JANGAN KORBANKAN ANAK ANAK KITA

Tidak ada orang tua yang sedih mendengar cerita tentang pelecehan dan kekerasan seksual di sebuah sekolah taman kanak kanak di jakarta beberapa waktu yang lalu, apalagi  ketika kita tahu bahwa sekolah tersebut ternyata  cukup besar dan didanai  dengan cukup besar pula.  Dengan kata lain sekolah tersebut  merupakan salah satu sekolah elit yang seharusnya  diproteksi dengan demikian ketat.  Lebih tragis lagi dan tentunya kita lebih sedih lagi setalah mendengar bahwa sekolah tersebut ternyata tidak memliki ijin dari keenterian  pendidikan dan kebudayaan.

 Kecelakaan seperti yang dialami oleh jakarta International school tersebut dapat saja terjadi di manapun, termasuk di tempat yang sangat ketat sekalipun.  Meskipun demikian kejadian seperti itu harus menjadi perhatian kkita semua, karena yang melakukan kejahatan tersebut ternyata orang dalam sendiri.  Kalaupun security telah melakukan  tugasnya dengan cermat, yakni mendeteksi orang luar yang masuk ke dalam, tetapi kalau ternyata yang melakukannya ialah orang yang bekerja di dalam, tentunya akan  kecolongan juga.

Karena itu kita harus melihat kasus tersebut secara adil dan tidak serta merta memberikan vonis kepada pihak pihak tertentu.  Kita memang menyesalkan terjadinya kasus pelecehan seksual tersebut dan sekaligus  dapat meminta pertanggung jawaban kepada pihak sekolah, namun harus juga diiingat bahwa  semata mata menyalahkan pengelola  tidaklah bijak, karena  kejadian tersebut memang benar benar musibah.  Justru yang harus dijatuhi hukuman berat ialah pelakunya, meskipun pihak sekolah juga harus tetap bertanggung jawab agar lebih berharti hati di masa kemudian.

Nah, persoalannya ternyata belum selesai di situ, karena kemudian diketahui bahwa sekolah tersebut tidak memiliki ijin dari kementerian pendidikan dan kebidayaan sebagaimana aturan yang berlaku, sehingga  pihak kementerian kemudian  menutup sekolah tersebut.  namun dengan ditutupnya sekolah tersebut  belum menyelesaikan masalah, karena  di situ ada banyak anak yang  membutuhkan  penanganan pendidikan.  Akan  menjadi selesai kiranya kalau penutupan sekolah tersebut dibarengi dengan solusi untuk anak anak  yang sekolah di situ.

Kita boleh menghukum pihak pihak yang berslah, mislanya  mengoperasionalkan sekolah tanpa ijin, tetapi kita sama sekali tidak diperbolehkan  menelantarkan anak anak.  Anak anak yang sekolah di sekolah tersebut harus diselamatkan dan diberikan solusi terbaik, sehingga mereka  tidak akan  menjadi korban dari ulah  orang orang yang melakukan kesalahan.  Bagimana caranya? Tentu ada banyak cara yang dapat ditempuh untuk mengatasi persoalan tersebut, tanpa harus  merugikan anak anak.

Beberapa cara  tersebut diantaranya ialah:

  1. Sekolah yang beroperasional tanpa ijin tersebut ditutup dan pemerintah dalam hal ini kementerian pendidikan dan kebudayaan mencarikan sekolah lain yang menampung anak anak yang sebelumnya  sekolah di JIS tersebut dengan difasilitasi oleh keenterian, sehingga tidak akan ada pembiayaan yang memberatkan orang tua.  Tentu sekolah yang menampung anak anak tersebut relatif sama  dengan JIS, baik dalam hal fasilitas maupun  keterjangkauan dari rumah an ak anak tersebut.

Dalam hal ini memang tidak mudah, karena kabarnya JIS tersebut didukung oleh orang orang berduit termasuk  dari beberapa keduataan negara asing.  Namun demikian karena sekolah tersebut tidak memiliki ijin operasional, maka sangat perlu dilakuakn sanksi tegas kepada para pengelolanya.  Hal tersebut semata mata untuk memberikan  efek hukum yang jelas, sehingga diharapkan tidak akan ada lagi pelanggaran lainnya  di masa mendatang.

