CERITA DUKA XENIA MERENGGUT NYAWA

Kecelakaan mengerikan mobil minibus xenia yang menabrak belasan orang yang sedang berjalan kaki di trotoar di sekitar Tugu Tani Jakarta beberapa hari lalu hingga kini masih menyisakan duka mendalam, terutama bagi para keluarga yang ditinggalkan.  Kebanyakan mereka masih belum percaya kalau sebagian anggota keluarga mereka harus meninggal dengan cara tragis seperti itu.  Meskipun secara nalar mereka sudah  menyaksikan bahwa  sebagian anggota keluarga ataupun  kawan mereka telah  kembali ke alam baka, namun  secara perasaan, mereka belum dapat melupakan  bagaimana mereka masih berkumpul dan bergaul sekaligus bercanda dengan mereka.

          Tentu saja duka keluarga semakin  mendalam setelah mengetahui bahwa  pengemudi mobil yang menabrak  pejalan kaki di trotoar tersebut ternyata  baru saja  berpesta sabu dan minuman keras.  Ditambah lagi dengan sikapnya yang seolah tidak berdosa dan sama sekali tidak tampak penyesalan dalam raut mukanya.  Semua itu semakin menambah kejengkelan keluarga yang ditinggalkan para korban.  Bahkan saat ini menjadi semakin lengkap kekecewaan masyarakat, terutama keluarga kornban, ketika  sopir maut tersebut hanya diancam dengan hukuman 6 tahun penjara.  Terlalu ringan untuk sopir yang juga ternyata tidak melengkapi dirinya dengan surat surat, seperti SIM dan juga STNK.

          Mash banyak kejanggalan yang dapat diungkap sehubungan dengan kecelakaan maut tersebut; diantaranya ialah bahwa pada awalnya sopir mengaku  bahwa rem mobil tersebut blong, tetapi setelah dicek oleh kepolisian, ternyata  remnya normal saja.  Disamping itu sejenak setelah kecelakaan itu terjadi, sopir tidak merasa menyesal, bahkan malahan  memainkan HP nya, tanpa merasa shok sedikitpun.  Demikian juga di tengah kota, meskipun suasananya sepi, menyetir mobil dengan kecepatan 100 km perjam, merupakan sesuatu yang luar biasa,  sehingga kesimpulan bahwa  pengemudi sedang mabuk dan pikirannya tidak focus menjadi sangat tepat.

          Untuk itu seharusnya ancaman hukuman bagi orang seperti itu harus diperberat, agar  menjadikan efek jera  bagi semua orang.   Apalagi ketika korban yang ditimbulkannya demikian banyak,  sehingga kalau kemudian  hanya diancam dengan hukuman 6 tahun penjara, terasa sangat ringan.  Pantas saja banyak pihak yang mengecam tuntutan yang diumumkan pihak kepolisian tersebut, meskipun belum resmi diwujudkan dalam tuntutan.  Bahkan ancaman 6 tahun tersebut baru merupakan ancaman, sementara hukuman sesungguhnya masih dipertanyakan.  Jangan jangan karena ada sesuatu kekuatan, lalu hukumannya menjadi lebih ringan lagi.  Kalau seperti itu sungguh  hal tersebut sangat melukai keadilan di negeri ini.

          Narkoba dan berbagai minuman keras memang sudah saatnya dilarang di seluruh negeri ini, karena terbukti telah menyebabkan banyak korban, termasuk korban penganiayaan, korban pemerkosaan dan juga korban nyawa.  Kita semua tahu bahwa narkoba dan sejenisnya tersebut akan dapat mempengaruhi otak manusia sehingga tidaka akan dapat berpikir normal dan focus.  Akibatnya seseorang yang dipengaruhi oleh narkoba dan miras tersebut akan dapat melakukan sesuatu yang diluar kemauan dan akal sehatnya.

          Dalam ajaran Islam sangat jelas minuman seperti itu sangat dilarang, karena  hal termasuk perbuatan setan yang anya akan memberikan kesengsaraan bagi umat manusia, menciptakan permusuhan diantara mereka, dan tentu akan menjauhkan diri dari Tuhan.  Memang  sudah dapat dipastikan bahwa  narkoba dan miras tersebut ada sedikit  manfaat yang didapatkan, namun madlaratnya jauh lebih besar dan berlipat ganda serta akan membahayakan jiwa dan organ tubuh manusia yang mengkomsumsinya.

