SELAMAT DATANG PARA CALON MAHASISWA IAIN WALISONGO

Hari ini secara serentak dilaksanakan ujian tulis masuk perguruan tinggi agama islam negeri di seluruh Indonesia yang disebut dengan  Seleksi Penerimaan mahasiswa baru Perguruan tinggi Agama Islam negeri atau disingkat SPMB-PTAIN.  Seleksi ini sendiri bagi IAIN Walisongo merupakan  seleksi yang ketiga setelah ASPMB-PTAIN jalur prestasi yang telah berjalan dan SBMPTN atau seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri dan sudah dilaksanakan tesnya pada  tanggal 18-19 Juni yang lalu.  Dan masih ada satu bentuk seleksi lagi yang akan dilaksanakan oleh IAIN Walisongo, yakni  seleksi mandiri.

Seleksi melalui SPMB-PTAIN ini sendiri akan berlangsung selama dua hari, yakni hari ini dan besuk. Meskipun  masih ada seleksi mandiri yang akan dilaksanakan  pada bulan Juli mendatang, namun diharapkan kepada para calon mahssiswa yang kali ini mengikuti seleksi untuk melaksanakannya secara serius, karena  kuota yang disediakan semakin sedikit dan  kompetisinya semakin berat.  Tetapi  kalau semua  serius dalam menjalani test, tentu akan dapat bergabung dengan keluarga besar IAIN Walisongo untuk menatap masa depan yang lebih baik lagi.

Sebagaimana yang pernah saya sampaikan bahwa sesungguhnya IAIN Walisongo semarang sangat berharap bahwa seluruh masyarakat akan dapat mengakses perguruan tinggi Islam terbesar di jawa Tengah ini, akan tetapi mengingat berbagai hal, termasuk keterbatasan local yang ada, juga SDM dosen yang sangat terbatas, maka dengan terpaksa kita membatasi calon mahasiswa.  Tentu untuk menentukan calon yang diterima, dibutuhkan seleksi agar penerimaan tersebut fair dan  dapat dipertanggung jawabkan.

Barangkali untuk saat sekarang ini peluang memasuki perguruan tinggi negri sangat tipios mengingat beberapa perguruan tinggi telah selesai menyeleksi calonmahasiswanya, yakni melalui  jalur SNPTN  dan juga SBMPTN dan juga SPMB-PTAIN.  Hanya saja memang ada yang masih memberikan peluang melalui jalur mandiri yang biasanya berbeda dalam beberapa hal, termasuk  uang SPP yang harus dibayarkan.  Artinya  bagi mereka yang menempuh jalur mandiri biasanya harus siap mengeluarkan ongkos yang lebih. 

Namun bagi IAIN Walisongo tidak ada bedanya, yakni seluruh pembiayaan melalui semua jalur adalah sama, yang membedakan ialah hanya persoalan kuota saja.  Artinya yang mendaftar melalui jalur yang lebih belakang biasanya  kompetisinya agak lebih ketat.  IAIN Walisongo memang mempunyai keinginan untuk mencerdaskan bangsa ini melalui pendidikan yang murah tetapi dengan kualitas tinggi.  Artinya berbagai fasilitas yang dibtuhkan untuk mendukung pembelajaran akan selalu diupayakan, tetapi uang kuliah  akan tetap terjangkau oleh masyarakat secara umum.

Berbagai fasilitas seperti perpustakaan yang digital dan tersambung dengan berbagai perpustakaan lainnya, laboratorium yang cukup representative,  ruang kuliah dengan smart, akses internet yang cukup mudah dan cepat serta berbagai fasilitas lainnya selalu diupayakan peningkatannya.  Tentu semua itu dalam upaya untuk meningkatkan kualitas mahasiswa dan seluruh keluarga besar IAIN Walisongo., termasuk para mahasiswa baru.

Kalau misalnya dikalkulasikan antara ongkos yang harus dikeluarkan oleh seorang calon mahasiswa sampai dengan lulus di kampus IAIN Walisongo tentu akan terasa sangat murah dan barangkali hamper semua masyarakat akan mampu untuk membiayai kuliah di kampus ini.  Itu juga belum dihitung dengan berbagai jenis bea siswa yang dapat diakses oleh para mahasiswa, seperti  bidik misi, BSB, DIPA dan beberapa  sumber lainnya, seperti bank, perusahaan dan pemerintah kota.

Saat ini memang sedang digodok mengenai persoalan uang kuliah tunggal yang akan segera diberlakukan, dan bahkan untuk di lingkungan kementerian pendidikan dan kebudayaan sudah mulai diberlakukan tahun ini.  Namun sesungguhnya tidak perlu dikhawatirkan, karena  masalah uang kuliah tunggal tersebut hakekatnya  sama dengan  uang kuliah biasa, hanya saja  pembiayaannya dilaksanakan hanya sekali saja dan tidak ada tarikan iuran lainnya.  Sehingga dengan demikian pergitungannya menjadi njlimet, karena seluruh pembiayaan harus  dimasukkan dalam perhitungan dan dibayarkan sekali di  setiap semester.