  1. Kementerian pendidikan mengambil alih sekolah tersebut dalam hal pengelolaan.  Tentu hal tersebut agak sulit dilaksanakan, terkecuali pengelola yang sekarang merelakan asetnya untuk dijadikan sekolah negeri.  Atau setidaknya pengambil alihan tersebut hanya untuk sementara sampai mengantarkan anak anak menyelesaikan sekolahnya tanpa harus menerima  calon murid baru, dan selanjutnya sekolah tersebut ditutup untuk selamanya.  Namun yang jelas para pengelola harus dikenakan sanksi sesuai hukum yang ada, dan yang lebih penting lagi ialah harus ada solusi mengatasi anak anak yang sekolah di JIS tersebut.
  2. Kalau semua jalan tersebut sulit dilaksanakan, tentu jalan yang paling mudah ialah memberikan ijin kepada pengelola sekolah tersebut untuk melanjutkan  operasionalnya  sekaligus untuk menyelamatkan anak anak.  Namun kalau ini yang ditempuh oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan, dikhawatirkan pada  saat mendatang akan ada  pihak pihak lain yang dengan sengaja  melakukan hal yang sama, kafrena tidak ada sanksi yang diberikan atas pelanggaran tersebut.

Sangat mungkin masih ada sekolah lain yang ternyata tidak mempunyai ijin operasional, namun sudah menerima dan mengelola pendidikan, baik di tinhgkat sekolah taman kanak kanak,  sekolah dasar, maupun menengah.  Hikmah  kasus ini tentu harus kita dapatkan yakni  mengecek keseluruhan sekolah, apakah sudah memenuhi persyaratan pendirian ataupun belum. Demikian juga masyarakat agar hati hati dengan status sekolah anak anaknya, agar tidak ada penyesalan di kemudian hari.

Hal terpenting sehubungan dengan kasus pelecehan dcan kekerasan seksual tersebut ialah bagaimana kita tetap melindungi dan mengembalikan anak anak yang menjadi korban dan saat ini menjadi trauma serta berperi laku beda dengan anak anak lainnya.  Hal hal lain tetap harus dilakukan untuk memberikan kepastian hukum bagi siapapun, namun menyelamatkan anak anak yang menjadi korban pelcehan seksual tersebut jauh lebih penting.  Jangan sampai masa depan mereka menjadi terbengkelai gara gara kita lalai untuk merehabilitasi mereka dan membimbing mereka.

Dalam hal ini pihak pengelola sekolah juga harus  ikut memikirkan bagaimana caranya agar anak anak  yang menjadi korban tersebut dapat kembali menjadi ceria sebagaimana mestinya anak anak pada umumnya.Trauma memang sulit untuk dihilangkan dari seseorang yang mengalami sebuah musibah yang  mengerikan, termasuk anak anak korban pelecehan dan kekerasan seksual tersebut, karena itu diperlukan penanganan serius dan cermat, disertai kasih sayang yang tulus dari orang orang dekat, seperti orang tua, guru dan  kawan main.

Atas pertimbangan tersebut kiranya sangat bijak manakala anak anak yang menjadi korban tersebut dapat dicarikan sekolah lain yang  akan mampu menjadi jembatan untuk melupakan  peristiwa yang menimpa mereka.  Proses penyembuyhan dari trauma tersebut juga harus dilakukan dengan sabar, karena tidak akan  dengan cepat dapat berhasil, melainkan harus  dilakukan secara terus menerus dengan terus memberikan kepercayaan serta keceriaan serta kasih sayang dari semua orang.

Jadi dalam menyikapi kasus ini kita memang harus  melakukan hal hal terbaik bagi anak anak, baik  mereka yang menjadi korban maupun anak anak lainnya.  Pelaku kekerasan seksual juga harus mendapatkan ganjaran hukuman yang maksimal, demikian juga penyelenggara sekolah yang  harus  mendapatkan sanksi, tidak hanya karena mencuatnya kasus kekerasan seksual tersebut, melainkan juga karena  mengoperasionalkan sekolah tanpa ijin yang sah.

Kasus ini memang harus kita jadikan sebagai hal luar biasa yang tidak boleh terulang kembali di masa mendatang.  Sekolah maupun tempat tempat dimana  banyak anak dititpkan harus  benar benar bertanggung jawab atas keselamatan dan perlindungan kepada mereka, sehingga kelalaian terhadap  aspek keselamatan tersebut memang tidak boleh dibiarkan atau tidak dilakukan sanksi apapun, melainkan harus ada  hukum yang diberlakukan, tanpa memandang siapa  mereka itu.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.