DEMO BBM

Hari ini rencananya akan banyak demonstrasi di sekitar gedung DPR RI untuk menentang  kenaikan  harga BBM bersubsidi.  Demo tersebut dimaksudkan untuk memberikan semangat kepada para anggota dewan yang akan melakukan sidang pengesahan APBNP yaqng didalamnya ada pengurangan subsidi untuk  BBM dan dialihkan kepada  masyarakat yang benar benar membutuhkan bantuan secara langsung.  Kajian pemerintah bahwa selama ini  subsidi  BBM ternyata lebih banyak dinikmati oleh masyarakat menengah ke atas dan sangat sedikit yang dinikmati oleh masyarakat msikin.

Indikasi yang paling jelas ialah bahwa bahan bakar minyak tersebut lebih banyak di konsumsi untuk kendaraan bermotor.  Nah, orang yang mempunyai kendaraan bermotor, tentunya  merupakan masyarakat yang relatif cukup mampu, apalagi kalau kemudian yang terbanyak dari kendaraan tersebut, ialah jenis mobil.  Jadi sesungguhnya  dalam kondisi negara sangat kekurangan anggaran, tetapi penyisihan subsidi tersebut malah kurang tepat sasaran, yakni bukan kepada masyarakat yang bena benar miskin  dan memerlukan bantuan untuk hidup mereka, melainkan justru subsidi tersebut dinimkati oleh mereka yang tergolong mampu.

Sesungguhnya dampak kenaikan harga BBM memang sangat disadari oleh pemrintah, dan kebijakan tersebut sangat tidak populer, terutama disaat masyarakat akan memasukkan anak anak mereka ke sekolah dan menghadapi bulan suci Ramadlan dan  hari raya Idul Fitri, namun kebijakan tersebut memang diangap harus  dilakukan, agar beban  APBN  negera kita menjadi tidak membengkak dan  hal tersebut tentu akan menyulitkan posisi pemerintah dalam upaya membangun.

Atas dasar itulah kemudian keputusan untuk menaikkan harga BBM tersebut ditempuh dengan harapan kedepannya beban APBN dapat sedikit terkurangi dan niat untuk membantu dan memberikan subsidi  kepada mereka yang tergolong miskin akan dapat  tepat sasaran.  Secara nalar kebijakan tersebut memang dapat diterima dan dukung, terutama dalam hal pemberian subsidi kepada rakyat miskin. Hanya saja memang pelaksanaannya harus  dilakukan dengan tepat dan pangawasannya harus lebih ditingkatkan.  Jangan sampai pengalaman yang sudah sudah bahwa justru mereka yang miskin tidak mendapatkan bagiannya, dan yang lebih parah lagi ialah subsidi tersebut ternyata dimanfaatkan oleh partai tertentu  untuk mengeruk simpati masyarakat.

Kalau analisa seperti tersebut memag benar, sesungguhnya kita patut menyesalkan kenapa kenaikannya baru dilaksanakan sekarang yang bertepatan dengan kebutuhan masyarakat untuk membiayai banyak hal.  Seharusnya pemerintah  tidak perlu menggoreng keputusan ini menjadi terlalu lama dan  dapat mengakibatkan keresahan masyarakat.  Kalau sudah bulat langsung tetapkan saja dan kemudian ditindak lanjuti dengan pemberian  subsidi tersebut kepada masyarakat miskin.

Semakin lama  keputusan menaikkan harga BBM tersebut semakin sengsaralah masyarakat, karena seperti saat ini dimana kenaikan harga BM belum terjadi, tetapi sudah dibahas cukup lama,maka harga kebutuhan pokok masyarakat sudah merangkak naik, dan kalau tidak segera dilakukan kenaikan BBM yang benar,  dan misalnya harus menunggu beberapa saat lamanya lagi, maka akan semakin tidak menentu harga kebutuhan di pasar.  Dan pada saatnya nanti kalau benar benar  BBM naik,  akan semakin naik lagi harga harga barang  kebutuhan masyarakat.

Sesungguhnya kalau pemerintah mampu memberikan  subsidi kepada seluruh masyarakat dan bangsanya sedemikian rupa, termasuk dalam hal harga BBM, maka  hal tersebut akan menjadi sesuatu yang sangat bagus.  Namun kalau kondisinya memang pemerintah benar benar kewalahan dalam mengatur anggaran disebabkan banyaknya subsidi yang harus ditanggung, bahkan sampai diluar perkiraan, maka kita juga dapat mengerti kalau ada sebagian subsidi dikurangi, terutama subsidi yang kurang tepat sasaran dan tujuan.

