MENGHIDUPKAN BISMILLAH

Barangkali ada yang mempertanyakan kenapa bismillah harus dihidupkan? Bukankah kata tersebut  sudah sering diucapkan oleh umat muslim dalam setiap memulai sesuatu.  Jawabannya  ialah karena meskipun sudah banyak umat muslim yang membacanya, namun masih sedikit diantara mereka yang meresapkannya, disamping masih ada juga umat muslim yang belum membiasakan membacanya dalam setiapaktifitasnya.

Memang bagi Tuhan, kalupun seluruh makhluk Nyasama sekali tidak ada yang  memuja dan memuji Nya, tetaplah tidak ada pengaruh apapun, malahan justru makhluk itulah yang  terpengarud dengan persekongkolan mereka untuk tidak menganggap Allah swt sebagai Tuhan.  Hanya saja  sebagai makhluk Nya yang taat kiranya tidak pautut bagi kita untuk tidak mensyukuri setiap detik atas nikmat yang dilimpahkan kepada kita.

Jika lisan kita sudah terbiasa mengucapkan syukr dan  membaca kalimat kalimat yang baik sebagai bentuk dzikir, maka  untuk memulai smeua pekerjaan yang baik kita akan dengan mudah mengucapkan bismilah  sebagai ungkapan tentang keberadaan Tuhan yang Maha  Menentukan, dean sekaligus juga sebagai bukti bahwa kita selalu mengingat Nya serta mengungkapkan perasaan kebjikan atas seluruh keputusan Nya untuk umat manusia.

Kita akan merasa sangat bangga dan puas jika setiap saat dapat menyaksikan dan mendengarkan kata agung yang menyebut asma Nya, Allah.  Karena itu kita sudah membiasakan anak anak untuk senantiasa mengungkapkan kata tersebut setiap memulai makan, minum, berangkat sekolah, belajar dan semua aktifitas mereka sehari hari.  Memanmg pada  awalnya kita harus selalu mengingatkan dan dapat dibiang cerewet agar anak tidak sampai melupakannya.

Namun lama kelamaan mereka akan terbiasa dengan sendirinya, tanpa beban sedikitpun.  Hanya saja  masih banyak diantara saudara kita sesama muslim yang jarang sekali mengucapkan kata tersebut,dan juga tidka berushaa untuk mebiasakan kepada anak anaknya, sehingga kata tersebut selah asing dalam dirinya.  Sungguh sangat disayangkan sekali, karena sebagai umat muslim  seharusnya  mereka menyadari dan selalu ingat kepada Tuhan yang mmenciptakan segalanya untuknya.

Pada awalnya memang cukuplah  hanya sekedar membacanya, meskipun belum mampu encerna dan  merefleksikannya dalam seluruh sepak terjangnya.  Sebab kita  dapat menganggap bahwa  mengucapkan bismillah dalam stiap aktifitas yang kita lakukan, sekaligus juga sebagai syiar kita untuk Islam itu sendiri. Bayangkan saja jika setiap kali kita mengucapkan bismillah dan itu kemudian dapat dikenal oleh pihak lain, maka secara otomatis mereka akan mendapatkan pengaruh positif dari apa yang kita amalkan.

Tentu akan jauh lebih hebat lagi jika kita mampu menghidupkan kata bismillah dalam harti dan jiwa kita, sehingga kita akan selalu terbimbing untuk menjalani semua hal yang baik, karena merasa bahwa Tuhan akan senantiasa hadir dalam hidup kita dan psti akan menyaksikan apapun yang kita kerjakan.  Dengan begitu secara  otomatis kita tidak akan pernah berpikir jahat apalagi melakukannya.

Rupanya diantara kita sebagai umat muslim masih banyak yang belum mampu membiasakan membacanya, apalagi harus meresapkannya dalam seluruh hati dan pikiran kita, sehingga memang dibutuhkan proses dan pelatihan yang terus menerus.  Untuk itu kita memang harus memulainya  denagn berbagai upaya nyata, semisal mempraktekkan diri  dalam keseharian kita, lalu kita juga  meminta kepada seluruh keluarga kita untuk membacanya  setiap  mengawali makan, minum dan aktifitas lainnya.  Bahkan kalau perlu dipaksakan, karena terkadang untuk memulai sesuatu yang baik dan dibiasakan itu harus  dipaksa terlebih dahulu.

