KONGGRES IKA WALISONGO

Pada hari ini, Minggu tanggal 30 Maret 2014 ikatan keluarga alumni IAIN Walisongo menyelenggarakan konggres untuk yang pertama kalinya dan dilaksanakan di kampus Ngalian.  Target konggres it sendiri ialah  untuk membentuk kepengurusan dan mengesahkan Ad ART organisasi. Ika Walisongo tersebut bukan merupakan organisasi partisan, tetapi juga bukan dimaksudkan sebagai organisasi profesional yang melakukan usaha untuk mendapatkan profit dan keuntungan, melainkan  hanya sebagai wadah untuk keluarga alumni.

Tentu bukan berarti tidak ada usaha apapun, karena kalau demikian, tentu tidak ada artinya sama sekali.  Usaha tetap  akan dilakukan terutama  dalam usaha  melaksanakan aspirasi anggota IKA Walisongo untuk mengabdi kepada bangsa. Demikian juga tidak mustahil dalam usahanya tersebut IKA Walisongo tersebut juga melakukan  upaya untuk membantu anggota dalam menggapai cita citanya.

Ika Walisongo juga sekaligus  dapat membantu para mahasiswa IAIN Walisongo semisal mengusahakan beasiswa atau peluang untuk mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai kegiatan, baik di dalam maupun di luar negeri.  Pada saatnya Ika Walisongo juga dapat membantu lembaga  dalam hal sarana untuk memperekat dan meningkatkan kualitas pembelajaran, seperti membantu peralatan laboratorium, membangun gedung perkuliahan dan lainnya.

Namun demikian pada kelahirannya pertama ini keberadaan Ika Walisongo diharapkan akan mampu menghimpun  seluruh angotanya yang tersebar di seluruh wilayah tanah air. Target jangka pendeknya ialah terbentuknya perwakilan  Ika di semua daerah dan sekaligus  dapat melakukan pertemuan rutin untuk silaturrahmi dan sejenisnya.  Sementara  apa yang saya sebutkan di atas merupakan target janga panjang yang disesuaikan dengan kondisi yang ada.

Hal penting dalam organisasi Ika Walisongo tersebut ialah menghimpun seluruh anggota untuk diketahui keberadaannya dan sekaligus aktifitas masing masing.  Dengan  target tersebut sesunguhnya para pengurus sudah  berjasa sangat besar bagi lembaa, karena dengan begitu seluruh alumni IAIN Walisongo akan diketahui keberadaan mereka dan sekaligus akan mudah untuk melakukan komunikasi dan  dengan begitu akan mudah pula untuk berkumpul bersilaturahmi dan saling memberikan informasi yang barangkali sangat penting untuk lainnya.

Kongres Ika alumni Walisongo tersebut diperkirakan  dihadiri oleh tidak kurang dari 700 orang yang datang dari berbagai daerah.  Beberapa daerah sudah memberikan konfirmasi kehadiran mereka, termasuk DKI, Jawa Barat, Jawa Timur dan  beberapa kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Bahkan dari Samarinda juga  memberikan konfirmasi kehadiran.  Tentu dengan begitu banyak anggota  atau alumni yang akan datang  dalam kongres tersebut, diharapkan akan  membuat semakin berbobotnya konggres tersebut dan diharapkan pula menghasilkan sesuatu yang sangat bagus untuk bangsa dan lembaga.

Ketika kita melaihat antusias dari para alumni pada saat dilaksanakan temu alumni di beberapa fakultas yang ada, kita semakin yakin bahwa pada saat konggres kali ini semangat tersebut akan semaki  besar dan mengugah mereka untuk menghadirinya.  Tentu kita perlu mengapresisasi kerja panitia yang demikian keras untuk mempersiapkan konggres ini.  Bahkan beberapa alumni yang menjadi panitia nasional berdomisili di Jakarta dan harus mondar mandir ke Semarang, hanya untuk mempersiapkan acara kongres tesebut.

