MENAKLUKKAN NAFSU

Biasanya orang akan mudah  tergoda oleh nafsu, apapun bentuknya karena memang nafsu itu akan selalu menggoda siapapun, khususnya bagi mereka yang tidak mempunyai pegangan atau mempunyai tetapi tidak kuat.  Sebagai contohnya ialah bagaimana seseorang  akan terus digoda untuk mengejar harta, mengejar wanita dan juga kedudukan.  Nah, kalau orang tersebut tidak mempunyai pegangan iman yang kuat, tentunya akan mudah saja terseret untuk mengikuti nafsu tersebut hingga benar benar tenggelam di dalamnya.

Tentu akan  mudah saja nafsu menaklukkan seseorang yang kosong jiwanya, karena memang  tidak ada pagar untuk membtasi langkah dan geraknya untuk mengikuti nafsu tersebut.  Jika kemudian orang membutuhkan sesuatu, lalu  dia melihat betapa enaknya kalau mempunyai harta yang banyak, maka dia pasti akan  tergoda untuk memburu harta tersebut, tidak peduli dengan cara yang akan dilakukan, termasuk yang membahayakan dirinya.

Kalau ada kesempatan untuk melakukan kejahatan pun,  dia akan lakukan demi  harta tersebut, bahkan kalau misalnya harus dengan menghilangkan nyawa orang lain, tetap akan sanggup dilakukan.  Demikian juga dengan aksi mencuri atau bahkan  korupsi, semuanya akan dengan mudah dilakukan, karena memang tidak ada benteng yang membatasinya.

Jika seseorang  kemudian menginginkan  perempuan, dan kemudian ada kesempatan, pasti akan dengan segera dilakukannya, termasuk kalau misalnya harus memperkosa seseorang.  Apalagi kalau kemudian dia mempunyai uang untuk sekedar menyewa perempuan yang memang menjajakan   tubuhnya, pasti dengan ringan akan dilakukannya.  Itu semua karena  tidak ada penghalang bagi dirinya untuk melakukan hal tersebut.

Tidak ubahnya dengan orang yang  berkeinginan untuk berkuasa, maka segala upaya akan dilakukannya, termasuk hal hal yang melanggar aturan dan bahkan kalau harus menyingkirkan  rivalnya dengan cara yang keji.  Nah, akan sangat berbeda dengan mereka yang mempunyai benteng keyakinann dan agama yang kuat, pasti dia akan berpikir berkali kali sebelum  memenuhi keinginannya tersebut.

Dan pada akhirnya dengan berbagai pertimbangan yang kuat, terutama bagi mereka yang mempunyai  [egangan yang kuat, mereka  akan mengurungkan niatnya tersebut, meskipun keinginannyatetap masih ada.  Itulah kenapa di dunia ini banyak orang yang  ketyika kita  analisa  sebagiannya ada yang bertindak tidak rasional, karena mereka sudah dibimbing oleh nafsu, dan sebagiannya  bertindak nekat serta sama sekali tidak mempunyai hati.

Makhluk yang bernama nafsu tersebut memang sungguh sangat kuat dalam  menggoda anak manusia, karena jalannya dilakukan melalui dalam diri orang, sehingga  akan mudah  mempengaruhi orang.  Bahkan  orang yang sudah mempunyai keimanan cukup kuat pun, terkadang  mudah juga digoda. Karena itu banyak diantara orang yang diberikan label “baik” oleh masyarakat, ternyata melakukan perbuatan yang tercela, apakah itu korupsi ataukah itu  terbuai dalam pelukan perempuan dan lainnya.

Lantas bagaimana  kita seharusnya menghadapi godaan nafsu tersebut? Karena pasti semua orang akan  mendapatkan serangan  godaan tersebut, sesuai dengan kapasitas masing masing.  Artinya jika seseorang sudah melakukan kebajikan, seperti  selalau rajin menjalankan ibadah, namun tidak dibekali juga dengan pengetahua yang  cukup, maka  kemungkinan akan  mudah ditaklukkan oleh nafsu tersebut, walaupun  dalam bentuk yang tidak secara langsung.

Jadi  seharusnya  orang itu pertama kali harus selalu mengingat Tuhan sebagai sandaran hidup dan tujuan yang ingin dicapai.  Dengan  banyak mengingat Tuhan atau dalam bahasa  agamanya berdzikir, maka seseorang akan  tidka mudah digoda oleh nafsu, karena begitu nafsu masuk dalam darah  dan diri kita, maka yang ada  di hadapan kita ialah Tuhan.  Dengan begitu meskipun ada hasrat untuk menyalurkan nafsu tersebut, akan tetapi masih tetap terbentengi oleh kekuatan ingatan kita kepada Tuhan tersebut.

