MASA DEPAN YANG SUDAH TAMPAK JELAS

Biasanya orang akan selalu melihat masa depan melalui perencanaan yang disusun,  namun  tidak semua perencanaan itu mencerminkan sebuah harapan yang dapat diandalkan, karena terkadang juga perencanaan tersebut disisusun hanya berdasarkan  daftar keinginan semata, tanpa melihat kemampuan untuk meraihnya.  Dengan begitu kita tidak akan dapat yakin bahwa apa yang disusun tersebut akan dapat direalisasikan dalam waktu tertentu yang  uga direncanakan.

Sebagai sebuah lembaga, UIN Walisongo Semarang sesungguhnya sudah  membuat rencana yang cukup matang, namun masih tergantung dengan pihak lain, sehingga kalaupun perencanaan tersebut cukup bagus, namun  realisasinya masih sangat bergantung dengan pihak lain yang erat hubungannya dengan pembiayaan rencana tersebut.  Rencana tersebut ialah tentang pembangunan sarana pendidikan, baik perkuliahan, laboraorium dan juga perkantoran.

Pada awalnya kita sangat yakin dengan perencanaan tersebut sehingga seolah masa depan  sudah berada digenggaman, namun  ternyata tidak sebagaimana diharapkan, karena ada beberapa kendala yang harus dihadapi, sehingga kita harus  sedikit bersabar.  Bahkan pernah terjadi ada sebuah  kondisi  dimana kita seolah sudah tidak mungkin lagi dapat menruskan rencana tersebut, namun  atas  usaha dan doa, serta kepututusan Tuhan, maka  rencana tersebut  saat ini sudah mulai terlihat kejelasannya.

Pada saat ini  kita sedang melakukan koordinasi dengan  smeua pihak yang terkait untuk memastikan bahwa rencana yang sedikit tertunda tersebut akan dapat diteruskan dan direalisasikan dalam waktu yang ditentukan.  Jika koordinasi kali ini  menyepakati beberapa hal tentang  jadual dan juga komitmen untuk terus  melakukan komunikasi dengan berbagai pihak yang terkait, utamanya  pihak yang akan membiayai pembangunan tersebut, maka dalam waktu kurang lebih dua tahun, seluruh bangunan yang kita rencanakan, insyaallah akan dapat dilihat wujudnya.

Memang ada beberapa kendala yang saat ini sudah terbuka tabirnya, sehinggakita dapat melakukan upaya lanjutan untuk mengatsi berbagai kendala tersebut, sehingga rencana penjadwqalan kembali yang kita buat,  akan dapat berjalan dengan  baik dan seuai dengan target waktu.  Kita patut bersyukur karena  dengan adanya koordinasi kali ini semua  kendala yang selama ini  terjadi sudah dapat diketahui dan sikapi sehingga diharapkan ke depan tidak lagi ditemui  kendala lain yang akan menghambat  pelaksanaan rencana tersebut.

Bahkan pihak  kementerian agama, da;lam hal ini  sekretaris jenderal sendiri sudah berkomitmen untuk mempercepat hal ini sehingga semua phak sudah dapat merasakan betapa maa depan sudah dapat  dilihat kejelasannya.  Namun demikian memang kita tidak boleh lengah sedikitpun, karena   semua hal dapat terjadi, dan kita akan mendapatkan kesulitan, jika kita tidak cermat dan terus melakukan koordinasi serta  mengawal  semua hal yang terkait dengan proses yang sedang berjalan.

Sebelumnya kita juga sudah mendapatkan kepastian bahwa  pada tahun ini dengan segala upaya yang kita lakukan,  sudah diputuskan bahwa kita akan mendapatkan SBSN untuk pembangunan  gedung perkuliahan, sebagai  wujud dari keinginan kita untuk memberikan  kelengkapan sarana perkuliahan yang  ada.  Sebagaimana kita tahu  ahwa  UIN Walisongo baru saja alih status dari Institu ke Universitas, dan sekaligus juga membuka  beberapa program studi baru yang diwadahi dalam 3 fakultas baru.

Sudah barang tentu kehadiran beberapa fakultas dan juga program studi baru tersebut mengharuskan kita memperlengkapi dengan sarana  yang  cukup, seperti gedung perkantoran dan juga gedung perkuliahan.  Hanya saja yang lebih mendesak ialah  persoalan  sarana perkuliahan, dan sekaligus perkantoiran untuk administrasi  dekanat.  Karena itu keputusan tentang pembangunan  SBSN tersebut sngguh sangat menggembirakan dan patut kita syukuri.

