SELAMAT DATANG SAUDI ARABIAN CORNER

Sebagaimana diketahui bahwa IAIN Walisongo semarang telah menjalin kerjasama dengan kedutaan Besar Amerika di Jakarta yang produknya berupa American Corner, yang dipusatkan di gedung perpustakaan IAIN Walisongo kampus 3 Ngalian.  Semenjak diresmikannya American Corner tersebut telah banyak dilakuakn berbagai kegiatan, baik yang bekerjasama dengan keduber AS maupun yang selenggarakan atas inisiatip sendiri.  Disamping itu masyarakat luar IAIN juga banyak yang memanfaatkannya untuk mengetahui berbagai hal tentang Amerika.

Pendeknya, American Corner tersebut akan dapat memberikan banyak informasi yang berkaitan dengan Amerika, mulai dari budayanya hingga politiknya.  Siapapun yang berkeinginan mengetahui tentang Amerika, tidak harus dating ke Amerika, tetapi cukuplah dating ke American Corner, dijamin akan mendapatkan  banyak informasi yang dibutuhkan.  Karena disamping  terssedia berbagai informasi yang ditulis dalam buku-buku cetakan, juga dapat diakses melalui  situs yang khusus untuk itu, dan bahkkan lebih jauh di dalam AMCOR tersebut juga dapat diakses  e journal yang jumlahnya ribuan, dengan berbagai latar belakang keilmuan.

Namun kehadirab American Corner tersebut disamping memberikan manfaat besar bagi keluarga besar IAIN Walisongo Semarang, ternyata juga  banyak mendapatkan kritik dari berbagai pihak, termasuk dari keluarga IAIN Walisongo sendiri.  Alasan kritik tersebut sesungguhnya sangat sederhana, yakni lembaga ini kan sebagai lembaga Islam, kenapa menjalin kerjasamanya dengan dunia yang bukan muslim.  Seharusnya kalau IAIN menjalin kerjasama dengan Amerika, juga harus diimbangi dengan kerjasama dengan dunia Timur Tengah, sehingga akan balance dan terasa  adil.

Barangkali alasan seperti itu tidak selamanya salah dan mungkin malah banyak yang mendukungnya, tetapi memang pada saat itu agak cukup sulit menerobos ke Negara Timur Tengah untuk melakukan kerjasama serupa.  Pernah sudah dijajaki dengan kedubes Iran dan ada sinyal yang cukup bagus untuk merealisasikannya, namun belum lagi terwujud sudah banyak kritikan lagi, kenapa kok dengan Negara Iran dan bukannya dengan Negara lainnya.  Mungkin ada kalanya kita perlu nekat dan tidak mendengarkan berbagai krtikan tersebut, asalkan  kita punya keyakinan bahwa apa yang akan kita tempuh adalah dalam upaya memajukan dan mengembangkan institusi dan bukan untuk kepentingan pribadi.  Sebab kalau kita mendengarkan kritik-kritik yang muncul, maka kita tidak akan bisa melakukan apa-apa, dan bahkan hanya akan menjadi peragu saja.

Nah, untuk itulah sudah saatnya kita  harus berani untuk mengambil keputusan dan sekaligus berani mempertanggung jawabkannya.  Tentu keputusan tersebut harus diambil berdasarkan pertimbangan yang matang dan semata-mata demi meningkatkan kualitas lembaga.  Untuk tujuan itulah saat ini kita telah berupaya menjalin kerjasama dengan Kedutaan Besar Saudi Arabia.  Kerjasama tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan dan mengembangkan lembaga, dan sekaligus  memberikan akses yang mudah bagi masyarakat untuk meningkatkan ilmunya, terutama yang berkaitan dengan agama Islam.

Insya Allah pada akhir bulan Juni ini sudah akan direalisasikan kerjasama tersebut dengan ditendai pemberian seperangkat computer lengkap dan daftar buku-buku yang nantinya akan dapat dipajang di Saudi Arabian Corner.  Karena itu kita perlu mengucapkan selamat dating Saudi Arabian Corner di kampus IAIN Walisongo Semarang.  Tentu dengan hadirnya Saudi Arabian Corner tersebut diharapkan akan mampu memberikan  fasilitas  kepada keluarga besar IAIN dan juga masyarakat yang mau mengakses berbagai informasi yangb tersedia.

Disamping itu kehadiran Saudi Arabian Corner itu sendiri, juga nantinya diharapkan akan dapat memberikan jawaban langsung kepada para pengkritik yang pada dasarnya hanya ingin segera dibukanya  jendela yang difasilitasi oleh Negara di Timur Tengah.  Dengan begitu diharapkan bahwa anggapan dan tudingan miring tentang American Corner yang selama ini kita sediakan, menjadi hilang dan berganti dengan sikap , mendukung keberadaan Saudi Arabian Corner tersebut.  Kita tidak ingin pujian, melainkan sikap kooperatif kepada setiap usaha positif yang kita lakukan, karena dengan sikap kooperatif seperti itu akan semakin menambah kekuatan kita untuk lebih maju dan berkembang di masa depan.