Demikian juga  orang harus membiasakan diri untuk berpikir minimal dua kali sebelum bertindak, yakni memikirkan tentang  enaknya  melakukan sesuatu dan juga harus pula berpikir tentang tidak enaknya atau akibat yang bakal dialami jika melaakukan perbuatan tersebut.  Nah, dengan berpikir dua kali tersebut pikiran kita akan lebih dominan ketimbang nafsu, dan akhirnya jika  akibat yang  akan dialami lebih membahayakan, kita akan mengurungkan perbuatan tersebut, dan begitu seterusnya.

Hal yang  perlu dilakukan oleh orang ialah bagaimana memperkaya diri dengan pengetahuan tentang berbagai hal yang terjadi di dunia.  Artinya  jangan sampai sesweorang hanya  berdiam diri dan merasa cukup dengan apa yang ada di dalam dirinya, karena hal tersebut akan mudah memunculkan sikap puas diri dan mungkin juga sombong.  Kalau sudah demikian, maka akan dengan mudah nafsu menguasainya.

Berbagai pengalaman orang dalam menjalanikehidupan  ini sungguh sangat berguna bagi kita, jika kita mau membaca dan merenungkannya.  Coba saja  ada cerita yang dialami oleh orang yang tadinya sukses, tetapi begitu dia tergoda oleh perempuan, maka karirnya menjadi hancur berantakan dan dia sendiri juga sulit untuk bagkita kembali.  Demikian juga ada orang yang sudah mapan menjadi pejabat, lalu tidak puas hanya dengan itu, lalu dia melakukan tindak kuropsi dan akhirnya masuk bui setelah ditangai oleh KPK.

Juga ada banyak orang yang tidak puas dengan rizki yang diberikan oleh Tuhan dan  masih ingin lebih, padahal dia tidak mempunyai kapasitas untuk  meraaih keinginanya tersebut, akhirnya dia melakukan  perampokan dan sekaligus juga pembunuhan, demi mendapatkan harta dengan cara yang instan, tetapi sama sekali tidak memertimbangkan akibatnya, lalu dia juga beraakhir di penjara semur hidupnya.

Nah, beberapa kejadian nyata di hadapan kita yang mudah kita dapatkan sebagai penambah pengetahuan tersebut, jika tidak kita  renungkan, mungkin akan berlalu begitu saja, tetapai jika kita renungkan secara dalam, maka akan dapat membantu kita dalam menghadapi serangan nafsu yang sewaktu waktu akan  diarahkan kepada kita.  Namun jika  kekmudian kita mampu mengatasinya, insyaallah semuanya akana berlalu dan kita aman tetap berada dalam koridor dan jalan yang tidaka menyalahi aturan apapun, termasuk agama dana negara.

Hal yang terpenting bagi kita sebagi umat muslim ialah  bagaimana kita meningkatkan pemahaman kita terhadap ajaran alquran, karena  di situlah kita akan mendapatkan berbagai pengetahuan yanag sanat berharga bagi diri, termasuk dalam menghadapi serangan nafsu yang snagat dahsyat sekalipun.  Karena itu membiasakan membacanya dengan berusaha memahami maksudnya menjadi sesuatu yang harus diwajibkan bagi diri, apalagi kalau kita  termasuk manusia yang super sibuk sehingga  susah mencari waktu.

Kesungguhan kita untuk melakukan kabajikan dan sekaligus juga membentengi diri dari kemungkinan  tercebur dalam perbuatan maksiat merupakan  sesuatu yang mesti kita jalankan dengan konsisten.  Memang snagat berat, tetapi itu di awal,  ketika  sesuatu tersebut sudah terbiasa kita lakukan, maka akan menjadi sangat ringan, bahkan seolah ada sesuatu yang hilang jika kita tidak melakukannya.

Untuk itulah kiranya sangat penting  penyadaran diri tersebut sebelum segalan  menjadi terlambat dan kita  harus mengalami kehidupan yang sangat  menyulitkan.  Semoga kita mampu melakukan  aktifitas yang secara langsung akan mampu membendung nafsu yaang  ada.  Membendung  dan menaklukkan nafsu harus menjadi agenda utama kita dan tidka boleh ditunda tunda.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.