Kita memang akan sangat bangga jikalau opemerintah dapat memanfaatkan sumber daya alam di negeri kita yang demikian  banyak dan berlimpah untuk kemakmuran seluruh rakyat dan bangsa ini, amun kenyataannya saat memang  sumber daya alam yang dianugerahkan oleh Tuhan kepada bangsa ini belum  dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.  Bahkan  banyak yang atas “kesalahan kebijakan” masa lalu, banyak sumber daya alam yang justru dikeruk oleh bangsa lain.

Lihat saja tambang tambang sebagai sumber daya alam bangsa ini yang saat ini dikuasai oleh asing dan  mayoritas  kekayaan tersebut disedot dan dibawa ke luar negeri.  Sementara bangsa  kita ini hanya dapat menyaksikan dengan gigit jari.  Artinya bangsa ini harus menjadi miskin di tengah kekayaan  negerinya sendiri.  Kita memang menyesalkan kondisi ini, tetapi harus bagaimana, ketika semuanya itu sudah  menjadi milik dan kekuasaan asing.  Satu satunya jalan ialah kita menunggu sampai habisnya  perjanjian dan kontrak yang sudah dilakukan, meskipun sangat mungkin semua aset dan kekayaan alam tersebut sudah habis.

Nah, dalam suasana seperti itu kita memang harus menyadarinya dan sekaligus dapat berpikir secara jernih dan tidak terus berada dalam dataran idealisme.  Dalam kaitannya dengan rencana kenaikan harga BBM yang hanya menunggu hasil sidang pariprna DPR hari ini, tentu kita juga harus bersikap secara bijak dan tidak membuat keputusan yang hanya  didasarkan atas keinginan sesaat dan bahkan  niat untuk meguntungkan diri atau gologan tertentu saja.

Tentu kita akan sangat tidak sepakat dengan pihak pihak tertentu yang memanfaatkan isu ini untuk kepentigan diri dan sama sekali tidak memikirkan bagaimana nasib rakyat kita terutama yang miskin.  Artinya jangan sampai ada pihak pihak tertentu yang  seolah olah memikirkan rakyat, tetapi sesungguhnya  hanya untuk kepentingannya sendiri.   Demikian juga para penimbun BBM yang hanya akan menyengsarakan rakyat,  harus diberikan sanksi yang sangat berat, sebab mereka justru semakin membuat was was di masyarakat yang tiba tiba kehilangan BBM di semua SPBU.

Kita juga  menghimbau kepada semua masyarakat, terutama para pedagang dan pihak terkait lainnya agar tidak mudah untuk mempermainkan harga, yakni menaikkannharga tanpa ada alasan yang jelas, semisal hanya didasarkan atas berita akan dinaikkannya harga BBM, kemudian asudah terlebih dahulu menaikkan harga, dan pada saatnya sudah naik, juga ditambah kenaikannya.  Untuk mengontrol harga tersebut memang agak sulit kalau semua pihak tidak bersama sama untuk mengeremnya.  Namun  kita sangat percaya bahwa kalau memang benar benar mau, pemerintah melalui aparat yang ada  sesungguhnya  dapat melakukan hal tersebut.

Demo masyarakat memang merupakan hak, yakni untuk menyuarakan aspirasi dan pikiran serta pendapat yang diharapkan akan didengar oleh mereka yang dituju.  Hanya saja kita juga mengingatkan agar demo yang dilakukan tidak diserftai dengan aksi anarkhis yang  hanya akan menyebabkan  kerugian besar bagi masyarakat  sendiri.  Kita  sangat menyadari bahwa masing masing pihak sama sama mempunyai argumentasi yang dianggap sangat kuat dan demi membela masyarakat.  Hanya saja disebabkan sudut pandangnya yang berbeda, sehingga meskipun saling mengklaim membela masyarakat miskin, tetapi bentuknya menjadi saling bertentangan.

Bagi saya pribadi sesungguhnya dapatr mengerrti alsan dan argumentasi yang dikemukakan oleh mereka, baik yang mendukung maupun yang menolak kenaikan harga BBM.  Karena itu yang terpenting ialah segera diputuskan dan diberlakukan, apakah jadi naik ataupun batal dinaikkan, karena semakin berlama lama, akan semakin memberatkan masyarakat secara umum.  Semoga  para pengambil kebijakan  mempertimbangkan ini sekaligus  dapat memberikan ketenangan  bagi masyarakat.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.