KUASA ILAHI

Sketsa kehidupan  anak manusia terkadang tidak seperti yang dibayangkan oleh kebanyakan manusia itu sendiri, karenaskenario yang dibuat oleh Tuhan ternyata  tidak selalu linier dengan apa yang ada dalam pikiran manusia.  Bahkan terkadang berbeda dan bertolak belakang  seratus delapan puluh derajat dengan apa yang  ada dalampikiran manusia.  Namun bukan berarti manusia kemudian tidak boleh melakukan prediksi, karena  untuk meraih masa depannya yang lebih baik, manusia memang harus merancangnya sedeikian rupa, bukan sekedar menjalani hidup apa adanya.

Memang benar semua keputusan itu sesuai dengan takdir  dan kehendak Allah swt, namun  bukan Allah pastinya juga tetap akan memperhatikan usaha manusia  yang bersungguh sungguh dan senantiasa memohon kepada-Nya.  Artinya tidak semua  rencana manusia itu akan digagalkan oleh kehendak dan takdir Tuhan, melainkan  hanya  sedikit saja  sesuatu yang  tidak sebagaimana dipikirkan dan diharapkan oleh manusia, karena memang takdir Tuhan menentukan lain.

Kita sangat meyakini bahwa kuasa Tuhan itu segala galanya, dan apabila Tuhan menghendaki sesuatu, maka tidak ada  satu kekuatan apapun yang dapat menghalangi dan menggagalkannya.  Namun bukan berarti kita dilarang untuk merencanakan dan berusaha mewujudkannya, karena justru Tuhan sendiri telah memerintahkan kepada kita sebagai umat manusia untuk selalu berusaha dan tidak patah semangat dalam memperjuangkannya.

Lantas  kenapa terkadang usaha manusia yang sudah sedemikian hebat, justru tidak dapat berhasil dan berganti dengan kegagalan?  Jawabannya tentu ada sesuatu yang salah dalam usaha kita mendapatkan sesuatu tersebut, atau  memang Tuhan sengaja untuk tidak memberikannya pada saat tersebut, melainkan akan ditunda pada saat yang lain, jika manusia itu bersabar dan terus mengusahakannya.  Dengan kata lain terkadang Tuhan menguji kepada manusia seberapa  sabar dan teguhnya seseorang tersebut dalam usaha yang dilakukannya.

Siapappun yang berusaha dengan gigih untuk mendapatkan seauatu dengan cara yang benar, insyaallah dia akan mendapatkannya, meskipun bukan  dalam jangkauan waktu sebagaimana diperkirakan manusia itu sendiri.  Karena itu yang paling penting kita ketahui ialah bagaimana kita tetap berusaha dan tetap mendekatkan diri kepada Tuhan dan terus berperasanhgkan baik kepada  Tuhan, karena pastinya Tuhan mempunyai rencana yang terbaik bagi hamba-Nya yang tekun dan berbakti.

Hanya orang yang  mudah  berputus asa sajalah yang akan merugi dan mendapatkan kegagalan, bahkan  bagi orang yang diberikan kemudahan  dalam meraih keingiananya pun terkadang diuji oleh Tuhan dengan keberhasilan. Jika  orang tersebut mau mensyukuri nikmat yang diterimanya, maka Tuhan akan semakin menambah kemudahan  baginya, tetapi manakala dia melupakan Tuhan, maka boleh jadi dalam sekejap semua nikmat tersebut akan sirna, atau mungkin dalam kehidupannya akan selalu tidak mendapatkan ketenangan.

Sudah terlalu banyak peringatan Tuhan kepada manusia agar terus berusaha dan bersabar dalam mendapatkan sesuatu, karena  sifat sabar tersebut akan membuat seseorang dicintai oleh Tuhan, dan kalau seseorang sudah dicintai oleh Tuhan, sudah barang pasti tidak ada sesuatu apapun yang  menghalanginya untuk mendapatkan sesuatu.  Namun biasanya orang seperti itu bukannya materi yang selalu dikejar, melainkan hanya ridla Tuhan sajalah yang diharapkan.

Kuasa Allah swt tentu tidak akan  merugikan manusia, karena  Tuhan pasti akan memutuskan sesuatu yang terbaik bagi manusia.  Namun biasanya manusia  itu sendirilah yang tidak mau mengikuti perintah Tuhan yang  justru akan membuatnya menjadi semakin baik.  Artinya kita harus yakin bahwa semua perintah Tuhan untuk manusia, meskipun sebagian manusia menganggapnya sebagai sebuah perintah yang berat, namun sesunggunya semua itu untuk kebaikan manusia  sendir, bukan untuk keuntungan Tuhan.

