HIKMAH DIBALIK MUSIBAH

Periatiwa apapun, baik peristiwa yang menyenangkan maupun yang menyedihkan  yang terjadi dan menimpa umat manusia, pasti di sana akan ada hikmah yang tersimpan, hanya saja tergantung orang yang memandang dan menyikapinya.  Itulah pernyataan dan keyakinan para orang bijak yang disampaikan kepada kita.  Dan kalau kemudian kita cermati pernyataan tersebut sunggguh merupakan pernyataan yang banyak mengandung ajaran yang sangat baik.  Bagaimana tidak, orang yang mau instrospek diri atas segala hal yang terjadi, tentu  akan menemukan sesuatu yang akan menyadarkan dirinya bahwa sesungguhnya ia adalah kecil dan lemah dibandingkan dengan Tuhan yang Maha segala galanya.

Kesadaran seseorang atas renungan terhadap sebuah peristiwa yang terjadi juga akan dapat membuat orang pandai bersyukur terhadap nikmat Tuhan yang begitu besar dan kasih saying-Nya yang sangat luas.  Berbagai kesimpulan atas renungan tersebut kemudian dapat dimunculkan,yang semuanya mengarah kepada kesadaran yang tinggi atas keberadaan  seseorang tersebut di mata seluruh manusia dan tentu saja Tuhan.  Sunggguh merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh semua orang.  Dan seharusnya setiap manusia dapat melakukan hal tersebut, karena semua orang pasti mengalami suatu peristiwa, baik yang menyenangkan, eperti  pernikahan, melahirkan, ulang tahun danlannya,  mapun yang menyedihkan, seperti adanya kematian orang yang sangat dekat, musibah yang menimpa, dan lainnya.

Saya sendiri merasakan sesuatu yang sangat membahagiakan, meskipun baru saja mendapatkan musibah kecelakaan lalu lintas di Tuban Jawa Timur.  Kenapa saya mengatakan merasakan kebahagiaan tersebut, ya, karena dengan musibah tersebut saya dapat menemukan sesuatu yang sangat membahagiakan diri saya.  Badan saya  atau tepatnya  bagian kepala saya memang mendapatkan jahitan 8 dan njaremnya beberapa bagian tubuh saya  juga dapat saya rasakan, tetapi kalau kemudian dibandingkan dengan  hikmah yang dapat saya ambil dari peristiwa tersebut sungguh  saya sangat beruntung, dan karena itu saya sangat bersyukur kepada Tuhan.  Kesyukuran tersebut saya dasarkan atas kenyataan bahwa :

  1. Ternyata peristiwa kecelakaan tersebut tidak terlalu parah,dan hanya saya sendiri yang mengalaminya, padahal di dalam mobil tersebut ada isteri dan dua orang anak saya, tetapi mereka semua selamat dan tidak mengalami luka sedikitpun, Cuma isteri yang agak sedikit mengalami memar di kaki dan itupun tidak terlalu membahayakan.
  2. Hasil pemeriksaan laborat dan rontgen serta citiscan terhadap diri saya menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan, alis tidak ditemukan sesuatu yang mencurugakan dan membahayakan,  sehingga  luka saya hanya  luka luar yang tentu tidak akan membutuhkan waktu tertalu lama dan  dapat mengganggu aktifitas saya selanjutnya.
  3. Semua urusan tentang peristiwa kelcelakaan tersebut  dapat berjalan dengan lancer, baik urusan kepolisian, kendaraan dan kelancaran  kepulangan saya ke Semarang, serta kelancaran pelayanan rumah sakit terhadap saya.  Ini sungguh merupakan sesuatu yang sangat menyenangkan dan memuaskan diri saya. Dan tentu masih banyak lagi yang lain yang tidak dapat dijelaskan di sini.

Tuhan memang sangat menyayangi saya dan keluarga, itulah kesimpulan saya , karena  dengan peristiwa tersebut Tuhan telah memberikan  banyak hal yang dapat saya rasakan.  Berbagai hikmah yang dapat saya munculkan dalam peristiwa musibah kecelakaan lalu lintas tersebut antara lain:

