SELAMAT TAHUN BARU KAWAN

Pagi seperti ini seharusnya dibuat aktifitas yang memberikan manfaat seperti berolah raga ataupun lainnya, namun  saya sangat yakin di pagi kali ini, masih banyak yang tidur setelah semalaman begadang merayakan datangnya tahun 2013.  Kenyataan  ini memang tidak bisa dihindari, khususnya mereka yang masih muda dan tidak mau melewatkan begitu saja pergantian tahun dengan melakukan berbagai kegiatan, seperti menonton dan atau membunyikan terompet bersama dan lainnya.  Itu memang sangat wajar dan tidak ada yang salah, hanya saja kita terus memberikan nasehat agar tidak  mendekati persoalan maksiat seperti minum minuman keras dan sejenisnya.

Sesungguhnya  kita juga sepakat dan sudah pasti berharap bahwa tahun baru 2013 kali ini akan menjadi tahun yang lebih baik dibandingkan dengan tahun 2012 yang baru saja lewat.  Namun  harapan dan doa tersebut terkadang  hanya sebuah  angan angan belaka  dan tidak dapat terwujud.  Sebabnya ialah tidak diiringi dengan usaha nyata dari kita untuk mewujudkan bahwa tahun ini akan lebih bagus ketimbang tahun kematrin.  Buktinya  masih sangat banyak diantara kita yang mengawali ttahun ini dengan  kemalasan dan tidak menunjukkan keinginan kuat untuk menjadikan tahun ini lebih baik.

Bukti yang paling mudah didapatkan ialah banyaknya warga yang pagi ini masih tidur dan bahkan masih banyak juga yang belum menjalankan ibadah shalat subuh.  Masih banyak warga yang tertidur semenjak pagi buta tadi dan berada di tempat tempat terbuka, seperti yang terjadi di Jakarta dan beberapa kota besar.  Seharusnya kita mengawali tahun ini dengan tetap konsisten menjalankan ibadah bahkan lebih bagus lagi.  Saya sendirki yang memamng berkeinginan agar tahun ini menjadi lebih baik berusaha membangunkan anak anak yang tertidur semenjak dini hari tadi dan sedikit memaksa mereka untuk bangun dahulu dan menjalankan shalat subuh, baru setelah itu mereka dapat meneruskan tidurnya.

Kita memang tidak melarang anak anak muda merayakan pergantian tahun dengan begadang dan memperingatinya dengan berbagai aktifitas, dengan syarat tidak  identik dengan kemaksiatan dan kewajiban sebagai hamba Tuhan tetap harus dilakukan.  Bahkan  ketika memperingati pergantian tahun baru tersebut tidak  berlebihan, seperti harus berjaga semalaman suntuk, tetapi dapat dilakukan sampai setelah pergantian tahun, dan maksimal jam satu malam sudah harus beristirahat, sehingga subuh nya dapat bangun dan tetap menjalankan iabadah.

Bagaimana mungkin harapan kita menjadikan tahun 2013 ini lebih baik kalau perilaku kita tidak menunjang hal tersebut.  Di awal lembaran tahun saja tidak disi dengan kebaikan dan bahkan malah dengan kemalasan serta meninggalkan kewajiban diri kepada Tuhan.  Karena itu barangkali  ini sebagai sebuah peringatan bagi kita semua, terutama bagi mereka yang pagi ini masih tidur dan belum shalat, agar mulai esok hari ada komitmen diri untuk memulai tahun ini, meskipun terlambat satu hari, dengan kebiakan dan  kesungguhan serta keikhlasan.

Awal tahun seperti ini, ketika  semua aktifitas kita seperti sekolah, kuliah, kerja dan lainnya libur, maka tidak ada salahnya kalau waktu yang ada kita manfaatkan untuk sesuatu yang memberikan manfaat, seperti membaca, bercengkerama dengan keluarga, atau sekdar rekreasi bersama keluarga dan bercerita tentang masa depan yang cerah bagi mereka.  Sekaligus dalam percakapan tersebut dimasukkan tentang berbagai aktifitas yang dapat membahayakan masa depan, seperti narkoba, korupsi dan sejenisnya.  Kita harus menanamkan kepada mereka para generasi muda bahwa kebenaran dan kebaikan pasti akan menjaqdikan diri kita  sejahtera, dan sebaliknya kemaksiatan sudah pasti akan menggiring kita kepada kesengsaraan.