Secara politik keadaan ini memang cukup membantu kita menjelaskan dengan sendirinya atas beberapa keberatan sebagian umat mengenai hubungan lembaga kita dengan Barat.  Dan dengan kehadiran Saudi Arabian Corner ini tentunya IAIN Walisongo sudah dianggap sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang telah memadukan antara Barat dan Islam.  Artinya American Corner akan menyediakan beberapa referensi yang  dianggap mewakili dunia Barat sedangkan Saudi Arabian Corner dapat dianggap mewakili dunia Islam.  Meskipun  sesungguhnya tidak dapat dipilah begitu saja antara Barat dan Islam yang hanya disimbolkan dengan Amcor dan Saudi Araban Corner.

Untuk sementara mungkin kesan tersebut dapat dibiarkan dan menjadi kesan umum masyarakat dan bahkan warga kampus.  Namun pada saatnyatentu kita harus memberikan penjelasan yang seimbang bahwa kedua pojok tersebut hanyalah merupakan sarana untuk memperkaya wawasan keilmuan dan mengetahui berbagai informasi yang dapat disajikan lewat pojoj tersebut.  Memang harus diakui bahwa  pojok Amerika akan banyak menyediakan berbagai informasi tentang Amerika dengan segala dinamikanya, termasuk kebudayaannya, ekonominya, social dan politinya serta hal lain yang berkaitan dengan para ilmuwannya dan lainnya.  Sementara pojok Saudi tentu akan banyak memberikan informasi seputas Islam dan dunia Arab.

Tetapi yang tidak boleh dilupakan ialah bahwa kedua pojok tersebut dibuka dalam upaya untuk memudahkan wargakampus dan juga warga masyarakat yang menginginkan mendapatkan berbagai informasi penting, termasuk dunia keilmuan.  Jurnal-jurnal yang dapat diakses di Amcor misalnya, meliputi berbagai disiplin ilmu yang sangat bermnafaat bagi perguruan tinggi termasuk IAIN Walisongo Semaran.  Pada kenyataannya Amcor kita telah banyak dikunjungi oleh warga masyarakat luar kampus kita.  Dan Saudi Arabian Corner, juga diharapkan akan dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga kampus dan masyarakat yang menginginkannya.

Kita memang harus menyambut kehadiran Saudi Arabian Corner tersebut dengan  sikap bijak, tidak perlu  ber suudzdzan dahulu.  Kita harus tetap berpikir posistif dan menyikapi kehadirannya sebagai pelengkap sarana yang sudah ada di IAIN Walisongo, sehingga menjadi lebih lengkap dan banyak alternative yang memungkinkan  setiap orang untuk memilih dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab. Lebih jauh kita memang mengingikan bahwa para mahasiswa kita nantinya akan dapat mengakses  berbagai sumber, baik yang berasal dari Barat maupun yang berasal dari dunia Islam.  Lebih-lebih lagi pada saatnya nanti dimana kita sudah berkonversi dari IAIN ke UIN, tentu akan dibutuhkan banyak referensi yang berkaitan dengan berbagai keilmuan yang dikembangkan di UIN.

E journal keimuan yang ditulis oleh para ilmuan dari seluruh penjuru dunia dalam berbagai disiplin keilmuan, tentu akan sangat dibutuhkan oleh para civitas akademika UIN kita.  Dan semua itu akan dapat diakses dari pojok pojok  yang kita buka tersebut.  Sebagaimana diketahui bahwa saat ini di Amcor telah tersedia  ribuan e journal berbahasa Inggris yang dapat diakses secara gratis.  Harapannya di Saudi Arabian Corner nanti juga akan dapat diakses journal ilmiah yang berbahasa Arab yang ditulis oleh para ilmuwan dari berbagai negara, baik tentang kajian keislaman maupun dalam kajian ilmiah murni.

Persoalan yang saat ini harus dipikirkan ialah bagaimana  mengupayakan agar para mahasiswa dan juga dosennya dapat memanfaatkan kedua pojok tersebut.  Tentu yang segera harus kita lakukan ialah dengan memperkuat  bahasa asing yang menjadi tuntutan warga IAIN Walisongo Semarang, yakni bahasa Arab dan bahasa Inggris.  Tanpa menguasai kedua bahasa tersebut kiranya mustakhil  bagi mereka untuk dapa memanfaatkan kedua pojok tersebut dan mengakses seluruh informasi yang disediakannya.

Apapun yang nantinya akan kita lakukan dalam menyikapi kedua pojok tersebut, yang jelas saat ini  American Corner sudah ada dan sebentar lagi, sekitar satu minggu kedepan, Saudi Arabian Corner juga akan kita wujudkan di kampus kita.  Untuk itu kita harus bersikap realistis dengan menyambut  pojok Saudi tersebut dengan  rasa gembira dan penuh harapan bahwa nantinya lembaga pendidikan yang kita berada di dalamnya tersebut akan semakin baik, semakin luas  jaringannya, akan semakin diharapkan masyarakat sebagai perguruan tinggi yang dapat memproduk alumni berkualitas dan dapat memakmurkan alam semesta ini.

Mari kita sambut kehadiran Saudi Arabian Corner sengan salam hangat, selamat datang  wahai Saudi Arabian Corner, kita banyak berharap bahwa kehadiranmu akan semakin menambah gairah keilmuan di lembaga ini dan sekaligus dapat meningkatkan kualitas warganya. Kehadiranmu memang sudah kami tunggu sejak lama untuk melengkapi American Corner yang sudah terlebih dahulu lahir.  Semoga Tuhan senantiasa memberikan ridla-Nya kepada lembaga kita ini dan dengan kuasa-Nya akan segera mewujudkan mimpi kita untuk segera menjadi universitas.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.