Kita tidak dapat membayangkan bagaimana jika tahun ini kita sama sekali tidak mendapakan tambahan gedung perkuliahan, tentu kita akan berpikir ulang  dan mengevaluasi tentang kuota penerimaan  calon mahasiswa baru tahun ini, karena praktis tidak mungkin mempertahankan  kuota tahun yang lalu, apalagi harus menambahnya.  Namun dengan penambahan gedung perkuliahan beru nanti, kita dapat dan berani untuk sedikit menambah kuota penerimaan calon mahasiswa baru.

Sekaligus saat ini juga sudah keluar peraturan  menteri agama RI tentang pengangkatan dosen tetap bukan PNS dan kita juga sudah merencanakan  mengangkat sekitar 75 dosen baru non PNS tersebut.  Prosesnya saat ini sedang dogodok di kementerian dan dalam waktu yang tidak terlalu lama, ionsyaallah akan segera dikeluarkan, sehingga proses rekrutmennya akan segera dapat kita lakukan.  Dengan begitu pada tahun akademik 2016-2017 nanti kita sudah akan dapat memperkerjakan mereka.

Dengan kondisi  seprti itu kita sudah dapat memprediksi dan melihat kecerhaan masa depan terkait dengan  kemungkinan kita tidak  mendapatkan masalah  perkuliahan, baik terkait dengan  gedung kuliah maupun ketersediaan dosennya.  Namun kita juga masi harus memp[ersiapkan diri untuk mengusulkan beberapa program studi baru yang akan melengkapi program studi yang sudah ada, terutama  untuk beberapa fakultas baru, sehingga keseimbangan antara fakultas akan dapat dilakukan.

Tgerkait dengan  rencana  pembangunan gedung yang representatif dan juga laboratorium yang  dibiayai dari pinjaman  dari Islamic Development Bank, saat ini sebagaimana  tadi disampaikan, sudah berproses yang jelas.  Artinya  semua hal yang dahulunya masih suram,  saat ini sudah mulai tersingkap, sehingga kita sudah sedikit lega  dan boleh berharap banyak dengan sikap optimisme yang tinggi.  Tentu kita  sekali lagi tidak boleh lengah dan membiarkan kesempatan tersebut berlalu begitu saja.

Satu hal yang perlu kita  perhatikan dan siapkan ialah bagaimana seluruh komponen yang terkait dengan pelaksanaan pembangunan tersebut harus betul betul mengetahui   aturan main yang  ada, serta berusaha untuk tetap istiqamah dalam menjalankan aturan tersebut.  Jangan sampai kita tergiur dengan seuatu ayng dapat menyebabkan semuanya berantakan.  Artinya kita harus terus menerus saling mengingatkan dan memberikan  seluruh kemampuan kita untuk menyukseskan  pekerjaan tersebut.

Berlaku profesional adalah kata kunci yang harus  selau kita pegang erat, sehingga gangguan apapun, kalau kita berjalan secara profesional,  akan dapat kita lewati  dan kita  akan sampai kepada tujuan dengan selamat.  Saya sebagai pimpinan  di UIN  Walisongo, sebagai salah satu bagian dari penerima pinjaman dari IsDB tersebut selalu megingatkan kepada  semua pihak, utamanya yang terkait dengan pelaksanaan  dan proses projeck untyuk selalu waspada dan tetap  berpegang  serta berjalan di rel yang benar.

Jangan sampai ada pihak manapun yang dapat mengendalikan persoalan ini, karena  itu semua akan merugikan kepada lembaga dan juga diri sendiri.  Dengan begitu kita sesungguhnya sudah dapat melihat bayangan masa depan yang cukup jelas  dalam kaitannya dengan rencana pembangunan kampus kita tersebut.  Semoga  Tuhan senantiasa menguatkan iman kita semua sehingga akan dapat menjalankan amanah tersebuit dengan baik dan sekaligus juga  selamat.

Karena itu kita harus percaya penuh kepada Tuhan, dan senantiasa   teguh dalam  menjalankan amanah dengan baik.  Kalaupun ada pihak pihak tertentu yang mencoba akan mempengaruhi, dan bahkan mungkin “mengancam”,  kita akan tetap selamat, jika kita memang tidak me;lakukan hal hal tercela dan keluar dari aturan main yang ada.  Itulah kuncinya.  Semoga  semua cita cita  baik tersebut akan dapat kita jalani dan raih bersama dengan roil=dla Allah swt. amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.