Uang praktikum dan sejenisnya termasuk uang  pelaksanaan kuliah kerja nyata, dan iuran lainnya yang biasanya  ditarik bersamaan dengan pembayaran SPP, sudah tidak lagi diperkenankan dan komponenenya dimasukkan ke dalam uang kuliah tunggal  atau UKT tersebut.  Sehingga dengan demikian sekali lagi mengenai persoalan UKT tidak perlu diributkan dan  karena hal tersebut memang merupakan kebijakan pemerintah yang harus dilaksanakan, tentu kita akan melaksanakannya  dan masyarakat dan mahasiswa tidak perlu khawatir, bahkan tujuan UKT itu sendiri ialah untuk meringankan kepada mahasiswa atau masyarakat.

Sekali lagi saya ucapkan selamat dating dan bergabung dengan IAIN Walisongo bagi para calon mahasiswa yang saat ini berjuang untuk mengisi kuota yang disediakan.  Hal penting lain yang perlu saya sampaikan di sini ialah kalaupun nantinya  diantara para calon mahasiswa  diterima bukan pada pilihan pertamanya, maka harus disyukuri, karena  hal tersebut merupakan kesempatan yang sangat baik untuk tetap bergabung dengan kami dan merajut masa depan yang lebih indah.

Tentu  tidak perlu takut untuk memasuki pilihan kedua atau ketiga misalnya, karena pilihan prodi tersebut hanyalah untuk  membagi para mahssiswa, dan jangan berkeyakinan bahwa kalau masuk pada prodi tertentu yang pilihan pertama misalnya, kemudian masa depannya akan sukses, tidak dapat begitu saja, karena pada dasarnya yang akan menentukan sukses dan tidaknya seseorang dalam menjalani hidup terletak pada dirinya sendiri.  Artinya kalau seseorang studi di program studi yang dianggap favorit dan kemudian belajarnya biasa buiasa saja atau bahkan  enggan untuk belajar, maka  tidak akan mungkin seseorang tersebut akan meraih sukses.

Tetapi sebaliknya bagi calon mahasiswa yang diterima  pada pilihan yang ketiga misalnya, dan kemudian mensyukurinya dan melaksanakan kuliah dengan kesungguhan diri dan rajin dalam kuliah dan belajar,  kita harus yakin bahwa masa depannya akan sukses.  Bukankah Tuhan sudah berjanji kepada kita bahwa Tuhan akan menaikkan derajat siapapun yang bertaqwa dan berilmu pengetahuan yang tinggi.  Tuhan tentu tidak akan membedakan ilmu pengetahuan dalam bidang tertentu, melainkan semua bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kiranya perlu disampaikan bahwa IAIN Walisongo saat ini mempunyai program studi sebanyak 23 buah yang kesemuanya  dapat dimasuki oleh para calon mahasiswa. Memang ada sebagian diantaranya yang menjadi favorit dan didambakan oleh para calon mahasiswa, dan sebagiannya lagi tidak begitu diminati.  Namun sesungguhnya hal tersebut hanya dipengaruhi oleh pengertian yang tidak selamanya benar.  Semua prodi yang ditawarkan sesungguhnya mempunyai masa depan yang relatif sama, yakni  ingin mencetak sarjana yang berkualitas dan  dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat melalui peran yang dapat dilakukan oleh mereka.

Untuk masa depan secara ekonomi  sesunguhnya dapat dibangun sejak dini, dan bahkan sejak melakukan studi itu sendiri, karena pada prinsipnya siapapun dapat berhasil dan sukses secara ekonomi, manakala mau berusaha dan  tahan terhadap setiap ujian yang dihadapi.  Justru pada semua mahasiswa disarankan untuk tidak bercita cita menjadi pegawai negeri,. Karena hal tersebut hanya akan menjadikan mereka sebagai kuli dan tidak sebagai majikan.  Bahkan sebaliknya sangat dianjurkan kepada seluruh mahasiswa untuk bercita cita menjadi pengusaha sukses dan tentu berakhlak dan tetap menjadi muslim dan mukmin yang sejati.

Semoga seluruh mahasiswa dan calon mahasiswa yang saat ini sedang berjuang untuk dapat masuk di IAIN Walisongo dapat meresapi persoalan ini dan sekaligus dapat mempraktekkannya  sehingga  masa depan yang cita citakan benar benar dapat digapai dengan bekal ilmu yang didapatkan di  IAIN Walisongo Semarang. Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.