MEMAKNAI PERBEDAAN

Hidup di dunia ini tidak mungkin aan seragam dalam keseluruhan aspek, karena memang masing masing orang mempungai keinginan yang berbeda.  Karena itulah yang terpenting dalam mengarungi hidup di dunia ialah bagaimana kita dapat  mengelola perbedaqan etrsebut sehingga tidak akan  menjadi kendala dalam komunikasi dan hubungan selanjutnya.  Artinya meskipun berbeda, yang terkadang sangat menyentuh aspek yang paling  hakiki, kita tetap harus dapat menahan diri untuk tidak  mengeluarkan keberbedaan tersebut sehingga akan  menjadi kendala.

Berbeda itu merupakan  sebuah keniscayaan, namun bukan berarti tidak dapat disatukan dalam arti untuk kepentingan bersama yang lebih besar.  Memang  dalam hal demikian, kita harus mampu mengendalikan diri kita untuk tidak egois dan ingin menang sendiri. Untuk menyatukan perbedaan tersebut bukan berarti salah satunya harus mengikuti yang lain, sama sekali bukan begitu, melainkan  harus ada tyujuan utama yang dapat dijadikan sebagai rujukan, sehingga perbedaan masing masing tidak perlu dimunculkan.

Nah, sesuatu yang besar yang kita jadikan tujuan bersama itulah yang selalu harus diutamakan, dan bukan sesuatu yang dimiliki oleh masing masing orang.  Dengan demikian kita pasti dapat mengaqtasi benyak masalah yang muncul dengan baik.  Sebagai contoh kongkritnya ialah kita sebagai banga Indonesia yang  memang berbeda dalam banyak hal, sepetri  etnis, suku, agama dan lainnya, namun kita harus mampu  mengusung  sebuah tujuan besar, yakni membangun negeri  untuk kesejahteraaan seluruh warga bangsa.

Sementara itu untuk keyakinan, biarlah masing masing tetap memagangnya dan menjalankan  kegiatan keagamaannya masing masing, sedangkan  secara bersama sama harus  memikirkan bagaimana memajukna bangsa dengan  Pancasila sebagai dasarnya.  Biarlah  kita  tetap menjadi suku yang berbeda, etnis yang berbeda, tetapi smeuanya harus bersatu dalam emmbangun bangsa menuju kesejahteraaan bagi semuanya.

Kita mengakui memang sulit untuk dapat melakukan hal tersebut, sehingga sampai saat inipun kita masih melihat  betapa potensi untuk berbeda dan bahkan untuk menjadi pemecah kesatuan masih snagat kuat, namun banyak diantara kita yang sudah memahami betapa pentingnya kebersamaan tersebut, sehingga potensi tersebut masih dapat diredam sedemikian rupa hingga tidak muncul ke permuakaan.  Meskipun begitu kita juga masih  melihat letupan letupan kecil yaang  masih terlihat di beberapa tempat.

Sesungguhnya perbedaaan yang ada  akan menjadi sangat bagus dan menarik, jika kita mampu mengelolanya  dengan bagus, bahkan sangat mungkin keberhasilan kita dalam mengelola perbedaan tersebut akan menjadi sebuah  prestasi luar biasa dan dapat dijadikan sebagai  referensi oleh semua bangsa di dunia.  Bahkan saat inipun seleum semuaya tuntas, kita juga sudah menjadi  bahan pembicaraan dunia tentang  mengelola perbedaan tersebut.

Dapat dibayangkan betapa  berhasilnya bangsa kita dalam mengelola perbedaan tersebut, dimana  banyak sekali perbedaaan dalam berbagai hal, namun  masih dapat dikendalikan dengan bagus, sehingga tidak muncul keretakan dan pertentangan hebat sebagaimana yang terjadi di belahan dunia lain.  Bagimana mungkin  Indonesia dengan luasan  yang demikian besar, dengan  warga bagsa yang beraneka ragam perbedaan, kepercayaanyapun juga sangat beragam, tetapi  tetap dapat hidup rukun dalam sebuah  keinginan bersama untuk  sejahtera.

Setiap  warga bangsa di negeri ini  memang mempunyai keinginan yang berbeda, dan seandainya dibiarkan dalam kebebasan memilih sesuatu tanpa batas, dpaat dipastikan akan terjadi kerusuhan yang luar biasa, karena perbedaan yang demikian  besar.  Namun alhamdu lillah umat muslim sebagai mayoritas dinegeri ini mampu  menerapkan ajaran  agamanya yang cinta damai, toleran terhadap perbedaan yang ada serta menghormati   keyakinan orang lain yang memilih keyakinan berbeda dengaqn umat muslim.

