MARI BACA QURAN SUCI

Barangkali kenapa saat ini banyak orang yang sudah keterlaluan dalam melakukan komunikasi politik, seperti kampanye hitam, saling mengecam, menjatuhkan, dan tidak pernah memberikan komentar bagus kepada rival, meskipun secara riil dan teorits, sesungguhnya  bagus, ialah disebabkan kurangnya  mendekat kepada Tuhan.  Bahkan semakin hari terasa bukannya semakin menyadari atas semua hal jelek yang selalu disampaikan tetapi malahan semakin jauh dari  kebaikan dan hati nurani.  Meskipun rakyat  semakin muak dengan semua komentar yang disampaikan, tetapi  seolah tidak angin lalu, dan  pernyataan pernyataan yang menyinggung pihak lain terus saja berlangsung.

Mungkin kalau secara langsung  dikatakan bahwa  mereka yang melakukan semua itu disebabkan  terlalu jauh tidak mendekat kepada Tuhan serta jauh dari pelaksanaan ibadah dengan khusyu’, mereka akan tidak sependapat, karena  mungkin mereka masih tetap menjalankan kewajibannya.  Hanya saja sangat mungkin kewajiban yang dijalankannya tersebut hanya sebatas formalitas dan tidak menyentuh  hatinya yang dalam, sehingga tidak membekas sedikit pun dalam kehidupannya  secara nyata.

Bagi umat muslim yang meyakini al-Quran sebagai kitab suci yang harus dikaji dan dijadikan pedoman dalam kehidupannya, tentu sangat dianjurkan untuk terus dibaca dan dikaji oleh semua umatnya, termasuk yang sedang mempunyai hajat politik sekali pun.  Bahkan justru begi mereka yang sedang mempunyai hajat plitik, sangat dianjurkan untuk terus mengkaji dan membacanya, sehingga akan  mampu untuk  mendapatkan ketenangan dalam menjalankan semua tugas.  Cuma saja biasanya justru mereka yang sedang sibuk berpolitik, malahan lupa  mendekat dengan kutab suci, sehingga  biasanya  malahan tidak mendapat ketenangan.

Al-Quran  adalah kitab suci yang kalau dibaca akan membuat atau menjadikan pembacanya  semakin  menyadari kehidupan yang sedang ditempuhnya, dan  sekaligus akan memberikan ketenangan dalam hidupnya.  Kita sangat yakin bahwa  pembaca al-Quran itu sama dengan dzikir atau ingat kepada Tuhan, padahal siapapun yang selalu ingat kepada Tuhan sudah barang pasti akan mendapatkan ketenangan hati dan  kemurnian pikiran.  Ingat bahwa Tuhan sudah menetapkan bahwa  dengan dzikir kepada Allah, hati akan tenang.

Disamping itu sesungguhnya kandungan al-Quran juga sangat luas dan cukup untuk memberikan inspirasi dan pentunjuk bagi siapapun yang  berniat untuk mendapatkan ide  dalam upaya  membuat kebaikan dan upaya mensejahterakan umat secara umum.  Namun rupanya  sampai deti ini belum ada yang menjadikan al-Quran sebagai rujukan dalam  program dan visi misi para calon presiden yang akan berlaga di pemilu presiden dan wakil presiden pada 9 Juli mendatang.  Mungkin saja karena  Indonesia bukan negara Islam, tetapi tidak ada salahnya, karena smeua calon beragama Islam, yang tentu mengetahui isi kandungan al-Quran, setidaknya para pendukungnya.

Al-Quran bukan saja  bermanfaat bagi umat muslim semata, melainkan juga  dapat memberikan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi semua umat.  Karena itu jikalau  isi kandungannya diamalkan oleh umat manusia, siapapun  dan di manapun, sudah barang tentu akan dapat memberikan  kebahagiaan yang dicita citakan.  Untuk itu kiranya sangat disayangkan kalau sampai detik ini belum ada pihak yang menjadikan al-Quran sebagai salah satu referencenya untuk menyusun visi misi dan program yang ditawarkan oleh para calon.

Memang tidak perlu  mencantumkannya secara fulgar dan mengutip ayat ayatnya, melainkan cukup kiranya  mengambil inspirasi yang ada di dalamnya dan mempraktekkan ajaran dan kandungannya.  Mungkin diantara program yang dituangkan dalam rencananya sudah ada sebagian yang sesuai dengan kandungan  al-Quran, hanya saja karena tidak sdidasarkan ats  pengambilan yang sadar darinya, maka tidak utuh, dan karena itu  tidak  menyentuh seluruh pendukung yang mengusung calon.  Buktinya masih banyak diantara mereka yang tidak sejalan dengan  garis yang ditetapkan oleh al-Quran, seperti mencaci pihak lawan, bahkan merendahkan serta menghina dengan begitu kejam.