Terkadang memang sesuatu kemaksiatan ataupun dosa itu terlihat enak dan menyenangkan, tetapi itu hanya sesaat dan hanya pada permukaannya saja, tetapi di batin tentu akan selalu menjadikan seseorang gelisah dan tidak tenteram.  Untuk itulah  pencerahan  seperti itu harus selalu kita lakukan, teruama kepada anak anak kita dan  semua orang yang ada di sekitar kita.  Harapannhya ialah  dalam mengarungi hidup ini semua akan selamat dan mendapatkan kepuasan sejati.

Tahun baru ini memang seharusnya identik dengan sesuatu yang baru, walaupun bukan yang bersifat materi.  Justru seperti semangat yang baru, niat yang baru, keikhlasan yang bertambah, kejujuran juga bertambah, dan keinginan untuk membantu pihak lain yang juga bertmbah.  Itulah kebaruan yang harus ada di dalam diri kita, bukan  berbentuk pakaian baru, perhiasan baru, asesoris kehidupan baru, dan lainnya.  Kita harus menghiasi tahun baru ini dengan  semangat baru yang menyala untuk melakukan perubahan  atau haijrah dari sesuatu yang kurang baik menjadi lebih baik dan dari sesuatu yang sudah baik menjadi lebih baik lagi.

Kita tentu yakin bahwa setiap manusia sudah barang pasti mempunyai kisah hidup yang di samping kejelekan juga  ada kebaikan selama satu tahun yang lalu.  Nah, dalam mengawali tahun ini seyogyanya kita  menimbang  diri tentang perbuatan kita, mana yang baik dan bermanfaat bagi diri dan orang lain, serta mana pula yang justru menyebabkan  kerugian atau kesengsaraan bagi orang lain.  Dengan begitu kikta dapat memotretnya dan kemudian berusaha untuk berhijrah dari yang kurang atau bahkan tidak baik tersebut kepada  kondisi yang baik dan lebih baik.

Lebih dari itu komitmen diri untuk berperilaku baik pada tahun baru ini juga harus dapat kita tunjukkan serta wujudkan dalam diri kita masing masing.  Caranya ialah  dengan memperbaiki niat kita serta berusaha untuk melawat segala hal yang akan menghalangi kebaikan tersebut.  Memang penghalang atau rintangan paling  kuat ialah datang dari dalam diri sendiri, seeprti rasa  atau nafsu amarah yang ada.  Artinya ketika kita akan melakukan amal sosial dengan bersedekah, biasanya nasfu kita akan menghalangi, dan seolah mengajak untuk tidak bersedekah, karena kebutuhan hidup masih cukup banyak.

Ketika kita berniat untuk menjalankan ibadah tengah malam melalui tahajjud misalnya, nafsu juga selalu menghalangi dengan membisikkan  janganlah bangun karena besuk  harus kerja dan tidak boleh ngantuk, toh amal sudah cukup banyak ataupun bisikan lainnya.  Dan pada saat kita berusaha untuk jujur dalam menjalankan tugas, nafsu selalu  membujuk untuk berlaku curang, toh tidak ada yang melihat serta kebutuhan hidup harus dipenuhi dan lainnya.

Pada saat seperti itulah kekuatan iman kita diuji dan kita memang harus mempersiapkan diri semenjak saat ini untuk melawan segala hambatan, terutama dari nafsu kita sendiri.  Karena itulah sangat tepat apa yang pernah disampaikan oleh Nabi Muhammad saw bahwa berperang melawan nafsu adalah perang yang paling dahsyat dan memerlukan  persiapan yang cukup untuk mengalahkannya. mKalau kkita menyadari hal tersebut, tentu akan semakin ringan  dan memperkuat komitmen  serta niat kkita untuk memperbaiki seluruh aktifitas kita di tahun batu ini.

Sekali lagi saya ucapkan selamat tahun baru kawan, semoga tahun ini memang benar benar akan lebih baik baik kita dibandingkan dengan tahun yang lalu.  Mari kita terus berusaha mewujudkannya   dan tetap terus bermohon kepada Tuhan agar  semua keinginan kita tersebut dikabulkan oleh-Nya serta diberi kekuatan untuk mengalahkan setiap rintangan yang menghadang.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.