Mungkin  masih ada pihak yang menuduh umat Islam  tidak toleran dan tidak mau mengerti serta  tuduhan lain, tetapi mereka rupanya lupa bahwa kalau seandainya umat muslim ingin menang sendiri dan kemudiana menghancurkan semua yang erbeda dengannya,  secara  teoritis  sangat udah dan  dalam waktu yang cepat, namun itu semua tidak dilakukan, karena  Islam sesungguhnya sangat cinta damai dan ingin semuanya baik.

Mungkin memang masih ada  umat muslim yang belum menyadari tentang pentingnya  perbedaan tersebut dan bagaimana kita dapat megelolanya, namun itu sangat kecil dan seharusnya tidak diangkat sebagai sesuatu yang perlu diperdebatkan.  Kita harus mampu untuk melihat segala sesuatunya dengan obyektif.  Artinay jumlah umat muslim yang mayoritas tersebut, kalau mau tentu akan dapat menentukan  sesuatu menurut yang dimauinya, tanpa harus memperhatikan kepentingan pihak lain.

Tetapi apa yang terjadi? Umat muslim justru sangat pengertian, sangat toleran sehingga mereka mampu mengendalikan diri untuk tidak berbuat sesuatu yang dapat menyakiti pihak lain.  Umat muslim sangat  mapu untuk menyelami keinginan masyarakat banyak, termasuk masyarakat minoritas, sehinga  mereka mau mengorbankan kepentingannya, dan lebih  mendahulukan kepentingan bersama.  Itulah yang terkadang tidak dimengeerti oleh pihak lain dan ketika ada sedikit umat yang  melakukan perbuatan tidak menyenangkan, lalu dianggapnya sebagai perbuatan umat  secara umum.

Kebersamaan memang menjadi  ruh dari semua keinginan bersama  untuk membangun negeri ini secara umum.  Bagimana  kesejahteraan dapat diwujudkan kepada seluruh umat dan  pendidikan juga dapat dinikmati oleh semua golongan, ksehatan juga harus dapat dinikmati oleh semua warga bangsa, serta  lapangan pekerjaaan dapat diakses oleh semua  masyarakat.  Itulah p3erjuangan yang hartus diwujudkan bersama, dengan tidak mempersoalkan  mengenai perbedaan yang ada, seperti etnis,  suku, agama dan lainnya.

Jadi jangan lagi ada pengertian bahwa  perbedaan yang ada  akan terus ditanamkan kepada semua orang sehingga masing masing akan menjadsi mengeras dan akhirnya tidak mampu dibendung lagi derasanyaq kecemburuan dan perpecahan.  Sebaliknya kita harus terus berusaha  dengan nayata bahwa p[erbedaan yang ada bukanlah menjadi halangan untuk melakukan hal besar ebrsama dan  menjadikan perbedaan tersebut justru sebagai perekat bersama untuk  membangun masa depan yang lebih baik lagi.

Perbedaaan  yang  ada di sekitar kita harus  diusahakan  dipendam  dalam dalam, sehingga baunya pun tidak akan tercium oleh orang.  Lantas bagaimana caranya untuk memendam perbedaan tersebut?.  Tentu kita mempunyai cara yang baik untuk itu, yakni misalnya dengan lebih mengkonsentrasikan seluruh pekerjaaan kita kepada  sesuatu yang besar yang menjadi tujuan bersama, sepeeti menciptakan lingkungan yang aman, asri dan menyenangkan.

Dengan mengkonsentrasikan diri seluruh warga kepada penciptaan  lingkungan yang demikian,  rasanya perbedaan yang ada akan dapat dilupakan, dan kalaupun kemudian muncul dalam pribadi mereka, maka mereka akana berusaha untuk tidak memunculkannya, karena resikonya akan merusak  penciptaan laingkungan yang diidamkan tersebut.  Tentu itu hanya sebuah alternatif, dan amsih banyak alternatif lainnnya yang dapat dilakukan.

Kita berharap bahwa  semua pihak dapat mengerti dan emndukung semua upaya yang dilakukan, dan jangan memancing mancing tentang umat muslim yang  saat ini sungguh sangat tolerans kepada semua pihak.  Saya khawatir bahwa jika keberadaan umat muslim yang mayoritas tersebut justru dijadikan sasaran tembak dalam semua hal yang berkonotasi jelek, maka umat akan bangkit dan melakukan sesuatu yang membahayakan kesatuan bangsa.

Tentu itu semua tidak kita harapkan, karena kita masih tetap meyakini bahwa Islam itu cinta damai dan  igi yang terbaik bagi umat secara keseluruhan, tanpa memandang perbedaan yang ada.  Semoga  semua keinginan kita akan dapat diwujudkan oleh kita semua. Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.