          Dilihat dari  bahaya yang dapat ditimbulkannya, tentu  bagi para peminum miras dan narkoba  sangat dilarang untuk mengendarai kendaraan, termasuk mobil, karena akan dapat membahayakan dirinya sendiri dan orang lain.  Jangankan mengendarai kendaraan yang  memerlukan konsentrasi penuh selama mengemudi, untuk melaksanakan shalat saja Tuhan melaranyapada saat mabuk.  Tuhan  melarang orang yang mabuk  melakukan  ibadah, karena bisa bisa  apa yang seharusnya diucapkan dengan benar justru malah sebaliknya.  Semisal ingin menyembah Tuhan dan tunduk kepada-Nya, malahan  diucapkan  menentang Tuhan  dan mengolok ngolok-Nya.

          Kita juga  tahu bahwa  pangaruh miras dan narkoba tersebut sungguh sangat dahsyat, karena pikirannya sama sekali tidak normal dan tidak dapat mengetahui mana yang benar dan mana yang salah.  Hanya setanlah yang akan mengendalikannya, sehingga orang yang ada dalam pengaruh  narkoba dan miras tersebt sanggup melakukan perbuatan brutal dan nista. Artinya kalau seseorang telah  terpengarus oleh  miras dan narkoba tersebut ia akan sanggup untuk memperkosa ibu kandungnya sendiri, menyiksa anak dan istri serta anggota keluarganya sendiri, bhkan ia akan sanggup membunuh orang tuanya sendiri.

          Dalam khazanah cerita  yang sempat beredar di kalangan umat Islam, dikisahkan betapa dahsyatnya pengaruh miras tersebut, sehingga sanggup mengubah manusia yang taat beribadah kepada Tuhan menjadi beringas dan membunuh manusia lainnya.  Tidak hanya berhenti di situ miras tersebut juga sanggup menjadikan orang beriman menjadi musyrik dan menjadi pengikut iblis yang paling menyesatkan dan jahat.  Itulah kenyataan yang  sesungguhnya,  namun masih saja diburu oleh mereka yang tidak mempunyai pegangan iman kuat.

          Al-kisah,  ada seorang yang ahli dalam beribadah, tetapi  sesungguhnya ia bukanlah orang yang alim  dan mengetahui syariat dengan baik. Ia hanya mengetahui bahwa sebagai hamba ia harus memperbanyak ibadah kepada Tuhan sehingga nantinya ia akan mendapatkan  surga yang dijanjikan.  Nah, orang seperti ini menjadi sasaran empuk bagi iblis yang memang bertugas untuk menggoda dan menyesatkan umat manusia.  Pada suatu saat  datanglah iblis dengan  mengbah dirinya seperti manusia yang  ikut menjalankan ibadah bersama dengan manusia lainnya.  Tetapi dasa iblis, maka ia menampakkan dirinya selalu shalat terus di siang dan malam hari.  Bahkan pada siang hari ia selalu berpuasa, dan malamnya  shalat malam hingga tidak tidur sekejappun.

          Demi menyaksikan kekuatan iblis yang demikian hebat tersebut orang yang ahli ibadah terebt terkagum kagum, dan dengan sedikit khawatir dan malu malu, akhirnya orang tersebut memberanikan diri untuk bertanya kepada iblis tentang kekuatannya tersebut, maka iblispun dengan senang hati menceritakan bahwa kekuatannya tersebut diperoleh setelah dia melakukan pertobatan yang sungguh sungguh.  Iblis tersebut juga bercerita bahwa untuk mendapatkan pertobatan yang sungguh sungguh tersebut terlebih dahulu diperlukan aksi melakukan dosa biar dapat meresapi arti taubat tersebut.

          Tertarik dengan kisah iblis, orang ahli ibadah tersebut semakin  semangat untuk mendengarkan kisah selanjutnya.  Singkat cerita iblis menyimpulkan bahwa kekuatan yang ada pada dirinya, yakni kuat berpuasa di siang hari dan melaksanakan shalat semalam suntuk tanpa merasa kantuk dan capek disebabkan penyesalan yang dalam atas dosa besar ayng pernah dilakukannya.  Untuk itu siapapun yang menginginkan mempunyai kekuatan seperti itu, maka ia harus  mau melakukan dosa besar terlebih dahulu, kemudian bertobat.  Apalah artinya melakukan dosa sekali saja, untuk selanjutnya terus mengabdi kepada Tuhan.

