PERLU KEBERANIAN DAN KONSISTEN

Barangkali kita merasa terkejut saat diberitakan bahwa gubernur Jawa Tengah mengamuk di jempatan timbang Batang, tetapi setelah tahu duduk persoalannya, kita menjadi maklum, karena di depan matanya telah terjadi pungli atau sogokan dari seorang kernet kendaraan berat kepada oknum petugas dinas perhubungan yang sedang bertugas di jembatan timbang tersebut.  Sangat pantas gubernur marah karena  dalam kondisi perihatin seperti ini dan dengungan untuk menjauh dari praktek korupsi semakin deras, tetapi pungli seperti itu masih saja terjadi dan di depan matanya lagi.

Sebenarnya praktek pungli seperti itu seolah sudah menjadi rahasia umum, dan para pejabat pada umumnya bersikap cue katas  praktek tersebut, sehingga masyarakat menganggapnya hal tersebut susah diberantas, karena  jaringannya cukup kuat, dan melibatkan petinggi di negeri ini.  Karena itu saat gubernur jateng melakukan sidak dan mengamuk tersebut kita semakin yakin dan memberikan dukungan penuh kepadanya untuk terus membongkar praktek praktek seperti itu.

Khusus pungli di jembatan timbang sesungguhnya  sangat merugikan masyarakat secara umum, meskipun masih ada  yang tidak dapat melihatnya.  Biasanya mereka yang  “membayar” atau menyuap kepada petugas ialah yang melakukan pelanggaran, seperti kelebihan muatan.  Nah, kalau mobil mobil berat dan kelebihan muatan tersebut dapat melenggang dengan enaknya secara terus menerus di jalan raya, tentu jalan akan keberatan dan  sangat mudah rusak.  Kalau jalan sudah rusak, masyarakat lah yang akan menanggung deritanya, sementara  para oknum dapat menikmati  hasil pungsi di atas pendritaan masyarakat.

Semua kendaraan seharusnya  dilakukan pemeriksaan mengenai kelayakan dan  data muatnya, karena mobil mobil tersebut didesain juga dengan kapasitas tertentu, dan kalau dilebihkan, akan dapat membahayakan, bukan saja jalan yang akan rusak, melainkan juga keselamatan manusia  juga terancam.  Nah, dinas perhubunganlah yang seharusnya bertanggung jawaba terhadap persoalan ini.  Namun manakala justru ada oknum yang memanfaatkan kondisi kelebihan muatan tersebut untuk kepentingannya sendiri atau kelompok, tentu tidak boleh dibiarkan lebih lama.

Langkah gubernur jateng tersebut sangat patut untuk diapresisasi dan didukung oleh semua pihak, untuk memberikan semangat dan  sekaligus kepdulian kita terhadap pemberantasan korupsi dan pungli seperti itu.  Bahkan  sangat mungkin  kiranya kita dorong untuk tidak saja  di jembatan timbang, melainkan juga di beberap titik yang selama ini diindikasikan sebagai sarang pungli dan korupsi.  Langkah sidak seperti itu sangat perlu ditingkatkan, sebab kalau dilakukan secara gabungan, biasanya  sudah bocor terlebih dahulu.

Kita memang tidak berburuk sangka terhadap seluruh aparat, tetapi tentu kita  sangat paham bahwa  hamper di semua unit ada saja oknum yang masih berani melakukan praktek pungli dan korupsi  seperti itu, karenanya, kalau sidak dilakukan berama sama dengan aparat biasanya tidak akan mendapatkan hasil maksimal.  Tetapi untuk memback up keingina  gubernur tersebut, diperlukan dukungan dari  semua pihak, terutama mereka yang masih memelihara nurani untuk sebuah harapan baik bagi masyarakat.

Saya sendiri sangat yakin bahwa gebrakan gubernur yang energik tersebut akan terus berlanjut dan langkah tersebut sudah barang pasti akan mendapatkan sambutan yang antusias dari element masyarakat secara umum.  Keyakinan saya tersebut dilandasi oleh  visi beliau yang cukup bagus dan sekaligus keberanian yang dapat diandalkan.  Keyakinan tersebut juga didasari atas beberapa pembicaraan beliau mengenai  berbagai kekurangan yang semstinya dapat dipenuhi, seperti pemasukan dari sector pajak yang baru dapat dicapai sekitar 11 presen.

