APAKAH KASUS CENTURY AKAN TERUS BERLANJUT?

Sesuai dengan janji KPK bahwa dalam dakwaan terhadap terdakwa  Budi Mulya akan ditampilkan banyak nama yang cukup mengejutkan, dan pada Kamis kemarin memang ada nama nama yang sebelumnya elah diprediksi bakal disebut dalam dakwaan, benar benar muncul.  Hanya saja kalau dikatakan sebagai kejutan, barangkali tidak, karena pihak pihak yang disebutkan dalam dakwaan tersebut sudah diketahui oleh publik.  Tetapi menurut saya itu merupakan sebuah kemauan yang signifikan,asalkan kemudian tindak lanjutnya jelas dan segera.

Sebab belumasti pihak yang disebutkan dalam dakwaan seseorang terdakwa, lantas serta merta berlanjut, melainkan semacam ada tarik ulur,meskipun hal tersebut ada diluar, seperti dipartai politik dan masyarakat secara umum. Nah dalam kasus Century kali ini, kita berharap bahwa KPK benar benar menindak lanjuti pihak pihak yang telah disebut dalam dakwaan dengan menanganinya secara serius.  Penyebutan beberapa nama dalam dakwaan Budi Mulya yang dianggap ikut serta  dalam mufakat jahat, harus segera ditindak lanjuti, dan masyarakat akan menunggu serta mendorog KPK dan kalau perlu membackup.

Hal tersebut supaya tidak terjadi polemik di luar diana  satu sisi, terutama pihak yang membela pihak phak yang disebut dalam dakwaan, menyatakan bahwa  tidak serta merta pihak yang disebut ikut dalam kejahaan dan bahkan terus menerus  membela dengan membeberkan kebaikan dan kejujuran pihak pihak tersebut.  Seentara  pada sisi lain, terutama yang berharap bahwaq pihak yang disebut dalam dakwaan segera diadili, berpendapat bahwa dakwaan jaksa KPK sangat jelas  pihakpihak yang disebut itu turut bersama sama dengan Budi Mulya melakukan kejahatan dalam persoalan Century.

Sesungguhnya orang di luar KPK boleh boleh saja berpendapat dan beropini mengenai apapun termasuk mengenai orang orang yang namanya disebutan dalam dakwaan Budi Mulya, tetapi KPK tidak akan terpengaruh dengan opini, karena kita yakin KPK akan terus bekerja secara profesional dan mandiri.  Cuma  harus diakui bahwa  berseliwerannya  opini tersebut akan membuat bingun masyarakat dan  bahkan kemungkinan  pada saatnya akan dapat menggirin masyarakat untuk berkonflik antara  mereka sendiri.  Nah, dengan alasan tersebut kita sangat berharap KPK  akan segera menindak lanjutinya dengan segera.

Kita memang tahu pekerjaan yang harus diselesaikan oleh KPK sangat banyak dan tidak sebanding deengan tenaga yang dimilki.  Karena itu memang seharusnya ada skala prioritas perkara, terutama  perhara yang menjadi perhatian publik secara lebih besar.  Kasus bank Century ini merupakan salah satu kasus besar yang menurut saya harus mendapatkan prioritas penanganan, sehingga diharapkan dengan tuntasnya kasus ini akan  timbul kepercayaan di masyarakat yang lebih kuat bahwa  memang ada harapan untuk Indonesia  yang lebih baik  di masa depan.

Kalau kasus Century ini tuntas dan nama nama yang disebutkan dalam dakwaan Budi Mulya ditindak lanjuti, dimana  di situ ada nama orang nomor dua di negeri ini  dalam kapasitasnya sebagai gubernur BI pada saat itu dan juga para  deputi, tentu sangat  bagus, bukan untuk menjatuhkan siapa siapa, tetapi demi menegakkan keadilan. Siapapun yang tersangkut dalam persoalan Century yang merugikan negara triyunan rupiah, harus  menerima  akibatnya.  Mungkin saja ada pihak yang tidak mendapatkan keuntungan secara pribadi dalam kasus tersebut, tetapi karena dengan perbuatannya tersebut negara rugi dan ada pihak yang diuntungkan, maka perbuatan tersebut juga harus dipertanggung jawabkan.

