SELAMAT HARI IBU

Kita sudah sangat paham dengan keberadaan seorang ibu bagi siapapun, karena sudah pasti siapapun orangnya, dapat dipastikan pernah berada di kandungan seorang ibu, dilahirkan dan kemudian dirawatnya dengan penuh kasih sayang. Mungkin memang ada sebagian kecil manusia yang sama sekali tidak mengalami kasih sayang ibu, karena  kelahirannya memang tidak dikehendaki ibu tersebut, sehingga dia tega membuang aau memunuhnya sejak lahir.

Mengingat  peran dan fungsi ibu tersebut, kita  sudah dapat memprediksi bahwa siapapun yang berani menyakiti hati seorang ibu, dapat dipastikan hidupnya tidak akan pernah tenang  dan sukses.  Mungkin ada sebagiannya yang tampak sukses, tetapi tidak akan pernah lama bertahan, karena pasti  tuah seorang ibu akan sangat manjur dan  akan dengan mudah  mengenai anak durhaka tersebut.  Kita sudah  menyaksikan banyak kejadian semacam itu dalam berbagai kurun waktu yang berbeda.

Kesuksesan seseorang dapat dipastikan dibarengi dengan restu seorang ibu yang selalu mendoakannya, bahkan kalaupun ada orang yang meskipun tidak pernah menyakitkan  orang tua atau ibunya, tetapi sekaligus juga tidak pernah menjenguk dan meminta restunya, orang tersebut masih akan kesulitan dalam  mengarungi hidup, apalagi  kalau misalnya mempunyai keinginan untuk meraih sesuatu, dapat dipastikan akan selalu mengalami kendala.

Itulah ibu yang meskipun mungkin sangat sederhana dan miskin, mungkin juga bodoh tidak  mampu membaca dan menulis, tetapi perannya sungguh sangat luar biasa  dan mempu mengantarkan anaknya untuk menjadi sarjana  dan bahkan menjadi pejabat penting. Itulah megapa berkali kali Tuhan dan juga nabi Muhammad saw selalu menekankan  perlunya mengjormati ibu dan memperlakukannya sedemikian baik, bahkan  bak seorang raja.

Bahkan kalau misalnya tidak dilarang oleh agama,  kita mungkin diwajibka untuk menyembahnya juga.  Tetapi  agama kita memang hanya mengenal penyembahan tersebut khusus kepada Tuhan dan bukan kepada yang lainnya.  Hanya saja  untuk menghormati ibu dan memperlakukannya dengan sangat baik, kita dipersilahkan untuk melakukan apapun  untuk menyenangkan hati ibu dan menjauhkan  dari amarahnya.

Hari ibu kali ini  mengingatkan  kepada kita  tentang bagaimana susahnya  ibu mem=ngandung, dan melahirkan kita.  Ibu telah berkorban sedemkina hebatnya sehingga  beliau mempertaruhkan nyawa demi  kelahiran kita.  Lalu menyusui dengan sedemikian sabar, merawat kita dengan kasih sayang, meskipun terkadang kita bertindak nakal.  Bahkan kita dapat membayangkan betapa repotnya ibu pada tengah malam, saat kita mengompol menangis karena kegerahan atau merengek untuk meminta minum dan makan.

Kita juga diingatkan oleh peringatan hari ibu kali ini  dengan  bagaimana  ibu kita yang super sabar dalam mendidik kita, terutama pada saat beliau harus beristirahat merebahkan tubuhnya yang sudah begitu  lunglai.  Baru kali inilah kita dapat membayangkan dan merasakan betapa kasih sayang ibu sungguh  demikian tulus tapna dapat terbalas oleh apapun yang dapat  kita lakukan.  Jangankan  emas permata, bahkan nyawa kita pun belum cukup untuk membalas kebaikannya.

Sudah terlalu banyak pernyataan  yang  menempatkan seoranag ibu itu wajib untuk diperlakukan dengan baik dan  didoakan untuk kesejaheraannya.  Tuhanpun  pasti akan megabulkan setiap permohonannya yang terkait dengan anak anaknya.  Karena itu  sudah  menjadi kewajiban bagi kita selaku anak anak, untuk senantiasa tidak bosan bosan  meminta restu dan doanya untuk  keselamatan, kesejahteraan dan kesuksesan kita, di dunia dan akirat.