          Akhirnya orang ahli ibadah tersebuttertarik untuk mengikuti jejak iblis tersebut, karena ia ngin sekali  bisa melakukan ibadah tanpa capek dan mengenal lelah serta kantuk yang selalu menghinggapinya. Setelah mengetahui niat orang tersebut, Iblis kemudian menyarankan agar orang ahli ibadah tersebut membunuh seseorang, tetapi ia tidak berani karena memang hal tersebut sama sekali belum pernah terlintas dalam benaknya.  Lalu Iblis memberikan alternative lainnya, kalau memang orang tersebut tidak mampu melakukan pembunuhan, yakni dengan berbuat zina.  Sebuah bentuk dosa besar, tetapi tidak sampai merugikan orang lain, batinnya.  Tetapi orang tersebut juga tidak mampu melakukannya, untuk itu ia kemudian meminta nasehat kepada iblis untuk bisa melakukan dosa yang lebih ringan.

          Nah, pada saat itulah iblis kemudian memberikan anjuran agar orang tersebut cukup menenggak arak saja, karena meskipun dosa, tetapi sama sekali tidak ada hubungannya dengan pihak lain dan Cuma ia sendiri yang akan merasakannya, dan sangat mungkin orang lain tidak akan mengetahuinya.  Setelah dipikir panjang dan demi mendapatkan kekuatan yang sangat didambakannya tersebut, maka saran iblis tersebut dilakukannya.

Namun apa yang terjadi setelah orang tersebut meminum arak. Ia jadi mabuk dan gelap mata.  Tgernyata pengaruh minuman tersebut telah benar benar mempengaruhi dan mengendalikan akal sehatnya,  sehingga ia kemudian keluar rumah dan berpapsan dengan seorang perempuan.  Karena pengaruh miras tersebut, ia kemudian tidak dapat mengendalikan nafsunya dan  dengan ganasnya ia kemudian memperkosa perempuan tersebut.  Tetapi malang baginya, karena ternyata suami perempuan tersebut mengetahuinya, sehingga  tidak terima dan terjadilan perang mulut  diantara keduanya, yang kemudian meningkat menjadi perkelahian yang dahsyat, hingga akhirnya orang tersebut membunuh suami perempuan yang diperkosanya tersebut.

Pada akhir cerita tersebut, orang yang dulunya ahli ibadah tersebut ternyata tertipu oleh rayuan iblis, dan akhirnya ia dikucilkan oleh masyarakat ke hutan dan akan dihukum bunuh.  Iblispun kemudian mendekatinya dan menawarkan bantuan untu menyelamatkan dirinya dari hukumna mati, tetapi dengan satu syarat, yaitu orang tersebut harus mau menyembah iblis.  Karena terpaksa, ketimbang mati dihukum dan belum sempat bertaubat, maka iapun menuruti saja keinginan iblis tersebut.  Maka jadilah ia pengikut iblis hingga akhir hayatnya.

Sungguh erupakan cerita yang menydihkan dan menggambarkan bahwa ternyata pengaruh miras itu memang luar biasa, apalagi kalau kemudian menimpa kepada orang orang yang imannya tipis dan tidak  mempunyai pengetahuan syariat secara memadahi.  Begitu juga dengan para pemuda yang lepas dari ontrol iman yang  malahan mendekat kepada alkohol dan narkoba, sudah barang tentu mereka akan mudah terseret kepada rayuan iblis dan akhirnya terjebur dalam lumpur kenistaan.

Kembali kepada kisah tragis kecelakaan maut xenia vs pejalan kaki,  tentu  semua orang  akan mengutuk pengemudi yang mabuk dan habis berpesta sabu tersebut.  Dan untuk menyelamatkan umat manusia lainnya,  sudah saatnya orang seperti itu, yakni pengguna narkoba dan miras, harus diberikan hukuman berat.  Dan lebih penting lagi ialah  pemerintah harus tegas dalam melarang  barang barang seperti itu, dan tidak main main.  Karena ternyata di negeri kita ini peredaran barang haram tersebut masih saja terjadi dan bahkan marak, meskipun korbannya sudah cukup banyak.

Semoga dengan kejadian kecelakaan maut tersebut akan dapat menjadi peringatan bagi kita semua agar satu kata:perang terhadap narkoba dan miras, demi menyelamatkan generasi dan kelangsungan hidup anak cuku kita. Semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.