masa tersebut akan menjadi maa tersibuk bagi perguruan tinggi karena harus mempersiapkan diri sedemikian rupa menyambut para calon mahasiswa.  Belum lagi setela mereka diterima dan harus melakukan registrasi,meskipun sudah dilakukan secara on line, namun tetap saja memberikan tambahan pekerjaan bagi kampus, karena bagaimanapun mereka  harus datang setelah mereka menyelesaikan  urusan  yang terkait  dengan administrasi.

Tahapan tahapan berikutnya, khusus di UIN Walisongo, bahwa mereka para calon mahasiswa harus melakukan test urine untuk memastikan bahwa para calon mahsiswa tersebut bebas dari narkoba.  Langkah selanjutnya sebelum mereka benar benar  melakukan kuliah, ialah dengan dilaksanakannya  orientasi pengenalan akademik.  Bagaimanapun mereka  masih sangat asing dengan duinia akademik kampus, karena itu  diperlukan pemahaman yang relatif sama, sehingga mereka akan  cepat beradaptasi dan menjadi nyaman saat menjalankan perkuliahan.

Biasanya malahan waktu waktu tersebut menjadi paling sibuk, tidak saja melibatkan  dosen dan pegwai, melainkan juga  para mahasiswa senior ikut tersibukkan dengan  kegiatan awal mahasiswa baru tersebut.  Itulah gambaran sekilas tentang masa sibuk yang dialami oleh kampus, walaupun tentu masih ada kesibukan lainnya yang juga mengharuskan   kita untuk lebih mencurahkan tenaga tidak sebagaimana  biasanya, yakni ketika kita melaksanakan wisuda, dan juga peringatan hari ulang tahun lembaga.

Kita yakin bahwa  tidak hanya dunia pendidikan saja yang mempunyai harihari sibuk sebagaimana tersebut, tetapi seluruh  lembaga apapun, dapat dipastikan akan mempunyai hari hari tertentu yang banyak menyita perhatian dan waktu.  Hanya saja karena hal tersebut sudah menjadi semacam agenda rutin, maka  seolah kegiatan yang menyita benyak pwerhatian tersebut diangap sebagai hal yang biasa  dan sudah menjadi resiko yang harus dikerjakan, sehingga memang harus siap dan  rela untuk mencurahkan tenaga dan pikiran yang lebih ketimbang hari hari biasa.

Barangkali kesibukan  tertentu tersebut sudah  disadari oleh semua pihak yang terkait, sehingga tidak akan menimbulkan persoalan, bahkan mungkin menjadi kesibukan yang mengasyikkan, karena  sekaligus sebagai wahana untuk menunjukkan diri bahwa  mereka mampu melakukan sesauatu yang banyak disorot oleh pihak lain, dan juga oleh media.  Memang biasanya kegiatan yang menyedot perhatian banyak orang, akan diliput atau sengaja  mengundang pihak media untuk memberitakannya.

Persoalannya ialah  pada  waktu sibuk tersebut sudah ada di depan mata, lantas apa yang perlu kita persiapkan dan lakukan, sehingga semuanya akan dapat berjalan dengan baik.  Tentu masing masing orang  sudah mempunyai kebiasaan dan sekaligus juga prediksi yang didasarkan  atas pengalaman yang sudah berulang kali. Hanya saja tentu semuanya  harus dipeersiapkan dengan matang untuk menghindari  kemungkinan yang bakal menghambat.

Salah satunya ialah dengan mengosongkan  masa sibuk tersebut dari  kegiatan lain yang diluar tugas atau dinas, sehingga tidak akan mengalami benturan waktu yang hanya akan  merugikan pihak pihak tertentu.  Demikian juga pada saat saat tersebut usahakan agar tidak mengajukan cuti, yang sangat mungkin tidak akan disetujui oleh atasan, karena tanaganya sangat dibutuhkan pada saat tersebut. Kita juga tahu bahwa meskipun cuti itu merupakan hak, tetapi atasan juga mempunyai hak untuk menolak, jika saatnya tidak tepat.

Demikian juga ada hal yang perlu diperhatikan dengan serius, yakni jangan sampai kita merencanakan sesuatu yang besar bersamaan dengan masa sibuk kita di dalam dinas, karena hal tersebut sudah pasti akan menjadi persoalan tersendiri, bukan sekedar bagi diri, melainkan juga bagi sesama kolega dainstitusi.  Mungkin masa sibuk tersebut  cukup lama, tetapi ada juga yang  hanya memerlukan  satu dua hari saja.  Nah, karena itu kita harus pandai pandai  mencermainya.

Hal terpenting dalam pencermatan tersebut ialah bagaimana kita mampu membuat peta yang  pasti berdasarkan program kerja institusi agar kita dapat merencanakan keperluan yang sifatnya pribadi dengan cukup bagus, yakni menyesuaikan dengan  jadual yang ada di dinas.  Keperluannya ialah jangan sampai apa yang akan kita lakukan  nantinya bertabrakan dengan kegiatan yang ada di kantor atau institusi, sehinga akan  sedikit m menjadi beban.

Taruhlah kita yang berada di UIN Walisongo, yang  jadual serta kalender akademik sudah  sangat jelas, maka seluruh keluarga besar UIN harus  dapat menyesuaikan diri dengan kalender akademik tersebut, dan juga  pada unit  dan fakultas tertentu  yang juga mempunyai program kerja besar yang akan dilakukan masing masing.  Dengan begitu mereka juga harus  membaca dan  berusaha menyesuaikan dengan jadual yang ada, sehingga  nantinya tidak akan terjadi benturan kepentingan.

Tentu kita semua menyadari bahwa meskipun para pegawai harus mengikuti semua kegiatan yang dilaksanakan oleh institusi, namun  mereka juga mempunyai agenda ersendiri untuk keperluan pribadi dan keluarga mereka.  Karena itu terkadang kita juga harus mengerti kepentingan  mereka,  akan tetapi tentu diharapkan mereka  akan dapat menyesuaikan diri dengan jadual kegiatan di kampus, sehingga nantinya mereka tidak akan mempunyai  masalah dengan isntitusinya.

Harmoni diantara  instiutusi dengan seluruh pegawainya dalam hal perencanaan kegiatan, tentu akan  melancarkan  dan sekaligus mempermudah proses  pencapaian tujuan semuapihak, karena  pasti akan  serasi dan tidak ada benturan kepentingan diantara institusi dengan para pegawainya.  Selama hal ini dipegangi dengan bagus, insyaallah  semua yang dicita citakan akan dapat diraih dengan mudah, tanpa harus benyak tersandung masalah.

Kalaupun nantinya ada sedikit tabrakan antara kepeingan istitusi dengan kepetingan pribadi, biasanya juga  dapat diselesaikan, apabila masing masing menyadari hak dan kewajiban masing masing.  Namun terkadang juga sulit diselesaikan, terkecuali harus ada salah sau pihak yang mengalah dan pasinya akan diugika.  Untuk itulah  perencanaan sebagaimana tersebut sangat diperlukan sehingga semuanya akan dapat diantisipasi dan tidak aka timbulmasalah.  Semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.