Demikian pula dengan panitia lokal Semarang yang tidak kalah sibuk dala mempersiapkan konggres, termasuk arus meggali pembiayaan dan lainya.  Semangat dan dedikasi mereka tentu tidak dapat kita nilai dengan harta, untuk itu kiranya sangat patut bagi kita untuk memberikan penghargaan yang tingi bagi mereka, dengan iringan doa semoga Tuhan membalas kebaikan tersebut dengan pahala yang besar, di akhirat nanti. Ami

Tentu haapannya ialah seluru aluni IAIN Walisongo yang berdomisili dekat dengan Semarang, diharapkan kehadirannya untuk berpartisipasi dalam konggres tersebut.  Akan sangat ironis kalau seandainya para alumni yang berumlah puluhan ribu tersebut hanya beberapa ratus saja yang menyempatkan hadir.  Namun kita sangat yakin seperti yang saya sebutkan di atas bahwa  target sekitar 700 hingga 1000 alumni yang aka menghadiri konggres tersebut bakal terpenuhi.

Pelaksanaan konggres tersebut direncanakan akan dibuka oleh Menteri Agama RI Surya Dharma Ali, hanya saja  dalam waktuyang ersamaan beliau ada acara yang tidak dapat ditinggalkan, sehingga kita berharap kepada wakil Menteri Agama.  Namun karena bersamaan waktunya dengan acara lain yang sudah direncanakan, maka beliau pun juga tidak dapat hadir.  Amun demikian bukan berarti ongres tersebut tidak atau kurang gaungnya.  Kehadian pejabat kementerian agama tersebut hanyalah untuk membuka acara saja, dan sleebihnya acara alumni tersebut masih tetap akan gayen dan serius.

Memang waktu pelaksanaan konggres dapat dikatakan kurang tepat, karena bersamaan dengan pelaksaaan kampanye partai politik  dalam menyambut pemilihan umum  legislatif.  Sebagaimana kita tahu bahwa banyak diantara alumni IAIN Walisongo yang menjadicalon anggota legislatif, baik untuk calo  DPRRI DPRD maupun DPD.  Nah, dalam posisi mereka yang sebagai caleg dan sekalgus sebagai  juru kampanye partai mereka, tentu kesempatan kali ini  dimanfaatkan secara maksimal untuk medekati masyarakat calon pemilih di dapil masing masing.

Dengan alasan itulah kemungkinan  diantara  alumni yang menjadi caleg tidak akan dapat menghadiri konggres kali ini.  Tetapi meskipun begitu para alumni yang akan hadir tetaplah  masih sangat banyak, mengingat perbandingan mereka yang menjadi caleg dengan yang tidak sudah barang pasti banyak yang tidak menjadi caleg.

Dalam kaitannya dengan pemilu tersebut, melalui konggres kali ini kita juga dapat menghibau agar para aumni  pada saatnya nanti dapat mengunakan hak pilih meeka untuk menewntukan arah negara kita 5 tahun ke depan.  Artinya dengan para  caleg yang berkualitas, bersih dan mau memikirkan kepentingan rakyat, tentu negara  dan rakyat kita akan semakin membaik dan kesejahteraan seluruh masyarakat juga akan ikut meningkat.  Namun sebaliknya kalau para aluni tidak mau megunakan hak pilih mereka dan membiarkan para caleg kurang berkualitas yang akan menduduki kursi legislatif, maka harapan rakyat Indonesia untuk lebih baik di masa mendatang akan semakin tengelam dan kandas.

Secara umum konggres Ika alumni IAIN Walisongo ini memang tidak ada kaitannya dengan pelaksanaan pemilu, akan tetapi karena pemilu juga menjadi kepedulian kita semua, maka akan sangat bagus manakala persoalan pemilu tersebut meman harus disukseskan, termasuk oleh para alumni IAIN Walisono, karena sebagaimana yang disebutkan di atas bahwa kesuksesan pemilu juga berarti kesuksesan kita untuk mewujudkan  perubahan yang lebih baik terhadap ondisi yang ada.

Berbagai harapan atas konggres kali ini sebagaimana yang saya sebutkan di atas kiranya akan berhasil didapatkan kalau partisipasi para alumni  sangat maksimal.  Hal tersebut disebabkan bahwa keberhasilan dalam merajut kebersamaan dan harmonisasi antara mereka yang tua dan muda untuk membangun dan memajukan bangsa, melalui peran kita masing masing, akan sangat menentukan masa depan kita dan bangsa secara umum.  Para alumni IAIN Walisongo yang saat ini sedah berada di seluruh  wilayah nusantara, dengan peran strategis masing masing, tentu juga akan mewarnai lingkungan mereka.  Karena itulah kiranya harapan tersebut bukan sebuah utpi semata melainkan didasarkan atas pertimbangan yang matang dan masuk akal.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.