BERI KESEMPATAN KEPADA KPK UNTUK BEKERJA

Sampai saat ini ada pihak pihak yang selalu menyalahkan KPK dalam pekerjaannya, seperti tidak adilkah atau lambankah ataupun  terlalu banyak janji, dan lainnya.  Bahkan  seorang wakil rakyat saja  sampai mengatakan bahwa KPK tidak adil dalam menetapkan tersangka, seperti kepada Andi malarangeng, mantan menpora, sehharusnya menteri keuangan juga ditetapkan bersamaan dengan Andi, tambahnya.  Pertanyannya ialah mengapa  di negeri ini tidak  ada sebuah kearifan yang dapat memberikan kesejukan kepada masyarakat dengan menahan diri dari komentar yang  sesungguhnya tidak mempunyai bobot, tetapi malah memperkeruh suasana.

Memang ada  kebiasaan di negeri ini bahwa seolah wakil rakyat itu hebat dan menguasai seluruh persoalan, sehingga tidak ada pihak manapun, termasuk penegak hukum yang  melebihinya.  Padahal semua orang juga mengetahui bahwa  terkadang  hanya mengetahui sedikit persoalan yang tidak detail serta tidak komprehensif, kemudian sudah berani konferensi pers dan menyalahkan pihak lain.  Inilah sesuatu  yang seharusnya  ditinggalkan oleh bangsa kita, dan kemudian  diciptakan budaya menghargai kerja pihak lain, sambil tterus mengadakan evaluasi diri, khususnya menyangkut kinerja kita masing masing.

Kita harus menghargai  profesi apapun  dan menghargai pula pada kinerja mereka, tentu pada saat saat tertentu kita juga perlu melakukan  kritik sebagai evaluasi kinerja.  Namun demikian akan lebih bagus manakala kita mengawalinya dari diri sendiri.  Artinya pembenahan dan perbaikan kinerja dalam lingkup fungsi dan tanggung jawab sendiri harus terus diupayakan, sehingga akan memberikan sumbangan yang maksimal bagi  negeri ini.  Namun demikian jikalau ditemukan sesuatu yang luar biasa pada pihak lain, maka secara otomatis kita juga akan terpanggil untuk ikut membantu menyelesaikannya seuai dengan  ketentuan yang ada.

Tentu kita tidak menghendaki ada pihak lain yang mengganggu kinerja kita dengan memberikan komentar sumbang, seolah kita tidak melakukan sesuatu atau melakukan sesuatu tetapi menyimpang dari ketentuan yang ada, padahal kita sudah melakukannya  sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada.  Komentar yang memojokkan memang sangat mengganggu kerja yang sedang dilakukan oleh siapapun.  Kita memang tidak boleh antipati terhadap kritik bahkan kita harus dapat menerimana sebagai sebuah  saran untuk perbaikan.  Hanya saja kalau kritk tersebut sifatnya menyerang dan ada tujuan menjatuhkan atau merecoki, tentu kita juga tidak akan senang, karena akan mengganggu  kinerja.

Itulah sebabnya ketika banyak pihak mengkritik kerja  komisi Pemberantasan korupsi yang dianggap sebagai tidak adil, tebang pilih dan lainnya, kita  menjadi bingung.  Apalagi yang mengkritik tersebut sebuah lembaga yang seharusnya memberikan support agar KPK dapat menjalankan tugas dengan tuntas.  Kita tentu tahu bahwa KPK hingga saat ini masih terus melakukan proses penyidikan  terhadap berbagai kasus, termasuk kasus Hambalang, dan tentu KPK tidak akan bekerja secara serampangan, melainkan  seuai dengan standar yang ada, sehingga ketika menetapkan seseorang sebagai tersangka misalnya, maka unsur dua alat bukti memang sudah didapatkan dan cukup meyakinkan.

Kita sebaiknya memang jangan menggurui KPK, karena mereka itu profesional dalam menjalankan pekerjaannya.  Kita mesti dapat bersabar menunggu babak akhir dari kasus kasus yang sedang ditangani oleh KPK dan tidak perlu mengeluarkan komentar sumbang yang seolah kita lebih pintar ketimbang mereka.  Barangkali pandangan kita sangat dipengaruhi oleh  opini publik yang terkadang  tidak tepat bialamana dilihat dari sisi hukum dan ketentuan yang berlaku, sehingga kita memang harus memberikan  kesempatan kepada KPK untuk menyelesaikan kerjanya.