Perintah shalat lima waktu, perintah  berzkat, perintah berpuasa Ramadlan, dan haji, semuanya mempunyai maksud dan tujuan mulia dan  menguntungkan manusia itu sendiri,  tentu jika manusia mengerti dan memahaminya secara baik.  Pastinya adahikamh di setiap perintah Tuhankepada manusia,  hanya  manusia  itu sendirilah yang tidak mau mengalinya dan hanya berpkiran bahwa kewajiban tersebut sebagai sebuah perintah yang memberatkan.

Demikian juga perintah Tuhan untuk menghormati kepada kedua orang tuanyang telah berjasa atas keberadaan kita  bahkan hingga mengantarkan kita menjadi manusia sukses sebegaimana saat ini, tentu mempunyai makna yang sangat mulai dan berguna bagi manusia.  Nah, kalau perintah tersebut diabaikan dan bahkan  cenderung ditinggalkan, maka  Tuhan pastinya akan memberikan  peringatan dan sanksi  kepada manusia yang tidaktaat tersebut, baik pada saat masih berada di dunia maupun  nanti pada saat sudah di akhirat.

Kalau kita mendengar banyak cerita betapa tragisnya  nasib anak manusia , meskipun pada awalnya mendapakan kesuksesan yang sangat besar, itu disebabkan  dia  sendirilah yang membuatnya, yakni dengan tidak mau memenuhi perintah Tuhan untuk  menghormati kedua orang tuanya, bahkan  malah menyianyiakannya sedemikian rupa, hanya disebabkan kondisi orang tuanya yang sangat miskin dan tidak dari kalangan berada.

Rasa malu mempunyai orang tua miskin, padahal  merekalah yang telah berjasa besar terhadap duirinya adalah sebuah pengingkaran yang  sangat sadis dan  tidak pantas dilakukan oleh  makhluk bernama manusia yang dilengkapi  dengan akal pikiran.  Mengingkari orang tua sendiri adalah sebuah perbuatan yang tidak dapat dimaafkan, karena Tuhan pastinya akan membuka pintu maaf-Nya jika kedua orang tua yang disakiti telah memberikan maafnya.

Kalau Tuhan  memutuskan dan menakdirkan seseorang diberikan kesengsaraan setelah diberikan keruntungan  tersebut, bukan berati kuasa Tuhaan dibuat secara  tidak adil dan semana mena, melainkan manusia itu sendirilah yang telah mengubah takdirnya  sendiri.  Artinya ketika  manusia diberikan kesuksesan dan kemudian mau mensyukurinya  dengan baik, tentu Tuhan akan  semakin memberikan kemudahan kepadanya  dan menjaukannya dari segala macam kegagalan, terkecuali hanya sekedar  mengujinya saja.

Kita juga  pernah mendengar kisah  anak manusia yang  dalam awalnya selalu menemui kegagalan,  namun karena kegigihan dan kesabarannya untuk selalu berusaha dan memohon kepada Tuhan serta terus berperasangka baik kepada Tuhan, pada akhirnya diberikan kesuksesan yang luar biasa, baik melalui proses perjalanan karir yang dibangunnya maupun dari pihak eksternal yang memberikan support kepadanya, karena keprcayaan yang  dimunculkannya.

Modal kepercayaan yang selalu dijaga dan amanah yang selalu ditunaikan dalam kondisi  seperti apapun, itulah yang kemudian mengantarkannya meraih kesuksesan yang sangat gemilang.  Ada ada saja jalannya, seperti selalu meraih keberuntungan dan kemudahan dalam menjalankan usahanya, semua  orang yang menjadi  karyawannya sangat loyal dan mendukungnya sedemikian rupa sehingga lebih menambah keprcayaanya untuk mengembangkan usaha yang ditekuninya.

Namun terkadang juga ada jalan lain yang diberikan oleh Tuhan, yakni dipercayanya seseorang yang selalu berusaha yang mengalami kegagalan tetapi tetap tabah tersebut, oleh  pihak lain untuk menjalankan  usaha yang sudah berjalan dengan baik. Seperyinya sangat tiba tiba  keberuntungan tersebut muncul, karena berkat sebuah kejadian kecil yang kemudian  membuat kesan  mendalam seorang pengusaha sukses, dan kemudianmempercayainya untuk mengelola perusahaan yang sudah jadi.

Itulah kuasa Tuhan  untuk manusia, yang kita saksikan dan tidak ada alur linier yang   dapat kita tangkap, walaupun sesungguhnya  itu merupakan sebuah rangkaian yang sangat teratur dan dapat dipahami dengan mudah, jika kita memperhatikan sesuatu yang menyertainya, bukan semata mata hanya hasil yang kita lihat.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.