Selama ini KPK sudah terbukti  dapat dan berani memproses orang kuat di negeri ini, seperti beberapa anggota DPR yang aktif, pengusaha hebat, petugas aparat kepolisian dengan pangkat tinggi, dan  juga menteri aktif.  Nah, kenapa KPK tidak berani menyentuh pemimpin tertinggi?.  Jawabannya ialah bukan tidak berani, melainkan belum sampai atau bukti yang ada masih perlu dilengkapi dan lainnya.  Kita tidak perlu meragukan kinerja KPK dan kita cukup menunggu dan terus memberikan dorongan secara moral saja.

Tentu secara teoritis memang harus diakui bahwa tuduhan jaksa penuntut belum pasti dapat dibuktikan di depan pengadilan.  Nah, atas dasar asumsi seprti itulah kita memang belum boleh memberikan vonis kepada mereka yang disebut dalam dakwaan Budi Mulya,  sehingga apa yang dikatakan oleh jubir wapres tidak sepenuhnya salah, dan apa yang disampaikan oleh salah seorang tim was DPR yang seolah apa yang tertera dalam dakwaan sudah menjadi sebuah kenyataan, perlu didinginkan.

Semuanya masih serba mungkin, karena temuan jaksa yang dibawa ke depan pengadilan dan dituduhkaan kepada terdakwa, sudah barang pasti disertai bukti oleh jaksa, tetapi ada kemungkinan  juga bahwa terdakwa nantinya juga dapat mengelak dari tuduhan tersebut dan disertai bukti pula.  Jadi sebelum semuanya diputuskan oleh hakim,  secara teori memang masih mumungkinkan terjadi hal hal diluar perkiraan kita.

Hanya saja kalau menilik pengalaman selama ini bahwa  seluruh tuduhan jaksa KPK tidak pernah meleset dan semua tertuduh tidak dapat mengelak, adalah juga sebuah kenyataan yang dapat kita saksikan.  Karena itu sesungguhnya  semua yang terkait dengan masalah ini, khususnya para pengamat dan pemerhati kasus ini, termasuk pihak mereka yang namanya disebut maupun pihak angota tim was Century, masih dapat ditoleransi pernyataan mereka.  Tentu pernyataan pernyataan tersebut dibuat untuk memberikan pembelaan dan pembenaran atas pernyataan mereka, sepanjang kemudian tidak menjadi polemik yang  bermuara pada permusuhan.

Kita sebagai masyarakat maunya kasus Century aan terus berlanjut dan menjerat semua pihak yang terlibat, meskipun pihak tersebut sangat kuat posisinya dan mempunyai kekuasaan besar di negeri ini.  Pernyataan ketua KPK dan wakil ketua KPK sebelum sidang Kamis lalu rupanya mengisyaratkan bahwa KPK akan menindak lanjuti beberapa temuan yang kemudian juga dimasukkan ke dalam dakwaan.  Artinya dengan pernyataan awal yang menjanjikan bahwa  dalam dakwaan kepada terdakwa Budi Mulya akan diungkap siapa penjahat Century, dan dalam kenyataannya memang ada beberapa nama yang masuk dalam dakwaan tersebut.

Tetapi ada juga nama yang  ditunggu oleh masyarakat akan dimasukkan dalam dakwaan tersebut justru malah tidak masuk, yakni mantan menteri keuangan Sri Mulyani.  Untuk sementara dia aman dari keterlibatannya dalam kasus Century, tetapi nama nama yang  tadinya  sudah diprediksi akan masuk, kemudian memang muncul, seperti nama para mantan deputi dan nama mantan gubernur bank Indonesia sendiri.  Akankah Budiono yang saat ini menjadi wakil presiden akan  menjadi pesakitan di depan KPK?. Semuanya masih  serba mungkin.

Pak Budinono sendiri sudah menyatakan kesanggupannya untuk memberikan keterangan  sebagai saksi di pengadilan atas kasus bank century tersebut, dan akan  sangat kooperatif dengan penegak hukum dan justru malahan mendorong kepada para penegak hukum agar kasus ini segera tuntas.  Walaupun demikian pak Budinono emang tidak mau dipangil lagi oleh timwas DPR menegnai century tersebut dengan alasan bahwa kasus century di politik sudah selesai dengan diserahkannya kasus ini kepada KPK.

Mari kita tunggu babak selanjutnya yang akan dimainkan oleh KPK dalam menuntaskan kasus yang sudah cukup menyedot perhatian masyarakat luas tersebut.  Kita tetap berharap dan yakin bahwa KPK akan bekerja secara profesional, meskipun banyak pihak, terutama yang berperkara dengannya, mengangap bahwa KPK terlalu jauh melampau kewenangan.

 

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.