TEMU ALUMNI

Hari Sabtu kemarin merupakan hari yang sangat membahagiakan saya sebagai rector IAIN Walisongo Semarang.  Betapa tidak, karena saya diundang khusus untuk  menghadiri ttemu alumni IAIN Walisongo Semarang yang ada di Jakarta dan sekitarnya.  Pertemuan tersebut dilangsungkan di anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur.  Kebahagiaan saya tersebut didasarkan kepada kenyataan bahawa ternyata alumni yang ada di Jakarta dan sekitarnya cukup banyak dan berada di berbagai posisi, baik di lembaga kementerian maupun lembaga pendidikan lainnya, bahkan ada yang menjadi anggota koppasus, dan juga berada di angkatan udara.

Sebagai rector, tentu saya merasa sangat bangga dan terhormat diundang dalam acara penting seperti itu.  Artinya saya bisa bertemu dan bahkan berkenalan dengan beberapa alumni yang ternyata banyak yang menduduki  pos penting di negeri ini.  Saya sekaligus juga dapat bertemu dan berkenalan dengan para senior yang sudah menjadi alumni sebelum saya  masuk menjadi mahasiswa di IAIN Walisongo.  Pertemuan itu sendiri didesain tidak terlalu formal, namun juga tidak terlalu santai bebas, melainkan  setengan resmi dan stengan santai.  Dengan desain yang seperti itu memang menjadikan suasana cukup akrab dan  bisa saling melepaskan rindu yang selama ini terpendam.

Nostalgia saat bersama di kampus, terutama yang bertempat tinggal d sekitar jalan Stasiun Jrakah, juga sangat menharukan dan juga menggelikan.  Banyak kenangan yang dapat direkam dan sekalius diputar  kembali dalam memori masing-masing alumni. Demikian juga dengan kisah-kisah lucu dan juga mungkin menyedihkan dapat muncul dengan begitu deras dalam pertemuan tersebut, meskipun  kenangan tersebut sudah berlangsung puluhan tahun.

Sesungguhnya pertemuan alumni tersebut sudah berlangsung beberapa kali, namun hanya sebatas bertemu dan kemudian bubar tanpa ada kenangan sama sekali. Nah, yang membedakan dengan pertemuan kali ialah bahwa  dalam pertemuan yang dibarengkan dengan acara halal bihalal tersebut juga sekaligus dibentuk kepngurusan, secretariat, dan  menampung beberapa pemikiran progrsif dan sangat bermanfaat, baik bagi alumniitu sendiri maupun nantinya diharapkan juga memberikan manfaat bagi almamater.

Dalam kesempatan tersebut, saya sebagai rector juga diminta untuk memberikan sambutan, terutama untuk memberikan berbagai informasi penting seputar kampus IAIN Walisongo Semarang.  Dan dalam kesempatan tersebut saya memang sempat memberikan informasi tentang keberadaan IAIN Walisongo saat ini yang sedang persiapan menuju universitas, dan sekaligus minta dukungan dari seluruh alumni.  Saya juga informasikan tentang jumlah mahasiswa, mulai dari D3, S1, S2, hingga S3, termasuk juga animo masyarakat dalam memasuki IAIN Walisongo Semarang. Fasilitas yang telah dimiliki juga sempat saya sampaikan, termasuk IT dan berbagai fasilitas atas kerja sama denganphak lain, seperti American Corner, dan Saudi Arabia Corner, serta berbagai prestasi yang diraih oleh IAIN Walisongo.

Tentu beberapa kekurangan yang masih ada dan dirasakan oleh semua civitas akademika juga saya sampaikan dengan tujuan agar para alumni juga turut mendoakan agar almamater mereka tersebut nantinya akan dapat maju dan berkembang serta dapat sejajar dengan universitas lain yang terlebih dahulu maju.  Saya memang sedang berusaha untuk dapat mendata seluruh alumni yang tersebar di seluruh tanah air.  Sebab selama ini yang terdeteksi hanyalah beberapa yang muncul ke permukaan di tingkat nasional saja, padahal sangat banyak alumni IAIN Walsongo Semarang yang telah berkiprah di berbagai bidang, seperti hakim yang menyebar di seluruh Indonesia, TNI, Polri, Dewan perwakilan Rakyat, beberapa kementerian, baik pusat maupun daerah, dan di berbagai lembaga lainnya.