Sejatinya memang tidak semua harus selalu membaca dan mengkaji  al-quran, tetapi kalau hal tersebut dilakukan tentu akan sangat bagus  dan akan memberikan dampak positif bagi diri mereka.  Setidaknya diantara mereka ada yang megingatkan tentang hal tersebut dan kemudian memberikan pencerahan kepada seluruh  pendukung, khususnya para  tim sukses, agar selalu berada dalam jalur yang benar dan tidak menyakiti pihak lain.  Sebab pemilu kali ini hanya untuk mencari pemimpin nasional yang diharapkan akan mampu memberikan kesejahteraan kepada sleueruh masyarakat, dan bukan untuk mencari musuh diantara  anak bangsa sendiri.

Lain dari itu dalam hubungannya dengan kehidupan masyarakat secara umum yang kali ini akan segera memasuki bulan suci,  akan sangat terpuji bilamana kita mampu menempatkan diri sebagai manusia  baik yang siap[ menghadapi tugas suci, yakni berpuasa selama satu bulan penuh.  Artinya kita harus mempersiapkan diri dengan mensucikan seluruh niat, pikiran dan hati kita serta mengikhlaskannya  sebagai bentuk kepatuhan yang penuh kepada perinta Tuhan.

Bulan suci  Ramadlan harus kita hormati sebagai bulan yang memberikan banyak berkah dan  ampunan, karena itu jangan sekali kali kita mengotorinya dengan berbagai perbuatan yang tidak ada manfaatnya dan bahkan cenderung  maksiat dan menyakitkan pihak lain ataupun dengan ucpan yang dapat merenggangkan hubungan Antara manusia.  Justru yang terbaik dilakukan dalam menghadapi bulan suci tersebut ialah  melakukan evaluasi diri terhadap seluruh perbuatan kita, ucapan kita dan sikap kita.

Membersihakan diri dari ucapan, perbuatan dan sikap yang kurang terpuji,  mengosongkan hati dari semua  sirik, dengki, dendam dan semua  penyakit hati, serta menjernihkan pikiran dengan lebih menonjolkan semangat persudaraan, adalah hal yang harus kita lakukan agar pada saat memasuki bulan suci, benar benar siap melakukan seluruh  ibadah di dalamnya.  Akan lebih bagus lagi bilamana kita juga mau melengkapinya dengan  emngkaji kita bsuci untuk lebih menguatkan  diri dalam menghadapi semua  tantangan dan rintangan yang bakal kita hadapi selama menjalankan ibadah.

Tampaknya memang ringan ketika kita  hanya melihatnya dari sisi pembacaan kitab suci, tetapi dampaknya akan menjadi luar biasa.  Saiapapun yang mendawamkan atau membiasakan membaca dan mengkaji kita suci al-Quran,  kehidupannya seolah tidak menemukan persoalan pelik ataupun  masalah yang membebani hidup.  Kalaupun ada persoalan, tentunya akan sangat mudah diatasi atau bahkan jalan keliarnya sudah tersedia  danmudah untuk dilaksanakan.  Untuk itu membaca dan mengkaji  al-Quran memang menjadi sebuah keniscayaan bagi siapapun yang menginginkan  hidup damai dan seimbang.

Nah, dalam kaitannya dengan kehidupan politik saat ini tentu juga akan sangat dianjurkan bagi siapapun, khususnya mereka yang terlibat langsung dengan p[olitik praktis, untuk  mau membuka lembaran lembaran mkitab suci dan mencermatinya sedemikian rupa, sampai  dia mendapatkan inspirasi dari kitab suci tersebut.  Termasuk p[ula sangat dianjurkan untuk membacanya  ialah mereka yang  usai bertanding dalam pemilu legislative kemarin, baik yang  ter[ilih menjadi wakil rakyat maupun yang tidak.

Kita sangat percaya bahwa  saat ini masih cukup banyak  diantara mereka yang masih belum mampu mengatasi  dirinya sendiri, terutama mereka yang kalah bertanding dan  sudah banyak  dana yang dikeluarkan.  Untuk itu jangan sampai berlarut dan menjadikan dirinya lemah dalam menghadapi kehidupan, sebaiknya  ambil kitab suci dan kemudian dikaji serasa sungguh sungguh, semoga Tuhan akan memberikan jalan keluar yang  menguntungkan baginya.  Sementara itu bagi yang mjadi sebaiknya juga selalu mengkaji al-Quran agar perjalannya selamat dan dapat mengemban amanah yang diberikan oleh rakyat.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.