Kita akan menunggu sepak terjang  gubernur selanjutnya setalah persoalan di jembatan timbang cukup mereda.  Kita berharap dengan ngamuknya gubernur di Batang tersebut akan menjadi sock terapi bagi  daerah lainnya untuk tidak bermain main, karena siapapun yang terlibat dalam permainan tersebut sudah barang pasti akan mendapatkan sanksi.  Bahkan boleh jadi akan dicopot dari jabatan yangs aat ini disandangnya.  Hanya saja  harus ada keseriusan dalam menangani ini, karena sangat mungkin melibatkan oknum pejabat terkait.

Langkah bagus gubernur tersebut sudah seharusnya ditiru oleh para bupati dan wali kota se Jawa Tengah untuk menuju dan menjadikan Jawa Tengah sebagai daerah yang bebas dari korupsi dan pungli, serta memberikan harapan yang lebih baik  bagi masyarakat jateng.  Pendapatan daeha di jateng seharusnya  cukup besar dan dengan pendapatn yang bear tersebut akan memungkinkan diperbaikinya infrastruktur jalan dan fasilitas umum lainnya yang saat ini sudah cukup parah.  Gebrakan gubernur terhadap jembatan timbang hanyalah pemanasan untuk menuju yang lebih seirus lagi.

Kita semua harus yakin bahwa persoalan yang selalu dibicarakan oleh gubernur, yakni wajib pajak yang bukan perorangan  yang hanya sekitar 11-12 % saja  sehingga hal tersebut harus digenjot dengan gebarkan  yang memberikan harapan.  Betapa longgarnya pemerintah  untuk melakukan berbagai terobosan pembangunan, jikalau  anggaran untuk Jawa Tengah tersebut meningkat drastic.  Untuk itu tidak ada  toleransi lagi bagi wajib pajak dari para pengusaha untuk tyerus dibiarkan mbalelo dan mangkir dari kewajiban pajak.

Kalau jumlah wajib pajak dari para pengusaha tersebut di Jateng jumlahnya sekitar 5000, dan saat ini yang baru membayar pajak hanya  sekitar 500 lebih sedikit, maka  hal tersebut  tidak masuk akal dan segera  harus dicarikan solusi jitu, termasuk misalnya harus ngamuk atau memberikan sanksi tegas dan berat bagi wajib pajak tersebut.  Bahkan dapat saja ijin operasional perusahaan tersebut dapat dicabut apabila  diberi kesempatan dalam waktu yang ditentukan belum juga membayarnya.

Soal berani dan tidaknya, kita yakin gubernur sangat pemberani, Cuma kalau hanya gubernur seorang yang melakukan gebrakan memberantas pungli tersebut, maka  dijamin akan kewalahan dan tidak akan tuntas.  Karena itu semua pihak, khususnya para bupati dan wali kota untuk turut terjun langsung, meskipun tidak harus ngamuk. Mungkin eranya saat ini adalah pemimpin yang mau blusukan dalam upaya  mengenai persoalan di masyarakat atau di aparat pemerintah yang tersebar di berbagai daerah.  Itu sangat penting untuk benar benar  mengetahui secara persis persoalan  di beberapa daerah dan masyarakat.

Laporan dari  kementerian atau dinas sungguh sangat bagus, bahkan kondisi di masyarakat dikatakan sebagai sangat kondusif dan  kesejahteraan semakin meningkat.  Pertumbuhan ekonomipun dilaporkan sangat tinggi, tetapi apakah kenyataan di masyarakat juga  mendukung laporan tersebut?.  Semuanya masih harus dicek secara akurat dan secara langsung.  Bukankah laporan menunjukkan bahwa  kondisi di jembatan timbang aman aman saja, meskipun masyarakat mengetahuinya  ada persoalan.  Dan setelah dicek langsung oleh gubernur, ternyata memang bermasalah.

Kita hanya berharap bahwa gebrakan gubernur tersebut akan terus dilanjutkan, baik oleh gubernur sendiri maupun oleh pejabat lainnya dalam upaya mewujudkan  Jateng yang lebih bersih dan berwibawa,  Keberanian sudah ada dan dibuktikan, hanya kita  akan terus menunggu konsistensi dari gebrakan tersebut,  Masyarakat akan selalu mendukung dan bilamana diperlukan akan memberikan dukungan secara langsung atau melaporkan penyimpangan yang terjadi di berbagai sector.  Selamat berjuang pak Gubernur, kami semua mendukung dan mendoakan, demia raihan  yang lebih baik bagi rakyat jawa Tengah.

 

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.