EVALUASI DINI SPAN-PTAIN

Memang waktu yang disediakan untuk pendaftaran  masuk perguruan tinggi Agama Islam negeri melalui seleksi prestasi akademik nasional PTAIN masih cukup panjang, yakni  sekitar satu bulan lagi hingga akhir bulan April nanti, namun melaihat dari greget peminat yan mendaftarkan melalui jalur tersebut rupanya memang perlu diwaspadai.  Untungnya memang masih banyak waktu sehingga masih banyak kesempatan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat melalui  media yang tersedia, baik internet masing masing PTAIN, maupun berbagai sarana yang memungkinkan, termasuk mendatangi calon mahasiswa.

Sampai saat ini calon mahasiswa yang  mendaftar melaluin jalur SPAN-PTAIN baik pilihan satu maupun pilihan 2 baru sekitar 21 ribu calon, padahal target yang dicanangkan tahun ini  ialah sekitar 60 ribu calon.  Untuk itu masih ada waktu bagi siapapun yang terlibat dalam kepanitiaan span-ptain, yakni seluruh rektor / ketua dan wakil rektor /wakil ketua bidang akademik, sangat dianjurkan untuk mewaspadai hal tersebut dan bersaha  sekuart tenaga untuk  menyampaikan informasi kepada masyarakat calon mahasiswa.

Kita yakin bahwa diantara para lulusan sekolah menengah atas yang berada di beberapa daerah, masih ada yang belum mengetahui dan mendengar tentang keberadaan perguruan tinggi kita, sehingga pada saatnya nanti mereka terpaksa tidak mendaftarkan diri untuk masuk PTAIN melalui jalur prestasi akademik tersebut.  Lebih  lebih informasi mengenai biaya pendaftran yang gratis dan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.  Seharusnya dengan kesempatan tersebut para calon mahasiswa  akan berbondong bondong mendaftarkan diri dan sekaligus bagi yang kuran mampu dapat mendaftarkan dirinya sebagai peserta bidik misi.

Kalau teori ini  diterapkan, sampai saat ini seharusnya sudah  ada lebih dari 30 ribuan calon pendaftar yang telah mendaftarkan diri untuk memperebutkan kursi di beberapa  program studi pilihan mereka.  Barangkali juga ada yang masih belum tahu informasi bahwa  untuk mendaftar seleksi prestasi akademik tersebut sudah dapat dilakukan sebelum mereka mengikuti ujian akhir atau ujian nasional di sekolah masing masing. Artinya  diantara para calon mahasiswa tahun ini masih ada yang berpendapat bahwa pembukaaan masuk perguruan tinggi negeri baru akan dimulai setelah ujian nasional dilaksanakan.

Untuk itu sekali lagi memang diperlukan  sosialisasi yang intensif, terutama bagi para calon yang berada  di daerah dan jauh dari informasi dari PTAIN kita.  Untuk keperluan tersebut pada hari ini panitia nasional span ptain melakukan rapat koordinasi nasional untuk melihat berbagai kemungkinan, sehingga  dapat mengantisipasi  segala kemungkinan tersebut, yang pada akhirnya target pendaftar pada jalur ini akan terpenuhi bahkan terlampaui.

Atau mungkin trend pendaftaran para calon tersebut mengikuti  hukum alam yang sudah berjalan selama ini, yakni mereka lebih memilih mendaftarkan dri pada saat saat akhir  masa pendaftaran.  Sehinga sebagaimana biasanya pada  hari hari menjelang penutupan, banyak calon yang berebut untuk mendaftarkan diri sehingga terkadang mereka kesulitan untuk dapat mengakses pendaftaran tersebut.  Untuk itu disaranklan kepada para calon, tentu melalui sosialisasi tersebut,  agar mereka lebih awal mendaftarkan diri, karena  kalau memilih haru hari terakhir akan ada beberapa kemungkinan yang dapat merugikan mereka sendiri.

Salah satu kerugian yang mungkin diderita mereka ialah tidak dapat menakses web pendaftaran, karena  saking banyaknya calon yang berebut masuk.  Demikian juga kalaupun mereka dapat masuk dan mengakses pendaftaran, itupun  dengan kecepatan yang sangat lambat dan menjengkelkan.  Bahkan hal yang paling buruk terkadang dapat terjadi, yakni sampai batas  waktu yang ditentukan oleh panitia, para calon belum dapat mengakses web panitai untuk mendaftar.  Nah, kalau itu yang terjadi maka penyesalanlah yang akan tersisa dan kerugian akan ditanggung sendiri.

Rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh panitia nasional beserta seluruh pimpinan PTAIN dan para wakil bidang akademik yan otomatis menjadi ketua panitia lokal, dimaksudkan untuk mengevaluasi secara dini berbagai hal, utamanya mengenai pendaftaran, sistem penilaian prestasi akademik, komponen apa saja yang masuk dalam penilaian, dan prosentasenya masing masing dan hal hal lain yang terkait dengan penyelenggaraan span-ptain tersebut.

Evaluasi tersebut juga ditekankan  bagi  ptain yang sampai saat ini sangat minim peminatnya, seperti beberapa  PTAIN di wilayah Timur Indonesia yang terlihat masih sepi pendaftar, bahkan ada sebagian program studi yang sama sekali belum ada yang menjamahnya.  Nah, sehubungan dengan  hasil evaluasi nanti diharapkan keseriusan para pimpinan  ptain untuk menggarap para calon yang  belum  ada greget mendaftar span ptain.

Kita yakin bahwa hanya persoalan sosialisasi sajalah yang sangat perlu digencarkan, sebab ada juga  PTAIN di daerah Timur, seperti Kendari ternyata  sudah sangat banyak diminati leh calon mahasiswa, bahkan mengalahkan  beberapa ptain yang berada di Jawa.  Demikian juga ketika  IAIN Imam Bonjol Padang beberapa waktu yang lalu memberikan informasi mengenai  usaha sosialisasi yang cukup gencar, ternyata hasilnya cukup membanggakan.  Artinya hinga saat ni para pendaftar di IAIN Imam Bonjol Padang mengalahkan beberapa PTAIN di Sumatra yang sebelumnya selalu berada diatasnya.

Jadi koordinasi  yang akan dilaksanakan nanti sore tersebut diharapkan akan mampu  menyimpulkan sesuatu yang kemudian kesimpulan tersebut akan dapat menjawab keseretan pendaftar selama ini dan sekaligus dapat memperlancar serta memnuhi target yang dicanangkan.  Kita harus percaya bahwa kalau ada usaha, sudah pasti akan ada hasil yang digapai, dan hal tersebut sudah dibuktikan oleh beberapa ptain yang saat ini sudah menuai hasil  yang menggembirakan.

Sangat mungkin evaluasi kali ini akan ditindak lanjuti dengan evaluasi berikutnya  setidaknya  sampai satu minggu sebelum  ditutpnya pendaftaran untuk mengetahui hasil terhadap kinerja kita setelah melakukan evaluasi dan menidak lanjuti dengan kesimpulan yang mengharuskan lebih giat lagi dalam mensosialisasikan ptain kita kepada masyarakat.  Tentu kita tidak boleh beralasan minimnya dana yang tersedia, karenahal ini sudah menjadi komitmen kita, sehingga kita harus berusaha mendapatkannya.

Panitia inti  span ptain  tahun ini memang berusaha untuk melakukan berbagai pembenahan dalam melaksanakan seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru ptain, karena kita tidak boleh lagi berprinsip asal terlaksana, melainkan juga juga harus menjaga kualitas pelaksnaannya serta juga berusaha untuk memenuhi semua hak hak perguruan tinggi dan seluruh panitia yang sudah bekerja keras  dalam mensukseskan  span patain tersebut.  Artinya semua prosedur  yang mesti dilakukan sebagimana mestinya,  akan kita laksanakan dengan berbagai upaya maksimal yang dapat dilaksanakan.

Harapannya pelaksanaan  span ptain kali ini memang akan  terlihat profesional dan mendapatkan hasil dan kualitas yang sama sama kita harapkan.  Tentu kita juga berharap bahwa pihak kementerian agama juga harus mendukung kerja panitai dengan mensupport fasilitas yang diperlukan. Hal pokok yang harus disediakan oleh kementerian atau pemerintah sesuai dengan ketentuan undang undang ialah  biaya pendaftaran seluruh calon mahasiswa yang mendaftar di panitia, tanpa terkecuali.  Disamp[ing itu juga  perlu disupport mengenai peningkatan kualitasnya, seperti  tentang IT dan lainnya.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.