Sungguh mulia hidup orang yang selama hidupnya  selalu memuliakan ibunya dan sebaliknya sungguh sengsara hidup orang yang  memperlakukan ibunya seperti budaknya dan selalu menyakitkan hati.  Kalaupun langit runtuh berkepng keping, tidak bolehlah kita melupakan jasa seorang ibu, karena  ibulah yang menjadi perantara keberadaan kita di dunia dan peran serta fngsi beliaulah kita akhirnya dapat  meraih hidup yang  mulia.

Sekali lagi pada saat ini, dalam memperingati hari ibu ini, kita harus  berkomitmen diri untuk memperlakukan ibu kita dengan sangat  baikdan menempatkannya ditempat yang paling tinggi, melebihi yang lainnya, terkecuali Tuhan.  Jika  pada saatn ini ibu kita masih hidup, maka  beruntunglah kita, karena masih dapat memperlakukan dan membahagiakannya dengan  begitu mudah.

Namun jika mereka sudah mendahului kita menuju alam baka, maka kita tetap dapat memperlakukannya dengan baik melalui sikap dan komitmen kita sebagai hamba Tuhan yang meyakini ajaran agama, yakni dengan mendoakannya  agar selalu disayang Tuhan, diampuni seluruh kesalahan dan dosanya serta diterima dan dibalas  seluruh amal baiknya.  Dengan begitu kita  sudah melakukan  sesuatu yang terbaik bagi ibu kita.

Barangkali dala memperingati hari ibu kali ini, ada baiknya jika kita seskali memanjakan ibu kita dengan meberikan sesuatu yang paling disenangi, semacam masak bersama  dengan bahan utamanya umbi umbian, lalu ikan air tawar yang langsng dinikmati beig=hgitu matang.  Pastinya akan seru dan menyenangkan semua pihak.  Kita yakin sekali jika anak anak dan cucunya bahagia, ibu kita pstinya akan turut bahagia, walaupun mungkin tidak akan dapat menikmati makanan yang  disajikan dengan  maksimal.

Kita sanat tahu bbahwa ibu kita biasanya tidak menyukai makanan, melainkan hanya ingin menyaksikan anak dan cucunya bahagia.  Nah, salah satu tanda bahagia tersebut ialah jika mereka riang tertawa dan  bercanda sambil makan makanan yang dibuat bersama.  Mari wujudkan  amalan kecil tersebut dengan memaknainya  secara maksimal, insyaallah aan menjadi bernilai besar.  Mari kumpulkan seluruh keluarga pada hari terbaik untuk mendapatkan  kenikmatan terbaik pula.

Terkadang kita memang kesulitan untuk dapat membahagiakan ibu kita, karena  kalau  beliau ditawari apa yang diinginkan, pastinya tidak akan  dapat menjawab dengan pasti, karena keinginan beliau sudah sangat terbatas, dan mungkin akan dijawabnya ialah dapat menyaksikan anak dan cucunya  bahagia dan sehat, sehingga dapat menjalani hidup ini dengan  penuh kegembiraan dan dapat menjalankan ibadah dengan  baik pula.

Kita  tentu dapat  melakukan apapun yang muaranya ialah agar ibu menjadi bahagia, meskipun tidak tepat pada peringatannya, melankan  masih sanat dekat dengan tanggal peringatan tersebut.  Kalau untuk mencari dailil mengapa kitaharus memperlakukan ibu dengan begitu baik, kiranya tidak diperlukan lagi, karena  semuanya sudah sangat jelas. Hanya saja yang dibutuhkan  saat ini ialah bagamana kita merealisasikan hal tersebut melalui perilaku kita yang mudah dan tidak berbaya tingi.

Barangkali kalau misalnya ibu kita masih kuat dan mampu melaukan aktifitas ibadah umra, maka  mengajak beliau berumrah tentu merupakan  perbuatan terpuji dan pasti ibu akan sangat baqngga, namun jika ibu kita sudah tidak mampu lagi melakukan aktifitas ibadah umrah yang memang membutuhkan  tenaga, maka cukuplah kita melakukan  sesuatu yang dapat membahagiakanya sebagaimana  disebutkan di depan.

Hal terpeting ai kita ialah jangan sampai kita melupakan ibu, bahkan jangan sampai kita hanya menyenangkannibu pada saat peringatan hariibu semata, karena hal tersebut tentu akan sangat menyakitkan.  Sebaiknya  kita mulai memikirkan bagaimana kita mampu menjadikan ibu kita sebagai ratu yang harus dilayani segala keperluannya.  Kalaupun ibu tidak mau diperlakukan demikian, maka kita  harus dapat mengubahnya dengan cara lain, yang substansinya sama dengan menjadikan ibu kita sebagai yang paling kita muliakan dan hormati.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.