Sesungguhnya  untuk sekedar  membaca kata bismillah itu sangat ringan dan mudah, terkecuali ilamana kita memang tidak memperhatikannya atau sengaja untuk tidak melakukannya, padahal sangat banyak keuntungannya. Kita harus berkeyakinan bahwa dengan membaca kata bismillah tersebut kita akan aman dan terjauhkan dari  campur tangan setan dalam kegiatan yang kita lakukan.  Kalaupun ada pihak lain yang mengejek tentang  hal tersebut, biarkan saja, karena  siapapun yang tidak yakin tentang sesuatu, maka akan sangat sulit untuk memahamkannya.

Bagi kita yang yakin tentang hal tersebut, sebaiknya memang tidak meninggalkan pembacaan bismillah tersebut dalam setiap saatnya, bahkan kalau tidak keberatan, mebcanya secara terus menerus pun akan sangat baik dan berdampak dalam kehidupan kita.  Bagi mereka yang belum mampu menghidupkannya dalam hati dan pikiran, sebaiknya mersapinya dengan pelan pelan, bahwa saat membaca kita memang sedang  berkeyakinan bahwa apapun yang kita lakukan itu  atas kehendak Tuhan.

Untuk itu dalam setiap kita membacanya kita seolah mengatakan dengan menyebut asma Allah, sehingga apapun yang kita  lakukan itu atas seijin Allah sehingga ita  dapat mengharapkan kebaikannya, dan terjauhkan dari segala macam yang membahayakan.  Dengannmemkbacanya tersebut sekalaigus juga mengisayaratkan kepada pihak  manapun bahwa kita tidak sedang sendirian, karena kita mengaitkan smeua aktifitas kepada Allah, Tuhan yang engatur dan menentukan segalanya.

Siapapun diantara umat muslim yang melupakan bacaan bismillah tersebut, apalagi  pada saat melakukan sesuatu yang baik, kiranya kurang berkah dan tidak akan mendpatkan dukungan dari  dalam dirinya yang merupakan dorongan yang dipompakan ole Tuhan. Mungkin secara lahir kita tidak akan merasakannya, namun jika kemudian kita cermati dan rasakan, pasti akan sangat terasa dan  dapat membedakannya dengan ketika tidak dengan membacanya.

Saat ini yang terpenting bagi kita selaku umat muslim ialah bagaimana kita selalu mengaitkan seluruh aktiitas kita  dengan keberadaan Alah swt sebagai Tuhan yang Maha Menentukan segalanya.  Dengan memerankan  diri seperti itu kita sudah memasrahkan  idup dan nasib kita hanya kepada Tuhan.  Pasrah kepada Tuhan tersebut merupakan sikap yang  seharusnya dilakukan oleh setiap orang beriman, walaupun bukan berarti kita tidak mempunyai  inisiatif dan  usaha samaa sekali, melainkan semua yang kita usahakan, pada akhirnya akan ditentukan oleh Tuhan.

Nah, keyakinan yang demikian akan membuat diri kita  selalu ingat dan  bergantung kepada Tuhan. Karena itu mari kita terus berusaha agar pertolongan Tuhan selalu diberikan kepada kita, dengan syarat kita meyakininya secara  maksimal dan sekaligus juga selalu menjaga diri untuk  selalu dekat dengan Nya dan terjauhkan dari segala perbuatan maksiat yang hanya akan menjauhkan kita dari Nya.  Dan salah satu cara yang mudah ialah kita hiasi diri kita dengan bacaan bismillah.

Dalam perjalanan pengalaman  anak manusia, tidak pernah ditemukan orang yang senantiasa membiasakan dan melanggengkan bacaan bismillah, kemudian  hidupnya sengsara, melainkan justru  sebaliknya.  Artinya mereka yang selalu istiqamah membaca bismillah dalam  kesehariannya, selalu  mendapatkan karunia dana kemudahan dari Allah swt, dalam segala urusannya.  Hanya saja  pada saat kita memulainya harus disertai dengan keyakinan yang penuh, karena kalau kita hanya setengah setengah dalam mempercayainya, maka justru kita akan menemukan kondisi yang sebaliknya.

Tuhan pastinya akan menguji sejauh mana keyakinan hamba Nya yang  akan menjalani sebuah lakon yang baik.  Bahkan  al-uran sendiri menyatakan bahwa Tuhan pasti akan menguji  mereka yang mengatakan ”aku beriman”,  untuk diketahui  manakah yang  benar dan manakah yang berbohon saja.  Untuk itu sekali lagi mari kita hidupkan bismillah dalam perjalanan hidup kita, agar kita senantiasa mendapatkan  karunia Nya hingga akhir  zaman nanti. Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.