Memang sebagai rector, saya sangat mengharapkan peran seta alumni dalam memajukan dan membesarkan almamaternya. Karena saya sangat sadar bahwa kebesaran sebuah universitas itu juga sangat ditentukan oleh kiprah para alumninya.  Minat masyarakat calon mahasiswa juga ditentukan oleh alumninya.  Kebanyakan  calon mahasiswa selalu mempertimbangkan siapa-siapa alumni yang telah berkiprah di tingkat nasional.  Pendeknya  alumni sebuah perguruan tinggi akan selalu menjadi pertimbangan masyarakat untuk bergabung atau tidak.  Untuk itu sudah wajtunya kita memperhatikan peran alumni tersebut, sesuai dengan kondisi yang memungkinkan untuk dilakukan.

Barangkali untuk saat ini yang dibutuhkan dari alumni ialah informasi mengenai posisi dan kedudukan mereka di berbagai level kehidupan masyarakat, baik di sector formal maupun non formal.  Informasi tersebut menjadi sangat penting, mengingat masyarakat yang selalu akan melihat para alumni dari sebuah pergruan tinggi yang akan dipertimbangkan untuk  dimasuki atau tidak.  Sementara untuk hal-hal lain semacam  peran dan kontribusi langsung para alumni terhadap almamaternya, dapat dipikirkan kemudian sambil berjalan dan disesuaikan dengan kondisi.

Meskipun demikian memang tidak dapat dihindari keinginan banyak alumni yang  menginginkan bahwa para alumni yang sudah menjadi orang dan menyebar di berbagai tempat di tanah air sudah saatnya  memberikan sesuatu kepada almamaternya. Kalau ikatan alumni berbagai universitas terkemuka di Indonesia begitu kuatnya, baik dalam menciptakan kekeluargaan maupun dalam mengupayakan dan sekaligus memajukan almamater mereka, maka alumni IAIN Walisongo Semarang sudah saatnya untu dapat berkiprah dan membangun jaringan yang memungkinkan para alumni tersebut bersatu untuk menyusun kekuatan dalam upaya memajukan dan mengembangkan almamater.

Tentu keinginan kuat seperti itu tidak boleh dipangkas dan bahkan harus terus didorong serta diberikan kesempatan dan mungkin fasilitas awal.  Karena kalau ikatan alumni sudah kuat dan menjalin jaringan dengan berbagai pihak, tentu almamater akan sangat diuntungkan, bukan saja dalam hal materi, seperti pemberian bantuan fisik, beasiswa untuk para mahasiwa, tetapi juga dalam hal non materi, seperti hubungan dan link ke beberapa pihak yang memungkinkan dibangun kerjasama yang saling menguntungkan, dan lainnya.

Ya memang kalau sebuah ikatan alumni telah begitu kuat, termasuk dalam hal kekuatan link dan finansial, maka tidak ada salahnya kalau kemudian membantu almamater dalam hal penyediaan fasilitas, semacam laboratorium, buku buku refensi, dan juga kerjasama berbagai kegiatan yang dapat dilaksanakana oleh almamater.  Sunguh merupakan  kebahagiaan tersendiri, khsusunya bag para pengelola perguruan tinggi manakala para alumninya mampu memberikan  sumbangan yang sangat berharga, terutama dalam upaya untuk meningkatkan  status, emajukan dan mengembangkan perguruan tinggi,  sehingga menjadi perguruan tinggi tenar dan berkualitas serta menjadi rujukan masyarakat.

Kita semua sangat menyadari bahwa kemajuan sebuah perguruan tingg juga  dapat dan bahkan sangat ditentukan oleh para alumninya yang  telah berkiprah di berbagai sektor penting di tanah air.  Tentu pengelolaan yang profesional,  dan cara pandang yang visioner, juga sangat dibutuhkan dalam upaya meningkatkan daya saing, tidak saja di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional. Nah, dengan  inisiatif para alumni untuk mengikatkan diri dan sekaligus memperkuat jaringan seperti itu, kita hanya bisa berharap semoga keinginan tersebut akan dapat terwujud dan IAIN Walisongo benar-benar akan beruntung dan merasakan betapa peran para alumni tersebut ternyata sangat signifikan.

Barangkali inisiatif para alumni IAIN Walisongo Semarang yang ada di Jakarta dan sekitarnya untuk memperkuat para alumni seperti itu sangat perlu untuk dilakukan juga oleh para alumni yang berada di beberapa daerah lainnya,  sehingga pada saatnya nanti akan ada beberapa pengurus alumni yang ada di bebrapa daerah, dan pada saatnya pula diperlukan pertemuan alumni yang melibatkan seluruh  angkatan.  Dengan begitu, alumni nantinya akan dapat memerankan dirinya  secara nyata dalam upaya membantu  dan berkontribusi kepada almamaternya.  Semoga Tuhan senantiasa akan  membantu mewujudkan keinginan baik tersebut, sehingga IAIN Walisongo Semarang kedepan akan benar-benar menjadi perguruan tinggi yang disegani masyarakat.  Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.