  1. Dengan kejadian tersebut tentu kemudian kita semua  atau setidaknya saya menyadari bahwa kalau Tuhan sudah menghendaki, apapun dapat terjadi.  Artinya meskipun kita sudah berusaha untuk berhati hati dan melakukan segala aturan main yang ditetapkan, namun kuasa Tuhan tentu melebihi semua itu.  Itulah pentingnya kita meyakini bahwa apapun yang kta lakukan hanyalah sarana untuk  mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, namun keputusan akhir tetaplah milik Tuhan.  Hikmah ini juga dapat diperluas dengan menerapkan keyakinan tersebut pada hal hal lain dalam kehidupankita. Misalnya  ketika kita sudah sangat yakin atas kebrhasilan kita dalam melakukan sesuatu, namun kemudian ternyata mengalami kegagalan, kita kemudian tidak akan berputus asa dan mengumpat tanpa arah, melainkan  akan dengan kesabaran dan ketenanganjiwa mengembalikan semuanyaitu kepada Tuhan.
  2. Peristiwa kecelakaan yang menimpa saya tersebut ternyata semakin mempererat hubungan kekeluargaan  dan tali silaturrahmi dengan berbagai pihak.  Artinya aktifitas  saya yang begitu tinggi dan hamper tidak dapat meluangkan waktu bertemu dan berkumpul atau bersilaturrahmi  dengan para sanak family dan kawan kawan lainnya, saat ini saya dapat merasakan begitu nikmatnya dapat bertemu dengan  kakak kakak  dan adik saya, keluarga saya, para tetangga, dan juga para sahabat.  Ketika bertemu dengan merekapun mereka  mendoakan   kepada saya, sekali lagi ini sungguh mrupakan sesuatu yang sangat membahagiakan
  3. Kedekatan dan keakraban saya dengan keluarga, terutama isteri dan anak anak terasa semakinkuat dan memberikan makna  yang sangat luar biasa.  Artinya perhatian mereka kepada saya yang selama ini telah begitu besar, setelah peristiwa ini  sungguh luar biasa bertambah besar lagi.  Sekali lagi saya  seolah menjadi manusia yang  paling beruntung di dunia ini.
  4. Peristiwa ini juga memberikan saya untuk beristirahat, karena pada akhir tahun seperti ini, hamper tidak ada waktu luang untuk sekedar beristirahat.  Kondisi tersebut memang sudah menjadi niscaya kerena keberadaan saya sebagai pimpinan  sebuah perguruan tinggi Islam terbesar di jawa Tengah ini.  Artinya kalau emua itu memang menjadi tanggung jawab yang mesti harus saya laksanakan, tentu sangat tidak patut kalau kemudian saya  harus  meninggalkannya  hanya sekedar untuk beristirahat.  Nah, dengan peristiwa  kecelakaan ini tentu mau tidak mau saya memang harus beristirahat,  sehingga saya kemudian berpikir bahwa semuanya ini memang sudah diatur dan didesain oleh Tuhan, untuk memberikan waktu kepada saya sekedar beristirahat.

Tentu apa yang dapat saya kemukakan sehubungan dengan menyikapi peristiwa  musibah tersebut masih sangat  sedikit dibandingkan dengan kasih dan saying Tuhan yang sesungguhnya.  Ini hanyalah merupakan tangkapan yang dapat saya  rasajkan, sesuai dengan keterbatasan saya sebagai seorang hamba.  Sangat mungkin  masih banyaklagi hikmah yang dapat dimunculkan, terutama  oleh mereka yang  shalih dan sangat dekat dengan Tuhan.  Tetapi setidaknya dengan beberapa ungkapan syukur dan  himah tersebut saya dapat membagi pengalaman kepada semua orang, bahwa  apa yang diungkapkan oleh para orang bijak bahwa pada setiap peristiwa, pasti ada hikmah yang dikandungnya.

Sekali lagi melalui peristiwa yang kemudian direnungkan secara ikhlas dengan hati yang tunduk dan patuh  tentu akan melahirkan sesuatu yang  sangat baik dan bermanfaat bagi dirinya dan juga bagi orang lain.  Setidaknya renungan tersebut akan sedikit memberikan kesadaran dan mengingatkan ulang akan kuasa Tuhan dan perlunya kita semakin mendekatkan diri kepadanya, melaui aktifitas ibadah dan aktifitas lain yang berdampak positif bagi kemanusiaan dan lingkungan.

Saya berdoa semoga Tuhan senantiasa memberikan kasih saying, taufiq, hidayah dan karunia-Nya kapada  saya dan keluarga dan juga kepada semua umat yang mau menyadari posisinya sebagai hamba Tuhan yang sangat membutuhkan pertolongan-Nya.  Semoga renungan saya  atas musibah ini dapat bermanfaat bagi siapapun yang mau mendengar dan mendapatkan pelajaran dari peristiwa apapun.  Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.