Kalau komentar yang memberikan semangat serta tidak menyudutkan, tentu sangat diharapkan, karena hal tersebut akan memberikan tambahan amunisi tersendiri bagi  para penyidik KPK untuk lebih  berani dan cermat dalam melaksanakan tugas.  Kritik itu memang diperlukan, asalkan membangun dan tidak menyudutlkan yang justru akan kontra produktif.  Kita juga mengharapkan bahwa KPK tidak terpengaruh oleh berbagai komentar miring yang saat ini terus  terjadi  dan dilakukan oleh para pihak, terutama yang merasa  terancam oleh sepak terjang KPK yang memang diharapkan oleh selurh bangsa.

Selama ini KPK sudah membuktikan diri kepada kita bahwa kinerjanya sangat bagus, profesional dan dapat diharapkan serta diandalkan, terutama dalam hal pemberantasan korupsi, meskipun selalu saja mendapatkan  serangan dari berbagai penjuru untuk melemahkannya.  Untuk itu menurut saya kita  harus terus mendukung dan memberikan support agar KPK tetap  berada dalam jalur yang benar serta tidak  terpengarh oleh gegap gempitanya  masyarakat di luar, dan kita percaya  kepada KPK  dapat melakukan pekerjaannya  dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi untuk negara.

Kita sudah tahu bahwa komentar itu biasanya disampaikan oleh oleh pihak yang seolah olah lewbih pintar ketimbang yang dikomentari, padahal apabila diberikan tanggung jawab seperti itu, tentu tidak akan mampu.  Sebab yang biasa berkomentar tersebut justru tidak ahli dalam bidang yang dikomentari.  Lihat itu para komentator sepakbola, seolah dialah yang paling pintar., paling mengerti dan menganggap pelatih ataupun pemain  tidak pinter, sehingga sering ia memberikan komentar miring.  Padahal semua tahu bahwa sang komentator tersebut sama sekali tidak mampu menendang bola.

Ibaratnya sama dengan beberapa pihak yang mengomentari kinerja KPK yang dianggap lamban, tebang pilih,  tidak adil dan lainnya, seolah dirinyalah yang hebat dan paling mengetahui.  Padahal kita juga tahu sang pemberi komentar tersebut sama sekali tidak mengerti persoalan hukum yang sesungguhnya.  Kalau demikian, apakah memberikan komentarr kepada KPK tersebut diperbolehkan sebagaimana  dibolehkannya memberikan mkomentar atas  sepakbola misalnya.  Jawabannya sangat tergantung dari isi komentar tersebut.  Namun  sesungguhnya yang terbaik ialah tidak usah memberikan komentar, karena justru akan menambah persoalan baru.

Hanya saja untuk KPK menurut saya tidak perlu menanggapi segala macam komentar, baik yang mendukung maupun yang melemahkan atau yang mengkritik.  Bekerjalah dengan serius sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.  Memang berat kalau bekerja selalu direcoki dan disalahkan, namun itulah ujian bagi penegak hukum bilamana  menjalankan tugas dengan penuh amanah.  Namun kita harus percaya bahwa  pada akhirnya, siapapun yang lurus dan jujur dalam menjalankan tugas, sudah pasti akan menuai keberhasilan.

Mungkin yang lebih dipikirkan ulang ialah bagaimana caranya agar lembaga penegak hukum lainnya, yakni kepolisian dan kejaksaan juga dapat bersama sama  dengan KPK  memberantas segala macam tindak kejahatan korupsi.  Koordinasi tentu merupakan kunci yang menentukan dan masing masing lembaga  tidak boleh menganggap bahwa dirinyalah yang palingb hebat dan berkompeten melakukan tugas pemberantasan korupsi, melainkan  kerjasama yang rapi dan kompak itulah yang akan menjadikan lembaga lembaga penegak hukum tersebut semakin kokoh dan diharapkan oleh masyarakat dapat menyelesaikan seluruh persoalan yang ada.

Kita tentu masih terus bermimpi  bahwa KPK, kepolisian dan kejaksaan akan bekerja sama dengan baik dan rapi, sehingga negara kita akan dapat dibebaskan dari korupsi dan segala macam kejahatan yang merugikan masyarakat dan negara.  Kinerja lembaga memang harus terus ditingkatkan, dan demikian juga kepercayaan masyarakat harus terus dibangun, sehingga  masing masing pihak saling mempercayai dan mengawasi.  Dengan begitu  impi kita mimpi masyarakat akan dapat direalsasikan. Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.